MY DOKTER Is My WIFE

MY DOKTER Is My WIFE
Episode 37


__ADS_3

Pagi ini Kimmy sudah panik sendirian karena mendapat surat ancaman kalau Naela berada di tangan musuh, sebelum sampai di Rusia.


Ibu dua anak ini juga sudah berusaha menelpon Naela, maupun peter, tapi ponsel keduanya tidak ada yang dapat di telpon, Zein juga, dia sedang meeting dan mensilent Ponselnya, terakhir dia mengirim pesan ke Rendra. " Ren,mama ada misi penting, menyelamatkan kakakmu, nanti tolong kirim bala bantuan ke alamat XX" Begitulah isi pesan Kimmy.


Ibu ibu cantik ini segera mengambil senjata dan pergi sendiri ke alamat yang dia dapatkan dari surat kaleng tadi. Kimmy mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Sementara di Rumah, Rendra yang sedang mandi, tentu saja masih di bantu Raisha merasa hatinya tidak enak, dia memiliki feeling yang bagus jika ada keluarganya yang dalam bahaya.


"Sayang, kenapa dadaku berdebar sangat kencang, aku tiba tiba kepikiran mama." Rendra membicarakannya pada Raisha.


"ya sudah kita selesaikan dulu mandinya lalu menghubungi mama ya." Raisha segera menyelesaikan memandikan Rendra, dia segera membantu Rendra untuk mengganti pakaiannya, baru keluar kamar mandi.


Rei juga memberikan ponsel pintar tersebut pada Rendra.


Belum sempat Rendra menghubungi mamanya dia membaca notif dari kimmy.


"Ah sit." Kesal Rendra. pemuda itu langsung menghubungi Naela dan tersambung.


"Hallo adikku sayang, kenapa sudah kangen atau...!" belum selesai Naela menggoda adiknya tapi suara panik Rendra menghentikan ucapannya.


" Mama kak, mama dalam bahaya, dia pergi sendiri untuk menyelamatkan kakak, sekarang kakak dimana?" tanya Rendra.


"Ada di markas, membereskan kekacauan yang disebabkan serigala buntung itu.


" Oke lo bereskan dulu saja utusan disana, gue akan lacak dimana mama, dan juga menghubungi papa." ucap Rendra kemudian.

__ADS_1


"Oke gue juga akan kerahkan anak buah buah gue disana, segera lo kirim lokasi mama.


"Siap." jawab Rendra.


Sementara Kimmy sudah sampai di sebuah gudang kosong, mencari keberadaan Naela. Tapi tanpa dia sadari dia di tempak obat bius dari arah belakang. setelah Kimmy tak sadarkan diri mereka membawanya ke tempat lain, karena orang orang Keluarga Ibrahim pasti sudah mengetahuinya.


Orang tersebut membuang semua barang barang yang kimmy bawa baik ponsel, senjata, dan lainnya.


Kimmy di masukkan ke dalam mobil Van hitam di bawa ke rumah Romeo ternyata, karena mereka fikir ini adalah tempat yang paling nyaman dan tidak akan terpikirkan oleh musuh.


Tubuh Kimmy di ikat di ruang bawah tanah.


Sementara Rendra segera menghubungi Zein, James dan Rocky. Zein segera ke rumah Rendra, sementara James bertugas di kantor dan rocky mengumpulkan anak buah mereka.


Rendra di bantu Raisha melacak keberadaan Kimmy saat ini. kalau dilihat dari alat sensor dari ponsel, senjata dan lainnya, berada di tempat yang Kimmy tunjukkan, tapi Rendra masih punya dua barang lagi yang bisa membantunya melacak Keberadaan Kimmy.


"Ren, maafkan papa tadi papa meeting, bagaimana sudah ketemu dimana keberadaan mama?" tanya Zein sangat khawatir.


"Belum pa, kalau dilihat dari barang yang mama bawa, ada di tempat yang mama wa tadi, tapi mas tidak yakin kalau mama di sana, dan masih melacaknya lagi." jawab Raisha membantu Rendra karena Rendra Masih sibuk dengan komputernya.


Zein menghampiri putranya itu dan ikut mengawasi.


"Dapat pa, lokasi mama," Rendra menscrol titik yang dia dapatkan. dan menunjuk ke sebuah rumah mewah yang sangat familiar bagi mereka.


"Romeo, mau apa lagi itu orang, apasih yang dia mau sebenarnya." Geram Zein.

__ADS_1


"Gue tidak akan membiarkan kalian semua hidup kalau sampai terjadi sesuatu pada kimmy." Zein meremas tangannya erat dan keluar rumah tersebut. Zein membawa orang orangnya ke rumah itu.


Rendra menghubungi Naela supaya anak buahnya membantu papa Zein. lalu Rendra menghubungi Rocky, kerena dia memiliki rencana tersendiri, dia akan lewat jalur belakang, dan mencari arah lengah Romeo.


Di rumah Romeo, pengawal kiriman Vero berjaga di setiap penjuru ruangan disana ada sekitar 100 pengawal yang di siapkan dengan senjata lengkap bahkan baju anti peluru, seperti mau berperang saja.


Zein yang masih terbawa emosi juga datang ke markas, dia membawa 50 anak buahnya, mereka di pilih yang ahli bela diri dan senjata.


Sesuai arahan Zein 50 pemuda berangkat ke Mansion Romeo langsung di pimpin oleh Zein. Zein menghancurkan gerbang depan dengan senapan granatnya, gerbang hancur dan ambruk. mobil masuk ke halaman dan di hujani oleh banyak tembakan. Adu tembak tidak bisa di hindarkan lagi. mobil Zein menerobos masuk ke dalam Mansion dengan selamat.


"Romeo, dimana lo sembunyikan istri gue, cepat katakan atau kita ratakan Mansion ini dengan tanah." Kata Zein dengan Marah.


"Silahkan saja, karena lo tidak akan pernah menemukan Kimmy di sini, haha, dan lo akan mendapati mayat Kimmy hahaha." Tawa Romeo menggelegar di mansion.


"Apa yang lo inginkan sebenarnya?" bentak Romeo.


"Kita cuma mau Anak bodoh lo itu. dan bawa kemari, dia akan lebih berguna daripada istri lo itu, kita anggap saja barter." Romeo membuat sebuah penawaran.


"Apa maksud lo anak bodoh, gue tidak punya anak bodoh seperti kalian, dan menjadikan anak orang lain korban, kembalikan anak gue yang telah lo culik." tegas Zein.


"Haha bukannya anak lo sudah mati, dan ternyata otak jeniusnya tidak berguna sama sekali, jadi berikan Narendra pada kami, setelah misi berhasil gue pastikan akan kembalikan jasad bocah sinting itu." Geram Romeo.


"Oh ternyata ada yang tertipu rupanya, tapi kalian tidak akan bisa mendapatkannya, dia dalam pengawasan ketat kami, dan dalam masa penyembuhan, apa yang mau kalian dapat dari bocah sinting dan Lumpuh, bahkan dia sering berusaha bunuh diri, apa yang kalian inginkan darinya." jawab Zein.


"Tenang, meski orangnya lumpuh dan sinting, yang penting kandungan otaknya masih berfungsi, dulu kami salah tangkap, dan sekarang gue yakin kalau kali ini adalah benar, haha, dan satu persatu keluarga lo akan habis haha." Romeo tertawa puas, tapi langsung di tonjok dengan keras oleh Zein bahkan ada dua giginya iku tanggal. Romeo menjadi murka dan meminta orang orangnya untuk menyerang.

__ADS_1


pertempuran tidak bisa di hindarkan lagi, banyak dari dua belah pihak yang terluka bahkan meninggal, tapi Orang yang Zein bawa adalah pilihan, 100 melawan 50 orang sangat tidak seimbang, Romeo terluka parah bahkan terkena tembakan di lengan dalamnya, Romeo di larikan ke ruang Rahasia. Di luar Zein memenangkan pertempuran tapi pulang dengan tangan hampa. dia belum bisa membawa pulang Kimmy.


Kini Rendra yang akan bergerak, otak pintarnya sudah bekerja dan memprediksi yang terjadi, karena tadi dia sempat menempelkan kamera di badan ayahnya jadi Rendra tahu apa yang terjadi di sana.


__ADS_2