
Sepasang kekasih keluar dari butik dengan bergandengan tangan, bak pasangan paling bahagia.
"Terimakasih sayang,, kau sudah mau menemaniku berbelanja baju untuk besok." si gadis tersebut manis kepada kekasihnya.
"Back. sama-sama sayang.. anything for you." pria itu mencium pucuk kepala si gadis penuh dengan kasih sayang dan kelembutan.
"Oh ya jangan lupa, besok kau harus menjemputku lebih awal sayang, kau tau kan,, Rose akan menikah dengan sepupuku Lucas? aku harus menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat kepadanya." ujar Grace.
ya gadis berambut pirang bergelombang itu adalah Grace.
gadis yang luar biasa cantik, gadis paling cantik di sepanjang garis keturunan Valentino. dengan hidung mancungnya , bibir ranum seksi, alis dan bulu mata tebal serta mata tajam berwarna hijau. itu mampu membuat siapa saja orang yang menatapnya akan langsung jatuh kedalam pesona Grace, si pirang bermata hijau.
"tidak mungkin aku Lupa sayang,,," James tersenyum manis.
Sang kekasih, tidak lain adalah James Morrone.
ketua Black Tiger, musuh dari klan Valentino.
ia datang untuk membalas dendam kepada keluarga Valentino. terutama Kara, Jake dan Lucas.
Perlahan namun pasti, james mendaratkan ciuman itu di bibir Grace. ********** sekilas. membuat mata Grace membulat sempurna.
Grace terkesiap, ia tak menyangka dengan serangan tiba-tiba yang James lakukan padanya. mencium bibirnya di tempat umum? yang benar saja?
"Sekarang, sudah tidak ada." ujar James, sembari tersenyum manis pada Grace.
Grace masih terkejut, ia terdiam sejenak. dan kembali berbicara.
"Apa kau baru saja menciumku di tempat umum?"
__ADS_1
"yes honey.."
"Kau tak malu?"
"Kenapa harus malu? Lagipula apa salahnya mencium bibir kekasihnya sendiri?" lagi-lagi James terkekeh, gemas dengan tingkah Grace.
"b-bukan begitu,, tapi.."
sebelum Grace melanjutkan bicaranya, James kembali merengkuh tubuh Grace agar berada di dalam kungkungannya.
Grace menatap bola mata James dalam,
James pun menatap bola mata tajam indah milik Grace.
perlahan namun pasti, James kembali mencium bibir Grace, sesekali mencecapnya, merasakan rasa manis dari bibir ranum tersebut.
Grace mengejamkan matanya, seakan menikmati permainan lidah kekasihnya, gadis itu membalas ciuman tersebut dengan lihai, dan mengatur nafas saat di rasa kehabisan oksigen.
Grace mengangguk pasti.
mereka bergandengan dan memasuki mobil.
tanpa sadar, pria tampan sedang mengawasi aktifitas sepasang kekasih itu.
pria tampan itu mengepalkan tangannya, mengerasnya rahangnya, sorot matanya yang tajam langsung menusuk siapa saja yang berani menatap matanya.
"Bersenang-senanglah selagi kalian bisa, setelah ini ku pastikan. kalian tidak akan pernah bisa kembali bersama." glegar suara berat yang khas membuat sang kepercayaan menelan ludah susah payah. "Aku akan menghancurkan hubungan kalian. kan ku buat pria itu menderita, dan ku buat Grace menjadi milikku seutuhnya." imbuhnya.
"Grace,, you are mine only mine." Lucas tersenyum miring, wajahnya yang tampan menunjukan ekspresi wajah sulit di artikan.
__ADS_1
pria itu sangat menakutkan,
"Butuh bantuan?Tak perlu Lamborghini sebagai bayaran, hanya aku ingin gajiku di naikkan." ujar Seth.
Lucas menatap Seth tajam.
walau Seth adalah sahabat dan sepupu tapi dalam pekerjaan, Seth Masih sangat jauh dari dirinya. ya walaupun terkadang Seth sangat kurang ajar.
"Kau mau mati?!"
suara kasar itu,, adalah ciri khas seorang Lucas.
ya Lucas adalah pria bebas, dan kasar.
paling bajingan dan brengsek dari yang lain.
Lucas sangat mewarisi sifat Daddy dan juga Jake kakaknya.
dulu Jake juga seperti Lucas saat belum bertemu dengan Maria,
seperti yang kita tau,
Jake dan Lucas adalah satu.
mereka sama!
sama-sama bajingan dan brengsek!!
kasar dan tentu saja bebas.
__ADS_1
End~