
Rendra memanggil Rocky dan beberapa ahli teknologi untuk membantunya, dia yakin kali ini musuh sudah merencanakan dengan sangat baik.
" Pa telpon kak Naela, kabari dia, dan minta untuk memblokir Bandara, siapa tahu mereka membawa mama dan Rei me markas atay sekitarnya.!" pinta Rendra pada Zein.
Zein segera menghubungi Naela, sudah beberapa hari ini pertempuran antara dua geng sudah berakhir, tuba tiba anak buah Vero sudah tidak menyerang merek.
" Nae, mamamu dan Raisha di culik Oleh Raja, anak Vero, Rendra masih melacak keberadaan mereka, dan Rendra meminta kalian supaya memblokir bandara, terutama pesawat pribadi." kata Zein.
" Apa, mama dan Rei di culik, bagaimana bisa, bukannya penjagaan mereka sangat ketat?" tanya Naela kaget, padahal beberapa waktu yang lalu mereka bertiga melakukan VC di depan gerobak penjual Rujak.
"Iya, mereka di culik saat perjalanan pulang.", Jawab zein.
"Iya pa, kalau perlu kita serang habis habisan markas mereka, jadi beberapa hari ini mereka mundur karena sudah mendapat cara baru, aku akan mengerahkan semua anak buah kami untuk melakukan penyerangan." Jawab Naela menggebu.
"Tenang dulu nak, Rendra meminta kita untuk tidak gegabah, kalau kita bergerak menggunakan emosi, maka kita yang akan rugi, dan Tidak bisa menolong mereka, jadi kali ini kita turuti saja dia, disana ada mamamu yang akan menjaga Raisha, sebenarnya tujuan utama mereka adalah Rendra." Jawab Zein.
" Kok Rendra, memang apa yang mau mereka lakukan pada bocah itu, mereka pasti ingin menukarnya dengan Romeo." jawab Naela.
"Kamu salah Nae, sebenarnya adikmu yang genius itu Rendra bukan michael, mereka salah tangkap, dan sekarang mereka mengincar Rendra untuk menyelesaikan Misi mereka, jadi kita semua harus bersatu untuk menghancurkan Mereka sampai ke akar akarnya, kita turuti saja arahan dari dia sayang." Zein menjelaskan semuanya.
__ADS_1
"What jadi bocah gemblong itu ternyata Genius, dan jangan bilang kalau bantuan misterius yang selalu Nae dapat itu dari dia juga pa?"penasaran Naela.
"Iya nak, dan penasarannya nanti daja dulu, sekarang lakukan permintaannya, blokir bandara di sana terutama jalu pesawat pribadi, kirim anak buahmu untuk memata matai setiap pergerakan musuh, kalau perlu cari tempat rahasia mereka, disini papa juga menyiapkan anak buah papa untuk siap siaga." Jawab Zein.
"Oke pa, Naela faham, dan akan cepat bergerak, satu lagi jangan lengah, serta jangan biarkan si Romeo itu lolos. Kalau perlu habisi daja dia, karena dialah musuh dalam selimut dalam keluarga kita." Kata Naela.
"Iya sayang itu pasti, mungkin sekarang orang itu sudah mulai gila oleh ulah adikmu itu." jawab Zein.
Rendra sibuk dengan komputernya, dia mencoba melacak semua alat yang menempel pada tubuh Kimmy dan Raisha.
Rendra menemukan sebuah titik pusat, itu dai alat pelacak yang tertanam di tubuh Kimmy, sepertinya mereka sekarang berada di pesawat menuju Rusia. Tapi Pesawat tersebut jauh dari jangkauan radar biasa.
Selama 2 jam penuh mereka mengoperasikan komputer tersebut tapi belum juga berhasil mendapatkan identitas pesawat yang membawa Kimmy. Tapi sudah jelas kalau arah Mereka adalah Negara Rusia, markas besar red Wolf.
Sementara Rendra belum bisa melacak Keberadaan Raisha apakah tujuan mereka sama atau tidak.
Tapi ternyata Kimmy dan Raisha tidak berada dalam satu pesawat, Kimmy akan di bawa ke markas besar Red Wolf dan Raisha di bawa ke pulau Rahasia milik mereka, tidak jauh dari Indonesia terdapat sebuah pulau yang di sebut pulau jaco, terletak di wilayah timor leste, pulau ini merupakan pulau pribadi red wolf, belum di jangkau oleh manusia, dan memiliki pantai yang indah ke sanalah Raja membawa Raisha pergi, dia membawa Raisha si Villa pribadi Vero, disanalah ibu Raja meninggal, pulau ini di jaga sangat ketat, banyak Ranjau dan jebakan yang mereka aktifkan di pulau tersebut. bahkan para nelayan pun tidak berani mendekati pulau tersebut, kalau mereka nekad maka kapal dan orang di dalamnya akan hancur. Bahkan tidak ada satelit di sana, jadi tidak ada alat komunikasi maupun sejenisnya, Jadi Alat pelacak yang berada di tubuh Raisha tidak berhasil di lacak oleh Rendra.
" Aku cuma berhasil menemukan titik Keberadaan mama, mereka saat ini menuju ke Rusia, semoga saja Raisha bersama mama, tapi kenapa alat pelacak di tubuhnya tidak berfungsi ya pa?" Heran Rendra.
__ADS_1
"semoga saja Ren, dan kita harus ke sana dan segera menyelamatkan mereka, apa rencana mu selanjutnya ?" Tanya Zein.
"Mereka akan membuat penawaran pa, misalnya penukaran tawanan, mama dengan Romeo, dan Raisha denganku pa, jad kita juga akan membuat Rencana untuk mengecoh mereka, kita akan siapkan 2 orang yang akan menjadi Romeo dan diriku pa, sekarang aku akan ke lap, dan membantu menyiapkan semuanya, papa pantau kabar dari kak Naela!" Pinta Rendra pada sang ayah.
Di lain tempat, tepatnya di pulau Jaco, Raja sudah sampai di Villa dan membaringkan tubuh Raisha di sebuah ranjang di salah satu kamar di Villa tersebut, Raja menyiapkan seorang pelayan wanita untuk melayani Raisha.
" Dora, kamu layani nona Raisha dengan baik, dia calon istriku!" perintah Raja pada Dora, seorang perempuan paruh baya yang menjadi kepercayaan mendiang ibu Raja.
"Baik tuan muda, calon istri tuan muda sangat cantik, aku suka tuan muda akhirnya menemukan Wanita yang tuan cintai, tapi kenapa dia di bawa kemari Tuan, kenapa todak menikah saja di Rusia?" tanya Dora dengan Heran.
"Jangan banyak tanya, dia ini tawanan papa, dia umpan untuk mendapatkan si genius dari keluarga Ibrahim, jadi ada disini, supaya aman." Jawab Raja.
"Jadi tuan muda menyukai musuh tuan sendiri?" tanya Dora.
"Iya Bi, dia istri Narendra Ibrahim yang papa incar itu, dulu papa salah menculik orang untuk diambil otaknya dan dicangkokkan padaku bi, ternyata aku tidak sepandai yang papa kira, untuk mengaktifkan robot dan menyelesaikan ramuan penguat itu papa butuh Narendra."jawab Raja.
"Astaga Den, ini akan berbahaya kalau sampai tuan Vero tahu." Jawab Dora.
"Makanya bibi Diam, dan layani dia dengan baik, aku akan kemari 2 hari lagi. Sekarang aku akan kembali ke markas, papa akan mengumpulkan semua anak dan orang terbaiknya, Orang orang musuh pasti akan melakukan perlawanan besar karena dua orang penting itu ada pada kami." Ucap Raja.
__ADS_1
Setelah menjelaskan semuanya pada Dora Raja segera pergi dengan helikopter khusus ke daratan terdekat, dan segera kembali ke Rusia.