MENIKAHI CALON MERTUAKU

MENIKAHI CALON MERTUAKU
Lupa Diri Dan Daratan..


__ADS_3

...Bougenville Hotel Paris...


Tok.. tok.. tok..


"Hmm Om, siapa yang malam-malam begini mengetuk pintu kamar hotel kita padahal kan nggak ada yang tahu kalau kita bermalam di sini om."


Jelita yang saat ini masih berada di dalam dekapan suami tampannya di atas tempat tidur king size mewah bernuansa serba putih bertabur bunga itu pun seketika merasa khawatir karena Jelita juga belum memberitahu sang nenek kalau statusnya dengan Austin sudah berubah menjadi suami istri kini. Austin yang masih juga memejamkan matanya sambil berada di dalam selimut yang menghangatkan keduanya dari suhu hangat AC karena suhu dingin yang melanda negeri itu di bulan-bulan seperti sekarang.


"Hmmm biarin aja sayang, hmmm ayo bobo lagi." Jelita yang masih polos lalu bangkit dari tempat tidurnya dengan terlebih dulu memindahkan tangan besar pria jangkung itu agar perlahan-lahan agar suaminya tidak terbangun kala Jelita hendak membuka pintu si pengetuk pintu kamarnya.


Dilihatnya dari lubang kecil dengan kaca pembesar di tengah pintu itu sehingga tampaklah si pengetuk pintu tak lain dan tak bukan adalah Sofia sang nenek yang tak di beri kabar sama sekali oleh Jelita karena kerinduan yang tak terbendung hingga membuat keduanya lupa diri dan daratan.


"Oh Omaa, oh tidaaak."


"What?! Oma?"


Seketika Austin pun bergegas bangun untuk ikut menyambutnya di balik pintu dengan hanya memakai bathrobe karena keduanya tidak siap untuk berganti baju.


"Om aku takut Oma marah "


"Serahkan padaku sayang cup." Austin pun tak henti-hentinya memberi rasa nyaman kepada pada sang istri karena sudah ada dirinya sekarang yang akan menjadi ujung tombak untuk menghalau marabahaya yang mengancam istrinya di manapun berada.


...Cek . . klek . ....


"Ya tuhaaann apa-apaan ini Austin kalian sudah?"


"Ya Oma, masuklah dulu, ayo oma. "


"Baiklah Austin, ya Tuhan lehermu nak, digigit hewan apa sampai begitu buas seperti harimau kelaparan. Oma tidak habis pikir kenapa kamu sampai menghabiskan darah cucuku seperti jnji Austin?"


"Oma aku dan Jelita sudah menikah. "


"Apa?! Ya Tuhan Jelita bagaimana kalian bisa menikah begitu singkat. "

__ADS_1


"Iya oma kami sudah menikah di masjid terdekat, karena kami ingin segera menyatukan cinta kami oma kami nggak mau terpisah lagi. " Jelita mengatakannya dengan mengaitkan tangan kanannya ke pinggang Austin lalu merebahkan kepalanya ke dada Austin yang sedang sama sama berdiri berhadapan dengan Sofia.


"Hah ya tapi oma lega nak cucuku aku kira kamu sudah di perkosa oleh pria tua ini, syukurlah kalau memang begitu kejadian yang sebenarnya terjadi. Lalu kapan kalian akan meresmikan hubungan kalian dan merayakannya secara besar-besaran?"


"Hmmm Oma, aku pengen pacaran dulu ama om tar aja resepsinya, biar om juga nggak kepikiran kerjaannya juga banyak ya sayang?


Jelita tak juga melepaskan pelukan eratnya walau di depan neneknya. Jelita malah semakin menunjukkan kemesraannya di depan neneknya yang melihat keduanya dengan tatapan haru tak terkira.


"Ya udah aku ganti baju dulu ama dress tadi malam lalu balik ke kamar Oma masak pakai dress ini sampe dua hari. Aduhh sakit juga buat jalan cepat ya Oma, om?"


Sofia pun seketika bereaksi saat sang cucu sepertinya sudah di hujam habis-habisan di malam pertamanya oleh Austin. Sofia pun menghunuskan tatapan tajamnya pada pria yang lebih pantas menjadi om Jelita ketimbang pasangannya itu langsung membuat wajah tampanya memerah saking malunya.


...BLUSH...


"Austin kamu apakan cucuku ya tuhan?!"


"Ah ampun Oma aku akan menyusulnya Oma, aku akan membantunya berganti baju."


"Austiiiiiiiiiin!!"


"Ahahhahahahaha."


*****


"Sayang mau tahu apa obat mujarab supaya bisa berjalan dengan normal lagi?" Austin yang mendatangi istri cantiknya di dalam kamar mandi yang sedang berganti dress mininya lagi itu pun mendengarkan rayuan suaminya sekali lagi.


"Hmm apa om? apa obatnya?"


"Obatnya yaitu di masuki golok saktiku lagi sayang agar lemas dan elastis dan terbiasa hmmm mau tidak?"


"Ya udah cepet, nanti Oma nunggunya kelamaan om, tapi beneran bisa jalan and ngga sakit lagi kan?"


"Baik siap tuan putri hmmppffhh." Austin pun menyingkap lagi dress istrinya untuk dimasukinya lagi tapi sebelum itu Jelita pun di buat mendesa h sekali lagi agar permukaan lubangnya kembali basah dan mudah di lewati oleh golok saktinya yang berukuran di atas rata-rata itu.

__ADS_1


"A hh oomm ini berdiri begini ya kenapa ngga di kamar?"


"Ssshh ada Oma sayang nanti om di pukul lagi kalo ketahuan nyiksa kamu katanya."


"Oomm pegell nih, gendong aja kan begini?"


"Ya udah om gendong ya? ngga perlu fitnes deh aku kalo kaya begini Lo?"


...Tiga puluh menit kemudian.....


"Hmm yah yah om, aaarhhhh pelan dong om? aaaww mau keluar om aku pen pi pis."


"Ya sudah sayang kita sama-sama ya."


"Arghhhhh."


Keduanya pun saling berteriak bersamaan kala lava pijar sudah di semburkan ke dalam rahim istri kecil nan cantiknya yang akan di jemput oleh Sofia yg untuk di tinggalkannya menuju kediaman Norton.


Setelah keduanya keluar dengan keadaan rapi dan sudah mandi dan lain sebagainya Austin kemudian menanyakan perihal akan di bawa kemana Jelita sang istri pada nenek baik hati yang masih juga belum membuka jati dirinya kepada Austin dan juga Jelita bahwa Sofia adalah nyonya Norton yang sampai sekarang tidak pernah menunjukkan wajahnya di depan publik.


Sakit hatinya atas perselingkuhan yang dilakukan Norma Norton padanya 30 tahun yang lalu membuatnya tidak pernah sama sekali menemani Norman di acara-acara besar. namun karena perasaan sayangnya yang masih tersisa terhadap suaminya itu hingga siapapun masih bertahan di posisinya sebagai Nyonya Norton ketika Norman selalu mengancamnya jika Sofia rela meninggalkan Norman maka Norman akan ditemukan tak bernyawa dengan penyakit jantung kronis yang sudah dideritanya sejak lama.


"Oma aku antar kemana pun Oma dan istriku pergi, tolong jangan bawa pergi istriku Oma?" Rengekan Austin itu seolah-olah mengesampingkan perbedaan usianya yang terlampau jauh dari Jelita.


"Austin, Jelita antarkan Oma ke kediaman Oma, tapi nanti jangan kaget ya kalau kalian mengetahui siapa Oma? Siapa nenek Jelita ini yang sebenarnya terutama kamu Austin."


Austin dan Jelita pun saling menoleh satu sama lain saat Joseph dan Sophia lebih dulu mengendarai mobil mewahnya untuk menunjukkan di mana kediaman Sofia berada diikuti oleh mobil Austin dan Jelita yang tepat berada di belakangnya.


"Tunggu dulu kok sepertinya aku familiar dengan jalan ini?" ucap Austin terkejut saat jalan yang dilewatinya ini adalah jalan menuju ke Mansion tempat keluarga Norton tinggal.


"Om jangan bilang ini adalah jalan Om bila mau berkencan dengan mantan tunangan Om itu?"


DEG

__ADS_1


"Kok kamu tahu sayang?"


To be continued..


__ADS_2