
Jasmine terus berlari sambil mengolok-olok andra..
"Jangan sampai aku menangkapmu gadis kecil"
Tapi jasmine tak dapat menghindar lagi saat tangan besar andra menggapai pinggangnya lalu menariknya ke dalam dekapannya....
nafas keduanya terengah-engah karna berlarian tadi, sedikit merasa salah tingkah saat mata indah andra menatap jamsine dengan lekat hingga jamsine bisa melihat bayangannya sendiri di bola mata andra...
kemudian andra mendorong jasmine di atas sofa,.
"Kau berhutang memijitku malam ini" ucap andra sambil mengambil posisi berbaring, jasmine pun memperbaiki posisi duduknya.
andra meletakkan kakinya ke atas pangkuan jasmine, tanpa rasa sungkan.
"Kau selalu saja mengambil keuntungan dariku" ucap jamsine agak kesal
Kakak beradik ini sama saja
Teringat itu jamsine lalu flasback kejadian di mana saat dio menindihnya dan mengecup bibirnya, tak di sangka pria dingin itu bisa melakukan hal yang menjijikkan, dengan tanpa sadar jasmine menyentuh kembali bibirnya, seperti masih terasa kelembutan dan manisnya bibir itu. walau ia membencinya karna bagaimanapun dio sudah merenggut ciuman pertamanya itu yang ia ingin melakukannya degan orang yg ia cintai bukan di bawah penindasan seperti itu.
Rupanya Andra menyaksikan kelakuan jamsine sedari tadi kemudian andra menghentakkan satu kakinya agak keras ke paha jasmine.
"Aduh..." jasmine terjaga dari lamunanya
"Kenapa kau melamun ?"
"Tidak, aku hanya memikirkan sesuatu" ucap jamsine
"Aku sudah mentransfer uang bulan ini ke rekening orang tuamu" ujar andra
"Oh iya terimakasih, tinggal berapa bulan kontrak kita akan berakhir kan ? ucap jasmine sambil memijat kaki andra
"Hemmm.... tapi aku akan memperpanjangnya sampai batas waktu yang tidak bisa di tentukan" ucap andra seenaknya
"Bukannya kau kan bilang cuma satu tahun lagi pula aku tidak betah disini semua penghuni nya 'menyeramkan' " jasmine memberikan protesnya
"Gaji mu akan aku tambah 10x lipat"
Di luar sana, Dio tak sengaja mendengar percakapan dua orang tersebut saat ia melewati depan kamar andra dio tak sengaja mendengarkannya, ini yang ke dua kalinya dio mendengarkan hal tersebut.
Mata dio terhenti pada tempelan di pintu kamar, bibirnya menyunggingkan senyumnya yang tak bisa di artikan itu.
Hanya pernikahan kontrak
Bisiknya dalam hati.....
Ya hanya pernikahan kontrak...
__ADS_1
Flashback...
Jasmine pertama kalinya menginjakkan kakinya di kota, ia datang dari kampung di ajak oleh salah satu temannya, della.
Della menjanjikan jasmine kerja di rentauran.
tapi siapa sangka della membawa jasmine ke sebuah club malam dan ia di jual di sana. jasmine di paksa melayani om-om hidung belang di dalam sebuah kamar yang terkunci.
dalam ketakutannya jasmine mencoba terus melawan...namun apa daya pakaiannya telah tercabik-cabik, jasmine pun mulai lemas karna terus berontak dari tadi. lalu kemudian lelaki tersebut menerjangnya, jasmine menendang sangkar burung lelaki tersebut dengan sisa-sisa kekuatan yang ia miliki, saat laki-laki itu kesakitan jasmine mencoba untuk kabur, beberapa panjaga mengejarnya...
"Wanita jalang jahanam !" pekiknya
jasmine menerobos masuk ke dalalm satu ruangan privat....disana ada beberapa orang laki-laki dengan setelan jas formal sedang menikmati minumannya semuanya di temani wanita sexi dan cantik, tanpa pikir panjang jasmine berlari ke belakang seorang laki-laki yang nampak tak ada wanita di sampingnya. dia adalah andra.
Jasmine bersembunyi di balik punggung andra, lalu kemudian beberapa penjaga dan om-om tadi memyusulnya masuk. jasmine semakin meringkuk bersembunyi di balik jas andra, menggengenggam erat jas tersebut.
"Hay wanita jalang kembali kau, akan ku beri pelajaran karna sudah melawanku" om-om itu berang.
andra melirik jasmine di balik jasnya, jasmine menatap mata andra penuh iba seolah memohon pertolongan dari andra
Salah satu pengawal berjalan hendak menarik jasmine, namun tangan andra menghalanginya
"Aku sudah membelinya, aku belum mencicipinya !" ujar om itu
"Aku bayar 10x lipat...sekarang dia milikku" ucap andra dengan nada datar, wajahnya tanpa ekspresi...orang-orang takut dengan perubahan wajahnya itu.
Saat andra bangun dan melangkah pergi, jasmine malah mengikutinya dan masih menggenggam erat ujung jas andra, seperti seekor anak ayam.
andra menatapnya dari ujung kaki sampai ujung rambut, terlihat gadis malang itu tak menggunakan alas kaki, beberapa bagaian pakaiannya sudah terkoyak dan menampakkan kulit putihnya, rambutnya acak-acakkan.
"Tolong bawa aku bersamamu" ucap jasmine lirih
Andra kembali menatap jasmine, penampilannya sungguh berantakan, membuat hati andra merasa kacau....
"Kamu boleh ikut aku"
Mereka masuk ke dalam mobil sport milik andra.
sambil menyetir andra berpikir keras, akan di apakannya gadis ini...lagi pula ia sudah membayarnya tadi dengan jumlah yang besar walaupun sebenarnya uang itu tak seberapa bagi andra yang kaya raya...
Andra teringat desakan keluarganya yang meminta andra untuk segera menikah...andra akan mewariskan semua bisnis, perusahaan dan properti keluarganya bila ia sudah menikah. lalu ibu sofia dengan sangat bersemangat menjodohkan andra dengan relasi bisnis suaminya.
"Asal kau mau melakukan sesuatu untukku"
Jasmine agak terkejut, karena kejadian yang menimpanya barusan, jadi ia masih meresa takut dan patut curiga dengan orang asing. apa lagi kata- kata andra terdengar ambigu
sadar akan sikap siaga dari jasmine andra kembali bicara
__ADS_1
"Jangan takut, aku tidak akan menyakitimu"
Dua puluh menit sampailah mereka di apartemen milik andra, andra melirik jasmine yang sudah terlelap, nampak guratan lelah di wajah kecilnya....
Andra menggendongnya memasuki lift, kemudian membaringkannya ke tempat tidur dengan sangat hati-hati.
Pagi harinya jasmine terbangun mendapati dirinya tidur di tempat asing, matanya menyapu sekeliling ruangan....
Ruangan ini penuh aroma khas laki-laki, lalu ia teringat laki-laki semalam yang menolongnya. jasmine meraba dan memeriksa seluruh badanya tapi kemudian ia bernafas dengan lega setelah tau dirinya tak apa-apa.
perlahan dia menuruni tempat tidur, badannya masih lemah.
Andra sedang duduk menikmati kopinya sambil melihat pemandangan pagi di luar jendela kaca saat jamsine muncul. dalam pikirannya, hanya perlu di poles sedikit gadis ini terlihat tidak terlalu buruk, ucap nya dalam hati.
Menurutnya jasmine sudah cantik, hanya perlu make up dan pakaian yang bagus...
"Bagaiman keadaanmu ? "
"Tarimakasih sudah menolongku" ucap jasmine sambil menundukkan matanya, tidak berani menatap mata andra. antara takut dan malu...
"Aku ingin melakukan kesepakatan denganmu, karena aku sudah membelimu semalam...aku ingin menikah denganmu"
Jasmine terperanjat mendengar ucapan andra, mata nya melotot ke arah andra. andra lalu berbicara lagi....
"Hanya pernikahan kontrak selama satu tahun, kamu tenang saja, aku tidak akan menyentuhmu. tidak ada peraturan khusus, lain-lainnya kita sesuaikan saja nanti" ucap andra menjelaskan
"Tapi aku ingin kamu kelihatan natural seperti istri sengguhan" imbuhnya lagi
Jasmine hanya mengangguk setuju. ia pikir dari pada ia berkelana tak jelas di kota yang asing ini dan takut hal-hal buruk seperti semalam terulang kembali kemudian ia menyetujuinya. lagi pula tak mungkin kembali ke kampung selain tak tau arah dan tak punya uang sepeserpun, lalu apa yang akan ia katakan kepada orang tuanya. keluarga mereka sangat membutuhkan uang. dan juga laki-laki di hadapannya itu terlihat seperti orang baik-baik, kalaupun ia harus berakhir di tangan laki-laki ini mungkin jasmine akan sedikit rela.
Hallo teman-teman terimakasih sudah mampir di ceritaku.
jangan lupa kasi like, komen dan vote nya yah
selamat membaca 😍😍😍🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Ilustrasi dio
Ilustrasi andra
Ilustrasi jasmine
__ADS_1