
"apa-apaan kamu....kamu tidak ada hak untuk mencelakakan andra !" teriak elena, matanya melotot seperti akan keluar dari tempatnya
"Aku berhak ! siapapun yang berani menyinggungku, berani mendekatimu maka akan berhadapan denganku" ucap jaya permana
"Dia tidak mendekatiku, akulah yang mendekatinya !"
Plaakkk
Sebuah tamparan mengenai pipi putihnya, meninggalkan sidik jari jaya permana disana.
ia memegang pipinya yang terasa panas.
"Ya kau ******, kau memang murahan ! kau pergi menemuinya, apa kau menyarahkan dirimu padanya ?" jaya permana mulai tersulut emosinya.
"Dasar lelaki tak bermoral, dari awal aku tidak berniat kepadamu, jika caramu seperti ini aku akan semakin membencimu" ucap elena dengan menggebu-gebu.
orang tuanya saja tidak pernah menyakitinya, malah ia berani-beraninya memukulnya.
Kemarin jaya permana mengetahui bahwa elena pergi makan bersama andra, ia tahu andra adalah lelaki yang pernah sangat dekat dulu dengan gadis yang kini menjadi kekasihnya itu bahkan sempat di jodohkan oleh kedua orang tua mereka, elena yang pergi dengan andra hari itu tentu saja membuat jaya permana marah besar
"Kau lihat saja, apa yang aku lakukan jika kau masih mendekatinya" jaya permana menghempaskan tubuh alena ke tembok. ia pergi dan mengunci elena di dalam apartemennya.
Elena mengejarnya, menggedor-gedor pintu dengan keras
"Buka pintunya ! jaya permana kau berengsek kau tidak boleh mengurungku seperti ini !" ia teriak histeris tapi jaya permana tidak memperdulikannya
elena sakit hati, kemudian meraih handpone dan menelpon ayahnya tapi ayahnya juga memarahinya mengatakan hal yang di lakukan jaya permana itu sudah benar karna ia telah berselingkuh di belakangnya.
ia hanya mengatakan jaya permana mengurungnya karna mengetahui ia bersama dengan andra tapi tidak memberitahukan jaya permana yang telah menyerang andra bak seoarang *******.
Tidak mendapat dukungan dari sang ayah, membuat elena semakin kesal lalu ia memutuskan menghubungi andra, jika jaya permana tau ini ia akan berbuat gila lagi.
"Andra kau harus berhati-hati, yang terjadi padamu hari ini adalah perbuatan jaya permana, dia sekarang sedang mengurungku, aku takut dia akan melakukan hal yang lebih buruk lagi" elena menceritakannya pada andra
"aku tidak apa-apa dan bisa menjaga diriku, sebaiknya kau jaga saja dirimu sendiri dan jangan hawatirkan aku"
Andra lalu menutup telponnya, rupanya berandal jaya permana pelakunya.liat saja balasannya karna sudah mengusik ketenangannya dan hampir mencelakakan keluarganya.
Jaya permana itu bukanlah saingannya di dunia bisnis, perusahaannya adalah perusahaan kecil jauh di bandingkan bagastra grup, dalam jentikan jari andra bisa menghancurkan perusahaan tersebut tapi perusahaan itu hanya kamuflase belaka, bisnis utamanya adalah ekspor impor barang2 ilegal, penyelundupan, black market, jaringan narkoba internasional bahkan dunia portitusipun ia rambah. ia adalah mafia besar...
Tentu saja ayah elena tidak tau hal ini jika ia tau tidak mungkin ia melepaskan putri semata wayangnya itu kepada lelaki penjahat seperti jaya paermana.
Andra pun tidak tau latar belakangnya itu, tapi melihat cara jaya permana memperingatinya, itu sudah bisa menunjukkan bahwa ia adalah orang yang cukup berbahaya dan patut di waspadai.
Semalam saat tidur ia tau jasmine tidak nyenyak, memikirkan dio hingga menjadi gelisah.
__ADS_1
pagi ini bawah matanya menjadi gelap.
Jasmine menarik kursi di sebelah andra, ia terlihat lesu..terduduk dengan lemas.
andra mengambilkan nasi dan meletakkan lauk di piringnya.
ia hanya mangaduk-aduk makanannya hingga tak berbentuk, dengan tatapan matanya yang kosong ke arah piring.
melihat itu ibu sofia menegurnya
"Nak....apa kamu tidak berselera dengan makanannya ? biar makanannya di ganti ?"
"Tidak bu, aku hanya belum lapar saja" jawab jasmine kemudian memperbaiki posisi duduknya menjadi tegap.
"Kau sakit" tanya andra seraya menyentuh dahinya.
"Tidak..aku tidak apa-apa kalian jangan cemas"
"Tapi kau nampak lesu dan pucat, mungkin kelelahan atau kurang tidur akibat peristiwa kemarin, naiklah istirahat aku akan memanggilkan dokter" kata andra
"Buat apa memanggil dokter aku sungguh tidak apa-apa hanya sedikit letih" jawabnya
"Ya tapi lemas dan lelah juga butuh vitamin bila perlu di infus" ujar andra dengan tatapan seriusnya
"Tidak perlu, jangan berlebihan. aku tidur sebentar juga nanti baik lagi"
"Aaduuuhhh kau ini selalu saja memperlakukanku seperti anak kecil" jasmine mencibir dengan kesal
Andra membaringkannya di atas tempat tidur, menutupnya dengan selimut lalu berkata
"Karna kau tidak pernah dewasa, ayo cepat tidur kalau tidak aku akan memanghilkan dokter untuk menyuntikmu dengan obat tidur"
"Kau ini bagaimana sih, jelas tidak bisa tidurlah kalau belum mengantuk, jangan suka memaksakan kehendak sendiri" jasmine berbalik memunggungi andra
"Heiii aku tidak pernah memaksamu...kau saja yang susah menurut" ucapnya sambil membalikkan tubuh jasmine tapi ia pura-pura memjamkan matanya.
"Pura-pura tidur pasti aku cium" godanya, sontak jasmine mebuka matanya
"Tadi kau suruh tidur jika tidak kau akan memanggil dokter untuk menyuntikku, sekarang aku ingin tidur kau malah mengancamku lagi" jasmine cemberut dan menekuk wajahnya
"Pintar membantah ya sekarang" andra mencubit manja hidung gadis kecilnya itu.
"Baik..istirahat, aku tidak akan mengganggumu lagi" ia menepuk-nepuk kepala jasmine dengan lembut lalu keluar dari kamar.
*
__ADS_1
*
*
*
Hallo teman-teman...
terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.
jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cara berikan :
Like
Komen
Vote
Tip
Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya
Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤
Mohon maaf 2-3 minggu ini tidak up karena sekolah anak2 libur dan tugas negara semakin banyak....tapi sekarang akan saya usahakan tetap up minimal 1 episode setiap hari untuk kalian yang masih setia menanti kelanjutan ceritanya walaupun biasanya proses reviuw butuh 1-2 hari, harap di maklumi ya...
tolong setelah di baca kasi komen positif kalau kamu suka sama cerita ini dan kasi vote juga.
itu akan sangat berarti untuk saya dan memotivasi saya.
komen kalian, like kalian dan vote kalian adalah semangat saya 💜
Terimakasih banyak pembaca setiaku 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
__ADS_1