Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Lega


__ADS_3

Pukul 6 dini hari baru jasmine bisa tidur, saat ia bangun karna silau matahari yang masuk lewat sela-sela tirai jendela. ia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 11 hampir siang, ia melihat ke sekelilingnya tapi tak menemukan sosok yang ia cari.


jasmine mengambil handphonenya dari tas jinjing kecil miliknya, ia mencoba menghubungi andra hingga beberapa kali tapi hansphonenya tidak aktif.


kemana andra sebenarnya, tak biasanya ia tak seperti ini


biasanya ia tidak akan membiarkan jasmine seorang diri apalagi di tempat asing begini.


Selesai membersihkan badan jasmine jasmine turun ke restaurant untuk sarapan karna perutnya sudah sangat lapar sampai menimbulkan suara...


saat ia keluar kebetulan ia bertemu dio....


jasmine merasa canggung sekali, setelah kejadian semalam ia berharap tidak akan bertemu pria ini lagi, yang aibnya ada di tangannya. tapi pria itu berjalan seperti biasa, dingin, cuek dan angkuh seolah tak pernah ada yang terjadi, bukan...bukan...ia berjalan seolah tak melihatnya di situ. keterlaluan, sebesar ini tidak mungkin tak di lihat, ia hanya pura-pura tidak mengenalnya.


Apa yang di pikirkan, bukannya ia memang seperti itu, lagipula bertemu dengannya akan selalu menimbulkan masalah.


tepat saat berpapasan, dio mewatinya begitu saja. hampir saja ingin memanggilnya untuk menanyakan keberadaan andra tapi di urungkannya, lebih baik tidak usah berurusan dengannya.


Jasmine makan seoarang diri di restaurant hotel, serasa anak sebatangkara tak satupun ada yg ia kenal, ia menghembuskan nafasnya dengan keras, lagi-lagi mencoba menelphone andra tapi masih sama jawabannya


Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif.


Dari jauh dio melihatnya kebingungan seperti anak ayam kehilangan induknya.


ia berkata kepada ibu sofia


"Bu bawa jasmine untuk menemani ibu karna aku ada urusan siang ini"


Dio mengantar ibu sofia sampai ke pintu restauran lalu kembali ke kamarnya, ia menelpon anak buahnya


"Aku ingin rekaman semalam cctv hotel ini" perintahnya


Tidak lama handphonenya berdering


"Tidak ada rekaman cctv semalam tuan, sudah di rusak oleh seseorang"


Dio merasa ini sangat aneh.


"Segera kamu selidiki" katanya lagi


"Baik..." jawab suara di ujung telpon


ibu sofia mengajak jasmine ke kamarnya, ketika mereka masuk dio sedang bekerja di laptopnya


"Loh katanya ada urusan kok masih di sini ?" tanya bu sofia


"Karna dia ada di sini jadi aku lebih baik keluar" kata dio


"Jangan ! aku yang pergi....andra sudah menungguku jadi aku harus segera kembali" ucap jasmine


ibu sofia merasa bingung melihat tingkah keduanya yang canggung.


Sebelum keluar tadi jasmine mengirim sms kepada andra memberi tahunya kalau ia barada di kamar 207 dan barusan tadi andra membalas pesannya bahwa ia sedang menunggunya di sana.


Benar saja, andra sedang bersandar di tembok samping pintu kamar ketika jasmine datang.


"Dari mana saja ? kau membuatku hawatir" kata jasmine sambil membuka pintu kamar.


"Orang-orang mengajakku minum, aq tidak bisa menolaknya" ucap andra


Wajahnya nampak pucat seperti kurang tidur.


"Kau tau, aku menunggumu semalaman" jasmine merengut.


"Maaf sudah membuatmu cemas" andra mengecup kening jasmine tapi jasmine malah membuang muka


"Marah ?" tanya nya jasmine masih tak memberikan respon


"Katakan padaku, bagaimana menebus kesalahku" ia merangkul tubuh jasmine

__ADS_1


"Mandi dulu sana" tubuhnya di dorong ke kamar mandi oleh jasmine


"Oh..baiklah sayang" andra masuk ke kamar mandi sambil mengedipkan matanya


Bagaimana mungkin jika andra menginginkannya, tubuhnya masih sangat lemah dan lelah jadi ia mencoba menghindarinya


Benar saja, andra keluar dengan jubah mandinya, ia nampak segar dan tercium bau wangi sabun dari tubuhnya .


ia langsung menerjang jasmine ke tempat tidur dan menciuminya...


"Andra, kemarin katamu ingin mengajakku jalan-jalan. ayo pergi sekarang" kata jasminea


"Iya, setelah yang satu ini" ucap andra sambil masih menciumi bibir, wajah dan dadanya.


"Tapi....." belum sempat ia berucap lagi, pakaiannya sudah di tarik oleh andra.


andra selalu memperlakukannya dengan lembut sehingga ia tidak pernah sanggup untuk menolaknya.


Dari hari pertama ia meyakini untuk memberikan hidupnya dan tubuhnya untuk suaminya yang mencintainya.


ya menurutnya, andra layak untuk itu. orang yang selalu ada untuknya dan selalu bersikap baik padanya hanya andra seorang.


Pada malam itu andra pulang jam 2 larut malam, lagi-lagi dalam keadaan mabuk. saat itu ia memang sering pulang malam seusai minum-minum. itu karna hatinya yang frustasi karna jasmine masih saja memikirkan dio. ia merasa tidak bisa memiliki jasmine seutuhnya.


tapi sebenarnya saat itu jasmine sudah tidak mengingat dio lagi, pelan-pelan kekosongan hatinya mulai terisi oleh kehadiran andra, semua kebaikannya, perhatian dan kasih sayangnya mampu meluluhkannya tapi tidak mungkin jika ia harus mengatakan itu semua.


dan perubahan sikap andra belakangan ini membuatnya merasa sedih.


ia tau ia bersalah dan perubahannya ini adalah karnanya.


ia berpikir apa andra tau tentang dia dan dio ?


"Andra...aku rasa kita perlu bicara" ucap jasmine sembari menahan tangisnya yang akan pecah, ia mendongakkan kepalanya agar air matanya tidak jatuh.


tapi andra terlalu peka untuk menyadari itu semua.


Buru-buru ia meraih jemari jasmine dan berjongkok di hadapannya...


"Tidak...kau tidak menyakitiku, aku yang menyakitimu..." ucap jasmine


"Kenapa kau berkata seperti itu ? " andra heran kenapa jasmine tiba-tiba mengatakan itu.


"Kau suamiku, kau begitu baik padaku. harusnya aku tidak seperti ini, aku merasa bukan istri yang baik untukmu" jasmine sudah tidak mampu lagi membendungnya, buliran-buliran bening itu mengalir di pipinya.


andra mengusapnya dengan lembut.


"Aku tidak memaksamu, aku menunggu saat kau bisa menerimaku, aku selalu menunggu hari itu " ucapnya. ia bangun dan memeluk jasmine


Ia memegang wajah jasmine dan menatap matanya dalam-dalam


"Sekarang aku ingin bertanya padamu, adakah aku sedikit di hatimu ?"


"Ya tentu saja kamu ada di hatiku" jawab jasmine


Itu.memang sejujurnya dari dalam hatinya, bertahun-tahun hidup bersama bagaimana mungkin ia tidak ada rasa dengannya.


walaupun sulit di awal tapi ia akhirnya menyadarinya walaupun butuh waktu yang sangat lama.


"Jangn berfikir aku tidak mencintaimu, kepada siapa lagi aku berikan hatiku selain kepada suamiku" ucapnya lag


Ada kelegaan namun sedikit ragu tapi ia menerima itu.


"Hampir 2 tahun aku menunggu kata-kata ini" mata andra nampak berbinar-binar"


"Aku bisa kehilangan siapapun tapi aku tidak bisa kehilanganmu" ucap jasmine penuh haru


kali ini ia berkata dengan tulus, karan begitulah yang ia rasakan sebenarnya.


Andra mengecup bibir jasmine, ia menyambutnya. ini untuk pertama kalinya mereka saling berciuman dan akan menghabiskan malam yang bagitu panjang.

__ADS_1


Jasmine merasakan sakit ketika andra baru akan memulainya...


"Tahan ya...ini akan terasa sedikit sakit" bisik andra di samping telinganya.


Ia memulainya dengan berlahan-lahan takut akan menyakiti jasmine, jasmine mencengkram punggung andra dengan kuat hingga kuku-kuku tangannya menancap disana, ia menjerit ketika sebuah benda merobek bagian bawah tubuhnya.


Tak terasa air matanya mengalir, andra menciumi air matanya yang berlinang itu.


ia memperlakukan jasmine dengan begitu lembut hingga jasmine tidak kesakitan lagi.


Andra tau, ini adalah yang pertama kali untuk jasmine.


Malam itu entah sudah berapa kali andra menggarapnya. mereka selesai tepat saat alamarm Handphone andra berbunyi tandanya sudah jam 6 pagi. sampai-sampai jasmine tidak kuat untuk menggerakan tubuhnya lagi. ketika ia akan bangun kakinya bergetar dan jatuh lemas di lantai...


"Kau tidak apa ?" tanya andra sambil meraihnya.


"Menurutmu ?" kata jasmine sambil cemberut


Andra melirik seprei putih, ada noda merah di sana. nampak darah kesucian jasmine tercecer di seprei.


andra memeluknya dengan bahagia sambil mengecup keningnya


"Terimakasih" ucapnya lirih


Ia adalah orang pertama yang mendapatkan keperawanan istrinya, bagi seorang lelaki ini adalah hal yang luar biasa dan istimewa. di zaman sekarang ini jarang menemukan gadis yang masih suci.


ia merasa makin bertambah cintanya kepada jasmine.


kemudian ia menggendongnya ke kamar mandi, membantunya menggosok badan.


tubuh jasmine yang putih itu kini nampak jejak-jejak merah bekas ciuman. pemandangan itu kembali membangkitkan gairah andra, kejantanannya kembali tegak mengacung. di peluknya jasmine dari belakang. tengkuknya di ciumi hingga punggungnya. jasmine sesungguhnya sudah tidak mampu lagi, ia ingin melepaskan diri tapi andra mengencangkan pelukannya hingga tidak bisa melarukan diri lagi.


Jadilah mereka mengulangi sekali lagi, sekali di bawah shower, sekali di dalam bathtub.


Selesai mandi mereka akan tidur, sebelumnya jasmine berkata


"Andra jika kau mengulangi lagi, sungguh aku akan membecimu"


Andra tertawa geli mendengar ucapan jasmine. ia merangkulnya masuk ke dalam pelukannya dan mereka berduapun tidur, hari itu andra sampai tidak masuk kerja.


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤



__ADS_1



__ADS_2