
Bosan rasanya menghabiskan waktu seharian di dalam rumah tanpa belakukan apapun, di rumah yang sebesar ini semua penghuninya sedang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing di luaran sana....
hanya tertinggal jasmine dan para pelayan dan penjaga dimana jasmine pun tidak bisa mengobrol dengan mereka...
Jasmine merasa sangat kesepian....
lalu ia berpikir untuk menelpon andra siapa tau saja ia di izinkan keluar.
pasalnya jasmine tak boleh pergi kemanapun selain saat bersama andra.
Andra hawatir orang-orang yang berniat jahat tempo hari akan kembali mengganggu jasmine, ia tau sifat polos jasmine akan mudah membuatnya dalam kesusahan, di kota besar ini banyak sekali orang jahat berkeliaran mencari korban macam jasmine ini.
Maka dari itu jasmine tak di izinkan keluar rumah, tapi kalau seperti ini setiap hari tentu akan membuat jasmine jenuh....
Jasmine pun memutuskan untuk menelpom suaminya tersebut....
"Hallo"
"Hemmmm...." andra sedang serius mengerjakan sesuatu di laptopnya
"Apakah kau sibuk" jasmine sedikit ragu-ragu sebenarnya
"Tidak juga...tumben kau menelponku, ada apa ? apa kau merindukanku ? aku pulang lima jam lagi ini masih siang" andra tersenyum, ia menutup laptopnya lalu meregangkan punggungnya.....
"Aku bosan di rumah...apa boleh aku keluar jalan-jalan sebentaaaaaarrrr saja" ucap jasmine dengan nada merayu
"Tidak boleh"
Wajah jasmine berubah muram seketika...
tak melanjutkan lagi jasmine langsung menutup telponnya...
merajuk dia rupanya, sedih hati serasa di penjara, apa-apa tak boleh..hanya kelaur sebentarpun saja tak di izinkan serasa tawanan saja.
Jasmine menghempaskan tubuhnya di atas sofa lalu menonton TV, mengganti-ganti chanel tidak menemukan acara yang bagus. ia mematikan TV nya dan melemparkan remot begitu saja.
Jasmine melangkah turun ke dapur mengambil beberapa potong buah-buahan yang di letakan ke dalam piring lalu melangkah menuju ke ruang baca.
ia mencari buku yang sekiranya menarik lalu duduk dengan malas sambil membaca, sambil sesekali memakan buah.
Tak lama terdengar suara pintu terbuka, seketika jasmine berbalik melihat ke arah suara tersebut...
"Bu...?"
ternyata ibu sofia yang tadi membuka pintu. jasmine langsung menyapanya dan menutup buku bacaannya
"Ganti bajumu cepat....temani ibu sebentar"
__ADS_1
ucap ibu sofia masih berdiri di depan pintu, tangannya masih memegang handle pintu"
Jamsine menggangguk sambil tersenyum dan betanjak dari duduknya.
Mobil mewah yang membawa mereka melaju ke arah bioskop....
"Apa kita akan menonton ?"
tanya jasmine dengan nada sedikit tidak bercaya, ibi sofia seorang wanita sosialita yang terhormat datang menonton ke bioskop dalam keadaan ramai begini.
"Iya...kita akan menonton"
ibu sofia masuk ke dalam gedung bioskop.
di dalam ruangan itu sangat ramai, penuh dengan remaja, kebanyakan anak-anak gadis dan para wanita...
Sesaat sebelum film di putar mereka duluan di persilahkan masuk.
banyak poster di tembok luar...
wajah seseoarang yang nampak tak asing bagi jasmine, siapa yah ???? seperti Dio...
jamsine melangkah mendekati poster, mengamati sosok tersebut dengan seksama
YA...jasmine terperangah dan membekap mulutnya sendiri saking terkejutnya.
Ternyata jasmine di ajak ibu sofia ke acara gala premier film layar lebar yang di perankan oleh dio sebagai pemeran utamanya.
"Kita akan menonton film dio"
ucap ibu sofia, wanita paruh baya itu tersenyum bahagia...
Jasmine masih melongo tak percaya...
Lalu beberapa orang masuk dan di susul oleh gemuruh sorakan dan riuhnya tepuk tangan..
terdengar suara oarang-orang menjerit memanggil-manggil nama dio.
Dio...dio...dio.... !
seluruh ruangan bergemuruh dengan nama dio...
beberapa orang tersebut menuju tempat duduk di depan jasmine, jejeran kursi paling depan. di depan itu tempatnya para artis, produser dan orang-orang yang ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut.
Sosok yang ia kenali itu terlihat di sana, melambai-lambaikan tangan, dengan sedikit senyum yang sepertinya terpaksa.
Ia begitu bersinar, walaupun dio nampak kaku dan dingin tapi auranya sangat memancar membuat dio terlihat menonjol dari rekan-rekan artis lainnya.
__ADS_1
wajah tampannya membuat penonton wanita terus berteriak histeris seperti orang gila.
Jasmine masih tak menyangka...
A**pa ? dio ternyata adalah seoarang aktor papan atas yang sedang naik daun ?
kenapa aku baru tau ? pantas saja wajahnya tampak seperti tidak asing....bisa-bisa nya dia jadi artis...senyum saja tidak bisa..bagaimana cara dia berakting pastinya sangat kaku dan canggung.
Jasmie tersenyum masam....
tidak bisa membayangkan saat dio berakting.lalu tanpa sadar jasmine tertawa terkekeh, merasa geli sendiri.
beberapa orang langsung menengok ke arahnya...termasuk dio.
Jasmine spontan menutup mulutnya, dan tatapan mata nya beradu pandang dengan dio.
Dio meliriknya sepintas dengan tatapan sebal. lalu kembali membuang pendangannya ke arah lain.
**Hallo teman-teman...
terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.
jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cari berikan :
Like
Komen
Vote
Tip
Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya
Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤
**
__ADS_1