My Desire Obsession

My Desire Obsession
I Love You.


__ADS_3

"Jake kau mau mengajakku kemana?"


lihatlah gadis itu,,


Maria sangat cerewet sekali.


sedari tadi meracau dan selalu saja bertanya..


'Kita mau kemana lah?' , 'Ini sudah sore lah' , 'pergi kemana lah..'.


Jake sangat geram.


padahal Jake tidak ingin melewatkan kesempatan berbulan madu dengannya. tapi Maria? Gadis itu sangat cerewet.


Los Angeles adalah kota yang indah.


pemandangan alam yang menakjubkan, sungai dan danau yang jernih, serta cuaca yang sangat mendukung membuat Jake tidak ingin melewatkan kesempatan bahagia ini dengannya.


tetapi Maria itu sangat menyebalkan!.


"Jake kita mau pergi kemana?" Maria kembali bertanya.


"Diamlah sebentar. aku akan memperlihatkan sesuatu."


Maria menghembuskan nafas beratnya..


dia pun pasrah, terpaksa dirinya harus mengikuti kemana Jake mengajaknya.


Maria membulatkan matanya..


"Yacht?"


"Yes myQueen."


Jake tersenyum.


"Kau menyukainya?" tanya Jake.


"Sangat." Maria hampir menitihkan air mata bahagianya.


"Aku akan mewujudkan keinginan mu,, dulu saat kita masih kecil, kau selalu mengatakan jika kau ingin naik kapal pesiar bukan?Akan aku wujudkan nanti,, tapi untuk saat ini, kita naik yacht terlebih dulu."


Maria menatap wajah tampan Jake.


dengan senyuman yang di hiasi air mata bahagia, Maria langsung ******* bibir Jake dalam-dalam.


"Terimakasih.." lirih Maria.


Jake tersenyum,


"Ayo.."


Jake mengandeng Maria menaiki yacht pribadi miliknya yang baru saja dia beli hanya untuk istrinya, Jake akan dengan senang hati mewujudkan keinginan Maria. karena sedari dulu Maria memang selalu ingin naik kapal pesiar secara nyata.


dulu dia sempat menaiki kapal pesiar saat menjadi model, tetapi itu semua tidaklah nyata. tapi sekarang,, Jake telah mewujudkan keinginan Maria untuk naik kapal, walaupun tidak kapal pesiar sesungguhnya, setidaknya Maria sangat bahagia karena sudah menaikkan kapal pribadi milik suami sekaligus teman masa kecilnya.


Maria tidak bisa menghilangkan senyuman indah itu dari bibirnya, raut wajahnya kini terlihat begitu bahagia, bahkan sangat teramat bahagia.


Maria memandangi pemandangan, di luar dia bisa melihat indahnya alam sekitar dengan berada di atas kapal, sembari melihat ikan ikan yang berenang dengan lihai, tak lupa langit yang cerah, mendukung keromantisan dan keharmonisan hubungan mereka berdua.


Jake merengkuh tubuh Maria,


dan mencium ceruk lehernya, Maria hanya tersenyum sembari menikmati keindahan alam dan juga keromantisan Jake.


Maria tak menyangka, jika suaminya yang dingin, arogan dan otoriter itu juga dapat berubah menjadi pria yang lembut, penyayang dan romantis. ya walaupun sifat psikopatnya tak kan pernah hilang.


"Apa kau bahagia?" lirih Jake di sela-sela ciumannya.

__ADS_1


"Sangat,," Maria memeluk Jake,


Maria dapat menghirup aroma maskulin dan merasakan tubuh kekar suaminya itu, dengan tak tahu malunya Maria menyentuh perut Jake yang terpahat indah itu.


Jake bertelanjang dada, dan hanya menggunakan celana hitam panjangnya, kulit kecoklatan yang mengkilap seperti perungu membuat Maria menelan ludah susah payah.


tanpa sadar Maria mengigit bibir bawahnya sensual.


membuat Jake mengerang tak tahan.


Jake kembali memeluk Maria, dan mencium Maria, secara perlahan namun pasti, kini Jake telah menanggalkan pakaian Maria satu persatu, dan mereka pun sudah telanjang.


Maria terdasar dari aktifitas panasnya.


"Bagaimana jika ada orang Yang melihat?" lirih maria


Jake menyentuh bibir Maria sensual.


"tidak akan ada yang melihat sayang, hanya kita dan para anak buah ku saja disini. lagipula pulau ini sudah ku sewa." bahkan di sela-sela aktifitas panas Jake masih bisa bersikap arogan.


Maria memutar matanya jengah.


"Bagaimana jika anak buahmu melihat?" tanya Maria lagi.


Jake membuang nafas beratnya.


"Itu tidak akan terjadi percayalah.. jika itu terjadi maka, anak buahku harus bersiap siap untuk kehilangan kedua matanya."


Maria tersenyum sembari kembali mencium bibir Jake,


ah mereka memang tidak bisa menahan diri. seakan dunia hanya memilik mereka berdua dan yang lain, hanya mengontrak.


di sela-sela percintaannya, tiba tiba Maria menangis. hingga membuat Jake, sejenak menghentikan aktifitas panasnya.


"Are you Crying?" lirih Jake, sembari menyentuh wajah Maria.


karena Maria berada di atas. untuk memimpin permainan.


"Why are you Crying baby?Did i hurt you?" lirih Jake.


"No." jawab Maria.


"So?Why are you Crying?"


"Because i love you." perkataan Maria membuat Jake terdiam, seakan dirinya tidak percaya dengan apa yang telah Maria ucapkan.


benarkah?


Maria mencintainya?


secara nyata Jake seakan terkejut.


tetapi di dalam hatinya, kini telah bersorak bahagia.


Jake bersumpah, setelah ini dia akan segera membuat pesta besar-besaran untuk merayakan kebahagiaan yang selama ini dia tunggu.


"What?" Jake terkejut "Say one more time."


"Because i love you. i love you so much Jake." ujar Maria dengan sangat jelas.


Jake tersenyum manis, pria itu kini kembali melahap bibir Maria dalam dalam, mencecap segala sesuatu yang berada di dalamnya, seolah-olah dirinya sudah gila, karena kebahagiaan yang sudah Maria berikan.


terlebih ungkapan cinta Maria kepada dirinya.


itu membuat Jake begitu bahagia hingga nyaris gila!


percintaan kali ini benar-benar sunguh sangat luar biasa.

__ADS_1


dilakukan di dalam yacht dan penuh dengan cinta dari keduanya. bahkan Maria kini sudah mulai nakal dan pintar dalam memimpin permainan.


Jake begitu sangat bahagia.


kini Jake lah yang berada di atas tubuh Maria.


mencari kehangatan disana..


sesekali Jake mencium bibir Maria, dan kini mereka kembali menyatukan diri. hingga mereka hanyut dalam percintaan yang panas tanpa jeda.


seolah hantaman listrik kini telah menyetrum kedua insan yang tengah bergulat tersebut. terakhir Jake menyentak Maria. dia berharap benihnya mampu tumbuh dan menjadi seorang anak yang selama ini dia harapkan.


mereka berdua terengah-engah dan saling berpelukan di bawah selimut putih tebal sembari berpelukan dengan wajah penuh kebahagiaan.


sesekali Jake mencium pucuk kepala Maria dalam.


ntah apa mimpinya semalam, sehingga secara tiba tiba Maria mengungkapkan perasaannya, bahwa Maria mencintainya..


sungguh seperti mimpi.


apakah ini nyata?


sesekali Jake tersenyum sendiri bak orang gila yang baru merasakan kebahagiaan yang Maria berikan secara nyata.


Jake merengkuh tubuh Maria kedalam dekapannya, membuat Maria tersenyum geli dengan tingkah Jake yang seperti bayi besar yang manja.


ahh rasanya Maria telah kehilangan akal.


bahkan kini Maria berharap dirinya bisa hamil.


Maria mempercayakan hidupnya kepada Jake suaminya. Sekarang dia benar-benar mencintai Jake dan tidak ingin kehilangannya lagi.


semoga saja Tuhan mengabulkan keinginannya untuk terus hidup bahagia bersama dengan suaminya.


.....


"Lucas. kenapa kau disini? Bukankah kau harus melakukan malam pertama dan berbulan madu dengan Rose?" tanya Jay.


Jay tak menyangka di hari pernikahannya, Lucas malah duduk bersantai sendirian di depan hotel. bukankah hari ini adalah hari pertama setelah Lucas menikah. biasanya para pengantin baru selalu melakukan aktifitas panas. tetapi Lucas berbeda. pria itu malah asik bersantai sembari meminum wine dengan menatap pemandangan sekeliling hotel.


"itu bukan urusanmu!"


nada dingin nan berat serta suara khas otoriter itu mampu membuat mulut Jay bungkam seketika.


"Lucas, bagaimana jika uncel Daniel dan aunty Carrol melihatmu disini?Mereka pasti curiga jika kau tidak memperlakukan rose dengan baik." jelas Mark.


Lucas terdiam, seakan tuli.


"Apa kau sudah menyentuhnya?" tanya William.


"Bagaimana rasanya?" sambung Seth.


"Apa dia masih perawan?" tanya Victor.


"Aku berani menjamin. Lucas belum menyentuhnya sama sekali." timpal Marcus.


Lucas menatap datar satu persatu dari ke empat temannya dan kedua adiknya secara bergantian.


"Apa kalian tidak bisa sekali saja untuk tidak ikut campur?!" ujar Lucas dengan nada rendah dan tajam yang khas.


setelah mendengar ucapan Lucas.


mereka semua hanya diam dan tidak miliki niat untuk membalasnya. karena Lucas adalah pria berbahaya dan sangat kasar. tentu saja mereka tidak mau mengusik Lucas.


karena jika Lucas sudah bertindak. tamat sudah riwayatnya.


Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2