
18 Jam kemudian..
Bandar Udara Charles de Gaulle Paris
"Sayang kamu nggak apa, apa kamu masih Jetlag?"
"Hmm oma iya aku masih pusing banget nih oma."
"Ya udah kalo gitu, Joseph cepatlah siapkan semuanya kita langsung meluncur ke hotel."
"Baik Nyonya, mari." Ucap Joseph sambil membukakan pintu mobil mewahnya lalu mempersilakan cucu cantiknya untuk masuk ke dalam Limosin yang sukses membuat Jelita terbelalak ternyata Omanya ini bukanlah orang biasa melainkan orang yang cukup terpandang di negeri ini. Sebelumnya Jelita tidak pernah membayangkan bahwasanya hidupnya setelah ditinggal oleh orang tuanya akan bertemu dengan sang nenek yang notabene adalah konglomerat yang sangat terpandang di Prancis Paris.
2 jam kemudian..
...Bougenville Hotel, Paris...
Paris Fashion Week
Dentuman musik pun bertalu-talu mengiringi peragaan busana oleh model internasional peragawan dan peragawati yang berlenggak-lenggok begitu indahnya di atas catwalk membuat para audience di sana pun bersorak-sorai serta menyambut dengan bertepuk tangan seraya memberikan apresiasi terhadap rancangan-rancangan desainer internasional yang begitu bertabur bakat dan kualitas dari rancangan mereka yang memang patut diacungi jempol.
*****
"Austin tetaplah di sampingku, Austin apa yang kamu perbuat padaku? I love you Austin, I love you."
"But i don't love you, maaf kita batalkan saja pertunangan sepihak ini!"
"Breng sek! dasar Laki-laki mau menangnya sendiri apa sih kurangnya aku?! Hingga dia sedikitpun tak tergerak untuk menyetujui pertunangan ini?!" Nowella pun menghentak-hentakkan kakinya kala Austin yang lewat di belakang panggung saat akan di panggil untuk memperkenalkan CEO Bougenville Hotel sebagai sponsor utama event internasional setiap pekan itu.
"Baiklah langsung saja sekarang kita panggilkan.. Sponsor utama acara Paris Fashion Week adalah Mr Austin Lambert pemilik berikut CEO Bougenville Hotel Internasional." Seru MC acara bergengsi itu memanggil pria tampan nan hot ke atas panggung yang tingginya menyamai model catwalk Internasional yakni 191 cm.
Pria matang berusia 45 tahun itu pun mendapatkan banyak perhatian dari para selebritis yang turut hadir di perhelatan bergengsi yang paling ditunggu-tunggu di negeri Fashion itu.
__ADS_1
"Saya mau menanyakan beberapa hal pada pria tampan di sebelah saya yang sepertinya banyak yang penasaran dengan jawabannya nanti. Apakah anda sudah memiliki kekasih?"
...Prok prok prok prok...
"Saya sudah memiliki tunangan."
DEG
Detak jantung Nowella pun memburu kala sang tunangan mengakui keberadaannya di atas panggung itu bahwa dirinya sudah memiliki tambatan hati. Seketika semburat merah tercurah di wajah cantik Nowella setelah mendengar bahwa Austin sudah memiliki pasangan yang artinya Austin pun tidak berniat untuk tebar pesona di atas panggung bergengsi yang bertaraf Internasional itu.
"Ahahhaha aku terharu Patrick, ternyata Austin mengakuiku, mengakui keberadaanku diatas panggung." Nowela yang berbicara dengan asisten pribadinya pun bangga dan dengan pede~nya memamerkan bahwa Austin adalah tunangannya kepada seluruh teman-teman model bertaraf internasionalnya yang tak kalah pula memiliki pasangan yang juga dari kalangan jet set dan konglomerat itu.
Lalu MC itu pun memberikan pertanyaan yang kedua kepada Austin.
"Wow siapakah wanita yang beruntung itu? Apa kalian benar-benar bertunangan atau masih berstatus sebagai pacar?"
"Mungkin status tunangan itu adalah pengakuan sepihak karena waktu itu aku melamarnya dalam keadaan yang terburu-buru yang seperti bukan lamaran. Tapi aku mengakuinya sebagai bentuk komitmenku dengannya?"
"Hahaha maaf kalau pertanyaanku begitu mendetail karena kita semua sangat penasaran. Apakah Austin Lambert akhirnya melabuhkan hatinya untuk seseorang?"
"Lalu siapakah dia? Siapakah wanita yang beruntung itu yang menjadi pelabuhan terakhir seorang Austin Lambert yang selama ini betah melajang? Apa anda sudah melamarnya secara resmi?"
Austin pun tidak berniat untuk menjawab pertanyaan yang begitu beruntun itu Austin hanya menanggapi pertanyaan demi pertanyaan dari MC itu dengan senyuman kemudian MC itu pun kembali bertanya kepadanya..
"Oh maaf sekali aku tidak bisa mengatakannya di sini yang tahu hanyalah aku dengannya?"
****
"Oww Patrick kenapa dia manis sekali jarang-jarang loh Austin Lambert berkata semanis itu? kira-kira barang apa ya yang dia berikan kepadaku waktu itu?"
"Oh Nowella yang malang, Austin tidak pernah sama sekali memberikanmu apa-apa sebaliknya kamu yang malah selalu memberikannya berbagai macam hadiah-hadiah yang tidak pernah diterimanya. Hadiah darimu yang selalu dikembalikannya lagi ke rumahmu tanpa ada sepatah kata pun darinya. Saat kamu melakukan tour keliling negara pun kamu selalu memberikan pernak-pernik oleh-oleh untuknya dan selalu berakhir kembali ke apartemen mu lagi dengan kotak dan tempat yang sama sekali tidak disentuh sesuai seperti sedia kala.
__ADS_1
"Jangan asal bicara Patrick kalau bukan aku tunangannya siapa lagi hah? Aku mau naik ke panggung aku putuskan saja sendiri memangnya siapa lagi wanita di dunia ini yang bisa dan mampu bersanding dengan Austin Lambert kecuali aku?"
"Oh lagi-lagi kamu Nowela yang paling malang yang paling kusayangi di dunia ini janganlah terlalu berasumsi karena Mr Austin yang terhormat tidak memiliki rasa sedikitpun kepadamu, dari sorot matanya saja dia tidak pernah melihatmu lebih dari 3 detik."
"Apa kau bermimpi? pandangan seperti itu menurutmu pandangan seseorang yang jatuh cinta. aku saja yang tidak mengerti tentang kasih sayang hubungan percintaan antara lawan jenis bisa menilai seseorang itu suka tidak sama kamu Cinta tidak sama kamu Sayang tidak sama kamu. Hah anak kecil saja tahu Bagaimana perasaan Austin sebenarnya terhadapmu?!"
"Heh masa bodoh dengan kalian semua terserah kalian mau berpendapat apa yang pasti Austin adalah milikku kalau dia memang mengumumkan kepada semua orang bahwa dia sudah bertunangan maka tunangannya itu pastinya hanyalah Nowela Norton seorang, tidak ada calon lain yang pantas bersanding dengannya kecuali aku!"
"Ya terserah deh kalau kamu nggak mau dengerin nasehatku, jangan malu-maluin ya di atas panggung karena besok pasti namamu akan viral di tabloid-tabolik online di seluruh negeri ini?!"
"Ya bagus dong kalau memang semua menyiarkan berita ini secara besar-besaran, namaku juga akan melambung tinggi di udara serta tidak akan pernah ada lagi ada yang berani mendekati Austin Lambert karena sudah tertempel namaku di jidatnya."
"Pfftt hahaha! Sombong amat!"
"Jadi Anda masih tetap tidak mau mengungkapkan siapa jati diri dari wanita itu? Wanita yang beruntung itu wanita yang beruntung memiliki tunangan yang sesempurna anda?"
"Aku akulah tunangannya dari dulu hingga kini hanya aku wanita yang memiliki hatinya?"
"Jadi wanita yang anda maksud adalah Nowela Norton? Ahahaha kalau begitu selamat sekali lagi mister Austin."
"Tunggu! Ahahahha sayang aku kangennn hmppffhhh." Jelita pun menyerang Austin dengan melompat pada tubuh tegap pria tampan itu seperti bayi koala. Tampak Jelita yang sudah di make over sedemikian rupa menggerai rambut panjang lurusnya hingga menjadi ikal dengan mini dress backless (dress tanpa penutup punggung) lalu make up yang sedikit tebal hingga semua mata yang memandangnya begitu terpana akan
kecantikannya. Kecantikan wanita Asia yang begitu sempurna.
Lalu Austin yang tidak bisa berkutik pun mau tidak mau menyambut tubuh mungil yang nemplok padanya dengan membalas ciuman penuh naf su dari Jelita sebagai ungkapan kerinduan keduanya hingga tak sadar sorot mata kamera sedang merekam kejadian terviral sepanjang masa itu.
...DEG...
"Breng sek! Siapa wanita ini!!!"
To be continued
__ADS_1