
Sampai di ruang rapat hanya kurang dua menit waktu yang tersisa, dio duduk di kursi kebesarannya sebagai boss besar MG intertainment, di hadiri oleh dewan direksi, para pemegang saham, maneger MG intertainment dan juga cindy.
karna ini adalah rapat terbatas jadi hanya orang-orang tertentu saja yang mengikutinya.
belakangan ini seperti bertubi-tubi masalah yang datang, bukan masalah besar sebenarnya karna muncul terus menerus dan hampir bersamaan maka harus segera di temukan akar persoalannya agar biasa selesai dengan cepat.
sebagai perusahaan baru seumur jagung, menjadi tinggi dalam waktu singkat itu membuat banyak pihak tidak suka dan mencoba menjatuhkannya.
Ada juga yang mancari-cari masalah untuk sengaja mengungkap siapa boss besar sesungguhnya, agar boss besar keluar kandang. untuk itu tetap manager yang akan di pasang di barisan terdepan, boss besar hanya mengawasi dan mengintruksi di balik layar.
Keesokan harinya dio di kabari bahwa beberapa kru mengalami kecelakaan di lokasi syuting, tempat itu adalah sebuah kontrusksi bangunan yang sedang dalam proses pembangunan.
di katakan bahwa 2 orang mengalami luka serius hingga harus di rawat intensif di rumah sakit dan 3 orang lainnya hanya mengalami luka ringan.
mereka jatuh dari lantai 3 bangunan gedung tersebut karna lantai tidak kokoh sehingga amblas saat mereka sedang mempersiapkan seat syuting.
Dio langsung menuju ke lokasi kejadian tak lama polisi datang untuk olah TKP.
ia merasa ini sangat aneh, sebelum mereka menetapkan lokasi itu untuk syuting, beberapa orang sudah mensurveinya, bangunan sangat-sangat aman untuk di gunakan, lalu kenapa bisa polisi tadi mengatakan lantai bangunan amblas karna merupakan tempat yang tidak cukup layak dan bahaya untuk di pijak.
Masih berada di sana ketika salah satu keryawan menelponnya mengatakan 3 orang korban yg luka-luka tersebut datang membawa massa mendemo di depan perusahaan.
Dio keluar dari mobilnya menembus kerumunan orang-orang yang sedang berteriak-teriak itu, selain mereka... entah dari mana datangnya para wartawan yang langsung berlarian mengejarnya sambil membawa kamera, alat perekam dan mic di tangan mereka terus saja memburu dio meminta penjelasan dan mengajukan pertanyaan yang memojokkannya.
Tak ayal kabar ini sudah tersebar dan membuat heboh, semua stasiun tv dan surat kabar membuat berita tentangnya, tentunya sudah tidak murni lagi.
Di dalam ruangan manager, 3 orang korban luka-luka itu sudah duduk di sana, tidak banyak hanya luka tergores saja. melihat dio datang mereka memasang muka beringas seolah menunjukkan ketidakpuasan mereka
"Ini dia orangnya, sangat tidak becus" ucap salah seorangnya.
"Tidak usah pekerjakan orang macam ini bisa-bisa merusak nama baik dan citra perusahaan saja" sambungnya lagi berkata kepada manager sambil menunjuk nunjuk wajah dio.
Dio masih santai kedua tangannya di masukkan ke saku celana, berdiri setengah bersandar di tembok di samping pintu dengan kaki menyilang, melihat orang-orang itu mengoceh mencaci maki dirinya.
"Kalian datang ke sini untuk menuntut konpensasi atau menuntut agar aku di pecat dan di penjara ?" kata dio
"Ya ketiganya !, kau harus bertanggung jawab karna kau sudah lalai dan itu hampir saja merenggut nyawa orang lain"
__ADS_1
"Baik...kalian boleh menuntutku secara hukum, kasus ini sedang di selidiki aku tidak akan diam saja kalau kalian cari perkara denganku"
"Perusahaan sudah melakukan semua tanggung jawabnya sesuai prosedur dan kontrak yang tertulis, biaya pengobatan dan asuransi lainnya sudah di urus, sisanya biar polisi yang bekerja. kalian boleh tinggalkan tempat ini dan bawa orang-orang itu bersama kalian" ucap manager kemudian memberi aba-aba kepada penjaga untuk menyeret mereka keluar.
Begitu pintu tertutup, manager langsung membungkuk memberi hormat kepada dio.
"Atur semua hak korban sesuai dengan perjanjian, jika mereka tidak puas dan masih kembali berarti mereka berniat mengambil keuntungan dari kita, sore ini aku akan pergi ke rumah sakit, kau atur yang di sini" ucap dio kepada manager.
"Selain itu, urus semua pemberitaan yang ada, aku tidak mau issu yang tidak-tidak menyebar" sambungnya lagi
Sorenya sepulang dari rumah sakit tiba-tiba mobil dio di hadang oleh segerombolan orang berperawakan tinggi besar ada sekitar 6 orang semua membawa pentungan panjang.
awalnya dio tidak keluar, tapi salah satu menghantam kaca mobil dio dengan balok di tangannya hingga hancur terberai, ia di seret paksa dan ia sudah terkepung.
mau tidak mau dio harus meladeni mereka.
Sendiri melawan 6 orang dengan senjata itu tidak sepadan bukan ? dio jago bertarung tapi juga tidak bisa mengelak dari pukulan yang menghantam ke wajah dan tubuhnya, ketika ada kesempatan, kayu pentungan itu bisa di rampas olehnya, dia bisa memutar keadaan. satu persatu di buat tumbang barulah ia menelpon anak buahnya.
"Amankan, jangan bawa ke polisi" iae memberikan perintah.
mengambil es batu dan mengompresnya, dio duduk dan kepalanya bersandar di kursi, sesaat cindy ragu untuk mengompres, handuk kecil dengan es batu di dalamnya sudah di tangannya tapi mengingat peringatan dio terakhir kemarin menjadi ragu-ragu.
"Tuan...ini esnya" ia menyodorkan handuk kompresan itu
Dio mengangkat kepalanya meraih kompresan dari tangan cindy, ia menekan nekan lukanya sambil meringis.
"Haruskah aku panggilkan dokter" kata cindy
"Tidak perlu" jawabnya datar.
"Oh..baiklah..." cindy lalu meninggalkannya sendiri
Tidak sabar menunggu besok, larut malam dio bergegas ke gudang untuk melihat orang-orang yang melakukan pengeroyokan terhadapnya tadi sore.
di sana mereka sudah di siksa untuk mengaku atas perintah siapa mereka bekerja.
semua sudah di pukuli tapi tidak mudah untuk membuat mereka buka mulut.
__ADS_1
yang terakhir mereka di dudukkan di kursi setrum, barulah mau bicara.
Ternyata kecelakaan kemarin berkaitan dengan penyerangan terhadap dirinya, itu adalah merupakan rencana seseorang yang ingin menjatuhkannya, ia ingin dirinya hancur.
secara teknis ia merasa tidak punya musuh secara langsung hingga ada yang ingin balas dendam dengannya tapi yang memusuhinya tentunya pasti banyak.
*
*
*
*
Hallo teman-teman...
terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.
jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :
Like
Komen
Vote
Tip
Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya
Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤
__ADS_1