Mentari Dan Bulan

Mentari Dan Bulan
Bab 43


__ADS_3

Setelah Vika dan anak buahnya semakin jauh, dan sudah tidak ada lagi di tempat itu, akhirnya Tari dan Bulan keluar dari persembunyiannya.


" Sepertinya mereka mencari kita di luar sana, dan sudah lumayan cukup aman untuk kita keluar sekarang Bulan... " kata Tari yang keluar melihat keadaan.


" Benarkah... Apa tidak ada yang tertinggal sama sekali di antara mereka Tari... ?" tanya Bulan memastikan


" Sepertinya ada beberapa saja, dan itu masih bisa gue atasi, yang penting macan serta anak buahnya lebih banyak yang sudah pergi dari pada yang tertinggal di sini... Ayo kita pergi sekarang... " Jawab Mentari yang langsung mengajak Bulan pergi dari tempat itu.


Ya sebenarnya, Mentari dan Bulan tidak kabur dari sana, tapi mereka bersembunyi di balik tumpukan barang yang tidak terpakai di ruangan itu.


Tapi sebelum mereka bersembunyi, Mentari membuka jendela dan menaruh kursi di bawahnya, agar seolah - olah mereka berdua keluar dari tempat itu, lewat jendela itu.


Yah itulah ide Mentari untuk mengecoh musuh, padahal mereka masih ada di ruangan itu dan bersembunyi di antara tumpukan barang dan menutupi diri dengan barang itu, sehingga tidak terlihat sama sekali oleh Vika dan juga anak buahnya pada saat masuk kedalam tadi.


Setelah aman mereka berdua pun keluar dari persembunyiannya, dan sekarang mereka langsung keluar dari ruangan itu dengan mudah, karena sudah tidak ada penjagaan lagi dan pintu ruangan pun tidak terkunci lagi, karena Vika tidak menguncinya dan langsung terburu keluar untuk mencari Tari dan Bulan.

__ADS_1


Sesampainya di depan rumah, Bulan sangat terkejut ternyata masih ada penjaga yang berjumlah lima orang yang masih tertinggal di situ.


" Tunggu Tar... itu masih ada beberapa orang yang masih tertinggal, bagaimana ini... " kata Bulan yang begitu sangat ketakutan dan masih berpegang di belakang Tari.


" Lo tenang saja, ini bisa gue atasi. Ayo kita keluar. " ajak Mentari yang langsung di anggukan oleh Bulan meskipun masih merasa takut


Tari dan Bulan langsung keluar dari tempat itu.


" Lihat itu ternyata mereka masih ada di sini.. Ayo tangkap mereka " kata salah satu anak buah Vika yang masih tertinggal


Buk buk buk...


Perkelahian pun sangat sengit, Tari terus melawan dengan sekuat tenaganya, dan akhirnya ia berhasil mengalahkan semua anak buah Vika yang berjumlah hanya lima orang itu.


Dan mereka berlima langsung terkapar babak belur di bawah kaki Tari, setelah mengalahkan semua anak buah Vika itu Mentari langsung membawa Bulan pergi dari sana.

__ADS_1


" Ayo Bulan kita pergi dari sini sekarang... " ajak Tari


" Iya ayo..." ajak Bulan


Tari melihat ke sana dan kemari dan ia pun melihat sebuah motor yang ada di sana, seketika Tari langsung memakai motor itu dan membawa Bulan bersamanya.


" Ayo cepat naik Bulan, sebelum mereka kembali... " ajak Tari yang sudah berada di atas motor itu.


" Iya... tapi ini motor siapa Tari...?" tanya Bulan yang juga langsung naik motor itu.


" Mungkin motor milik salah satu dari mereka, ayo kita pergi sekarang... Pegangan yang kencang kita ngebut sekarang... " kata Tari, dan Bulan pun langsung mengangguk dan berpegangan dengan kencang pada Tari.


Seketika Tari langsung menjalankan motornya, dan pergi dari tempat itu dengan mengendarai motor sangat kencang sehingga tidak ada yang mengetahui kepergian mereka.


Sedangkan kelima anak buah Vika tadi sudah tak sadarkan diri di tempat itu, karena pukulan Tari yang sangat keras tadi.

__ADS_1


__ADS_2