
Club Milik Lucas yang berada di tengah Kota~
#Dominiq.Club~
Jake dengan langkah gagahnya berjalan menuju ruangan VVIP yang tersedia.
langkah kakinya membuat semua orang dapat mengenali siapa pria dingin tampan yang menyeramkan itu.
sorot matanya tajam lurus kedepan, rahangnya mengeras..
pria itu sangat tampan dengan menggunakan pakaian hitam celana hitam dan jaket kulit coklat yang melekat sempurna di tubuh kekarnya.
tidak lupa kacamata hitamnya menambah kesan karisma dan Aura sensual yang Jake miliki. pria itu sangat misterius.
tibalah saat dia berada di depan pintu. para pengawal dengan hormat menundukkan kepalanya, dan membuka pintu ruangan.
terlihatlah Anaya Dawson dan Lucas yang sibuk berbincang dengan rekan sesama pembunuh. Jay, Mark, Victor dan Marcus sedang bermain judi. sedangkan Seth dan William sedang menggoda beberapa wanita malam dengan menyentuh bokongnya.
Anaya melihat kedatangan Jake..
gadis itu langsung berlari dan memeluk Jake sangat erat.
bukannya terkejut, Jake hanya diam dan menunjukkan ekspresi wajah datar. bahkan Jake tidak mempunyai niatan untuk membalas pelukan tersebut.
Anaya melepaskan pelukannya.
"I Miss you.." lirihnya.
Jake bahkan tidak melirik Anaya.
dia terdiam.
"hei jake,, selamat datang.." ujar William dan Seth bersamaan.
"Kemarilah dan duduklah,, kita sudah lama tidak bersenang-senang bung..." sambung William.
Jake melangkah, pria itu melewati Anaya tanpa melihat wajahnya sama sekali.
Jake duduk di samping Lucas.
"Kau disini?" tanya Jake.
"ya seperti yang kau lihat."
"Dimana Istrimu?"
"Maksudmu Rose?"
"Hei Lucas, lalu istrimu siapa jika bukan Rose?" timpal William.
Victor dan yang lainnya tertawa.
"dia di Los Angeles." jawab Lucas singkat.
"Apa kau sudah melakukan rencana yang pertama?" tanya Jake
"Tentu. aku sudah mengurungnya di Las Vegas." jawab Lucas santai.
"Siapa yang kalian maksud?" tanya Anaya.
gadis itu bahkan tidak tahu malu, tiba tiba duduk di samping Jake dengan menggandeng tangan Jake. bergelayut manja.
"Tidak ada." jawab Lucas.
"Oh ayolah Lucas.. kau menyembunyikan sesuatu dariku? sebelumnya kita belum pernah saling menutupi satu sama lain bukan?" ujar Anaya
__ADS_1
"bukan begitu.. hanya saja Sekarang aku tidak ingin jika urusanku di ketahui orang lain termasuk temanku sendiri."
"Lucas kau sangat berubah." gerutu Anaya.
"Jake bagaimana kabarmu?Aku sangat merindukanmu,, apa kau tidak merindukanku?" sambung Anaya Dengan bergelayut manja di tangan kekar Jake.
Lucas tersenyum kecut.
Jake hanya menampilkan ekspresi wajah sulit di artikan.
"Aku baik." kata Jake singkat.
nada suara beratnya yang khas mampu membuat Anaya terpesona.
Anaya sangat mencintai Jake. gadis itu bahkan tidak mau hubungannya dan Jake berakhir, tapi Jake bersikeras untuk memutuskan hubungannya dulu, itu membuat Anaya frustasi hingga nyaris gila waktu itu.
tetapi dia malah kembali. entah apa yang membuat gadis ini kembali lagi. yang jelas Jake sangat muak!
"Jake aku ingin berbicara empat mata denganmu."
"Aku tidak memiliki waktu Ana.. jika kau ingin mengatakan sesuatu,, katakan saja disini."
"Ternyata sikap dinginmu masih sama seperti dulu.. itulah mengapa aku begitu tergila-gila padamu." ujar Anaya.. nada bicaranya terdengar tulus. "Aku masih sangat mencintaimu.. kumohon jangan akhiri hubungan kita sayang,,, aku tidak ingin berpisah denganmu..".
"Tapi buatku.. hubungan kita sudah lama berakhir" jelas Jake datar tanpa melihat raut wajah Anaya.
"Begitu cepat kau melupakanku?" Anaya tersenyum kecut. "Atau jangan-jangan kau sudah memiliki wanita lain!?."
bukannya Jake takut dengan Anaya..
tapi yang membuat Jake khawatir adalah keselamatan istrinya.. apalagi Maria tengah mengandung. itu akan sangat berbahaya, terlebih jika Anaya mengetahui alasan Jake mengakhiri hubungan dengannya adalah karena Maria.
Anaya itu gadis yang sangat berbahaya.
Jake tidak pernah memiliki rasa takut kepada siapapun. tetapi jika menyangkut Maria, ntah mengapa itu membuat Jake sedikit khawatir.
"Omong kosong!"
"Jika kau tidak percaya,, terserah.. itu bukan urusanku lagi sekarang."
"Jake. kau berani mengatakan hal seperti itu padaku?!"
Jake terdiam. membiarkan gadis itu berbicara.
"maka dari itu. aku akan membantumu dalam menjalankan bisnis gelap seperti dulu.. kita akan bersama lagi.. dan kita akan menjadi pasangan yang tidak terkalahkan." nada bicara Anaya yang tadinya tajam dan tinggi kini dengan cepat berubah menjadi lembut, halus dan penuh permohonan.
sedangkan Marcus, Victor, Jay dan Mark hanya mendengar tanpa memiliki niat ikut campur urusan keduanya.
William dan Seth pun tidak memperdulikannya, pria bajingan itu sibuk bercinta dengan para wanita malam di dalam ruangan dengan tidak tahu malunya.
Dan Lucas?
apalagi yang pria kasar itu lakukan? Lucas, pria itu sedang sibuk memandangi layar ponselnya dan berkutat dengan urusannya sendiri.
"Itu tidak mungkin." jawab Jake singkat.
"Kenapa tidak mungkin?!" Anaya menata wajah tampan Jake lekat, "Jake tatap aku! Kenapa kau sedari tadi tidak mau melihat wajahku?" Anaya menyentuh dagu Jake, dan memaksa Jake untuk menatap matanya dalam.
Jake menatap mata kecoklatan itu.
manik mata itu tampak suram dan penuh penderitaan.
"Kenapa kau lakukan ini padaku?Apa alasanmu mengakhiri hubungan kita?Kenapa kau tiba tiba memutuskan hubungan kita tanpa alasan yang jelas?Apa salahku padamu ha?!"
"Kau tidak salah."
__ADS_1
"Lalu?"
"Aku sedang tidak ingin memiliki hubungan dengan siapapun. karena itulah aku memutuskan hubungan kita. jadi jangan berfikir yang tidak-tidak!"
"Alasanmu itu tidak logis sekali." Anaya tersenyum kecut. "Aku curiga, kau menyembunyikan sesuatu dariku.." sambungnya.
Jake terdiam dan mengalihkan wajahnya.
"Dan sebentar lagi aku akan tau,,, apa alasanmu mengakhiri hubungan kita." nada bicara Anaya mulai berubah menjadi dingin.
sebenarnya Lucas dan yang lainnya tau alasan Jake. kenapa Jake tidak mengatakan hal yang sebenarnya terkait pernikahannya dengan Maria.
mereka tau jika Anaya adalah gadis yang sangat berbahaya.
tentu saja Jake melakukan itu semua karena ingin melindungi istrinya dari ancaman mantan kekasihnya yang begitu terobsesi kepadanya.
terlebih bagaimana jika Anaya tau jika Jake tidak mencintainya..
dan Jake memutuskan hubungannya karena Jake menemukan cinta masa kecilnya yang sudah lama hilang?
dan bagaimana jika Anaya mengetahui kebenaran jika Maria adalah gadis masa kecil Jake yang membuat hubungannya dan Jake berakhir..?
ini semua bukanlah salah Maria.
Maria hanyalah korban dari hubungan Jake dan Anaya.
sedangkan Anaya.. gadis itu sangat gila.. dia dapat melakukan apa saja hanya untuk mendapatkan cinta dari Jake yang sedari dulu dia harapkan.
Jake adalah pria bajingan seperti Lucas. yang memiliki banyak wanita dimana-mana. dengan ketampanan dan kekayaan yang mereka miliki tentu saja banyak wanita yang rela mengantri untuk menjual tubuhnya hanya untuknya. banyak pula para wanita yang kehilangan harga dirinya karena ingin menjadi kekasihnya.
sebagai pria normal tentu saja Jake tergiur dengan tubuh wanita dan menggunakan kewanitaannya sebagai tempat pembuangan benihnya. walaupun Jake menggunakan pengaman tapi pria itu juga butuh wanita untuk menuntaskan hasratnya sebagai pria.
dan sekarang,, Jake harus berhati-hati dengan wanita yang satu ini. karena Anaya Dawson bukanlah wanita sembarangan. dia berbahaya.
Jake harus terus berjaga-jaga dan harus terus melindungi istrinya dari ancaman yang kini mulai berdatangan.
Anaya.. gadis itu menyeringai licik bak iblis yang gila.
wanita cantik yang begitu terobsesi untuk memiliki Jake seutuhnya. tetapi itu semua hanya mimpi! karena Jake tidak akan membiarkan dirinya dimiliki oleh wanita lain. selain Maria,, istrinya seorang.
ya Maria,, teman masa kecil sekaligus cintanya...
hanya Maria seorang lah yang berhak mendapatkan cintanya dan menjadi istri sekaligus ibu dari anak-anaknya kelak.
"Terserah jika itu yang kau mau." ujar Jake Singkat dan hendak pergi untuk meninggalkan club milik Lucas.
Anaya berdiri sejajar dengan Jake, tetapi pria itu lagi lagi tidak melihat wajahnya seakan tidak tertarik dengan kecantikan Anaya. bahkan kini posisi Jake sedang memunggungi Anaya.
"Ya pergilah,, jika kau melangkah sekali saja aku akan mengakhiri hidupku sendiri.."
Jake tersenyum kecut.
"Ancaman itu sudah sering ku dengar.. apa tidak ada yang lain?"
Jake terus berjalan meninggalkan Club untuk pergi dari sana..
di dalam mobil, Jake melihat kaca mobil dan tersenyum menakutkan..
"Ah aku sudah tau jika dia akan mengikutiku..." seringai jahat muncul di wajah tampannya. "Kita lihat siapa yang lebih licik.. kau atau aku?!" Jake memutar stir mobil menuju ke arah lain dari jalan rumahnya..
dia menuju ke Palermo untuk mengalihkan perhatian dari para anak buah Anaya. Jake tau jika gadis itu tidak gampang menyerah untuk mendapatkannya.. dan inilah cara Jake untuk mengalihkan perhatian Anaya, yaitu dengan pergi ke arah lain dan membodohi Anaya.. jika Anaya gadis berbahaya maka Jake adalah pria iblis yang lebih berbahaya... dia sangat licik.
maka berhati-hatilah jika berurusan dengan Jake Andrich Alexander V.
...*jika kau ingin terus hidup maka jangan sekali-kali kau mengusikku, jika kau sekali saja mengangguku, maka aku akan memberimu pelajaran yang bahkan kau sendiri tidak akan bisa membayangkan apa yang akan aku lakukan padamu~ camkan itu! *Jake Andrich Alexander V*.*...
__ADS_1
Bersambung~