Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Tak Sekaku Yang Di Kira


__ADS_3

*A*pa yang akan di lakukan pria ini


"Iya kita mandi bersama" ucap jasmine berniat meghentikan gerakan andra.


andra mengerutkan alisnya, terkejut dan bingung...menyadari kata-katanya tadi jasmine mengumpat diri sendiri...


Apa yang sudah aku ucupkan tadi...bodoh...


"Eh maksudku...aku juga mau mandi, kamu tunggullah di sini...jangan kemana-mana"


Ia bangun dan memegang kedua lengan andra mendudukkannya di atas closed. kemudian ia menarik tirai tipis agak transparan pembatas antara closed dan bathtub.


Ia menarik tirai dan hanya memunculkan kepalanya saja


kemudian berkata :


"Hay you...jangan coba mengintipku yah" sambil membuat gerakan menggorok leher dengan tangannya.kemudian melanjutkan mandi nya


Dasar wanita tidak waras...bisa-bisanya dia menyusuhku menungguinya mandi. tunggh saja pembalasanku. guman andra dalam hati, padahal andra kesal tapi nalurinya mengikuti perintah jasmine, menemaninya mandi, heheheh


Lima belas menit kemudian....


"Masih lama ????"


"Sebentar lagi !" teriak jasmine dari balik tirai


"Shampo ku sudah kering, akan jadi ketombe nanti" protes andra sambil mengacak-acak rambutnya.


"Aku tak pernah bertemu laki-laki cerewet sebelumnya"


jasmine keluar dengan jubah handuknya. andra berdiri, ingin melanjutkan mandi nya...


"Awas saja...kamu berhutang dua kali pagi ini"


****


Selesai berpakaian jasmine turun ke bawah, pagi ini ia berencana membuat sarapan untuk andra...


tapi jasmine malah kesasar, saking besar rumah itu banyak pintu dan ruangan yang bentuknya sama...


dalam kebingungannya jasmine tak sengaja menabrak dio...


"Aduhh..." ia meringis sambil memegang jidatnya, kemudian mendongak ke atas menatap sosok tinggi di hadapannya, seketika hawa dingin menyebar...lelaki itu hanya diam, melirik jasmine sebentar kemudian berlalu...


"Cekk...aku curiga dia itu bukan manusia sebenarnya, jangan-jangan dia vampir" ucap jasmine pelan.


"Eh...tunggu...bisakah kamu beri tahu aku, dimana letak dapur ???"


mengingat dirinya yang tersesat mencari dapur, jasmine segera berbalik dan berlari mengejar dio, dia memegang lengan dio,


dio melirik tangannya yang di pegang jasmine, spontan jasmine melepaskannya. kemudian dio memberi isyarat hanya dengan melirik. lalu pergi....

__ADS_1


"Bahkan dia tidak bicara sepatah katapun.dari semalam aku tak pernah melihanya bicara


"Apa dia bisu, sunggu sangat sayang, padahal dia tampan sekali" jasmine berjalan sambil mengeleng-gelengkan kepalanya....


Akhirnya sampai juga jasmine di dapur, sudah ada empat pelayan yang sedang sibuk, jasmine mendekati mereka...


salah satu pelayan menyapanya...


"Anda butuh apa nyonya, akan saya bantu"


"tidak ada...aku hanya ingin membuat sarapan" ucap jasmine


"Jangan nyonya...nyonya tunggu saja di ruang makan saya akan menyajikannya sebentar lagi" ucap pelayan itu dengan sopan


"Tapi aku terbiasa memasak untuk andra, jadi aku akan memasak setiap hari" jasmine agak memaksa...


"Baiklah nyonya" pelayan itu mengalah.dia berpikir barang kali tuannya terbiasa dengan masakan istrinya


jasmine membuat sup jagung yang enak...


Di meja makan semua sudah berkumpul, ibu sofia(mama andra), dio dan andra.


makanan sudah di sajikan, ada beberapa makanan selain sup jagung yang di buat oleh jasmine. tapi mata ibu sofia tertuju pada sup jagung, ia mengambilnya satu sendok kemudian memakannya.di dalam hati ia suka dengan rasa sup jagung ini.


sebelum pelayan menyiapkan untuk andra, jamsine dengan cepat memgambilkan makanan untuk andra.


"Andra.., kamu mau sarapan apa ? " tanya nya


"Ini enak..." ucap ibu sofia sambil mengambil satu sendok lagi.


"sering-seringlah masak ini" ia menoleh ke arah pelayan


"Itu nyonya muda yang memasaknya tadi" jawab pelayan


ibu sofia melihat ke arah jasmine, tak di sangka ibu sofia tersenyum kepadanya. jasmine pun membalas senyumannya dengan gugup karena dia berfikir bahkan mungkin ibu sofia akan memuntahkan kembali sup yang sudah ia makan.


Setelah selesai makan andra berdiri dan jasmine spontan berdiri juga melepas sendoknya walaupun makanannya belum habis..ia mengikuti langkah andra keluar sampai menuju ke mobilnya, sebelum masuk ke mobil andra berbalik dan menarik pinggang jasmine, ia terbelalak dengan yg andra lakukan, belum selesai dengan rasa herannya, andra mengecup keningnya lalu mendekatkan kepalanya di telinga jasmine


"untuk kesempurnaan drama di perlukan totalitas dalam berakting" bisik andra ke telinga jasmine, saking dekatnya bibir andra, nafasnya terasa hangat menderu di telinganya membuat ia merinding..suara andra yang berat dan serak terdengar sangat seksi.


lalu andra masuk ke mobil dan berlalu, jasmine masih bengong disana menatap mobil andra yang terus menjauh hingga ia di kagetkan oleh klakson mobil dio...


Tiiittt...tiit...tiit....tiiiiiiittttt.....


Jasmine terperanjat dalam bengong nya, memang posisinya di tengah jalan


tapi kan jalanan ini sangat luas bisa lewat ke situ atau ke situ yang tidak ada akunya, geram nya dalam hati


"Dasar vampire !" jasmine mencibir ke arah mobil dio yang berlalu...


Ia cengar cengir saat menyadari ada security yang memeperhatikan tingkahnya

__ADS_1


"Pak kenapa dio tidak di antar supir" tanya nya kepasa security tersebut


"Tuan dio lebih suka menyetir sendiri nyonya"


Jasmine mengangguk sambil berjalan masuk ke dalam rumah. ia melihat ibu sofia duduk di kursi ruang TV sambil memijit-mijit kening nya, ia lalu mendekati ibu sofia


"Ibu kenapa ?" ia menundukkan kepalanya menatap ibu sofia yang terus memijit keningnya sambil menutup matanya itu


"Tidak apa-apa hanya sedikit pusing" jawab ibu sofia lalu bangkit dari duduknya.


"Wah wajah ibu pucat sekali.ibu sakit yah ?" tanyanya lagi


"Hanya kurang tidur" jawabnya singkat


Jasmine lalu memegang lengan ibu sofia dan mendudukkanya di kursi...


"Duduk sebentar bu akan aku panggilkan dokter" jasmine lalu menelepon dokter keluarga atas petunjuk salah satu pelayan rumah. kemudian ia mendekati ibu sofia yang sudah kelihatan lemas...jasmine mengambil air minum dan membantunya untuk minum.


Sambil menunggu dokter datang, jasmine di bantu oleh pelayan membawa bu sofia ke kamarnya dan membaringkannya...


ibu sofia memejamkan matanya.


ja mencoba memijit kening dan kepala ibu mertuanya itu, ibi sofi hanya memejamkan matanya


lumayan berguna juga istri andra, ujar bu sofia dalam hati.


melihat ibu sofia yang diam saja seakan menikmati pijitannya, jasmine merasa sedikit lega...ternyata mertuanya itu tidak terlalu buruk seperti kesan saat pertama bertemu...


ia menatap dalam-dalam ke wajah ibu sofia, wanita yang cantik walaupun sudah berumur tetap terlihat cantik dan awet muda.kulitnya putih mulus wajahnya kinclong nampak kalau ibu sofia sangat merawat dirinya , itu sebabnya ia tak terlihat tua, hanya ada sedikit garis-garis halus di dekat matanya


Pantasan saja anak-anaknya tampan semua, ibu nya cantik seperti ini.aku yakin suaminya juga pria yang tampan


Jasmine tersenyum tipis....


Hai...semua...


terimakasih sudah mampir di ceritaku


jangan lupa like, komen dan kasi vote nya yah


selamat membaca 😘😍💕




Ilustrasi dio



Ilustrasi jasmine

__ADS_1


__ADS_2