
🌻🌻
Di rumah besar milik Bulan, saat ini Mentari yang tadinya hendak ke kamar tidak jadi karena melihat bi Lastri sedang menuju ke arah kamar yang sempat membuat Tari penasaran.
Tari pun langsung mengikuti Bi Lastri hingga bi Lastri masuk ke kamar itu, dan dengan cepat juga Tari langsung masuk ke kamar itu .
" Eh non, ko ada di sini " kata bi Lastri yang sangat terkejut melihat nona mudanya yang juga ikut masuk.
" Iya Bi, habisnya penasaran dengan kamar ini makanya ikut ke sini. Wih... Kamarnya bagus dan rapi banget, bersih banget lagi, kamar siapa sih ini bi " tanya Tari yang begitu mengagumi kamar yang menurutnya sangat luar biasa itu.
" Masa non lupa, ini kan kamar utama, kamar milik tuan dan nyonya orang tua non Bulan " kata Bu Lastri yang sedikit heran pada nona mudanya yang tiba-tiba bertanya.
__ADS_1
" Eh iya lupa bi... " kata Tari yang berpura-pura lupa.
" Ada - ada saja non ini... " kata bi Lastri yang geleng-geleng kepala mendengar jawaban nona mudanya itu.
Bu Lastri pun langsung membersihkan kamar itu, sedangkan Tari mengitari kamar itu, sampai ia berdiri di depan sebuah foto keluarga kecil yang utuh itu.
" Apa ini foto orang tua Bulan, wah ternyata Bulan punya saudara, eh tapi ko kaya kembar begini ?" kata Tari dalam hati.
Bi Lastri yang melihat nonanya terus memandangi foto itu pun langsung merasa sedih dan langsung menghampiri Tari.
" Iya Bi, oh ya bi, bagaimana ceritanya mereka berdua bisa tiada, dan siapa bayi satunya ini, kenapa sangat mirip sekali dengan bayi satunya lagi ?" tapi Mentari yang begitu penasaran sekaligus ingin mencari tahu semuanya.
__ADS_1
" Bayi yang ada di gendongan tuan Permana ini, adalah non Bulan. Sedangkan bayi yang ada di gendongan nyonya Ayunda ini, adalah saudara kembar non Bulan yang bernama Mentari. " kata Bu Lastri yang menjelaskan tentang kedua bayi yang ada di dalam foto yang di pegang oleh Tari itu.
" APA... Saudara kembar, la...lalu di mana ia sekarang bi ? tanya Tari yang begitu sangat terkejut mendengar apa yang baru saja di katakan oleh bi Lastri.
" Kenapa non... oh ya bibi lupa untuk menceritakan tentang saudara kembar non Bulan ini, ya sudah bibi akan ceritakan semuanya " kata Bi Lastri.
" Tidak apa-apa bi, lanjut saja ceritanya sampai mereka bisa tiada " kata Tari yang langsung di anggukan oleh bi Lastri
" Begini non, dulu waktu pertama kali bibi bekerja di sini, saat itu nyonya Ayunda, melahirkan sepasang bayi perempuan kembar, dan tuan Permana sangat bahagia sekali.
Tuan Permana memberikan nama untuk kedua putrinya, yang Kaka bernama Mentari putri Adijaya, dan yang adik Bernama Bulan putri Adijaya.
__ADS_1
Tuan dan nyonya sangat bahagia sekali, hingga kedua bayi itu berumur delapan bulan, saat itu bibi yang mengasuh non Bulan, bersama suster yang mengasuh non mentari sedang berada di taman depan rumah.
Sedangkan tuan Permana dan nyonya Ayunda masih berada di dalam rumah sedang sarapan, sampai kejadian tidak terduga itu pun terjadi. " kata Bi Lastri yang menghembuskan nafas nya, karena sedih mengenang kembali awal dari kisah menyedihkan keluarga majikannya itu.