
Dokter keluarga datang dan memeriksa ibu sofia, dokter memberikan obat dan menyerankan agar ibu sofia beristirahat.
jasmine membantu ibu sofia meminum obat dan menarik selimutnya
"Istirahatlah bu, efek obat ini akan membuat ibu mengantuk"
"Terimakasih" ucap ibu sofia lirih
"Bukan masalah bu"
Jasmine meninggalkan kamar ibu sofia, menutup pintu dengan sangat hati-hati
ia naik ingin ke kamarnya tapi setelah pintu di buka, ini bukanlah kamarnya...
kemudian ia membuka satu pintu lagi, di ruangan ini terdapat banyak sekali buku-buku tersusun rapi seperti perpustakaan.
jasmine sadar bahwa ia sudah tersesat lagi bahkan ke kamarnya sendiri pun ia lupa.
Aku harus membuat tanda di depan pintu itu nanti tekadnya dalam hati
Lalu ia masuk ke salah satu ruangan, ini jelas bukanlah kamarnya....kamar itu begitu rapi dan bersih, terdapat banyak foto-foto terpajang di sekeliling tembok dengan berbagai gaya bak seorang model profesional. ia bisa tau kalau ini adalah kamar dio.
jasmine di buat terpukau dengan seisi ruangan ini terutama dengan foto-foto dio.
ada foto dengan senyuman tipis seperti menyimpan banyak misteri namun tetap menawan ada juga foto nya dengan senyuman yang lepas hingga menampakkan barisan giginya yang rapi dan putih seperti iklan pasta gigi, sangat manis. ini pertama kali nya dio tersenyum padannya, eh maksudnya ini pertama kalinya ia melihat dio tersenyum walau hanya di foto
tak terasa jasmine pun ikut tersenyum
Rupanya bisa senyum juga kau yah
Jasmine menyentil bibir dio dengan jarinya
Tanpa di sadari dio sudah berdiri di depan pintu. tapi jasmine tak menggubrisnya ia berfikir saking lamanya menatap foto dio sehingga semua pandangannya nampak seperti dia.
lalu jasmine mendekati sosok yang di kiranya bayangan itu. ia berdiri di hadapan dio, tinggi jasmine hanya sampai dada dio, ia berdiri tak bergerak, tangannya dua-dua di masukkan ke dalam kantong celananya.
jasmine menyentuh kulit wajah dio yang halus seperti kulit bayi
"Seperti nyata saja" ucap jasmine pelan tapi dio dapat mendengarkannya karna jarak mereka yang sangat dekat.
Tangannya turun ke bibir dio yang merah dan hangat
"Apa ini gambar empat dimensi" ujarnya lagi
Haaaaggghhhh....
Tak di sangka dio langsung menggigit jarinya.jasmine terkejut kemudian reflek mengibas-ngibaskan tangannya
"Aaahhhh" jasmine menjerit kemudian berlari ke atas tempat tidur, menarik selimut dan berteriak lagi
"Ada hantu ! " pekiknya lagi sambil menutup wajahnya dengan selimut
tentu saja dio sangat marah, jasmine sudah lancang masuk ke kamarnya terlebih lagi meneriakinya hantu !
Dio berjalan cepat ke arah nya, menarik dengan kasar selimut yang menutupi wajah jasmine
__ADS_1
"Aahhh..kenapa fotonya bisa bergerak" pekik jasmine, dan menutup wajahnya lagi dengan kedua telapak tangannya,membuat dio semakin emosi, ia naik dan berada di atas tubuh jasmine, menarik paksa tangan di wajahnya, memelototinya.jasmine terdiam beberapa saat menyadari keaslian sosok di hadapannya itu, untuk memastikannya jasmine mencubit agak keras pipi dio dan badan jasmine menjadi kaku seketika.tatapan mata dio berubah menjadi gelap seperti setan di film horror, mengerikan seperti monster yang siap menelannya bulat-bulat, kemudian jasmine pun menyadari mungkin inilah akhir dari riwayat hidupnya.ia pasrah menanti takdirnya....ia memejamkan matanya.
Kemudian.....
Tak di sangka-sangka dio mengecup bibir jasmine. ia terkejut tapi tak bisa berbuat apa-apa, ia sudah terkunci oleh tubuh besar dio.ciuman itu lembut dan lama membuat jasmine susah untuk bernafas....
jantungnya berdegup sangat kencang seperti ingin loncat dari tempatnya, dio pasti bisa merasakan ini. bagaimana tidak ini adalah ciuman pertamannya.lelaki vampire itu telah merenggut ciuman pertamannya !
beberapa menit akhirnya dio melepas ciumannya, jasmine tersengal-sengal mengatur nafasnya kembali
"Ini hukumannya karna kelancanganmu, sekali lagi...aku tak akan melepaskanmu"
ucapnya kemudian bangun dari atas tubuh jasmine, dio tersenyum sinis....
Rupanya dio pulang cepat karena mendapat telepon dari pelayan bahwa ibunya sakit, setelah melihat ibunya ia pun kembali ke kamarnya dan mendapati jasmine ada di dalam.
Jasmine berlari keluar, masih bingung mencari kamarnya..
akhirnya ketemu....lalu jasmine menutup kamarnya rapat-rapat ia duduk di tepi ranjang sambil terengah-engah....
Berani nya si vampire sialan itu, awas saja kau !
Ia memukul tempat tidur dengan geram, lalu menyentuh bibirnya lagi....kemudian jantungnya berdebar-debar lagi
Tring tring tring...
Handphone jasmine berbunyi, menyadarkannya dari lamunan...
"Halo" suara berat di ujung sana menyapa
"Bagaimana keadaan ibu ?
"Sudah di periksa dokter. sekarang ibu tidur.mungkin obatnya sedang bereaksi" ucap jasmine
"Baiklah...kenapa suaramu bergetar ? apa kau gugup mendapat telepon dariku" ujar andra menggoda nya
"Iisshhh" jasmine merespon sinis
"Jangan lupa nanti malam kau bayar utangmu" andra lalu menutup teleponnya.
Sungguh adik kakak yang menyebalkan, kenapa aku bisa terjebak olah dua bersaudara yang aneh ini, malang nya hidupku
Umpat jasmine di dalam hati merutuki nasib nya.
Jasmine membuka laci-laci mencari sesuatu yang bisa ia gunakan. akhirnya jasmine menemukan kertas kartun warna merah.
ia menyetak tulisan, menggambarnya, dan mengguntingnya.
Tadaa...sudah jadi, ia menempelkan hasil karyannya di depan pintu.
benda itu bertuliskan namanya "jasmine bedroom" kemudian tulisan "sweetgirl" dan gambar jantung hati di bawahnya.
rupanya ia membuat tanda di depan pintu karena ia takut tersesat dan masuk ke dalam kamar monster mesum tadi.
Ia teringat ancaman dio
__ADS_1
"Tidak akan melepaskanmu" kata-kata itu terngiang di telinganya
"Kali ini aku tidak akan tersesat lagi" gumannya
Rupanya ada yang mengawasinya dari kejauhan...dan tersenyum melihat tingkah jasmine yang aneh itu.
"Gadis bodoh" gumannya....
Jasmine masih di depan pintunya saat andra datang, andra menatap bingung ke arah 'istrinya' itu.
"Apa yang sedang kau lakukan? " lalu matanya tertuju pada gambar cute yang menempel di depan pintu kamarnya tertulis :
Jasminebedroom sweetgirl ❤
"Apa-apaan ini" andra ingin menarik gambar tersebut
"iisshhh janganlah...." jasmine mengahalangi dan menarik tangan andra
"Inikan kamarku juga, kenapa hanya ada namamu saja" sewot andra
"Tadi aku tersesat tau tidak...jadi ku kasi tanda saja di depan pintu kamar kita" ucapnya sambil semyum-senyum menaik turunkan alisnya di depan andra. ia berpikir sudah melakukan hal yang benar dan sangat pintar.
"Pokoknya harus ada namaku" ucap andra sambil berjalan masuk ke dalam kamar
"Iya..iya nanti kita buat ulang yah" jasmine merajuk
Lalu ia memgambil sisa kertas kartun tadi, menulis nama membuat gambar hati dan bunga.
"Apa ini ? terlalu manis...aku tidak mau" andra merampas hasil karya jasmine dari tangannyaa lalu mengepalkannya dan membuangnya ke lantai
"Sangat tidak sopan sekali kelakuanmu itu yah..bisa tidak menghargai karya orang sedikit" jasmine mendengus kesal oleh kelakuan andra itu.
"Jangan itulah..aku kan laki-laki lalu kau beri gambar bunga ? kau pikir aku laki-laki macam apa??? " ucap andra sewot. intonasi bicaranya lebih tinggi dari jasmine
Jasmine mengganti gambarnya kali ini iya membuat lukisan gajah dan bebek. melihat itu andra kembali sewot.
"Ini terlalu kekanakkan, seperti murid TK saja"
Saat andra hendak merampasnya lagi kemudian jasmine menyembunyikan gambar itu di balik punggungnya
"Ambil saja kalau bisa" jasmine menjulurkan lidah nya ke arah andra kemudian berlari
Hai terimakasih sudah mampir di ceritaku...
jangan lupa like, komen dan kasi vote yah 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤❤❤
Ilustrasi Dio
Ilustrasi jasmine
__ADS_1
Ilustrasi andra