Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Kosong


__ADS_3

Ibu sofia hanya menangis sesegukan dan memeluk dio.


"Bu...." ucap dio tertahan, kerongkongannnya serasa kering, ia tercekat hingga susah untuk berkata-kata.


"Ada hal-hal yang memang tidak bisa di paksakan. dan siapapun tidak dapat merubah kenyataan ini"


Sebenarnya dio tidak percaya tapi andra berkata demikian di hadapan ibu langsung dan ibu tidak menyangkalnya, andra tidak mungkin berbohong !


Jasmine dapat melihat perasaan dio dari sorot matanya dan dari raut wajahnya yang tertutup kabut gelap yang tebal. tapi bagaimanapun andra benar, walaupun kebencian dan kemarahan membuat ia hilang kontrol seperti ini tapi ia tidak dapat di salahkan, karna apa yang sudah ia lakukan terhadap andra, dio layak mendapatkan ini, yang sudah di lakukan dio sudah keterlaluan memang, mungkin dendam di masa lalu hingga ia berniat membalasnya.


Begitulah yang ada di pikiran jasmine, gadis bodoh ini sudah termakan oleh perkataan andra, bahwa kemalangan dan masalah yang menimpanya adalah ulah dio.


merosotnya performa perusahaan, hengkangnya para investor hingga terungkapnya foto mesra ia dan elena itu juga merupakan perbuatan dio. dio dan dio selalu dio yang di persalahkan, selalu dio yang menjadi kambing hitam.


Padahal dio sama sekali tidak berusaha menjatuhkannya malahan dio yang waktu itu pertama mengetahui perihal affair andra dengen elena dan membungkam wartawan di hotel saat itu. jika benar ia berniat jahat, ia sudah melakukannya dari dulu.


Dio melepaskan pelukan ibu sofia, dan melangkah meninggalkan rumah.


lagi-lagi ia pergi dengan seribu luka di hatinya. ia merasa di hianati oleh semua orang bahkan dengan semua yang ia cintai. orang-orang yang ia cintai sepenuh hati selalu saja menghianatinya, tidak terkecuali ibunya, kakaknya dan kekasihnya.


air mata kepedihan itu tak terasa menetes dari pelupuk matanya, apakah dunia ini begitu tidak adil padanya ?


ketika ia pergi ia harus kehilangan satu persatu kecintaannya dan ia melepaskannya.


"Dio.... dio.... dio !"


Suara jeritan ibu sofia masih terdengar memanggil-manggil namanya tapi dio terus melangkah hingga bayangannya hilang, ia tidak pernah berbalik lagi.


Andra yang hatinya sudah di selimuti dengki, camburu dan rasa takut kehilangan membuatnya kehilangan akal sehatnya, ia tidak mampu lagi berpikir jernih mengenai hal-hal yang berkaitan dengan dio, walaupun tidak ada kaitannya tapi ia selalu mengait-ngaitkannya dengan dio.


Terlintas peristiwa-peristiwa manis dan berkesan saat mereka kecil dan tumbuh besar bersama, dimana kakaknya yang selalu ada untuk menjaga dan melindunginya tapi itu kini hanyalah tinggal kenangan saja.


sejak dulu dio tidak pernah marah bahkan terkesan mengalah, kakak yang penyayang dan seoarang adik yang penyabar membuat mereka selalu akur dulu.


sampai detik inipun dio selalu saja mengalah dalam segi apapun terhadap andra, jika memang ia harus bersaing maka ia akan dengan sungguh-sungguh menjatuhkannya.

__ADS_1


Untuk kali ini hatinya teramat sakit melampaui kesakitan-kesakitannya terdahulu.


hingga ia bersumpah mengharamkan kakinya menginjak rumah itu lagi.dio pulang dengan hujaman belati tepat di jantungnya, kali ini ia patah hati begitu dalam. tidak terkintas di benaknya utk sekedar ingin tau orang tua kandungnya atau asal usulnya, apakah ia anak haram yang di buang ibu kandungnya atau ia anak hasil perselingkuhan ayahnya dengan wanita lain, ia tidak begitu jelas yang ia tau, ia bukan anak ibunya.


Harusnya ia tau, tidak perlu datang lagi ke rumah bagastra apapun alasannya. rumah itu beserta orang-orang di dalamnya hanya akan melukainya seperti yang terjadi hari ini.


*


*


*


*


*


Dio sudah sampai di rumah megahnya, rumah besar ini sangat mewah bak sebuah istana namun terasa sepi tak berpenghuni hanya ada beberapa pelayan yang tinggal di salah satu rumah yang terpisah dari rumah utama. jadi bila pekerjaan sudah beres rumah utama akan kembali sepi, sejurus kemudian dio merasa hampa di lubuk hatinya.


semua uang, kekayaan dan kekuasaan tidak mampu membeli kebahagiaan.


Terlebih lagi kakaknya...yang paling ia tidak habis pikir, kenapa andra bisa begitu membencinya dan menganggap ia sebagai musuhnya. apa karna ia bukan adik kandungnya lantas ia ingin menghancurkannya ?


"Jika kehidupan ini adalah kompetisi mari bersaing secara terbuka, maka aku tidak akan mengalah lagi, tidak akan menyerah dan memperjuangkan apapun yang seharusnya menjadi milikku, aku harap kau tidak akan meremehkanku lagi"


Dio sebenarnya benci sepi, di rumah ini jika ia bicara suaranya menggema dimana-mana persis di dalam sebuah goa maka dari itu ia lebih nyaman tinggal di apartemen sederhana miliknya, dan sepertinyanya malam ini ia akan pulang ke sana.


Rasanya baru kemarin ia bergembira, menyongsong masa-masa kejayaannya, masa depannya yang sudah di ambang mata kini itu semua tidak berarti, berganti dengan kedukaan yang mendalam.baginya tidak ada yang lebih menyakitkan dari pada ini.


sesakit-sakitnya di tinggal pacar menikah dengan kakak sendiri labih sakit lagi bukan anak dari ibunya selama ini.


Kini siapa lagi yang menguatkannya kecuali diri sendiri


"bersabarlah wahai hati...penderitaan ini kelak akan berganti menjadi kebahagiaan yang tiada tara."


#Menyemangati diri sendiri 💪🏻

__ADS_1


*


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤





__ADS_1


__ADS_2