Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Ruang Ganti


__ADS_3

Jasmine merasa sangat penasaran dengan seorang dio, ternyata banyak hal yang ia tidak ketahui...ternyata laki-laki itu memang penuh misteri...seperti apa kehidupannya yang sebenarnya.


Tak lama lampu layar menyala, terdengar musik pembuka dengan irama yang mendayu-dayu seketika membuat bulu kuduk merinding...


lalu muncul nama-nama pemeran dalam film tersebut...nama dio tampil paling awal sebagai tokoh utamanya di sertai dengan potongan-potongan adegan, jasmine mengusap ke dua lengannya, dengan sendirinya bulu-bulu halus tangannya ikut merinding.


Itu adalah film romantis yang di perankan dio, film itu berkisah tentang sepasang kekasih yang saling mencintai namun sang wanita ternyata mengidap penyakit mematikan.


cerita yang sangat sedih.


jasmine dan ibu menonton dengan serius.


tak terasa air matanya ikut menetes saat adegan-adegan sedih.


Dio banyak menangis dalam film itu, penontonpun ikut terbawa perasaan dan menangis juga.apalagi saat akhirnya si wanita meninggal dunia.


Dio benar-benar penuh totalitas dalam memerankan karakternya, sangat menjiwai.


sangat berbeda dengan kesehariannya yang dingin dan jarang tersenyum itu.


namun dalam film tersebut dio bisa tersenyum dengan tulus...tertawa dengan lepas dan menangis seperti sungguhan.


betul-betul sempurna...


Beberapa kali jasmine melirik punggung dio yang duduk di depan tak jauh darinya.


kaget, kagum bercampur haru atas film tersebut


Ibu sofia yang duduk di sebelah jasmine rupanya sudah menangis dari tadi.


jasmine memberikan tissue kepada ibu sofia


"Sudah bu, Jangan terlalu serius.ini cuma film" ucap jasmine mengelus-elus lengan ibu sofia...


padalahal ia pun juga sempat terbawa suasana.


Satu jam setengah film baru berakhir. orang-orang yang duduk di kursi baris paling depan bangun, saat mereka ingin keluar, seketika para penonton dan fans berlari mengerubuti mereka, sasarannya tak lain tak bukan adalah dio, banyak pengawal menghalangi dan melindungi dio dari serangan para fans yang terlihat sangat gemas ingin menerjang ke arah dio. mereka menjerit, berdesak-desakkan ingin ke arah dio bahkan ada pula fans wanita yang pingsan. lalu seseoarang terdengar berbicara di microfon.


"Harap sabar dan tenang sedikit....setelah ini akan ada preskom dan jumpa fans, nanti kalian bisa bertemu dan dapat tanda tangan langsung dari dio. harap beri jalan sedikit yah"


Dalam kerumunan itu terlihat banyak pengawal yang membentengi dio namun kalah masih kalah banyak dengan para fans yang membludak, dio sudah mulai agak susah bernapas dan bergerak lalu segera menuju pintu keluar bejalan dalam desak-desakkan sebelum akhirnya dia mengilang di balik pintu, dio melambai-lambaikan tangannya.


Jasmine dan ibu sofia keluar lewat pintu belakang lainnnya, menuju ruang istirahat yang itu adalah ruang istirahat sekaligus ruang ganti dio dengan di antar 2 orang pangawal keamanan.


Ruangan itu rapi dan bersih, ada meja rias dengan kaca besar dan bola lampu di sisi kiri kanannya, lemari besar dengan pintu kaca transparan di dalamnya sudah tertata dengan rapi pakaian-pakaian, sepatu dan perlengkapan lainnya. Dio memamg seorang yang perfectionis termasuk dalam masalah pakaian dan ruangan harus bersih dan rapi.

__ADS_1


lalu ada ranjang besar di tengah ruangan dan sofa panjang di sampingnya. TV dengan ukuran besar menempel di tembok kamar, terlalu mewah seperti kamar sebuah hotel, snagat berbeda dengan ruangan istirahat artis lainnya


Jadwal syuting dio sangat padat hingga tak jarang ia bahkan tidur di sini, di sela-sela syuting dio tertidur di ranjang atau tertidur di sofa dengan kertas naskah di tangannya.


Ibu sofia dan jasmine tiba di ruangan itu, ada 2 penjaga berdiri di depan pintu mereka membungkukkan badannya melihat kedatangan ibu sofia dan jasmine


"Silahkan nyonya" sapa mereka dengan kompak


Jasmine duduk di depan meja rias sedangkan ibu duduk bersandar di sofa.


"Film tadi bagus ya jasmine" ucap ibu


"Iya bu, akting dio sangat memukau, aku tak percaya dia bisa melakukan itu bahkan aku baru tau kalau dio seorang aktor" jawab jasmine dengan jujur.


Tak lama dio datang, dio berjalan agak cepat lalu segera masuk di ruangannya.


melihat ibu nya dio langsung menghampirinya, jasmine spontan berdiri dari kursinya saat dio masuk tadi.


"Selamat yah sayang film kamu sudah sukses" ibu sofia memeluk anaknya itu dan mereka berdua duduk di sofa.


Seoarang asisten dio masuk membawa minuman untuk mereka bersama seorang wanita lainnya, rupanya ia adalah maneger dio.


"Tuan bersiaplah jumpa fans sebentar lagi"


ucap wanita itu memperingati dio.


kelihatannya sangat tegas, penampilannya persis seoarang sekretaris kantoran. ia memakai rok span warna coklat dan kemeja warna cream, seksi dan anggun.


"Hemmm....20 menit" ucap dio


"Tapi para wartawan dan lain-lainnga akan berkumpul 5 menit lagi" ia memperingati dio lagi


"Biarkan saja mereka menunggu, aku ingin istirahat sebentar" dio memberikan isyarat dengan kepalanya agar wanita itu keluar. ia membungkukkan badanya.


Sebelum keluar wanita itu melirik ke arah jasmine dengan tatapan yang tak bersahabat.


rupanya ia terlihat sama angkuhnya seperti bosnya


Sedangkan asistennya tadi hendak mempersiapkan barang-barang dio namun dio juga mengusirnya.


sebelum keluar dio berpesan bahwa ia tak butuh penata rias hari ini.


"Bu...ibu pulang saja dan istirahat di rumah. kemarin ibu habis sakit tidak bagus terlalu banyak aktivitas di luar rumah berlama-lama nanti bisa-bisa ibu kelelahan lagi" dio mengambil cangkir teh di berikan kepada ibunya


"Ya ibu akan pulang setelah ini" bu sofia mengambil teh dari tangan dio dan menyeruputnya dengan anggun.

__ADS_1


"Kalau tidak terlalu sibuk, pulanglah tidur di rumah, kakakmu baru saja kemari tapi kalian jarang sekali berjumpa" ucap ibu sofia


"Hemmm...hari ini aku tidak sibuk hanya jumpa fans lalu aku akan pulang" jawab dio


Dio beranjak ke lemari mengambil kemejanya.


Ia lalu membuka kaosnya di situ di hadapan ibu jasmine tanpa sungkan seolah tak melihat kehadiran jasmine di ruangan itu. jasmine terkejut dan refleks menutup matanya denagn tangannya.


Apa dia sudah tak waras membuka bajunya si hadapanku seenaknya, apa dia tidak melihagku di sini hah ?


seru jamsine dalam hatinya


Lalu dio mengganti sepatunya.


dio berjalan ke arah meja riasnya, ia menghentikan langkahnya saat melihat jasmine...pandangan mereka bertemu..jasmine lalu kabur dengan gugup ke samaping ibu sofia.


siapa yang tahan di tatap seperti itu oleh dio.


tatapan mematikan dari mata indahnya itu membuat siapapun tak bisa berkutik.


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cari berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤





__ADS_1



__ADS_2