
setelah di rawat tiga hari andra sudah boleh pulang begitupun dengan jasmine.
hari itu mereka kembali ke rumah....
ibu sofia dengan semangat ikut memasak untuk mereka, dio yang melihat itu merasa agak aneh...
"Bu ada apa ini..tidak biasanya aku melihat ibu masak di dapur..." tanya dio sedikit heran
"Tentu saja karena ibu sedang bahagia sayang" jawab ibu sofia sambil berbalik dan melepaskan senyumannya kepada dio...
"Hemmm..kenapa?
"Kakakmu dan kakak iparmu akan kembali sebentar lagi" jawab ibu sofia dengan semangat.
Dio sudah di kamarnya saat jasmine dan andra tiba. mereka langsung naik untuk beristirahat sebentar.
Di dalam kamar, andra kembali bertanya kepada jasmine...
"Apakah kamu sudah berubah pikiran ?"
"Tentang apa ?"
"Tentang status pernikahan kita..." andra melangkah ke arah lemari dan mengambil berkas di dalam sebuah map berwarna coklat.
"Aku ingin mengakhiri perjanjian ini..aku ingin meresmikan hubungan kita, menjadi pasangan suami istri sungguhan" andra merobek kertas-kertas itu di depan mata jasmine...
"Hei kenapΓ kau merobeknya, aku bahkan belum menyetujuinya..." protes jasmine
"Aku tidak butuh kata iya darimu, aku anggap ini sudah oke...minggu depan kita adakan pesta resepsi, dengan begitu semua orang akan tau, kau akan di kenal sebagai nyonya andra mulai saat itu"
Jasmine terdiam sejenak...
"Tapi aku hanya akan menikah dengan orang yang aku cintai" ucapnya
"Tidakkah kau mencintaku ? aku mencintaimu dan cintaku cukup untuk kita berdua" andra sudah secara terang-terangan mengatakannya kepada jasmine membuatnya terpaku dan susah untuk menelan ludah mendengar kata cinta dari andra.
"Cinta ? apa kau sungguh-sungguh ? " tanya nya....
"Apa aku kelihatan seperti sedang bercanda ?" andra mendekati jasmine...berdiri di hadapannya dan meraih kedua tangannya.
"Aku serius.." ucap andra lagi yang kemudian di sambut anggukan jasmine...
tidak seperti sebelumnya saat jasmine menolak andra, ia sudah berfikir...walaupun dalam hubungan ini tidak ada cinta setidaknya ia di jaga dan merasa aman bersama andra.
melihat itu, andra sangat senang tapi tidak dengan seseorang yang berada di belakangnya..
Dio yang hendak turun tidak sengaja mendengar dan melihat kejadian barusan karna kebetulan pintu kamar mereka tidak di tutup.
Andra meraih pinggang jasmine, mendekatkan wajahnya ke arah wajah jasmine membuat jasmine menjadi gugup saat bibir andra hanya berjarak beberapa centi saja dari bibirnya, baru akan bersentuhan kemudian jasmine mendadak mendorong dada andra...
__ADS_1
"Ma'af..." hanya itu yang ia katakan tapi yang barusan tidak membuat andra marah.
jasmine menjadi salah tingkah. dan baru menyadari ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka saat matanya mengarah pada pintu yang terbuka...
Dio yang dari tadi melihat semuanya menjadi sangat marah dan merasa hatinya seperti tercabik-cabik..matanya dan wajahnya sudah merah padam seperti raja iblis.
Ia langsung pargi dari situ...
Jasmine berlari mengejar dio. entah mengapa saat melihat dio jasmine kaget dan spontan mengejarnya, merasa bersalah dan ingin menjelaskan semua seperti seorang kekasih yang sedang kepergok saat sedang berselingkuh.
Dia sendiripun tidak mengerti, tindakannya itu begitu alami.
sementara andra yang tidak mengetahui adanya dio, ia berfikir jasmine lari menghindar karna malu tadi hendak di ciumnya.
ia membiarkan jasmine pergi, memberinya sedikit waktu..mungkin ia butuh sendiri.
Langit di luar sudah gelap saat dio keluar dari rumah, ia berjalan ke arah basemen dan kemudian jasmine menyusulnya di belakangnya...
"Dio...dio.." panggilnya tapi sama sekali dio tidak memperdulikannya, ia terus berjalan
"Dio tunggu aku...juan dio berhenti " tariaknya lagi yang langsung membuat langkah dio terhenti, lalu sontak membalikkan badannya.
sebutan juan dio barusan membuatnya berpikir bahwa jasmine sudah mendapatkan ingatannya kembali....
Mata mereka beradu...mata indah jasmine berkaca-kaca menatap ke dalam mata andra yang berdiri mematung di hadapannya...
jasmine lalu memeluk leher dio erat-erat...menangis tersedu-sedu di dadanya seperti melepas kerinduan dan kesakitan sekian lama...
"Kenapa kau tak kembali untuk mencariku, aku menunggumu, aku pikir kamu tak akan pernah datang" ucap jasmine sedih campur kesal kepada dio. mungkin jasmine yang menempelkan wajahnya di dada dio bisa merasakan jantungnya yang berdebar-debar sangat kencang.
Saat inilah yang di nantikannya bertemu kembali dengan kekasih hatinya setelah lama berpisah. bertahun-tahun mencarinya hingga putus asa, kini orang itu ada di hadapannya. dio senang jasmine sudah mengingatnya lagi.
perasaan haru dan bahagia bercampur di hatinya, dio sudah membalas pelukan jasmine. mereka berpelukan penuh keerinduan.
Tapi lalu dio melepaskan pelukannya, mendorong jasmine hingga hampir terjatuh. api kemarahannya kembali menyala saat mengingat apa yang barusan di lihatnya tadi.
jika jasmine sudah mengingatnya kenapa justru menerima lamaran andra untuk menikah dengannya ???
"Kau seorang penghianat ! kau yang meninggalkanku !" ucap dio lalu pergi dengan mobilnya, jasmine terus mengejar mobil dio yang sudah menjauh...
dio bisa melihatnya lewat kaca spion lalu mengerem mobilnya. ia tak ingin membiarkan gadis itu terus mengejarnya malam-malam di jalan yang sepi ini, jika ia mau ia bisa saja tidak peduli tapi dalam kemarahannya apa lagi kalau bukan karna masih adanya cinta di hatinya...
Dio keluar dan menghampiri jasmine yang sudah berjongkok terengah-engah karna belari cukup jauh.
ia mengatur nafasnya sesaat...
dio menatapnya dengan pandangan jijik...
"Katakan apa maumu, kenapa kau menghentikanku ?"
__ADS_1
"Dio apa kamu ingin meninggalkanku lagi" wajah jasmine sudah basah dengan air mata.
"Kenapa kamu begitu jahat...aku menunggumu tapi kamu tak kembali..sekarang kamu ingin pergi lagi ? kenapa ? pekik jasmine sambil memukuli dada dio dengan kencang hingga membuatnya terjatuh di tanah, karna dio memegangi tangan jasmine akhirnya ia ikut jatuh bersamanya..
"Kenapa kamu jahat" tangis jasmine pecah
"Jasmine...sebagai seoarang wanita apakah kau tidak merasa terlalu serakah ? kau menikah dengan kakakku lalu ingin juga bersamaku ? apa kamu tidak keterlaluan egios...kamu memutuskan untuk hidup bersamanya tapi tak ingin membiarkanku pergi...aku tak menyangka kau menjadi wanita yang licik sekarang...apa kau ingin menjadikanku simpananmu hah ?" ucap dio penuh kekesalan terhadap jasmine..ia berkata sambil mengguncangkan kedua bahu jasmine yang ia genggam...mata merahnya sudah hampir mengeluarkan air mata...
Hayoo kalian team Dio atau Andra ???
*
*
*
*
Hallo teman-teman...
terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.
jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :
Like
Komen
Vote
Tip
Tag β€ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya
Selamat membaca ππ»ππ»ππ»β€
Ilustrasi andra
Ilustrasi jasmine
__ADS_1
Ilustrasi dio