
Pesta dansa terlihat sangat memukau..
banyak para tamu berdatangan, bergegas untuk memberikan selamat kepada keluarga besar Willson.
uncel David dan Aunty Ashley terlihat sangat serasi dengan memakai stelan jas dan baju lengkap dan warna yang sama.
acara ini adalah hari bahagia untuk si bungsu Davis adik Victor. yang kini bertunangan dengan gadis pilihan Ashley.
Sebenarnya Victor lah yang di jodohkan, tapi Victor menolak dengan ancaman akan pergi dan tidak mau mengurus perusahaan dari ayahnya, ya walaupun David & Ashley memiliki 2 putra yaitu Victor dan Davis tapi dalam hal pekerjaan, Victor lebih dari segalanya.. sedangkan Davis? anak itu sama persis seperti Ashley walaupun sedikit murahan tapi menurut.
terpaksa Ashley harus menjodohkan Davis,, jika Victor menolak hanya Davis satu-satunya yang mau menurut kepadanya.. karena perjodohan tersebut sangat penting untuk bisnis.
perjodohan tersebut adalah perjodohan bisnis. yang mana untuk menyatukan 2 keluarga menjadi satu agar perusahaan yang di kelolanya berkembang maju dengan sangat pesat.
yah walaupun juga usia Davis masih sangat muda..
Davis seusia Jay. 25 tahun.
Maria dan Jake bergandengan, bak pasangan paling serasi dan romantis. bahkan Maria menjadi pusat perhatian dengan pakaian yang ia kenakan begitu mencolok. terlebih wajahnya yang luar biasa cantik membuat semua orang tampak terkagum-kagum.
sedangkan Jake?
pria itu menggunakan stelan jas dengan warna merah senada, tetapi Jake membiarkan kemeja hitamnya menyisakan sedikit kancing kemeja untuk terbuka, memperlihatkan dada bidang indah yang terpahat mengagumkan membuat para wanita disana menelan ludah susah payah.
pasangan itu menjadi sorotan sekarang..
"Aku tidak suka dengan tatapan lapar para pria kepadamu sayang.." ujar Jake, sembari menyentuh pinggang Maria posesif.
Maria tersenyum manis.
"Jangan tunjukan senyum manis mu kepada siapapun,,,"
"Oh ayolah sayang,, lihatlah para wanita cantik itu? mereka sampai tidak sadar dengan air liurnya yang hampir menetes karena melihat ketampanan mu itu." gerutu Maria.
"Biarkan saja.. lagipula aku tidak menganggap mereka semua ada. buatku kau lebih cantik.."
mendengar ucapan Jake, membuat Maria tersipu.
"Hai Maria..." sapa rose.
oh lihatlah gadis cantik bertubuh ramping itu?
rose terlihat sedikit kurus..
"rose.. kau disini?" tanya Maria
"Ya seperti yang kau lihat,, aku bersama dengan suamiku,, Lucas." rose melirik Lucas,, tatapan mata rose terlihat kagum dan mendamba. sedangkan tatapan mata Lucas.. Pria itu sangat datar. bahkan tidak menunjukkan raut wajah bahagia setelah pernikahan yang menginjak 2 bulan.
"Maria,, kau sangat cantik." puji Rose
"Kau juga sangat cantik.. gaunmu juga sangat indah.. warna ping sangat cocok untukmu.." Maria tersenyum.
rose tersipu,
"Maria kudengar kau hamil?"
"Ya aku hamil 2 bulan.."
"Selamat atas kehamilanmu Maria.." Rose tersenyum.
Maria dapat melihat dengan jelas, rose sengaja menyembunyikan sesuatu,, lihatlah wajahnya yang dulu cantik kini terlihat pucat, dan tubuhnya yang langsing kini pula menjadi kurus.. dan mata kecoklatan yang berbinar indah terlihat suram.
apa rose baik-baik saja?
apakah dia bahagia menikah dengan Lucas?
__ADS_1
Maria tersenyum "Terimakasih" lirihnya "lalu,, kapan kalian berencana untuk memiliki anak?" tanya Maria sembari menatap rose dan Lucas bergantian.
"Belum kami fikirkan." ujar Lucas datar.
terlihat raut wajah rose yang kecewa, tapi gadis itu berusaha untuk menutupinya..
"Ehm.. kami sedang dalam proses... " lirih rose.
"Rose,, maukah kau ikut denganku? aku sangat ingin menunjukkan mu sesuatu.." ujar Maria.
rose mengangguk.
Maria mengandeng tangan rose agar sedikit menjauh dari Lucas dan Jake.
bukannya Maria ikut campur dalam urusan rumah tangga Lucas, tetapi entah mengapa Maria sangat kasihan dengan rose.. gadis itu tampak tidak bahagia.
"Ada apa Maria? kenapa kau mengajakku kesini?" tanya Rose.
"Rose. Apa kau bahagia?"
Rose terdiam.
"Rose katakan padaku,, apa kau bahagia dengan pernikahanmu dan Lucas?" tanya Maria dengan nada menyelidik yang khas.
"I-iya Maria,, A-aku sangat Bahagia_"
"Benarkah?"
"iya! kenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu?"
"Tidak begitu,, entah mengapa terlihat dari raut wajah mu kau tidak bahagia, dan kau mencoba untuk menyembunyikannya.."
Rose terdiam.
rose masih terdiam.
"Rose.. kau mendengarku?"
"I-iya aku mendengarmu..." ujar rose "Pertama-tama aku sangat berterimakasih atas perhatianmu,, terapi kau salah besar Maria... A-aku sangat bahagia dengan pernikahanku bersama dengan Lucas,,, sungguh.."
Mulut dapat berbohong terapi mata tidak bisa,,,,
Maria tau itu.
"Rose.. kau disini? hei Maria Jake dari tadi memanggilmu,, apa kau tidak dengar?" ujar Aunty cloe yang datang tiba-tiba "Apa yang kalian lakukan disini? apa yang kalian bicarakan? rose? Maria? kenapa serius sekali?"
ah wanita tua itu selalu saja, datang tiba-tiba, banyak bicara dan yah.. selalu ikut campur urusan orang lain. entah mengapa uncel Ken tergila gila dengan Aunty cloe.
Maria memutar matanya jengah.
"T-tidak ada Aunty,, kami hanya sedang mengobrol.." ujar Maria
rose tersenyum "I-ya Aunty.."
"Benar begitu?" cloe menatap rose dan Maria bergantian.. "Baiklah kalau seperti itu,, Maria, Jake memanggilmu.."
Maria mengangguk.
"Rose,, ayo kemari sebentar, bantu aku.." rose menganggumu pasti.
....
Jake menghampiri Maria, pria itu dengan tidak tahu malunya,, datang dan langsung merengkuh tubuh Maria, Jake menatap wajah cantik Maria dan menyentuh tangan dan pinggang Maria.
posisi keduanya saling bertatapan kini.
__ADS_1
Jake mengerang,
"Darimana saja hm..? aku mencari-cari keberadaanmu,, apa kau tau?Suamimu ini tidak bisa jauh dari dirimu walau hanya sedetik saja.."
Maria terkekeh,
"Jake, kau pintar sekali menggombal.."
Jake pun ikut tertawa singkat.
"Only you... " Jake mencium bibir Maria dalam mencecap rasa manis dari bibir ranum tersebut. Maria membalas ciuman panas Jake dengan lidah saling mengejar.
kini kedua insan itu, tersorot oleh lampu.
Jake dan Maria menari dengan sangat lihai bak penari profesional.. lalu mereka berdua berdansa seperti pasangan romantis bak di cerita dongeng..
Maria meliuk-liuk, menari dan kembali berdansa sedangkan Jake.. pria itu mengimbangi permainan tari Maria dan dansa Maria dengan sangat lihai mengikuti alunan musik yang terdengar indah di telinga.
para tamu bertepuk tangan gemuruh,
para tamu pun berpasang-pasangan untuk menari dan berdansa.. seperti yang di lakukan Jake dan Maria..
ah pesta dansa kali ini sangat istimewa dan bermakna karena telah di abadikan oleh Marcus dan Seth melalui rekaman...
sedangkan Jay, dan Mark?
pria itu asik duduk dan meminum wine dengan kasar.
Victor dan William pun sama..
mereka tidak ikut berdansa Karena tidak mempunyai pasangan yang benar-benar mereka cintai untuk di jadikan pasangan seumur hidup. karena bagi para pria bajingan brengsek seperti mereka.. hanya membutuhkan wanita untuk kepuasan semata, lalu membuangnya tanpa melibatkan perasaan yang ada..
wah betapa bajingannya..
musik kini telah berhenti..
terlihat kedua insan yang saling berciuman tanpa malu di hadapan semua orang.. siapa lagi jika bukan Jake dan Maria?
pasangan yang satu itu, kerap menunjukkan keromantisan di depan umum. membuat semua orang iri..
dunia seakan milik mereka berdua,, dan yang lain hanya mengontrak! betapa gilanya...?
ciuman Jake terhenti, dengan kedatangan seorang wanita yang menepuk tangan dengan begitu kencang sehingga membuyarkan tatapan mata semua orang kepada pasangan paling bahagia itu.
"Wah.. wah... kalian berdua sangat romantis.." ujar gadis itu dengan nada bicara tajam yang khas.
Maria mengerutkan keningnya,, tidak mengerti..
siapa gadis ini sebenarnya? kenapa dia berbicara seperti itu?
"Jangan heran seperti itu Maria,,, " ujar gadis itu "Perkenalkan.. namaku Anaya Dawson.. dan aku adalah MANTAN KEKASIH JAKE.." sambung Anaya sembari menyodorkan tangannya sebagai tanda perkenalan.
Deg...
Maria menatap Jake..
sedangkan raut wajah Jake terlihat dingin dan datar.
Maria menerima perkenalan tersebut "Perkenalkan Namaku Maria de Anggelo Aku ISTRI SAH DARI JAKE." ujar Maria dengan suara jelas nan lantang.
Jake menatap bola mata biru itu kagum.
Maria menunjukkan senyum miringnya yang khas.
Bersambung~
__ADS_1