Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Gadis Kecil Kelaparan


__ADS_3

Lagi-lagi andra lebih memilih menjaga jasmine dan meninggalkan pekerjaannya. dari awal ia sudah bisa menebak gadis ini begitu bodoh, polos kekanakan dan sangat ceroboh, bagaimana bisa ia tenang meninggalkan jasmine sendiri...


ia mulai hawatir benturan waktu itu apa ada meninggalkan luka dalam atau apa sehingga membuat jasmine histeris seperti itu.


Dunia di luar sana begitu kejam, bagaimana ceritanya kehidupan jasmine bila tidak berjumpa andra dan bagaimana kelanjutan hidupnya saat suatu hari perjanjian mereka berakhir ???


Andra sama sekali tidak berani memikirkan itu....ia tidak akan membiarkan jasmine hidup sendiri di luaran sana, gadis ini nampak selalu ceria tapi sebenarnya ia begitu rapuh.


Hari sudah gelap ketika jasmine bangun, badannya terasa pegal-pegal semua. ia memaksa menyeret kaki nya ke kamar mandi, memutuskan untuk berendam air hangat untuk menyegarkan kembali badannya dan mengurangi sakit di tubuhnya.


Sementara itu andra sedang serius di ruang kerjanya, sibuk memantau perusahaan dari rumah, matanya tak lepas dari layar ponsel dan laptop.


sesekali meregangkang punggungnya, aahhh lelah sekali rasanya belakangan ini sangat sibuk dengan perusahaan dan jasmine hingga lupa dengan badan sendiri.


ia memejamkan matanya sejenak dan menyandarkan kepalanya di kursi. baru saja akan terabawa ke alam mimpi tiba-tiba terbangun oleh suara pintu di buka. kepala jasmine muncul di depan pintu.


Andra spontan memperbaiki posisi duduknya dan mengucek-ngucem matanya untuk memperjelas penglihatannya.


jasmine sudah mandi dan nampak lebih segar, aroma rosemilk saat berendam tadi tercium dari kulit putihnya. andra mengembangkan senyumanan menyambutnya...


"sini....." andra melambaikan tangannya memanggil jasmine. menyuruhnya duduk atas meja kerjanya.


"Apa sudah merasa enakan ?" tanya nya... andra duduk di kursi berhadapan dengan jasmine yang duduk di atas meja membuatnya sedikit mendongakkan kepalanya saat bicara dan menatapnya.


"iya, aku udah tidak apa-apa sekarang, sebaiknya kamu jangan hawatir" ucap jasmine sontak membuat andra begitu kesal


"Bagaimana mungkin aku tidak hawatir hah ? melihatmu berdarah-darah tergeletak di kamar mandi dan tak sadarkan diri selama tiga hari, bagaimana mungkin aku tidak cemas memikirkanmu saat kamu mengamu seperti orang gila karna kesakitanmu ?" nada" bicara andra meninggi membuat jasmine sedikit terkejut dengan intonasi suara andra yang meningkat dua level.


"Bu...bukan, bukan begitu. maksudku jangan terlalu mencemaskanku. pergilah ke kantor seperti biasa dan aku akan diam dirumah. tidak ada yang perlu di hawatirkan lagi, seperti yang kau lihat aku sudah sembuh sekarang" jasmine berusaha menjelaskan dengan suara terbata-bata karna gugup.


"Ya tapi kita masih harus ke rumah sakit besok untuk mengecek dalam kepalamu itu takutnya kamu geger otak dan semakin membuatmu error" ucap andra sambil menggoda jasmine.


jasmine cemberut dan membucungkan mulutnya, tangannya di kepalkan dan memekul-mukul tubuh andra, andra mencoba menghindar sambil tertawa terbahak-bahak.


"Ayo turun makan" mengingat sedari tadi pagi belum ada makanan yang masuk dalam perutnya membuat andra sekarang merasa sangat lapar.

__ADS_1


Andra menuangkan sesendok sup ayam dalam mangkuk jasmine, jasmine nampak makan dengan lahap nya, ia makan seperti oarang setahun tak bertemu makanan. semua hidangan di hadapannya di lahap habis, sisa saos berantakan di sisi-sisi mulutnya.


andra senyum-senyum sendiri melihat jasmine makan yang persis anak kecil.


Mengambil tissue dan mengelap mulut jasmine lalu andra membelai puncuk kepala jasmine yang tengah asik melahap seporsi bubur itu dengan penuh kasih sayang dan perhatian, menyadari itu jasmine berhenti sesaat dan mengangkat kepalanya sedikit, memberikan seulas senyum lalu melanjutkan acara makannya yang begitu seru.


Geeeeeekkkkkkk


Jasmine bersendawa panjang lalu menyandarkan punggungnya di kursi makan. perutnya nampak buncit, sepertinya ia kekenyangan sekali. ia menepuk-nepuk perutnya yang menggembung itu beberapa kali.


"Sudah kenyang" cetusnya...


"Tentu saja kenyang lihat semua yang sudah kau habiskan ini. hati-hati perutmu sebentar lagi akan meletus" cibir andra sambil melirik ke arah perut buncit jasmine.


jasmine terkekeh-kekeh mendengar ucapan andra.


"Makan seperti orang gila sampai tak menyisakanku sedikitpun" lanjutnya lagi


"Siapa suruh kau hanya menontonku saja tadi" ucap jasmine dengan tidak merasa bersalah.


"Sana cepat masakkan aku seseuatu, aku sudah sangat lapar sekali ini" perintah andra


"Aku tidak perduli, kau harus tanggung jawab karna sudah menghabiskan jatah makan malamku" andra bangun dari kursinya melangkah dan menarik tangan gadis itu. memaksanya berdiri lalu menyeretnya ke dapur jasmine mengikutinya dengan ogah.


Sebenarnya bisa saja andra menyuruh para pelayannya untuk masak hanya saja ia begitu senang menengerjai jasmine.


gadis kecil yang nakal dan pria usil sepertinya mereka cocok satu sama lain.heheheh


Membuka kulkas, jasmine memilih membuatkan mie kuah tomat untuk andra supaya lebih praktis, ia melihat andra yang sudah tidak sabaran itu darapada di omelinya lagi lebih baik ia segera cepat-cepat memasak untuknya.


*


*


*

__ADS_1


*


**Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cari berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca semuanya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤**




Ilustrasi andra




**Ilustrasi dio



__ADS_1



Ilustrasi jasmine**


__ADS_2