
Bi Lastri bingung untuk beberapa saat.
" Sebaiknya aku kekantor polisi saja, akan aku katakan semuanya pada posisi... " kata bi Lastri yang langsung pergi ke luar hendak berangkat ke kantor polisi.
Baru saja sampai di depan rumah tiba-tiba mobil seseorang datang dan ikut membuat bi Lastri menghentikan niatnya sebentar.
Mobil itu pun berhenti tepat di depan Bu Lastri dan keluarlah pemuda dari mobil itu.
" Maaf anda siapa, dan mau mencari siapa...?" tanya bi Lastri
" Maaf Bulan nya ada... saya mau bertemu dengannya ?" kata pemuda itu.
" Sebenarnya anda ini siapanya non Bulan... ?" tanya bi Lastri lagi ingin memastikan.
" Oh maaf bi, saya lupa memperkenalkan diri... Nama saya Rendra, anak dari pak Mahendra dan Bu Ariana. Dan saya juga temannya Bulan bi... Apa bulannya ada bi " kata Rendra yang memperkenalkan diri dan menanyakan Bulan lagi.
" Benarkah... kalau begitu tolong bantu saya nak Rendra, saat ini non Bulan sama non Mentari dalam bahaya... Tuan Darwin berencana ingin menyingkirkan kedua nona muda. Tolong antar saya ke kantor polisi nak, saya mau melaporkan semuanya... " kata bi Lastri lagi yang meminta bantuan kepada Rendra.
" Apa om Darwin akan melakukan itu pada Bulan dan saudaranya... Tidak bisa di biarkan..., Ayo bi ikut saya sekarang, kita langsung ke kantor polisi saja... " kata Rendra yang langsung di anggukan oleh bi Lastri.
__ADS_1
Bi Lastri langsung masuk ke dalam mobil Rendra, dan mereka langsung berangkat ke kantor polisi untuk melaporkan semuanya.
☘️☘️
Sedangkan di tempat lain saat ini Bulan sedang berjualan di pasar bersama Bu Diah, setelah jualan mereka habis mereka berdua pun langsung pulang.
Sedangkan Bagas tidak ikut berjualan kali ini karena mau interview di salah satu perusahaan besar di kota itu, jadi hanya Bulan dan Bu Diah yang berjualan.
" Alhamdulillah dagangan kita cepat habis ya Bu hari ini... " kata Bulan di perjalanan pulang mereka.
" Iya nak Alhamdulillah... jadi hari ini kita bisa pulang cepat " kata Bu Diah yang juga.
Sampai mereka di jalan yang lumayan sepi, tiba - tiba sebuah mobil berwarna hitam berhenti tepat di sebelah mereka, keluarlah beberapa orang yang berjumlah lumayan banyak, dan dalam sekejap langsung membawa Bulan dan Bu Diah masuk ke dalam mobil itu.
" Hey, Hey... Siapa kalian lepaskan kami " kata Bulan yang terus memberontak saat di bawa masuk ke dalam mobil.
" Hey, hey... Apa yang kalian lakukan pada kami " kata Bu Diah juga yang ikut Berontak.
Sebenarnya Bu Diah bisa saja melawan mereka semua, tapi kejadiannya begitu tiba-tiba, sampai Bu Diah terkejut dan tidak sempat untuk melawan.
__ADS_1
Dan akhirnya Bulan dan Bu Diah di culik dan di bawa beberapa orang yang ada di dalam mobil itu.
" Hey, hey... Lepaskan mereka hey..." Kata salah satu warga yang melihat kejadian itu, dan berusaha mengejarnya...
Tapi warga itu tidak berhasil mengejar para penculik itu, sehingga ia kembali dan memberitahukan semuanya pada Bagas, agar cepat lapor polisi.
🌻🌻
Saat ini Mentari sudah sampai di rumah ibunya itu.
" Bu... ibu, Bulan... Assalamualaikum " panggil Mentari yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mereka.
Tok tok tok...
Mentari terus mengetuk tapi tidak ada jawaban dari dalam.
" Ibu... Bulan... pada kemana sih, apa mereka masih di pasar ya... Ya sudah gue tunggu di sini saja " kata Mentari yang duduk di teras rumahnya sambil menunggu ibu dan saudara kembar nya pulang.
Saat sedang asik menunggu, tiba - tiba seseorang datang...
__ADS_1