My Desire Obsession

My Desire Obsession
Missing you~ 18+


__ADS_3

Sepulangnya, Jake kini telah sampai di mansion utamanya yakni Milan Italia, rumah megahnya yang dia tempati dengan istrinya yang cantik.


Maria..


kemana perginya gadis itu?


Jake menoleh ke kanan dan ke kiri, untuk mencari keberadaan istrinya, bahkan Jake melewati para pelayan yang berbasis rapi untuk menyambutnya begitu saja.


Jake mencari Maria, dari ruang menuju ruangan lain. Jake pun mendapati Maria yang kini sedang keluar dari kamar mandi menggunakan handuk putih yang melingkar rendah di tubuh indahnya.


Maria asik berjalan menuju walk in closet, tanpa menyadari adanya suaminya yang kini tengah menatapnya dengan penuh nafsu.


Jake menelan ludah susah payah, Pria itupun langsung mengunci pintu kamar, dan hendak untuk merengkuh tubuh wanita yang ia rindukan sama ini.


ahhh sudah seminggu mereka tidak bercinta bukan?


Jake sangat merindukan istrinya kini..


Maria terkejut setengah mati, dengan perlakuan tiba-tiba Jake yang langsung memeluknya dan menciumi leher Maria penuh gairah.


aroma mawar membuat kejantanan Jake berdenyut kesakitan.


Jake mengerang tertahan.


Maria membalikkan tubuhnya, kini mata biru itu langsung bertatapan oleh manik mata abu milik suaminya.


"Jake..." Maria pun langsung memeluk Jake, mencari kehangatan disana.


tak lama. Maria kembali menatap wajah tampan suaminya yang dia rindukan selama seminggu ini. karena selama satu Minggu mereka berhubungan jarak jauh dan hanya menggunakan ponsel sebagai komunikasi.


"I fucking Miss you so much you know?" sambung Maria, ucapannya terdengar lirih dan tulus.


"I Miss you too.." Jake pun langsung mencium bibir Maria dalam-dalam. sesekali Jake mengigit bibir Maria, agar istrinya itu membuka mulutnya, agar Jake dapat mengecap rasa manis dari bibir ranum istrinya yang begitu ia rindukan.


tanpa berbasa-basi dan berlama-lama, Jake menanggalkan handuk Maria yang melingkar rendah di tubuhnya..


kehamilan Maria kali ini membuat Maria tampak kurus dan pucat.


"are you oke?" lirih Jake di sela-sela aktifitas panasnya.


Maria mengangguk pasti.


membuat Jake kembali bersemangat melanjutkan aktivitas panas suami istri itu.


Jake melempar Maria di ranjang dan segera menindih istrinya yang kini telah polos, entah kapan Jake menanggalkan pakaiannya sendiri tetapi pria itu sudah bertelanjang dada dan hanya menyisakan celana boxer hitam miliknya.


dengan pemanasan yang luar biasa nikmat membuat Maria terbang hingga hampir menabrak awan.


Jake memang sangat luar biasa.


seakan syarat sadar Maria telah di kuasai oleh api gairah yang membara,, Jake terus memompa Maria, perlahan namun pasti, Jake kini telah membuat Maria merasakan kenikmatan yang benar-benar nyata. sungguh,, pria itu sangat seksi dan... nikmat.


Maria melenguh, Jake mengerang. kini kedua insan itu mengakhiri percintaan panas dengan tidur saling berpelukan satu sama lain tanpa melepaskan penyatuannya..


posisi keduanya sangat intim.


karena Maria tertidur di dada Jake, hingga mereka masih bersatu dalam penyatuan.


sesekali Jake menciumi ceruk leher Maria dan kembali mencium bibir Maria.


Maria tersenyum, gadis itu tersipu dengan sikap manis suaminya.

__ADS_1


ah betapa memabukkannya percintaan kali ini?..


Maria ingin lagi dan lagi..


tapi dia tidak boleh egois, karena dia sedang mengandung.


.....


pagi yang cerah, matahari telah menampakkan sinarnya melalui celah cahaya fentilasi kamar bernuansa merah hitam dengan dekorasi klasik yang cukup indah.


sepasang suami istri itu masih terlelap dalam tidurnya,


kicauan burung dan suara angin serta jalanan yang kini mulai ramai membuat kedua insan itu terbangun.


Maria mengerjapkan matanya, dia tersenyum dengan mendapati wajah tampan suaminya yang terpampang nyata di hadapannya tanpa mengubah posisi tersebut.


ternyata sedari tadi malam Maria masih tertidur tengkurap di dalam pelukan Jake dan kehangatan yang luar biasa.


Maria kembali mengeratkan pelukannya,, mencoba untuk menyedot segala sesuatu yang berada di tubuh atletis suaminya termasuk tenaga yang harus ia isi di pagi hari.


tak lama setelah maria bangun, kini jake juga sudah terbangun, pria itu terlihat seksi dan sangat tampan dengan wajah asli bangun tidurnya.


sejenak Maria mengagumi keindahan tuhan yang begitu luar biasa dalam menciptakan sebuah karya yang begitu indah dengan memperlihatkannya sebuah arsitektur yang luar biasa dengan menatap ketampanan suaminya.


Jake,,


pria itu bahkan masih sangat tampan saat bangun tidur seperti ini.. lihatlah dia,, wajahnya yang tampan, hidungnya mancung,bulu mata lentik, mata abu2 indah yang tajam seperti elang, alisnya yang tebal, bibir ranum seksi, rahang yang tegas dan tubuh atletis yang dapat mengugah birahi wanita. tentu saja Jake adalah pria yang sempurna dalam segi fisik.


seharusnya Maria sangat bangga bukan?


memiliki suami yang sangat tampan dan pastinya sangat amat mencintainya...


serasa tertangkap basah, Maria meletakkan kepalanya di dada Jake untuk di gunakan sebagai bantalan.


Jake terkekeh melihat tingkah menggemaskan Maria di pagi hari, karena tertangkap basah sedang menatapnya dengan sorot mata kagum dan mendamba.


"tidak perlu berpura-pura hm..?" sambung Jake..


"T-tidak"


"Ah istriku ini memang sangat menjunjung harga dirinya rupanya.."


Maria menatap mata Jake.


"yes it's me"


Jake tersenyum manis dan menggelitik Maria, hingga Maria tertawa terbahak-bahak, Jake membalikkan tubuh Maria. hingga kini dia yang berada di atas tubuh Maria.


mereka bertatapan dalam..


entah inisiatif dari mana,, Maria malah menutup matanya.. seakan sudah siap dengan terkaman singa lapar itu..


Jake pun tau maksud dari istrinya,, dia tersenyum geli dengan tingkah Maria yang sangat amat menggemaskan pagi ini. itu membuat Jake sedikit bertenaga untuk menghadapi musuhnya nanti.


"Kenapa kau menutup matamu sayang?" tanya Jake dengan nada sensual yang khas.


Maria menelan ludah susah payah,


mau di taruh di mana mukanya?


dalam hal ini Maria terlihat seakan menginginkan Jake..

__ADS_1


Maria pasti sudah gila..


bahkan wajahnya seperti tomat busuk Sekarang,


"T-tidak... A-aku hanya ingin melanjutkan tidur..." ujar Maria terbata-bata. "Ah ya aku ingin melanjutkan tidur.."


Maria kembali menutup matanya, dan tidak lama, Maria membuka sebelah matanya membuat Jake tersenyum.


"Siapa yang menginginkanmu melanjutkan tidur mu sayang?"


"Lalu?Apa yang kau inginkan?"


"tentu saja melanjutkan aktivitas kita semalam,, satu ronde tidak akan cukup buatku sayang..."


"Jake kau itu benar-benar predator..."


Jake mengeringai menakutkan,,


matanya mulai menggelap yang kini telah di penuhi oleh gairah membara.


"you know me.." Jake langsung mencium bibir Maria.. dan mencium leher Maria.


perlahan namun pasti mereka kini telah melanjutkan aksi ronde kedua di pagi hari..


seorang wanita menatap dirinya di cermin dengan meneguk wine kasar.


wajahnya yang cantik, tetapi menunjukkan kesan garang. gadis itu meneguk wine dan menghembuskan asap rokoknya..


"Nona.. maaf kami belum mendapatkan informasi apa apa tentang tuan Jake..." ujar sang kepercayaan.


Anaya menoleh, dan langsung menatap kepercayaannya itu dengan kobaran api dan Amarah yang meluap-luap.


"Apa kau bilang??!!!" teriak Anaya. "Ternyata kalian berdua memang tidak berguna!!!"


"M-maafkan kami Nona.. kami mohon jangan bunuh kami,, " ujar kepercayaannya yang berkulit gelap.


"Benar Nona,, jangan bunuh kami.. tolong beri kami satu kesempatan lagi Nona,, kami akan berusaha dengan baik."


"Omong kosong!!" Anaya langsung menyiramkan wine nya kepada kedua kepercayaannya hingga sedikit mengenai wajah mereka.


Anaya pun langsung memecahkan gelas tersebut.


"Tidak!!!!" teriak Anaya. "Jake!! kau bajingan!! brengsek!!"


"Kami berjanji nona.. tolong beri kami kesempatan sekali lagi nona.." sambung sang kepercayaan berkulit gelap dengan nada memohon.


"Ya nona.. kami akan dengan benar mencari tau segala informasi tentang tuan Jake atas perintah nona.." sabung sang kepercayaan yang satunya.


"Baik. jika itu mau Kalian." ujar Anaya. "Ku beri kalian waktu 24 jam untuk kembali mencari tau segala informasi tentang Jake... jika kalian gagal.. maka bersiaplah untuk terbunuh..!"


kedua kepercayaan Anaya menelan ludah takut.


"B-baik nona... permisi."


Anaya terdiam.


"Jake.. kau akan tamat jika kau berani mempunyai wanita lain di hidupmu selain aku..." lirih Anaya "Tidak ada seorang pun di dunia ini yang boleh memilikimu selain aku... sekalipun ada.. maka kubunuh Wanita itu dengan tanganku sendiri,,".


"Dan jika aku tidak bisa memilikimu,, maka orang lain juga tidak boleh memilikimu.." sorot mata Anaya menunjukkan ekspresi mengerikan yang khas.


bersambung~

__ADS_1


__ADS_2