MY DOKTER Is My WIFE

MY DOKTER Is My WIFE
Episode 63


__ADS_3

Raisha bangun dari tidurnya, dia merasa asing dengan tempat itu.


" Dimana ini, ini bukan kamarku." batin Raisha. Dia bangun dari tempatnya dan mengamati tempat itu.


Raisha berjalan ke arah jendela dan membuka korden kamar tersebut. diluar tampak pantai dengan pasir putih yang indah terhampar luas. Dia ingat sebelumnya dia makan rujak bersama Kimmy dan James di mobil sepulang dari supermarket.


" Tadikan aku makan rujak bersama mama, lalu tertidur di mobil, apa jangan jangan kami di culik, masyaallah." Batin Raisha.


Dia menuju ke pintu dan keluar kamar tersebut, Raisha memanggil manggil Kimmy.


" Ma, mama, asisten james, dimana kalian?" Raisha berteriak teriak memanggil Kimmy dan James. tapi kedua orang tersebut tidak muncul.


" Mas Rendra, jangan jahil, ini tidak lucu, dimana kalian semua." panggil Raisha lagi.


Dora yang sedang di dapur mendengar teriakan Raisha segera datang, wanita paruh baya ini sudah 30 tahun tinggal di tempat tersebut, meski hanya dengan para penjaga Dora sudah terbiasa tinggal di pulau yang tak berpenghuni itu. Hanya anggota Red Wolf yang kesana, pulau itu menjadi tempat pembuatan dan penyimpanan Senjata Mereka. Dora menemui Raisha yang masih kebingungan.


" Nona sudah bangun, ada yang bisa saya bantu?" tanya Dora dengan lembut.


" Kamu siapa?" tanya Raisha


" Perkenalkan saya Dora, penjaga Villa ini, saya di perintahkan untuk melayani anda." ucap Dora.


" Ini dimana, lalu dimana mama dan mas Rendra?" Tanya Raisha lagi.


" Mama, mas Rendra siapa mereka?" heran Dora.


" Udah deh, jangan ikut ikutan bercanda bu, saya tahu mas Rendra memang suka usil, tapi. ini bukan hari spesial." cemberut Raisha.


" Tapi nona, saya tidak tahu siapa itu mas Rendra, tuan Raja yang membawa anda kemari, dia meminta saya untuk melayani calon istrinya." jawab Raisha.

__ADS_1


" Apa, calon istri, Raja?" Raisha kaget, berarti dia benar benar di culik , dan Raisha bingung kenapa Raja bilang kalau dirinya adalah calon istri dia.


" Saya bukan calon istri siapa siapa bu, saya sudah bersuami, bahkan saya sedang mengandung anak suami saya, bu saya haris pulang, mas Rendra pasti kebingungan mencari saya." Ucap Raisha.


" Apa jadi anda sedang hamil?" heran Dora.


" Iya bu, saya ketiduran di mobil bersama ibu mertua saya, apa ibu mertua saya juga ada disini?" kepo Raisha.


" Tidak nona, tuan Raja hanya membawa anda saja." jawab Dora.


" Hik hik, bagaimana ini, mas Rendra pasti marah besar, bu tolong saya, saya mau pulang bu." melas Raisha.


" Maaf nona, tidak ada yang bisa keluar hidup hidup dari pulau ini tanpa ijin dari mereka." jawab Dora. Raisha berusaha bersikap tenang, dia yakin Rendra pasti akan menyelamatkannya, kalau dia tenang, dia pasti bisa membantu Rendra, dan bisa berfikir jernih. jadi dia tidak boleh histeris dan cengeng.


" lalu dimana si raja itu?" tanya Raisha


" Tuan muda kembali ke Rusia, katanya ada 2 sandra yang dia bawa, yang 1 akan di bawa ke markas besar, mereka mengadakan pertemuan besar disana, jadi nona di saja disini, pasti anda akan aman." jawab Dora.


" Nanti saya yang akan mengelusnya, ayo sekarang nona mandi dulu dan sarapan, kasihan bayinya, dan berdoa saja supaya tuan Raja berbaik hati dan mengeluarkan anda dari sini, dua hari lagi baru dia kemari." Jawab Dora.


Dora menuntun tangan Raisha kembali ke kamarnya dan mandi.


" Bu, saya pakai baju apa?" Tanya Raisha.


Dora mengambilkan sebuah gaun indah untuk Raisha. tapi ini bukan stylenya, dia akan menggunakan baju seperti itu hanya di depan suaminya, karena masih belum bisa menutup auratnya.


" Bu saya seorang muslim, saya tidak memakai pakaian seperti itu, hanya suami saya yang boleh melihat Aurat saya." jawab Raisha. Dia berencana akan membuat Repot penghuni Villa tersebut.


" Apa itu Aurat nona?" Dora tidak faham, karena bukan Muslim dan tidak berkeyakinan.

__ADS_1


" Seluruh bagian tubuh kita kecuali muka dan telapak tangan, ini pakaian yang haram untuk saya pakai."Jawab Raisha.


Dora lalu mengajak Raisha ke ruang ganti baju dan membiarkan Raisha memilih sendiri.


" Ini ruang ganti pakaian, nona bisa memilih pakaian yang nona butuhkan." jawab Dora.


Raisha mencari pakaian panjang, dia menemukan sebuah dress lengan panjang dan memakainya, sekarang dia perlu kerudung, tapi tidak ada satupun kerudung disana,Raisha tidak hilang akal, dia mengambil kain agak panjang dan dijadikan hijab.


" Bu bilang pada Raja untuk menyediakan pakaian seperti ini serta jilbabnya, satu lagi saya butuh mukena untuk sholat, bilang padanya, lebih baik saya mati saja daripada tinggal di tempat aneh ini." Kata Raisha.


" Baik, saya akan sampaikan pada tuan untuk mengirim pakaian yang anda inginkan, ayo sekarang kita sarapan dulu nona.!" ajak Dora.


Hari ini Raisha melewatkan waktu sholat mungkin, magrib sampai subuh, dia tidak tahu pastinya, karena tidak sadar, jadi rencananya dia akan membayar waktu yang terbuang di waktu dhuhur nanti, jadi dia mengatakan kalau siang nanti mukenanya harus ada.


" Oh ya bu Dora sudah lama tinggal disini?" Kepo Raisha, hari ini dia masih bersikap sopan berhadapan dengan seorang perempuan yang usianya jauh di atas ibunya.


" Sudah 30 tahunan mungkin, dulu saya pelayan nyonya besar, tapi setelah nyonya besar meninggal saya disini bertugas merawat Villa dan makam Nyonya. Jawab Dora, dia merasa senang sekarang, karena ada teman bicara, dan Raisha tidak sombong atau histeris ketakutan karena tahu kalau dirinya adalah tahanan.


" Ibu tidak bosan tinggal di tempat ini, apa ada penduduk lain, atau tempat yang bisa di kunjungi?" tanya Raisha.


" Tidak Nona, saya satu satunya perempuan yang ada di sini, semuanya laki laki, dan mereka punya tugas masing masing." Jawab Dora.


Dora mengambilkan semangkuk bubur yang namanya batar nurak pada Raisha.



Tapi selama hamil, Raisha akan mual melihat dan mencium bau bau bubur, apalagi bubur yang dia lihat ini nampak asing bagi dia.


Begitu dua mencium bau bubur, perutnya langsung bergejolak.

__ADS_1


" Huek." Raisha menutup mulutnya untuk menahan Supaya tidak muntah disana, buru buru Dora mengantarkannya ke dapur dan Raisha muntah di wastafel, cuma Air yang keluar, karena sejak makan rujak buah, dia belum makan sama sekali.


Dora memijat tengkuknya dan mengambil sari dari kayu putih, ini kayu putih alami, belzm tercampur apapun. Dora juga mengambilkan air hangat untuk Raisha.


__ADS_2