
Acara tunangan berjalan dengan lancar tinggal acara hiburan saja. Kimmy juga hadir bersama Zein. Setelah makan beberapa menu, akhirnya Raisha akan melancarkan aksinya.
Pertama dia meminta 2 dokter yang dekat sekali dengan calon pengantin maju ke depan, di tambah Andra sendiri.
" Hadirin semuanya selamat malam." Raisha mulai bicara di depan dengan mic.
"Ren, Rei mau ngapain itu?" tanya Kimmy penasaran.
"Lihat saja ma, ini pasti triplet cucu mama mulai beraksi." Jawab Rendra yang peka akan tindakan Raisha.
"Malam ini malam yang berbahagia untuk Dr Andra dan Dr Vina, kami sebagai sahabatnya akan menghibur pada undangan semua, Saya sebagai pembawa acara, akan memanggil beberapa nama yang siap menghibur kita semuanya. yang pertama dr Andra sendiri, yang kedua dr Vikram, yang ke tiga Dr Azis. Tepuk tangan terdengar sangat antusias, sementara 3 dokter yang di panggil namanya, saling memandang tidak tahu maksud dari istri bos mereka itu.
"Kita sudah tahukan siapa beliau ini, ayo ketiga dokter silahkan ke atas panggung., mereka ini sudah terkenal mulai tampang maupun prestasinya, sudah tidak diragukan lagi, tapi malam ini Mereka tidak akan menunjukkan kebolehan mereka sebagai dokter tapi mereka akan menyanyikan sebuah lagu untuk menghibur kita semua." Kata Raisha.
Para tamu undangan bertepuk tangan dengan riuh, bahkan bersiul. semua penasaran dengan suara 3 dokter primadona Rs pandawa tersebut. Andra, azis dan vikram bingung mau bertanya apa yang sudah di hafal ketiganya.
Selang beberapa menit, akhirnya mereka menemukan sebuah lagu dari andra and the backbone dengan judul sempurna.
Andra mengambil mic nya dan mulai bicara.
"Hadirin semuanya, sebelumnya kami minta maaf jika lagu kami kurang enam di dengar, sungguh sebuah kejutan dari nyonya bos meminta kami bernyanyi, oke malam ini kami bertiga akan menyanyikan lagu dari Andra and the backbone Sempurna.
musik mulai di mainkan oleh tim band, malam ini memang lengkap ada band pengiring. 3 Dokter tampan itu mulai bernyanyi dengan lumayan menghibur meski ada suara yang fals fals sedikit tapi mereka menikmatinya.
"Terima kasih dan tepuk tangan yang meriah, masih lanjut kan, yang kedua persembahan dari Dr Vina, dr Siska dan suster Ruhy, silahkan dr dan suster cantik, tunjukkan performa kalian.
Dengan malu malu dan gemes dengan ulah Raisha mereka bertiga maju, Raisha tahu Vina dan siska suka sekali lagu dangdut jadi pasti mereka akan nyanyi lagu dangdut.
__ADS_1
"Oke teman teman kami semuanya, untuk menuruti ngidamnya sohib kami ini maka saya Vina dan ink siska, dan dia Ruhy, tadi dengan Mc Belum diperkenalkan satu persatu kan, makanya saya kenalkan, malam ini ayo kita nyanyi bareng, tadi pak dokter nyanyi lagu pop romantis maka saya dan kawan kawan akan nyanyi lagu dangdut, siap semu." Ucap Vina di panggung.
Semua bertepuk tangan dan mengacungkan dua jempolnya.
"Dua lagu ya? oke lagu yang pertama judulnya los dol dan yang kedua sayang by bia via Vallen." Ucap Vina
Ketiga gadis cantik di depan tersebut menggoyang ballroom family hotel.
" Ma, lihat anak anak muda itu mereka sangat energik dan menghibur, mungkin di rumah sakit sesekali kita mengadakan hiburan seperti ini supaya lebih rileks dan berwarna." Zein memiliki ide untuk mengadakan hiburan berkala di rumah sakit supaya lebih rileks dan semangat.
" Mama setuju pa, lihat menantu kita, dia sudah mulai tertular putramu" ucap Kimmy.
" Mungkin karena bawaan bayi mereka ma, aku yakin anak anak dalam perut Raisha bakal seperti Rendra, dan siapa juga biang keroknya, wanita cantik di samping papa, yang menghadirkan warna hidup dan keseruan keluarga kita ma." Kata Zein.
Kimmy hanya tersenyum lebar, memang kejahilan dan kenarsisan Rendra menurun dari dia.
kembali di panggung.
" Wah siapa itu bos, boyband baru, penasaran gue." Ucap Rocky.
"Lo juga akan tahu, tapi siap siap kalian pasti akan terkejut." Jawab Rendra.
" Oke penasaran siapa mereka, penasaran dong, oke kita sambut saja ini dia Narendra ibrahim dan kedua asistennya, james dan Rocky, silahkan sayang dan anak anak ibuk, tunjukkan pesona kalian." kata Rocky.
hadirin semuanya langsung histeris apalagi para perempuan, ini sih bukannya mirip opa korea, malah lebih dari opa opa korea. Sementara James dan Rocky melongo, sambil menunjuk diri mereka sendiri.
"Ayo, ibu negara bisa ngambek 7 hari 7 malam!" Kata Rendra sambil berjalan duluan dengan super pede, dia malah memberikan cium jauh pada semuanya layaknya top aktor saja. Diikuti James dan Rocky di belakang Rendra.
__ADS_1
Ballroom tersebut sudah mirip konser boyband suara riuhnya.
" Ma lihat gayanya anakmu." Bisik Zein.
" Haha, ini baru putra kimberly." jawab Kimmy tak kalah narsis.
Sementara Raisha hanya geleng geleng kepala melihat mereka bertiga naik ke atas panggung. Sampai di atas Rendra membisikkan sesuatu kepada kedua asistennya. Rocky dan James menahan tawanya mendengar apa yang di bisikan bos mereka.
3 pemuda tampan Itu masih berdiri diam, disana menunggu sampai suasana tenang.
" Selamat malam semua, sudah kenal dong dengan saya, tahu tidak ibu hamil di ujung sana itu, dia mengira saya ini artis korea, itulah pertama kali aku melihatnya serta jatuh cinta pada pandangan pertama. Malam ini akan aku kabulkan keinginan istri dan calon anak anakku di dalam perutnya untuk menjadi boyband dadakan, saya butuh 2 orang lagi, mereka sopir dan bodyguard Dokter Raisha Doni dan Dani ayo dimanapun kalian berada naiklah ke atas panggung!" Rendra meminta Doni dan Dani juga naik ke atas sana.
"Tapi sambil menunggu Mereka ada hiburan dari kami bertiga, sebuah lagu yang cukup terkenal dan semua pasti sudah hafal lirik lagu itu." kata Rendra.
Ketiga pemuda tersebut mengambil mic yang di kaitkan ke telinga.
dan mulai bernyanyi. Tapi lagu yang mereka bawakan malah mengundang tawa seluruh undangan. tidak ada yang tidak tertawa mendengar lagu dan tarian mereka.
Potong bebek angsa masak di kuali
Nona minta dansa dansa empat kali
Sorong ke kiri sorong ke kanan
Lalalala.
Mendengar lagu yang di bawakan Rendra Raisha menutup mukanya dengan kedua tangannya, dia sangat gemes dengan ulah dia, mau mengerjai mereka malah dia yang di merjain.
__ADS_1
"Haha, ya Allah ma, lihat mereka , seperti anak Sd saja." Zein memukul mukul pahanya tertawa ngakak melihat lelucon 3 pemuda somplak itu.
Sementara 3 pemuda tersebut santai saja seperti tak berdosa sama sekali.