Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Pertarungan Sengit


__ADS_3

Andra akhirnya menemukan titik lokasi penyekapan.


itu adalah lahan yang sangat luas, bangunan utama yang besar dan beberapa bangunan kecil di kiri dan kanannya.


Dari kejauhan si penculik sudah menangkap keberadaan andra, ia menelponnya dan mengarahkan andra ke sebuah ruangan di dalam bangunan induk.


Mereka mengawasi sekeliling dan yakin andra tidak bersama polisi atau orang lainnya, yakin aman kemudian menyuruh andra masuk.


Itu adalah ruangan yang agak gelap, pengap dan lembab....


Sesampainya di sana ternyata di luar dugaan andra, ternyata mereka tidak berdua, bertiga atau berempat...ada banyak sekali mungkin lebih dari sepuluh.


ini mungkin sebuah komplotan mafia !


Andra menyisir sekeliling ruangan dengan matanya namun tak menemukan sosok yang ia cari.


Ia mulai merasa sesuatu yang tidak beres. namun andra masih terlihat cukup tenang


Wanita menggunakan topeng keluar,


"Akhirnya datang juga, sudah ku duga...apa kau begitu tertarik pada gadis itu yah...presdir andra rela kehilangan uang demi seorang gadis kampungan, mana uang yang aku minta ?" ucapnya sambil berjalan dan duduk di sebuah kursi di hadapan andra.


"Mana dia ? aku ingin melihatnya...aku ingin meyakinkan kalau dia tidak apa-apa" andra menatap tajam ke arah penculik wanita...dalam hati andra mungkin ini adalah bos nya....


"Apa kau ingin bermain-main dengan kami ?" ucap si penculik wanita, seketika anak buah nya mengepung andra...


"Apa kamu pikir aku sedang bermain-main ? asistenku sudah mengatur uangnya untuk kalian, dia akan segera tiba" andra masih terlihat tenang.


"Sudah ku katakan jangan sampai orang lain tau, kau ingin gadis itu mati yah ?!"


Lalu dengan bersamaan segerombolan orang-orang tadi menyerang andra, dengan kemampuan bela diri yang ia punya andra mampu melawan dan menangkis serangan mereka, satu persatu di tumbangkan oleh andra, melihat semua itu semakin banyak anak buahnya keluar, bagaimanapun ia hanya seorang diri, beberapa pukulan tidak dapat terhindarkan, terlihat sudut bibir andra sobek dan mengeluarkan darah tapu ia masih mencoba untuk memberi perlawanan.


Ketika ia berbalik, seseorang menyemprotkan sesuatu ke arah wajah andra, seketika ia merasa kabur dan limbung.


akhirnya andra pun tidak sadarkan diri.


kedua tangannya di ikat dan mulutnya di tutup dangan kain. ia di bawa ke sebuah tempat yang terpisah dengan jasmine.


*

__ADS_1


*


*


*


Sementara itu dio sudah sampai di tempat yang di maksud...mobilnya di parkirkan agak jauh dari lokasi pabrik, ia masuk dengan cara menyelinap dan ternyata ia tidak sendiri, datang dengan 10 bodyguard nya.


Jika tadi tidak ada yang manjaga pintu, sekarang ada empat orang berjaga di sana sepertinya mereka meningkatkan keamanannya,.mungkin karna tadi andra berkata bahwa orang akan datang membawa uang, jadi mereka menambah penjagaan takutnya polisi atau suruhan andra datang menyerbu mereka.


Dio dengan diam-diam dari belakang melumpuhkan mereka, ia muncul dan menekan leher nya dengan sebelah lengannya lalu memutarnya hingga bersuara "Greekkk"


empat orang sudah tumbang.


Orang yang mengawasi dari atas atap melihat kedatangan dio dan berteriak memanggil kawanannya.


sebelum dio masuk, mereka sudah keluar.


pertempuran dua kubu pun pecah.


ternyata mereka cukup banyak sedangkan dio hanya bersama 10 orang pengawal mungkin tidak sebanding, tapi kemampuan dan kekuatannya tidak bisa di sepelekan.


Apakah Kakak sudah tertangkap ???? pikirnya.


Membuka semua pintu dan menyusuri setiap ruangan namun tak menemukan mereka.


ketika di lorong yang panjang ia melihat seorang wanita dan beberapa orang lainnya menyeret jasmine, membawanya lari.


Ketika ingin mengejarnya, beberapa orang menghandang langkah nya, dio tetap dengan wajah cool nya menghadapi mereka


ia mengepalkan tanganny....terdengar ia menggertakkan giginya, kemudian melayangkan pukulan cukup keras ke salah satu penjahat tepat mengenai pipi kirinya, lalu terjatuh.


Mungkin saja gigi penjahat itu rontok karna mulutnya mengeluarkan banyak darah.


dio naik ke tubuhnya dan menghujaninya dengan tinjunya bertubi-tubi, jangan di tanya lagi wujud wajah orang itu..hampir tidak berbentuk.


Baru hendak mengatur nafas, dengan cepat dua di antara mereka tadi, memegang tangan kiri dan kanan dio, seseorang dengan wajah sangar, kulit hitam legam datang menghantam dio di perut dan wajahnya.


kemudian ia mengambil pisau kecil di balik sepatunya, pisau kecil itu nampak berkilat-kilat terkena cahaya, sedikit menyilaukan...walaupun kecil tapi terlihat sangat tajam, ujungnya runcing sekali.

__ADS_1


Ia maju dan mengarahkan pisau itu ke arah perut dio...dio dengan tangannya yang di pegang erat oleh dua orang yang tinggi besar itu kelihatan sulit untuk bergerak.


ia mencoba melepaskan diri dari cengkraman mereka namun mereka benar-benar kuat dan dio sudah kehabisan banyak tenaga semanjak di luar tadi hingga sekarang merasa agak lelah sudah sulit untuk menghindari hujaman benda tajam itu....


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤



Ilustrasi andra



Ilustrasi dio


__ADS_1


Ilustrasi jasmine


__ADS_2