MENIKAHI CALON MERTUAKU

MENIKAHI CALON MERTUAKU
Tamu VVIP..


__ADS_3

Akhirnya Danu pun berinisiatif untuk membuat suasana Pantry besar segera bersih kembali dan mengambil meja resto lalu menyiapkan makanan yang sudah di pesan Jelita di dalam luar pantry besar.


"Nah udah deh yuk kita tinggalin pasangan baru itu."


Danu Rani yang masih juga sabar untuk meredam kemarahan sang manager agar tidak berimbas ke lingkungan sekitar.


****


"Aaaa hhhh."


Kedua insan yang di mabuk asmara itu pun akhirnya mendapatkannya ******* bersama-sama saat 2 jam sudah keduanya bermandikan peluh bersama-sama.


"Omm kenapa disini sihh aduuhhh gimana reaksi mereka nanti?"


"Hey gadis nakal aku tahu kamu senang kan si Bertha menyaksikan foreplay ku ke tubuhmu tadi?"


"Nggak kok aku senang, aku tuh malu om igh! nakal banget sih?! aku aku kan juga nggak nyaman kalo kita melakukannya disini om?"


Jelita pun dibantu Austin untuk menutup lagi kancingnya satu persatu sedangkan Austin hanya perlu menaikkan lagi resleting celananya lagi walau di sekitar area resleting itu pastinya sudah basah terkena cairan sisa percintaan keduanya. Setelah keduanya keluar akhirnya Jelita dan Austin di suguhkan hidangan makan siang mereka yang sudah tidak enak lagi untuk di konsumsi.


"Yah kita dinner di restoran lain aja ya? sambil belajar yuk aku ingin segera meresmikan hubungan kita sayang aku nggak mau rumor beredar yang nggak-nggak tentang status kamu dan aku."


Jelita pun berjalan beriringan dengan Austin akhirnya kala pria tampan itu mengajaknya untuk membeli sesuatu sebagai tanda status keduanya yang tak lagi hanya sebagai sepasang kekasih saja.


Sent Message


"Okay siapkan Mobilnya Charles."


Charles


"Baik Boss."

__ADS_1


Message End..


"Lihat itu sayang kancing kamu masih kebuka."


Bisik Austin pada Jelita di dalam mobilnya kala keduanya sudah sama sama duduk di kursi penumpang bagian belakang sedangkan Rama siap sedia mengantarkan pasangan pengantin baru tersebut yang juga masih belum di ketahui oleh siapapun bahwa keduanya sudah melakukan pernikahan diam-diam.


"Kita kemana boss?"


Tanya Rama pada keduanya saat dilihat oleh Rama keduanya terlihat mesra sambil dilihatnya lagi tangan kiri Austin yang tak bisa lepas dari atas pangkuan Jelita.


"Ke mall XXX ya Ram."


"Baik Boss siap laksanakan."


Kemudian mobil mewah itu pun melaju saja ke mall yang dimaksud..


1 jam kemudian..


Frank n Co Jewelry


"Wow bagus mas aku mau yang ini, aku udah pengen ini dari jauh- jauh hari mas aku nggak mau model yang lain." Ucap calon menantu Austin yang tidak sadar bahwa Austin dan Jelita sudah beberapa lama memilih koleksi berlian dengan harga yang laur biasa mewahnya.


Setelah beberapa lama Austin dan Jelita memilih cincin yang sesuai dengan selera Jelita Austin pun membayar total semua perhiasan yang dibeli untuk sang istri kecilnya dari mulai cincin pernikahan, sepasang anting kalung sampai gelang kaki pun Austin lengkapi koleksi perhiasan istri kecilnya tersebut sampai total yang Austin habiskan dalam sekali membelanjakan Jelita sebanyak 3 Milyard rupiah. Harga yang fantastik karena Austin mau perhiasan yang di pakai oleh istrinya adalah perhiasan yang limited edition hingga tidak ada duanya. Austin tak mau ada yang menyamai perhiasan Jelita.


"Maaf mbak itu model limited edition harga untuk sepasang cincin berlian itu sebesar 1 Milyard rupiah yang sudah di pesan oleh pasangan cantik dan tampan di dalam sana mereka adalah pasangan member VVIP kami.


DEG


Ya tuhan aku baru tahu kalo calon istriku ini matrenya luar biasa katanya masih keluarga konglomerat tapi konglomerat apa seharusnya dia tidak terlalu banyak meminta Arghh! konglomerat tai kucing


Cornel dengan suara hatinya yang tak bisa dikendalikan kala sang calon ibu dari bayinya merengek dan merajuk meminta perhiasan berharga fantastis.

__ADS_1


"Hergh mas aku juga mau yang kaya gitu, ayooolah kamu tuh ngga cinta ya Ama aku?"


Aku memang nggak pernah cinta ama kamu dulu hingga sekarang.


Batin Cornel pun bergemuruh saat penyesalan sudah menggelayut terus menerus di hatinya. Rasa bersalahnya yang amat berat pada Jelita hingga dia harus mengemban dosa yakni terpaksa menikahi wanita yang tak pernah di cintainya. Berbekal benih yang sudah di dalam kandungan Melinda maka beban pun semakin menggelayut


"Cukup budget saya hanya 200 juta untuk sepasang cincin kawin mbak mau itu nggak mau ya sudah!"


"Aduduh mas jangan pergi dong ah, gitu aja ngambek."


"Baik ini mas dan mbak sepasang cincin berlian yang sesuai budget tadi silahkan dipilih." Cornel pun jengah melihat tingkah calon istrinya yang berlagak berlebihan.


Sebaliknya..


"Om udah, nanti kalau kebanyakan juga buat apa? udah om sayang, aku nggak terbiasa memakai perhiasan berlebihan."


"Nggak apa-apa sayang untuk koleksi saja, gunakan untuk acara-acara besar saja okay?"


"Ya my hubby.. baiklah akan aku simpan baik-baik deh."


Austin dan Jelita pun terlihat sudah di beri kemasan seperti brangkas yang terdapat kode khusus untuk membukanya pasalnya koleksi berlian limited edition tadi disamping harganya yang fantastis juga di lengkapi dengan asuransi untuk perlindungan kehilangan. Kemudian Austin dan Jelita yang kini sudah mendapatkan member VVIP di toko perhiasan kelas atas itu pun akhirnya keluar dari ruang transaksi khusus VVIP untuk melanjutkan pembelian pernanpernik gang lain.


Lalu..


"Oohh ini pasangan member VVIP kamu yang sudah membeli beberapa koleksi limited edition berlian dari Frank and Co."


"Daddy?!"


"Mas bukankah itu Daddy mas dan Jelita?! Eh nyebelin banget sih!"


Deg!

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2