Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Maafkan Aku...


__ADS_3

Memasuki aula, dio berdiri dengan tegap jasmine melingkarkan tangan pada lengannya, mereka berjalan menuju tengah altar. semua mata tertuju pada dio dan jasmine semua terpesona. mereka adalah pasangan yang serasi, pria tinggi yang tampan dan gadis mungil yang cantik berlahan-lahan melintasi tamu undangan.


Dio bagaimana aku bisa setega ini padamu. benar katamu aku begitu sampai hati sudah menyiram garam pada lukamu.


maafkan aku walaupun kau membenciku seumur hidupmu, itu sebanding dengan.


tak mungkin mundur lagi, sudah sejauh ini tak mungkin lagi untuk berlari


Jasmine berjalan sambil menunduk, perasaanya campur aduk.


sesekali menengok laki-laki yang di gandengnya, ia tanpa ekspresi begitu datar dan hambar, jika di sekelilingnya begitu riuh menyambut mereka dengan pujian dan tepuk tangan tapi suasana ini begitu mencekam bagi jasmine.


ia seakan seoarang tawanan yang sedang di bawa ke tengan pengadilan.


Namun ia begitu bisa menjaga image nya, begitu pintar menata hatinya ia, raut wajahnya yang datar itu seketika mengembangkan senyuman sepanjang jalan menuju altar, dio ini sungguh pandai berakting pantas saja ia menjadi artis terbaik setiap musim.


Andra sudah menanti di tengah altar, menanti pangantin wanitanya datang.


saat sdh dekat, dio menuntun jasmine naik ke tangga. senyum andra menyambut mereka. sebelum melepaskan jemari jasmine, dio berkata pada andra...


"Kak ku serahkan jasmine padamu" lalu ia memberikan tangan jasmine kepada tangan andra.


Kata-kata dio itu membuat nafas jasmine berhenti di tenggorokan.


"Terimakasih" andra menyambut tangan jasmine.


Jika saja andra tak berdiri di depan situ, mungkin orang-orang masih mengira merekalah pengantinnya.


Dan bayangkan ekpresi jaasmine saat ini, bayangkan perasaan dio sekarang.


hanya mereka berdua dan tuhan yang tau.


Balik belakang berjalan kelaur dari gedung, bersumpah dalam hatinya tidak akan lagi mengharapkanmu, tidak akan lagi menangismu dan tidak akan lagi perduli padamu. detik ini kau mati di bagiku.


kata-kata itu terpahat dalam di di hati dio.


Jasmine menatap punggung itu terus menjauh dan menghilang dalam kegelapan.


*


*


*


*


"Aku melihatmu begitu gelisah...ada masalah ?" tanya andra karna sedari tadi raut wajah jasmine yang tidak enak sungguh tidak bisa di sembunyikan.


"Tidak...aku hanya sedikit lapar" jasmine menggeleng sambil memegang perutnya.

__ADS_1


"Dasar kau tukang makan, tahan sebentar lagi. aku akan ambilkan untukmu" andra menepuk-nepuk pucuk kepala gadis kecilnya itu dengan gemas.


Seorang wanita cantik dan semampai menghampiri jasmine saat andra pergi sisinya.


"Hemmm....kau istri andra ? ku pikir kau kekasih dio...tadi melihatmu berpelukan begitu hangat di depan hotel"


wanita itu menatap jasmine dari ujung kaki hingga ujung rambut, menyunggingkan senyum sebelah bibirnya atasnya, berdecih kemudian pergi menghampiri andra yang sedang mengambil makanan di ujung ruangan.


Jasmine terperangah oleh ucapannya. dan menjadi panik kalau-kalau wanita asing tadi berkata yang tidak-tidak kepada andra.


secara naluriah ia berlari kecil ke arah andra, wanita itu terlihat bercakap-cakap dengannya.


melihatnya datang andra merangkul pinggang jasmine.


"Sayang.. kenalkan ini elena salah satu patner bisnis perusahaaan kita"


Si**lan dia menyebutku patner bisnis ? ccciiihhh.


elena berdengus kesal.


elena adalah mantan kekasih andra, orang tua mereka begitu semangat menjodohkan mereka saat itu, tapi andra tak menyukai sifatnya yang begitu arogan dan ambisius dan beberapa prinsip mendasar yang tidak bisa di toleransi lagi.


"Kenapa aku tidak melihag dio dari tadi ?"


tanya nya


"Dia pulang lebih awal karna menyiapkan keberangkatannya ke london besok pagi-pagi"


dio benar-benar akan pergi ?


ku pikir dia hanya akan pindah ternyata dia benar-benar tidak ingin melihatku lagi 😭


"Ow syukurlah...adikmu itu begitu tampan, tinggal bersama takutnya istrimu akan menyukainya nanti" kemudian ia tertawa garing, tapi bagi jasmine jelas kata-katanya itu mengandung sindirin yang di alamatkan kepadanya.


"Aku tidak.perlu hawatir istriku ini tidak seperti wanita lainnya yang hobby berselingkuh" andra memberikan senyuman penuh kemenangan. wajah elena langsung merah padam.


Ia menggandengnya keluar gedung, duduk di kursi panjanh di tepi kolam ikan.


"Ayo cepat berikan...aku lapar sekali" ucap jasmine karna tak juga menyerahkan piring berisi makanan itu kepadanya.


Andra tersenyum melihat tingkah jasmine yang selalu saja makan dengan lahapnya seperti anak kecil.


"Bisakah kita langsung pulang ?" ucap jasmine


"Kenapa begitu terburu-buru" andra mengernyitkan alisnya...


"Apa kau lelah ?" tanya nya lagi


"Iya" jawab jasmine sambil membuka ikatan highheelsnya.

__ADS_1


"Oke tidak masalah, kita akan segera pulang. habiskan dulu makananmu, kau harus kenyang untuk memulai pertempuran"


"Hah ? apa kau bilang ?" jasmine memasang muka polosnya yang begitu menggemaskan di mata andra.


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤











__ADS_1


#bonus foto 😍


__ADS_2