MY DOKTER Is My WIFE

MY DOKTER Is My WIFE
Episode 61


__ADS_3

Hari ini Kimmy akan ke supermarket berbelanja kebutuhan harian.


"Ma boleh ikut tidak, bosan juga di rumah terus, aku pengen rujak buah di parkiran supermarket ma, disana seger banget rujaknya." Raisha memohon untuk ikut, dia jenuh, kegiatannya cuma nonton tv, jalan di taman, masak, sudah 1 minggu tidak keluar sama sekali, Rendra yang melarangnya katanya keadaan belum aman.


"Oke, kita tanya Rendra dulu yuk, dan bawa pengawal lebih banyak, nanti mama yang akan bantu bicara, aku mengerti perasaanmu sayang, pasti bosan kan di rumah terus tanpa ada kegiatan." Jawab Kimmy.


"Terima kasih ma, mama the best deh pokoknya." Raisha mencium kedua pipi Kimmy dan mereka meminta ijin pada Rendra yang baru pulang dari kantor itu.


" Mas, aku mama ke supermarket ya, pengen beli rujak buah di depan supermarket itu, rasanya pengen sekali makan rujak." Raisha minta ijin.


"Kasih lah Ren, kasihan istrimu, dia butuh udara segar, apalagi anakmu mau makan rujak tu." Kimmy menambahkan.


Rendra mendesah perlahan, dia merasa bersalah karena sudah terlalu posesif pada istrinya, bahkan keluar rumah saja tidak boleh.


"Maafkan aku ya sayang, kalau terlalu posesif, baiklah kamu boleh ikut mama, tapi jangan jauh jauh dari mama, dan bawa pengawal lebih banyak ma." Pinta Rendra pada mereka.


" terima kasih mas, aku tidak akan jauh jauh dari mama." Raisha sangat bahagia dan mengecup pipi Rendra.


Rendra menarik tubuh Raisha hingga jatuh di pangkuannya.


" Mama tunggu di luar ya, daripada jadi obat nyamuk, panas." sindir Kimmy sambil keluar dari ruang kerja Rendra.


"Sayang hati hati ya, aku tidak mau terjadi sesuatu pada kalian." Rendra mengelus perut Raisha yang sudah sedikit menonjol, maklum ada 3 bayi disana, belum genap 1 bulan saja, sudah terasa. Setelah memberi kecupan untuk istri dan calon anaknya Rendra mengantarkan mereka sampai di luar pintu.


Sebenarnya perasaan Rendra tidak enak, rasanya dia mengantarkan istrinya untuk pergi jauh saja.


"Ninja 1 dan 2, kalian susul mereka dan pastikan semuanya aman!" perintah Rendra.


"Siap tuan." jawab mereka.

__ADS_1


Dua ninja kiriman Rendra juga ikut mengawal mereka, tak lupa Rendra memberi alat pelacak pada setiap benda yang Raisha pakai.


Anak buah Raja segera melapor pada Raja kalau Jimmy dan Raisha lah yang berada di mobil tersebut, orang orang pilihan mereka segera mengikuti kemana arah perginya mobil yang mereka tumpangi


Kimmy dan Raisha segera ke supermaket, mereka membeli barang barang yang habis, Raisha juga membeli beberapa buah yang pastinya rasanya yang asem asem. Dia bahkan langsung menikmatinya setelah membayar semuanya.


" Ma itu tukang Rujaknya, kesana yuk!" Ajak Raisha. Tukang rujak tersebut ternyata palsu, anak buah Rajalah yang berjualan.


Orang tersebut memberikan Rujak buah yang sudah di beri obat bius.


"Makan sini yuk ma, sudah tidak sabar aku!" Di mobil saja ya sayang, di sini panas sekali mana bapak penjualnya tidak punya kursi lagi. " Kimmy mengajak Raisha makan rujaknya di mobil sambil perjalanan pulang.


Mereka asyik menikmati rujak tersebut, bahkan James yang menjadi sopirnya kali ini, juga ikutan makan.


Tiba tiba rasa kantuk menyerang Mata James, tapi dia Berusaha tetap terjaga demi keselamatan Majikan mereka.


" Ma, kok ngantuk banget ya?" Heran Raisha.


" Iya Nyonya, saya juga ngantuk berat." jawab James.


" Berhenti jams, dan minta ganti pengawal lainya untuk menyetir!" perintah Kimmy.


James segera meminggirkan mobil mereka lalu minta salah satu bodyguard untuk menggantikan mereka menyetir.


Akhirnya Kimmy, Raisha tertidur akibat obat bius tersebut sementara James sangat berusaha membuka matanya.


Mobil mereka di hadang beberapa Mobil. Sementara mobil pengawal di belakang sudah penyok karena di tabrak truck dari belakang.


Ada 15 orang keluar dari mobil musuh, mereka menyerang mobil yang Raisha naiki, akhirnya perkelahian antara para bodyguard yang sebagian sudah luka akibat hantaman truck itu dengan 15 orang asing itu terjadi, dua ninja kiriman Rendra juga ikut bergabung, mereka lupa di dalam mobil ada Dua perempuan yang harus mereka lindungi berada di sana.

__ADS_1


Raja dan Dave memanfaatkan moment istimewa tersebut dan membawa Raisha serta Jeni ke mobil mereka, Dave segera melajukan mobilnya menjauh ,tanpa mempedulikan orang orang yang masih tawuran tersebut.


Raja yang sangat peka dengan kepintaran Rendra segera melucuti semua barang barang yang mereka pakai dan membuangnya keluar dari mobil.


" Siapkan Jet, sekarang juga kita kembali ke markas pusat!" Raja memerintahkan anak buahnya segera menyiapkan jet. Jet tersebut juga sudah di rancang khusus, dan tidak akan bisa di sadap melalui Radar manapun.


Sementara, para bodyguard Dan dua ninja terluka , demikian juga dengan James yang sudah pingsan karena tidak kuat lagi bertarung. Salah satu ninja yang selamat, meninju mobil bosnya tersebut karena kedua majikan yang seharusnya mereka lindungi sudah hilang.


Mereka segera menghubungi Rendra dan mengirim anak buah yang lain untuk mengejar penculik.


" Tuan, maafkan kami, nyonya besar dan nyonya muda berhasil mereka culik." lapor ninja.


" Apa, lalu bagaimana keadaan kalian semua?" Rendra juga mengkhawatirkan anak buahnya.


" Kami terluka parah, bahkan tuan James juga pingsan tuan, sepertinya mereka memberi obat tidur pada rujak yang nyonya beli, jadi saat di culik keadaan nyinya besar dan Nyinya muda tidur." Jawab Ninja.


" Baiklah kalian pergi ke rumah sakit saja, aki akan mencari mereka." Rendra meminta anak buahnya segera ke rumah sakit, sementara dia memberitahukan semuanya pada Zein.


"Pa mereka berhasil menculik mama dan Raisha" Lapor Rendra.


"Apa Ayo cepat kita cari mereka Ren." Jawab Zein dengan nada tinggi.


"Tenang pa, kita tidak boleh gegabah seperti waktu itu." Jawab Rendra.


"Tenang tenang, yang di culik itu mama dan istrimu." sentak Zein.


"Lalu kalau kita emosi apa yang kita dapatkan pa, kegagalan iya kan, makanya kota harus berfikir jernih, jangan gegabah, ayo kita lacak keberadaan mereka, Rendra juga sudah mengirim orang ke bandara, mereka pasti akan membawa mereka ke markas, sebenarnya tujuan mereka adalah Rendra pa." Jawab Rendra dengan tenang, sebenarnya dia juga sangat khawatir, bukan dua orang saja yang mereka bawa saat ini tapi 5 orang kesayangannya. Zein memeluk putranya dan meminta maaf, karena sudah menggunakan emosi bukan akal.


" maafkan papa sayang, papa terlalu emosi, ayo kita cari cara terbaik agar kalian semuanya bisa selamat, papa tidak mau ada korban lagi dari pihak kita, baik kamu mama dan istrimu nak." Ucap Zein.

__ADS_1


"Bukan cuma itu pa tapi ada juga ketiga calon penerusku yang Rei Kandung." Jawab Rendra


__ADS_2