Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Ternyata Memang Dia


__ADS_3

Sudah hampir jam sepuluh malam saat dio keluar dari kantor, ia langsung melajukan kendaraannya ke rumah sakit.


karna sudah malam, dokter yang menangani jasmine sudah pulang dan kembali lagi esok pagi.


Ia memutuskan untuk bertemu dengan dokter itu sebelum masuk ke ruangan jasmine.


dio pergi ke meja resepsionis yang berjaga...


"Telpon dokter yang menangani pasien di ruangan 201 suruh datang kemari segera" perintahnya kepada suster tersebut.


Sebenarnya suster itu ragu di dalam hatinya menelpon dokter yang sudah lepas jam dinas yang mungkin saat ini sedang tidur tapi dia sangat takut karna dia tau sedang berhadapan dengan siapa dia sekarang membuatnya tidak berani untuk membantah terlihat bahwa suster itu sangat gugup...


"Cepat !!!!" hardiknya kepada suster yang saat itu sudah menelpon tapi belum di angkat...sementara menunggu tersambung ia dengam diam-diam mencuri pandang ke arah dio, ingin menikmati pemandangan indah di depan mata tapi keburu di kagetkan dengan bentakan dio


"Ba...baik tuan sudah terhubung" ucapnya terbata-bata.


Dari jauh seorang dokter lelaki paruh baya dengan sedikit tergopoh-gopoh berlari masuk ke kadalam rumah sakit....


Saat sudah berhadapan dengan dio ia segera membukkukan badannya memberi salam


"Katakan..." dio duduk di kursi milik sang dokter di ruangannya menunggu penjelasan dokter mengenai kondisi jasmine


"Hanya ada memar dan luka gores sedikit tapi tidak apa-apa...."


"Apa ? kau bilang tak apa-apa ???" dio menghardik dokter saat berkata luka gores jasmine bukan apa-apa, membuat dio marah.


"Bukan tuan...maksudnya bisa sembuh dalam waktu dekat hanya saja ia sedikit shock dan pernah mengalami trauma pada otaknya membuat ia harus melakukan beberapa pemeriksaan kembali"


Dio mengernyitkan alisnya....mencoba mencerna perkataan dokter barusan...


"Trauma otak ???"


"Ya tuan...sebelumnya nyonya pernah mengalami geger otak yang membuatnya kehilangan sebagian ingatannya mengenai peristiwa-peristiwa penting di hidupnya dan melupakan beberapa orang yang pernah ia kenal"


Seketika wajah dio yang tadinya sudah muram bertambah menjadi lebih muram lagi, pandangannya gelap.....


"empat hari lalu nyonya mengalami benturan cukup keras di kepalanya, beberapa ingatannya muncul kembali namun tidak utuh, masih buram...."


Dokter melanjutkan penjelasannya namun belum selesai ia berbicara dio langsung pergi berlari ke ruangan jasmine....

__ADS_1


Tidak sabar ia menerobos pintu dengan nafas terengah-engah...


tapi berhenti saat sudah mendekati tempat tidur jasmine....ia menarik nafas dalam-dalam dan memejamkan matanya....mengingat kembali kata-kata dokter tadi.


Itukah alasanmu melupakan aku ?


benerkah kamu hilangan ingatanmu ?


Entah mengapa rasa sedih seketika menyeruak di hatinya....


wanita yang selama ini di carinya...


ternyata benar dia yang tiap hari bersamanya di rumah yang sama...tak di sangka bertemu di saat yang salah.


Tak terasa butiran-butin bening itu menetes di pipinya, ingin rasanya ingin memeluk tubuh yang ada di hadapannya kini kerinduan selama lima tahun ini seperti sudah pada puncaknya, kekhawatirannya yang sudah berlebihan bahkan sempat menganggapnya mungkin sudah 'tiada'.


Hai...pria angkuh, dingin dan arogan itu bisa menangis rupanya...kali ini lebih pilu, seakan tak mampu menggapai sesuatu yang jelas-jelas di dapan matanya, sakit....


Dio melangkah ke arah jasmine dan terduduk di tepi tempat tidur.


meraih tangan yang dulu pernah dengan riang di gandengnya....


bertahun-tahun mencarinya...menantinya lalu kemudian menyerah.


Tiba-tiba dio teringat sesuatu..hampir saja ia lupa..bukankah andra dan jasmine hanya menikah pura-pura ?


seperti muncul secercah sinar kemudian senyum dio mengembang mengingat mereka hanya menikah kontrak yang suatu saat akan berakhir.


Walaupun sebenarnya dio tau kalau andra punya prasaan lebih kepada jasmine, andra juga mencintai jasmine itu sangat bisa terlihat oleh dio.


Tapi dio tidak memikirkan masalah itu yang ia tau saat ini hanya menunggu jasmine sadar.


andra akan di urus nanti....


yang dio pikirkan adalah apakah saat bangun nanti jasmine akan mengingatnya sebagai juan dio cinta pertamanya ataukah saat bangun jasmine melihatnya sebagai dio si adik iparnya ????


Cukup lama dio di kamar perawatan jasmine, tapi sepertinya efek obat penenang yang di berikan dokter membuatnya tertidur nyenyak. akhirnya dio meninggalkan ruangan setelah mendapatkan informasi tentang penculik kemarin.


salah satu boss besar mereka sudah di temukan dan langsung di habisi dengan keji.

__ADS_1


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cari berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤





Ilustrasi dio



Ilustrasi andra


__ADS_1


Ilustrasi jasmine


__ADS_2