
🌻🌻
Saat Mentari sedang menunggu ibu dan saudaranya pulang dan duduk di teras rumahnya, tiba - tiba datang seseorang...
" Hay sayang... lagi ngapain ko sendirian di depan rumah, ibu kemana... ?" kata Bagas yang tiba-tiba datang dan langsung hendak mencium kening yang ia kira kekasihnya itu.
" Eh, eh eh... Lo apa - apaan sih, sayang - sayang pala Lo peang... Sana - sana, ngapain Lo dekat - dekat mau cium gue segala lagi... ih ogah jijik gue... sana jauhhan... " kata Tari yang bingung sekali, terkejut dengan kelakuan sahabatnya ini.
" Lo sayang kamu kenapa, aku baru pulang Lo ini... Seharusnya kamu tu kasih selamat ke aku, karena aku baru saja di terima kerja sayang, di perusahaan paling besar di kota ini.... Hebat kan aku... Ayo dong kasih selamat, peluk ke cium ke gitu ya... " kata Bagas lagi dengan pedenya yang belum tahu siapa yang bersamanya.
" Iiiccchhh... Ogah, minggir Lo... Sejak kapan Lo manggil aku kamu, sok sok bucin gitu lagi... jijik banget gue lihatnya. " kata Tari lagi, yang benar-benar bingung dengan kelakukan sahabatnya itu.
" Kamu kenapa sih sayang, ko jadi berubah gini... kamu ga lagi hilang ingatan kan...?" Tanya Bagas bingung dengan perubahan sikap yang ia kira kekasihnya itu.
" Lo tu yang kenapa... kaya kita ini sepasang kekasih saja... jijik gue ngeliatnya. " Kata Mentari lagi.
__ADS_1
" Lo memang kita sepasang kekasih kan Tari, masa kamu lupa " kata Bagas lagi
Saat mentari ingin menjawab lagi, tiba - tiba... seseorang datang menemui mereka.
" Gas... Bagas, gawat Gas..." kata orang itu yang masih lumayan jauh dari mereka.
" Lo... kamu di sini Tar... Terus siapa yang bersamaan Bu Diah yang tadi di culik...?" kata warga itu
" Hah... tenang, tenang dulu pak... Memangnya apa yang sebenarnya terjadi... ?" tanya Bagas yang sangat terkejut begitu juga dengan Mentari.
" Begini Tari, Bagas. Tadi saya melihat ibu kamu dan orang yang mirip dengan mu di culik, mereka berdua di paksa masuk ke dalam mobil hitam, dan langsung di bawa begitu saja... " kata warga itu.
" APA ... Ya sudah gue bantu. Mm... Pak boleh minta tolong, tolong hubungi polisi segera ya pak, kami harus mengejar para penculik itu sekarang, permisi... " kata Bagas yang langsung di anggukan warga itu.
Bagas pun langsung mengambil motornya, dan membawa Mentari naik motor.
__ADS_1
Dengan segera mereka pergi dari sana, dan langsung menyusul mobil hitam yang sudah membawa Bu Diah dan Bulan.
**
Di tengah perjalanan tak sengaja bi Lastri melihat Tari dan Bagas mengendarai motor dengan sangat cepat menyimpang ke salah satu gang.
" Itu sepertinya non Mentari, mereka seperti terburu-buru, ayo kita ikuti mereka nak... " kata bi Lastri yang melihat itu.
" Iya, mau kemana mereka, kita ikuti sekarang bi. " kata Rendra juga.
Mereka langsung mengikuti kemana perginya mentari dan Bagas pergi.
☘️☘️
Di tempat lain saat ini Bulan dan Bu Diah sedang di ikat di kursi di sebuah gudang, dengan di jaga oleh banyak orang .
__ADS_1
Tiba - tiba datang beberapa orang yang langsung menghampiri Bu Diah dan Bulan, dengan tersenyum sangat puas, dan membawa beberapa berkas yang ada di tangannya.
Bu Diah dan Bulan pun sangat terkejut, melihat itu Bu Diah kelihatan sangat marah, sedangkan Bulan, ia begitu ketakutan melihat beberapa orang itu datang...