My Desire Obsession

My Desire Obsession
Maria's jealousy


__ADS_3

kehamilan Maria telah menginjak usia 2 bulan..


ahh Maria rasanya sangat bosan. karena Jake selalu memanjakannya.. tidak boleh begini lah begitu lah,,, Maria sangat sebal.


terlebih pria itu dengan tidak tahu malunya, kerap menginginkan suatu hal percintaan yang tidak biasa.


hah.. Maria sangat frustasi dengan kegilaan suaminya itu.


bahkan sekarang Maria baru saja bangun dari tidur siangnya.. sangat membosankan.. Jake tidak memperbolehkannya melakukan pekerjaan rumah,padahal Maria kan ingin menjadi istri yang baik.


yah dengan mengurus beberapa pekerjaan rumah, mengurusnya dan melayaninya. setidaknya Maria sudah melaksanakan kewajibannya menjadi istri yang baik.


tapi Jake..?


pria itu tidak membiarkan Maria melakukan pekerjaan..


dia hanya memanjakan Maria,, gilanya bahkan saat Maria ke kamar mandi, Jake tidak membiarkan Maria berjalan. saat tidurpun jika Maria ingin buang air besar, Jake rela terbangun dan mengendongnya menuju kamar mandi,, walaupun jarak Antara ranjang dan kamar mandi tidaklah jauh.


pria itu benar-benar...


jika seperti itu terus maka Maria sudah pasti akan menjadi wanita yang manja. dan Maria tidak mau itu terjadi. karena Maria adalah wanita karir yang mandiri. walaupun Maria adalah putri bungsu dari Fransisco de Anggelo tapi Maria memiliki sikap berani, tangguh, mandiri. dan tidak pernah merepotkan orang tuannya apalagi kakak kembarnya Lenox dan Lexa.


Jake... pria itu terlalu memanjakan Maria dengan sangat berlebihan. itu membuat Maria tidak nyaman.


"Sudah bangun sayang..?"


"Kau baru pulang?" tanya Maria


"Ya. urusan pekerjaan sudah selesai. jadi aku pulang lebih cepat." jelas Jake.


Maria berdiri.


"Mau kemana?" tanya Jake.


"Aku ingin ke kamar mandi.. aku belum mandi dari pagi.. rasanya tubuhku sangat lengket."


"Biar ku gendong.."


"Tidak perlu,,, lagipula aku bisa berjalan sendiri." tolak Maria.


"Tidak ada bantahan sayang.." Jake pun langsung mengendong Maria ala bridal style. membuat Maria mengerutkan keningnya.


"Kau itu berlebihan sekali." gerutu Maria.


"Aku tidak ingin kau kelelahan sayang.."


"Aku tidak akan kelelahan,, lagipula jarak antara ranjang dan kamar mandi tidaklah jauh."


"kau itu selalu saja membantah.."


"Jangan bilang setelah ini. kau akan memberiku kursi roda,, agar aku tidak kelelahan berjalan." gerutu Maria.


"Ide yang Bagus." Jake tersenyum.


"Jangan konyol.." Maria tersenyum geli sembari menepuk dada bidang Jake.


tak lama kemudian,, Maria pun keluar dari kamar mandi dengan di Gendong Jake juga pastinya,, ahh pria itu bahkan tidak membiarkan Maria berjalan walaupun hanya selangkah.


"Aku akan berganti pakaian.. kau keluarlah.." ujar Maria.


"Aku akan membantumu mengunakan pakaian.." ujar Jake singkat.


"tapi.."


"Kau Malu?"


Maria mengangguk pasti.


"Tidak perlu malu.. aku bahkan sudah sering melihat tubuh telanjangmu itu,, kita juga sering melakukannya bukan?"


"Jake ucapanmu itu terlalu frontal sekali..."


Jake tertawa.


"Buka handukmu sayang,,, atau kubuka secara paksa hm.?"

__ADS_1


Maria pun menghembuskan nafas pasrah..


pria itu memang tidak tahu malu.


Jake,, pria itu bahkan membantu Maria mengenakan pakaiannya dengan telaten dan lembut. itu membuat Maria tersenyum manis atas segala perlakuan romantis suaminya.


"Jake.."


"hmm..?"


"Apa aku boleh bertanya sesuatu?"


"of course honey.."


"Siapa itu Anaya Dawson?"


Jake menyisir rambut coklat bergelombang Maria yang indah dengan lembut.


"Mantan kekasihku." jawab Jake santai. "Kenapa kau bertanya tentangnya?"


"Tidak! hanya saja,, kemarin malam aku tidak sengaja melihat namanya di ponselmu,, dia mengirimkan pesan padamu jika dia ingin bertemu denganmu." jelas Maria.


mulut Maria memang berkata tetapi entah mengapa hatinya terasa sangat sakit.


"Kau membuka pesannya?"


"Ya." jawab Maria singkat.


"Baiklah.."


"Jake.."


"Ya sayang.."


"Apa kau bermaksud untuk menemuinya?"


"menurutmu?"


"Tidak tau!"


"Terserah saja.."


Jake terkekeh geli,, Jake tahu jika Maria sedang cemburu. karena itu dia menggoda Maria.


"Baiklah aku akan menemuinya.."


"Jake. gendong aku.."


"Kau bilang kau tidak ingin ku gendong,, kau mengatakan jika kau ingin berjalan sendiri."


"Aku berubah pikiran. aku tidak ingin berjalan! aku ingin kau selalu menggendongku..."


"Tapi aku harus pergi sayang..." Jake tersenyum penuh kemenangan,, hatinya begitu puas menggoda Maria.


jika Maria cemburu itu sangat menggemaskan, rasanya Jake ingin sekali melempar Maria ke ranjang dan menerjangnya habis-habisan.


"Apakah Mantan Kekasihmu itu lebih penting dari pada Istrimu?Aku bahkan sedang hamil anakmu." Maria menekan kalimat 'Mantan kekasih' dan 'Istri' dengan tebal sehingga membuat Jake tersenyum geli dengan tingkah menggemaskan Maria jika sedang merajuk.


Dirasa sudah selesai merias Maria, Jake kembali mengendong istrinya di dalam dekapannya menuju ranjang.


wajah Maria menunjukkan raut tidak bersahabat.


"Kau cemburu?"


"Tidak." jawab Maria.


"Baiklah aku pergi dulu,,,"


"Jake kau benar-benar brengsek!"


Jake tertawa terbahak-bahak.


Maria mengerutkan keningnya.


"Kenapa kau tertawa?"

__ADS_1


"Kau itu sangat menggemaskan.."


"Tidak."


"buktinya kau cemburu, tapi tidak mau mengakui jika kau itu cemburu." Jake kembali tertawa. "ternyata istriku ini sangat menjunjung harga dirinya..".


Maria memutar matanya jengah.


Jake pun memeluk Maria sembari menciumi tengkuk lehernya membuat Maria tertawa kegelian.


"Hentikan Jake,, itu sangat geli..." Maria tertawa terbahak-bahak..


mereka berdua pun berakhir dengan percintaan yang panas.


decitan ranjang dan suara yang saling bersahutan membuat kedua insan yang di mabuk cinta itu kini melakukan aksi ronde berikutnya.


hantaman demi hantaman menyengat bagai aliran listrik yang dahsyat. tubuh Maria bagai terbelah menjadi dua bagian. tidak bisa di pungkiri jika suaminya itu sangat luar biasa dalam hal percintaan. baru saja Maria mandi,, tetapi suaminya kembali menerjangnya lagi. pria itu bahkan sangat perkasa.


dirasa dirinya akan mengeluarkan sesuatu.. Jake pun mencabut penyatuannya dan berlari ke kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya. karena jika dia mengeluarkan cairan miliknya di dalam rahim Maria, dia takut itu akan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan Maria.


Nafas Maria memburu, Maria terengah-engah bak lomba lari maraton karena sangking lelahnya Maria hanyut dalam tidur lelapnya.


Jake memeluk Maria dalam dekapannya, sesekali menciumi tubuh Maria dan membiarkan Maria tertidur di dalam pelukan hangatnya.


Jake berfikir sejenak..


pria itu memikirkan ucapan istrinya yang mengatakan jika Anaya Dawson mengirimkannya pesan khusus.


Jake menggapai ponsel yang berada di sebelah ranjang. dia membuka pesan..


ternyata benar.. Anaya Dawson mengirimkannya pesan.


11.pm "Jake apa kabar..?"


11.30.pm "Aku merindukanmu.. jika kau punya Waktu bisakah kita bertemu?"


11.45.pm "Kita bertemu di club malam milik Lucas yang berada di tengah kota. aku akan menunggumu Jake."


Jake mengerutkan keningnya.


Pantas saja Maria cemburu,,,


Kenapa tiba tiba dia mengajakku bertemu?


01.am "Jake malam ini kau harus datang. atau aku akan mengunjungimu di rumah.Aku masih di club malam milik Lucas. temui aku Jam 12 malam."


Anaya Dawson adalah mantan kekasihku Jake.


Anaya Dawson seorang pembunuh berantai, dulu Jake selalu mengajak Anaya untuk menjalankan bisnis gelapnya dan juga membantunya menyelesaikan misi.


jika Jake adalah seorang mafia dan seorang pembunuh berdarah dingin, Lucas dan Anaya adalah rekan dalam misi pembunuhan berantai. mereka selalu menjalankan misi bersama. karena itu Anaya adalah teman baik Lucas.


dulu Lucas sempat memperkenalkan Anaya kepada Jake. dan benar saja Anaya,, gadis itu langsung terpesona dengan ketampanan yang Jake miliki. karena itu Anaya selalu mendekati Jake walaupun Jake tidak memperdulikannya.


tetapi lama kelamaan mereka berdua menjadi sepasang kekasih, dan selalu menjalankan bisnis gelap bersama. terlebih Anaya adalah anak dari rekan bisnis gelap Valentino. yakni Charlie Dawson. si ketua anggota mafia Gloria.


tetapi Jake mengakhiri hubungannya dengan Anaya pada saat Jake bertemu dengan Maria di Milan saat pemotretan peluncuran kapal pesiar waktu itu.


itu membuat Anaya frustasi dan kembali ke negara asalnya yakni Miami Florida Amerika serikat.


tetapi yang membuat Jake terheran heran, mengapa Anaya kembali?


Jake takut jika Anaya mengetahui jika dia sudah menikah dengan wanita yang membuat hubungannya dan Jake hancur.


karena Anaya bukanlah wanita baik.


dia wanita yang sangat berbahaya. dengan bakat bela diri dan juga pekerjaannya yang juga sebagai pembunuh berantai itu membuat Jake khawatir dengan istrinya.


terlebih sekarang Maria sedang mengandung anaknya.


Jake harus tetap waspada dan melindungi Maria apapun yang terjadi.


mau tidak mau, Jake pun harus menuruti keinginan Anaya untuk menemuinya di club malam milik Lucas yang berada di tengah kota.


Jake yakin. Lucas pasti juga sedang bersama dengan Anaya.

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2