
Vina segera mengajak Raisha dan Ruhy pergi dari sana.
" Rei ayok, hari ini ada menu baru di kantin, recommended deh pokoknya." kata Vina mengalihkan perhatian.
"Ayo, sudah lapar banget nih, maaf dr Andra kami duluan." Raisha segera berlalu dan kedua dr cantik serta seorang suster manis itu bergandengan tangan berangkat ke kantin khusus dokter dan staf rumah sakit.
Andra merasa kesal, karena belum berhasil mendekati Raisha, dia masih penasaran dengan Raisha, akhirnya dia juga pergi ke kantin, tapi satu kursi kosong dekat Raisha di tempati oleh dr Siska.
"Hai Raisha, tumben senggang, memang pasien istimewanya tidak mencari?" goda Siska.
"Hari ini tuan Rendra keadaannya sudah stabil , dan sudah bisa duduk sendiri. hari ini aku free, ada Asisten james yang menemani.
" jawab Raisha lengkap.
Mereka segera memesan makanan dan bercakap entah apa itu, kalau para wanita sudah berkumpul,pasti banyak gosip yang mereka bahas.
"Dr Vina, tahu tidak hari ini dr Raisha sudah di lamar 10 orang, mulai dari duda, bapak bapak beristri dua sampai pengusaha, lengkap deh." kata Ruhy yang membuka percakapan.
"Oh ya, haha apa tadi di lamar bapak bapak beristri dua, bagaimana ceritanya?" kepo Vina.
"Ceritain dong?" tambah Siska.
"ehm ehm." Ruhy mulai mempraktekan bahaimana gaya bapak bapak tadi dengan luwes, Vina dan Siska tertawa ngakak, sementara Raisha hanya tersenyum geli.
"wah Lamborgini men, mau dong mobilnya." kata Vina.
"Dasar Vinset, kenapa tidak kamu saja ya tadi yang di lamar." sindir Raisha.
"Apa Vinset, cantik begini dipanggil Vinset." cemberut Vina.
"Itu abang Ren yang memanggilmu Vinset, katanya hari ini aku bebas ngobrol sama vinset." tawa Raisha.
"Aduh, abang ganteng satu ini ada saja panggilan sayang untukku, kemaren apa itu lupa gue sekarang Vinset lagi., haha, untung ganteng jadi tidak apa apalah." Jawab Vina.
__ADS_1
"Siapasih babang ganteng, kepo nih Siska." jawab Siska.
"Rahasia." jawab Raisha dan Vina kompak.
"Ih nakal, pakai rahasia segala." cemberut Siska.
"Ih dr ciska ngambek, besok akan tahu sayang jadi sabar dulu ya." hibur Vina.
Keseruan mereka terhenti karena kedatangan dr Azis dan dr Vikram.
"Wih seru banget nih kayaknya, obrolan seru pada bidadari cantik." goda Dr Azis.
" Hehe dr azis, tolongin siska, tadi di buli mereka." Siska Menunjuk mereka dengan gaya centilnya.
"Iya dok, bawa saja tuh yayang siska nya, kasihan disini di bully." jawab Raisha, Siska langsung mengerlingkan sebelah matanya.
skip dulu kelanjutannya.
🍁🍁🍁
"Aduh, bisa bisa Rendra ngamuk dan yang paling parah mereka bisa bernasib sama seperti Salman." gumam Raisha.
"Ruhy, tolongin saya dong, kamu kembalikan bunga dan coklat ini pada dr Andra, dan bunga yang ini pada Dr Vikram, please ya, heran saya, apalagi dr Andra jan sudah di bulang saya sudah punya suami, masih saja ngotot." kesal Raisha
" Siap laksanakan Dokterku yang cantik." ucap Ruhy. Dia mengantar kembali kiriman tersebut pada kedua dokter tampan itu.
Siang ini Andra dan Vikram menunggu Raisha di depan ruang prakteknya mereka membawa bunga masing masing di tangan.
" Dokter Raisha biarkan kami mengutarakan perasaan kami, dan beri waktu 10 menit saja." ucap Vikram.
Kedua dokter itu kemudian sama sama menyatakan cinta mereka.
" Apapun pilihan dokter, saya akan menghormatinya, kalau anda memilih dr Andra saya akan terima dengan lapang dada, dan jika dr Raisha memilih saya, saya janji akan mencintai dokter dengan segenap jiwa raga saya, dan membahagiakan anda." ucap Vikram.
__ADS_1
"Iya dok, saya juga, kalau memang dr Vikram pilihan kamu, saya akan berusaha ikhlas, walau hati ini akan terasa sakit." giliran Andra yang berucap.
Disana banyak juga Dr serta suster , bahkan pengunjung yang menyaksikan aksi kedua dr tampan tersebut demi mendapatkan cinta Dr Cantik ini.
Kalau Dr Ratu dia lebih memilih di pindah di Rs Venus daripada menanggung malu kegagalannya menikah dengan Salman tersebar luas di Rumah sakit.
Penonton sudah dag dig dug tidak sabar melihat siapa yang Raisha pilih. Vina yang baru datang, duduk di koridor rumah sakit, menyaksikan aksi konyol mereka.
" Dr Andra, dr Vikram, terima kasih atas kejujuran kedua dokter, saya juga sangat menghargai perasaan dokter berdua kepada saya, tapi hari ini saya minta maaf, pada kalian semua, saya tidak bisa menerima salah satu dari kalian, dr Andra anda baik, cerdas berprestasi, masib banyak gadis lwin yang lebih cantik dan baik dari pada saya, dr Vikram juga, saya yakin kalian berdua akan mendapatkan yang lebih baik, sekali lagi saya jelaskan, saya Raisha putri cahyani, bukanlah wanita single lagi, saya adalah perempuan yang sudah bersuami, ada seseorang yang harus saya jaga perasaannya." Raisha menjeda ucapannya.
" Maafkan saya dokter, apa yang saya katakan benar adanya, kalau saya memang sudah bersuami, ini buktinya." Raisha menunjukkan Jari manisnya yang sudah terisi dengan sebuah cincin berlian.
"Dokter Vina juga saksi dari pernikahan saya serta profesor gunawan, kalau kalian bertanya kenapa suami saya kok tidak pernah nongol atau menjemput, saya mohon maaf, ada sedikit kendala yang tidak memungkinkan beliau datang kesini, jadi mohon di maklumi, serta itu adalah privasi beliau juga. Raisha juga menjelaskan kenapa suaminya tidak pernah datang.
Semua kejadian itu sudah sampai ke Rendra, pemuda tampan itu menyaksikan sendiri bagaimana istrinya begitu tenang menghadapi para fansnya, bahkan sangat menghormati dia.
" Bagus sayang, kamu sudah pintar dalam menanggapi masalahmu, tanpa harus mengandalkan emosi, aku suka gayamu." Gumam Rendra. saat ini dia di ruang Gym, melatih otot ototnya terutama otot kaki.
Rendra sudah tiga hari ini bisa berjalan normal, tanpa sepengetahuan Raisha.
" James, rocky. gue punya tugas untuk kalian!" Rendra melakukan panggilan pada kedua asistennya.
" gue besok akan memberi kejutan untuk istri nakal gue, dan nanti malam kalian siapkan semua propertinya." Rendra menjelaskan semuanya kalau esok hari dia akan menyatakan cinta pada Raisha dan mengumumkan pada penghuni rumah sakit Pandawa kalau Raisha adalah miliknya, istrinya supaya tidak ada lagi yang menggodanya.
"Cie yang bucin sama bu dokter." Goda James.
" Kalau setuju banget bos, Dr Raisha harus siap menjadi istri bos, kami semua akan selalu berada di sisinya." ucap Rocky.
"Lalu bagaimana kabar Romeo?" tanya Rendra.
"aman Tuan." jawab Rocky.
"Oke good , dan kalian segera siapkan kejutannya, jangan sampai Raisha mengetahui pergerakan kalian." Rendra juga mengingatkan mereka berdua supaya tidak ada uang tahu."
__ADS_1
"Siap." jawab kompak kedua asisten itu.