Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Di Terror


__ADS_3

Jasmine nampak tulus dan perhatian tapi semua itu belum memadamkan api cemburu di dalam hati andra saat ini. kejadian-kejadian yang berhubungan dengan dio dan jasmine itu seperti alami dan bukanlah sebuah kebetulan.


lalu ia teringat ketika jasmine kehilangan handphonenya hingga ia tidak dapat menghubunginya, pada malam harinya tiba-tiba jasmine sudah menggunakan handphonenya kembali, benda itu hilang persis pada saat gala primier film dio, saat bersama dio dan pasti karna dio juga handphonenya kembali.


flashback


Dio kembali untuk melihat apa pelayan sudah selesai mengobati luka jasmine, saat itu ia mendengar jasmine sedang menelpon dan berkata bahwa handphonenya hilang saat di bioskop, ia lalu menghubungi asistennya untuk mengecek semua cctv yang ada di bioskop dan menemukan handphone itu terjatuh, sempat terinjak-injak sebelum di pungut oleh seorang lelaki.


Ia melacak keberadaan nomor telepon jasmine dan menemukan lokasi lelaki itu, di sebuah gerai jual beli handphone.


saat ia kesana lelaki itu baru saja keluar, dio datang dan menghadang langkah lelaki itu


"Kembalikan handphone itu" bentaknya


"Tidak ada padaku, aku tidak mengerti apa yang kau katakan" ia terlihat takut tapi tidak mau mengakuinya. orang di hadapannya bukannya ia tidak kenal, bahkan tadi ia datang untuk melihat aktingnya. hanya saja ia tidak tau kalau handphone yang ia temukan itu ada hubungannya dengan dio dan ia datang mencarinya sendiri.


tidak lama ia pun berkata...


"Baiklah...akan aku berikan tapi kau harus menggantinya dengan sejumlah uang, karna aku sudah menemukannya maka kau harus membayar itu, 20 juta "


Buugghhh


Sebuah pukulan mendarat di wajah sebelah kirinya membuatnya tersungkur.


lelaki itu jelas-jelas ingin memerasnya, awalnya dio masih berniat baik, dan akan memberinya imbalan. uang 20jt bukan masalah buat dio ia hanya tidak menyukai cara lelaki itu ingin memanfaatkannya.


Ia meraih kerah bajunya dan memukulnya sekali lagi...


"Ampun...ampun tuan, ini aku berikan padamu...sebenarnya handphonenya baru saja aku jual" ia berkata sambil menyerahkan sejumlah uang hasil penjualannta tadi dari dalam sakunya


dio tidak mengambilnya tapi meninggalkannya begitu saja di tepi jalan.


ia masuk ke dalam gerai dan berkata mencari handphone yang baru saja di jual kemari.


Akhirnya handphone jasmine sudah berada di tangannya, saat ia pulang ia mencari jasmine yang saat itu sedang menyiram tanaman di taman belakang.


"Hei ini milikmu ?" ia menggoyang-goyangkan handphone itu di tangannya


jasmine berbalik ke belakang menghadap ke arah suara yang baru menyapanya tapi selang di tangannya juga mengarah pada sosok tinggi di hadapannya, dengan posisi mesih menyemprot, itu membuat wajah dan pakaian dio menjadi basah.


"Aahhh maafkan aku, aku tidak sengaja" jasmine reflek melepas selang dari tangannya. dio lalu melempar handphone milik jasmine dengan tiba-tiba dari jarak dua meter, ia menangkapnya dengan gelagapan.


Dio pergi dengan kesal sambil mengibas-ngibas bajunya...


"Dasar wanita konyol" geramnya

__ADS_1


jasmine berlari mengikuti dio...


"Maaf ya, aku beneran tidak sengaja"


dio masih tidak perduli dan mempercepat langkahnya hingga ia naik ke tangga jasmine sudah tidak mengikutinya lagi...


ia hanya berteriak memanggilnya...


"Tuan vampire.... terimasih" ia tersenyum dan menggenggam handphonenya di dadanya.


dio hanya berbalik sebenatar lalu pergi, wajahnya seperti biasanya datar....dan terlihat agak kesal.


*


*


*


*


Padaa saat itu andra lupa dan tidak menanyakan prihal itu. ia sibuk meeting sambil menelpon jasmine.


Tak lama suara tembakan pistol terdengar memecah kaca


jasmine menjarit ketakutan, andra memeluknya...


jendela kaca kamar mereka di tembus oleh peluru laser padahal kaca itu anti peluru tak lama berselang , terdengar lagi suara pecahan kaca di ruang tengah.


Andra mengeluarkan pistolnya, mendekap jasmine dengan tangan sebelahnya.


di luar sudah gaduh para pelayan yang panik dan ketakutan...


"Kau diam di kamar ibu" ia membawa jasmine dan ibu ke dalam kamar ibu sofia


"Apa ada yang terluka ?" tanya nya kepada semua orang yang berada di dalam rumah dan segera keluar.


penjaga dan pengawal yang begitu banyak berusaha mencari dan mengejar peneror yang menyerang mereka ternyata menggunakan helikopter dan juga bukan sejata abal-abal...


ia tau kali ini yang berusaha menyerangnya kelas kakap.


Di temukan secarik kertas dari pecahan kaca


"Ini baru permulaan"


Andra begitu marah, ia memerintahkan menambah pengamanan dan penjagaan agar peneror tidak bisa mendekati kediamannya lagi.

__ADS_1


Malam itu jasmine tidak bisa tidur karna masih ketakutan, ia begitu gelisah... pontang panting tidak bisa memejamkan mata, semua pergerakannya membuat andra ikut tidak bisa tidur.


diam-diam ia menarik foto dio dari bawah bantalnya. ia tiba-tiba begitu merindukannya.


"Juan dio...aku sangat merindukanmu"


Rindu itu adalah rindu yang tentu tidak ada penawarnya, sungguh-sungguh rindu yang tiada obatnya bagaimanapun ia merindu ia tidak akan bisa bertemu.hanya rindu di dalam hati terpendam entah mungkin sampai mati.


seperti baru kemarin bahagia karena menemukannya tapi kembali kehilangannya, kali ini untuk selamanya.


Sebuah tangan melingkar di pinggangnya, ia menggapainya, dan tertidur dalam pelukan yang hangat.


*


*


*


*


Hallo teman-teman...


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤





__ADS_1



__ADS_2