Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Membuatnya Malu


__ADS_3

Sekarang pandangan orang-orang tertuju pada mereka berdua....


"Oh ini dia rupanya tamu kehormatan kita yang membuat semua orang menunggu hingga satu jam, hanya seorang sutradara pemula yang tidak punya kemampuan apa-apa" ucap jaya permana dengan sinis


"Bisa berada di sini saja kamu harusnya bersyukur, Mr. simon bisa-bisanya mengundang sampah seperti ini, cuma mantan artis saja sudah banyak tingkah" sambungnya lagi" rupanya ia sengaja bermaksud mempermalukan dio di depan banyak orang. ia tau dio tidak lagi berdirri dalam keluarganya dan pensiun dari dunia keartisannya, hanya baru belajar menjadi sutradara dan produser film kecil yang tidak seberapa


ia menganggap dio tidak pantas berada satu ruangan dengan mereka sekarang.


Dio tetap tak menggubrisnya, ia menggenggam erat tangan ibu sofia yang kini wajahnya sudah berubah menjadi seputih kapas, seperti tidak ada darah yang mengalir lagi, melihat anak nya di perlakukan seperti ini. ibu sofia sungguh merasa sedih anaknya di hina dan di injak harga dirinya, jika saja ayah nya masih hidup, ia tidak akan mendapatkan perlakuan seperti ini, rintihnya dalam hati.


Namun dio masih terlihat santai seoalah tak memperdulikan apa yang sudah di lontarkan oleh jaya permana, ia hanya menatap lurus ke arah orang itu, sangat tajam hampir tidak berkedip membuat bulu kuduk merinding. entah kenapa hanya di tatap begitu saja membuat jaya permana nyalinya nya menciut, padahal dia tadi sudah dengan pongahnya menghinanya, baru saja ia merasa berada di atas angin, menurutnya setelah menghina dio di depan umum itu akan membuatnya malu.


tapi pandangan dio sudah mengintimidasinya, padahal belum ada sepatah katapun yang keluar dari bibir dio. seperti ada energi entah dari mana asalnya yang seakan memberinya tekanan.


Melihat kericuhan yang terjadi, Mr. simon datang menghentikan jaya permana sebelum ia mengacaukan lebih banyak lagi.


"Omong kosong apa ini, anda harusnya bisa lebih sopan kepada tamu kehormatan Boss besar MG karna boss besar yang mengundangnya langsung secara pribadi"


Mendengar itu jaya permana mengerngitkan alisnya, dengan heran bertanya-tanya...


bisa-bisanya boss besar MG mengundangnya secara pribadi, apa istimewanya dia.


"Silahkan tuan, acara akan segera di mulai" ucap Mr. simon sembari mengajak dio keluar dari kerumunan orang-orang yang menanti tontonan menarik tadi.


Elena juga langsung menarik lengan jaya permana dengan kasar


"Apa-apaan kamu, bikin malu saja


dengan begitu kamu mempermalukan dirimu sendiri di depan banyak orang"


"Untuk apa malu hanya karna sampah tak berguna seperti itu" ia berkata dengan sombongnya


"Ya tidak malu karna urat malumu sudah putus, kamu itu memang manusia tidak tau malu tapi aku yang malu karna aku datang dengan kamu" setelah berkata seperti itu elena langsung pergi meninggalkan jaya permana sendiri.


Karna kesal di tambah dengan omongan elena barusan membuat hatinya terasa panas, ia pergi berdiri di meja anggur, meminumnya segelas, dua gelas, tiga gelas hingga hampir mabuk.


Mr. simon membawa dio ke tempat saat ia mengobrol dengan andra tadi, andra masih di sana rupanya, ia juga melihat kejadian itu tapi ia memilih untuk hanya melihatnya dari jauh.


bertemu dengan ibu sofia, andra memberi salam dan memeluk ibunya sebentar.


"Kakak...apa kabar" sapa dio kepada andra.

__ADS_1


"Baik" jawabnya singkat


"Oh ya bagus sekali dua bersaudara bisa berjumpa disini" ucap Mr. simon


"Ini ibuku" dio memperkenalkan ibu sofia kepada Mr. simon.


"Nyonya selamat datang, anda adalah orang tua yang sangat beruntung memiliki putra-putra yang sukses seperti mereka" Mr. simon berjabat tangan dengan ibu sofia dan cipika cipiki khas orang barat.


ibu sofia lalu sedikit menundukkan kepala sebagai tanda memberi ucapan terimakasih.


Setelah itu jasmine yang sudah kenyang tadi segera menghampiri andra, ia berdiri di samping andra dan baru menyadari yang di hadapannya itu adalah dio dan ibu sofia.


nafasnya tertahan benar-benar seperti nafasnya berhenti tapi jantung dan hatinya serasa mau keluar dari kerongkorangannya.


Mau tidak mau karna berada di depannya, mata keduanya saling bertatapan, dengan cepat dio membuang muka dan jasmine langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.


melihat ke canggungan yang terjadi andra lalu berkata


"Mr. simon ini adalah istriku jasmine" ia memperkenalkan jasmine kepada Mr. simon.


Dengan kikuk dia bersalaman dengan Mr. simon, baru kemudian dengan ibu sofia, ia mencium punggung tangan mertuanya itu. gata-gara terkejut ia sampai lupa menyapa ibu sofia. tapi dengan dio mereka tidak bersalaman juga tidak saling bertegur sapa. ini justru terlihat sangat janggal.


"Nama yang cantik seperti orangnya" ucap Mr. simon.


"Tidak mengapa, aku juga tidak mengenalnya jadi tidak perlu di pikirkan" ucap dio.


Lalu dia naik ke atas panggung da mengambil microfon.


"Selamat malam untuk para tamu undangan yang sudah datang ke acara kami ini saya ucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya dan juga mohon maaf sudah membuat anda menunggu lama juga untuk keributan kecil tadi saya sangat minta maaf dengan sangat mendalam.


untuk di ketahui acara ini adalah untuk merayakan kerja sama antara mandiri abadi dan MG intertaint dengan awal projek baru yang sangat sukses. tidak lain berkat boss besar MG yang tidak di ragukan lagi kemampuannya dalam bidang ini. semoga kerja sama ini terjalin dengan baik.


Sementara di sana jaya permana masih merasa tidak puas, ia masih minum ketika 6 orang petugas keamanan yang berpakaian jas hitam itu datang menghampirinya.


"Maaf tuan karna anda sudah membuat keributan, tolong tinggalkan tempat ini sekarang juga. ucap salah seorang di antaranya


"Apa kau ini sangat tidak sopan, mengusir tamu undangan seenaknya ?" jaya permana meletakkan gelasnya dengan keras ke atas meja


"Tapi sikapmu malam ini sudah menyinggung boss besar GM, dan anda tidak di inginkan di sini"


Dua orang memegang lengan kiri dan kanannya dan menyeretnya keluar.

__ADS_1


"Lepaskan aku....lepaskan aku" teriaknya yang justru membuat semua orang menyaksikan pengusiran tersebut.


sungguh ia terlihat sangat menyedihkan


"Dio awas saja kamu...ini semua karnamu ! tunggu saja akan ku buat boss MG memecatmu, kau sungguh tidak tau siapa aku !" teriakannya semakin keras saja tapi terlihat sangat-sangat konyol.


"Anda sudah sangat mabuk, untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan sebaiknya anda segera pergi dari sini" kata petugas keamanan sebelum melemparkannya keluar gedung.


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤





__ADS_1



__ADS_2