MENIKAHI CALON MERTUAKU

MENIKAHI CALON MERTUAKU
Terpukul..


__ADS_3

...🏘️Rumah Jelita...


"Sayang, sinikan ponsel kamu Oma simpan nomor Indonesia Oma ya, kalo ada apa-apa kabari oma gadis nakal."


"Ihh Oma iya iya, ya sudah aku berangkat dulu, au revoir."


"Au Revoir."


(Bye)


Setelah memberi kecupan di kedua pipi Jelita. Sofia pun sadar kalau dia sudah salah memberikan no ponsel nya yang sama-sama berawalan Indo


Indo - Austin


Indo - Numre


...Ya tuhan aku sudah salah memberikan nomer ponselku ck ck ck, Jika usia mulai tua maka kamu akan menjadi semakin kekanak kanakan...


Batin Sofia pun bergemuruh sambil menggeleng gelengkan kepalanya.





...🏥RS Harapan Jaya...


1 jam kemudian Jelita pun datang dengan membawa Cake buatannya yang tentunya sangat diminati oleh pelanggan Serenade Restaurant. Jelita hendak memberikannya saat menjenguk opa sang tunangan nanti.


...Tok . . Tok . . Tok . . 5x...


Cek . . klek . .


"Permisi." Jelita pun masuk ke dalam kamar pasien tempat Mahardika di rawat berharap menemukan sang pujaan hati di sana. Ruangan pasien mewah dengan tempat tidur pasien dan juga tempat tidur penunggu serta meja makan, begitu pun sofa yang terlihat lengang. Dilihatnya opa Cornell sedang tertidur pulas dengan sepatu wanita dan juga sepatu pria yang sudah berserakan di depan bilik kamar penunggu sebelahnya yang pintunya sedikit terbuka.


"Ssshh ugh yah faster faster mas sayang."


De sahan seorang wanita yang sangat pelan di dengarnya lalu di dekatinya ke arah datangnya suara itu sampai..


DEG


"Ya tuhan.. braagggg!" Cake mahal dan yang pasti enak itu pun jatuh berhamburan ke lantai.


Lalu pasangan pembuat de sahan itu pun menoleh ke arah Jelita yang sudah menutup mulutnya dengan kedua tangannya dengan derai air mata yang bercucuran tak terbendung lagi.


"Terusin aja, lanjutkan! Gue nggak mau ngeganggu hidup lo lagi! Mulai detik ini jangan pernah ngusik hidup gue juga! Nih gue kembaliin cincin ta i kucing lo! Dasar breng sek pasangan luk nut!"


...BLAMM...


"Tunggu Boo boo sayang Jelita Noooo please Don't Goo! Im sorry, lepas Mel lepas!" Cornell yang seketika menutup resleting celananya saat kegiatan memalukannya terpergok oleh Jelita. Betapa runtuh sudah aura ketampanannya seakan termakan oleh aib yang kini di ketahui juga oleh sang tunangan.


...PLAKK...


"Enak Aja udah kaya gini jangan lari dari tanggung jawab mas!" tamparan pun dihadiahkan Melinda untuk Cornel saat tiba-tiba belum kli maks Cornell sudah mengakhiri kegiatan ba sah ba sahanya.


Pintu kamar penunggu pasien pun di tutup keras sekali oleh Jelita hingga Mahardika dan Farah terbangun. Jelita tak sampai hati untuk menyapa bakal kakek nenek mertuanya saking sakitnya pengkhianatan yang tidak pernah sedikitpun Jelita bayangkan akan begini jadinya.


Jelita pun berlari sekencang-kencangnya, tak tau lagi kemana arah kakinya melangkah hingga terbersit di kepalanya untuk masuk ke sebuah club malam yang berada di jarak 10 blok dari Rumah Sakit Harapan Jaya untuk menghilangkan kesakitan yang begitu menyiksa akibat dikhianati tunangan dengan adik dari sahabatnya sendiri.


*


*


*


...Outgoing Call...

__ADS_1


...Oma Sofia...


(Yang sebenarnya adalah nomor ponsel Austin)


"Bonjour."


Austin pun menjawab telpon dari nomor Indonesia yang hanya di ketahui oleh nenek Jelita.


"Omaa hiks Oma aku aku huaaaaaa huaaaa."


"Jelita apa ini suara kamu, kenapa kamu menangis? apa yang terjadi?"


"Huaaaa kamu siapa? tadi Oma memberiku nomor ini bukan punya Oma ya? hiks."


"Jelita kamu dimana? ini sudah malam?"


"Nggak, aku nggak pulang malam ini Oma huaaaa, aku nggak mau pulang."


Call Ended


"Hiks Oma, hiks Oma.. hiks, aku nggak punya siapa siapa lagi Oma hiks." Jelita pun berjalan malas dengan memakai kaos lalu Hoodie yang menutup kepalanya sambil menangis sesenggukan.





Sungguh malang nasib gadis cantik yang kini hidup sebatang kara itu. Satu tahun sudah orang tua gadis cantik itu meninggal dalam kecelakaan naas yang menewaskan keduanya. Hanya Cornelah tempatnya bersandar. Hanya pemuda itu yang dimilikinya.


Namun perhatian Cornel sudah mulai terbagi kala Melinda adik dari Emily sang sahabat berhasil merayu Cornel dengan tu buhnya. Alhasil Cornel pun mulai sedikit demi sedikit menjauh dari cinta pertamanya tak lain dan tak bukan adalah tunangan cantiknya.


Sent Message


To : My Bestie


My Bestie


In Chef cantik kasih tau apaan?


Me


Adik Lo selingkuh Ama Cornel di belakang gue..


My Bestie


Ahahahaha mana mau Cornel Ama adik gue Jel ada ada aja si Lo!


Me


Gue baru aja mergokin keduanya ber cinta di kamar opa Dika yang lagi di rawat disana. Sempet-sempetnya sepasang manusia terkutuk itu melakukan hal yang menjijikan di saat sang kakek sedang berjuang antara hidup dan mati..


My Besty


Ya tuhan gue ikut bersalah dalam hal ini. Gue nggak tau kalo Melinda bisa bertingkah seliar itu.


Me


Iya Ly hiks hiks maaf tapi gue juga harus ngebatasin diri gue dari elo. Gue ijin dulu ke elo supaya nggak lagi-lagi hubungin gue karena sampai gue bisa lupa akan masalah ini tapi kayanya bakalan berat dan sulit sekali.


My Besty


Jel Lo bercanda kan?


My Besty


No, jangan tinggalin gue Jel no tidaaaaak..

__ADS_1


🚘


🚘


🚘


...Outgoing Call...


Oma Sofia


"Malam Oma apa Jelita sudah pulang?"


"Iya Austin aku yakin Jelita pasti sudah mengirimiku kabar melalui ponsel kamu."


"Hah?! apa yang Oma bicarakan?"


"Jadi Oma tu salah ngasih nomor kamu padanya, pada gadis nakal itu."


"Oh God lalu dia dimana sekarang?"


"Aaahh tidaaaakk Austin pergilah cari Jelita di RS Harapan Jaya."


"Baik Oma au revoir."


"Au revoir."


Call Ended


...Gawat Jelita di mana kamu sayang. Kalau di RS mengapa suara dentuman musik menembus dalam teleponku? jangan jangan Jelita sedang masuk kedalam club malam saat ini....


Gerutu Austin dalam hatinya. Seakan tak percaya bahwa gadis yang mulai mendapatkan tempat terindah di hatinya tiba-tiba menangis sambil menelponnya. Sekelebat bayangan Jelita Masih berputar-putar di sekitar hati dan pikirannya kala keduanya berciuman.





...🌁Ebony Club XXX...


"Halo cantik yuk ke hotel ama om, kenapa kamu pakai pakaian tertutup semua begini? bikin om penasaran aja ingin merobeknya." Dentuman musik pun sampai menyamarkan kata kata perbincangan khas para clubbers yang tak luput dari lingkungan perokok, miras dan juga narkoba yang merajalela.


"Lepas, lepasin gue!"


"Hai cantik ternyata kulit tubuhmu sangat mulus dan buatku ingin melahapmu sayang!"


Jelita pun di serang oleh 4 orang berdada bidang dan tegap.


"Awww nggak hiks lepas hiks."


"Hei lepaskan gadis itu!"


"Kregg!"


"Berani menyentuhnya aku akan ledakkan kepala kalian satu persatu!" Austin pun menodongkan pistol ke arah pria bertato yang sepertinya adalah pimpinan dari ketiga berandal itu.


"Beno Rudi Anton bereskan ke tiganya!"


"Baik boss!"


Austin dengan cermat membawa ketiga bodyguardnya untuk berjaga-jaga siapa tahu Jelita sedang mengalami kesulitan. Maka tebakannya tersebut sangatlah benar.


"Sekarang kemarilah, masuklah ke dalam pelukan cowok yang berhasil mencuri ciuman darimu hmmm?"


"Ehek ehek hiks." Jelita yang kini sangat membutuhkan sosok pria tampan ini pun akhirnya pasrah berserah diri pada Austin, entah bagaimana nasibnya nanti seandainya tidak ada Austin disana. Jelita yang hanya setinggi dada Austin akhirnya masuk ke dalam dekapan Austin yang begitu damai dan hangat. Jelita tak mau lagi memikirkan tentang ba jingan yang sudah menyakitinya mencabik-cabik hatinya.


To be continued

__ADS_1


__ADS_2