MY DOKTER Is My WIFE

MY DOKTER Is My WIFE
Episode 83


__ADS_3

Hari demi hari berlalu, hidup keluarga Narendra dan Raisha semakin berwarna dan seru dengan kehadiran si kembar 3, Ruhy juga sudah menikah dengan Rocky sebulan yang lalu. Kini Usia mereka sudah 4 tahun, mereka tumbuh menjadi anak yang genius seperti ayahnya, dan berhati lembut seperti ibunya. Raisha dan Rendra mengajari mereka untuk tidak membeda bedakan manusia dari status dan kelas sosialnya, untuk masalah agama Raisha sendiri yang membimbingnya dari kecil.


"Kak, mika pengen adik bayi deh kapan ya mama punya dedek bayi, lihat itu foto mama lucu ya, bulat seperti bola." Mika selalu minta Dedek bayi setelah diajak melihat anak Vina lahir, jadi merasa kepengen punya adik yang lucu seperti anak Vina.


" Aku caranya." jawab Mike.


"Apa?" kedua adiknya antusias mendengar cara itu.


" Kata om Jam, kita harus membuat kamar mama dan papa ,seperti kamar om Rocky waktu menikah itu, lalu setelah itu kita menginap di rumah Oma 1-2 hari, dengan begitu adik kita akan datang, kata Om Jam, kalau kita nempel terus ke mereka sampai kita besar adik kita tidak akan jadi di buat." Jawab Mike yang pernah mendengar kata kata James, Mike juga cerita ke James kalau ada adik bayi di rumah, pasti mereka punya mainan baru.


Mika dan Michael saling menatap satu sama lain dan mereka meloncat kegirangan.


" Oke ayo kita laksanakan." Jawab keduanya.


"Tapi jangan sampai mereka tahu, kita harus buat surprise, bagaimana kalau besok, tapi kita perlu bantuan Doni dan Om James." Bisik Mike.


Kedua adik kembarnya mengangguk Faham, malam ini mereka berkumpul di kamar mike dan menguncinya supaya tidak ketahuan, lalu mereka mencari ide untuk dekorasi kamar untuk membuat bayi.


Semua di persiapkan oleh ketiganya, Besok tinggal meminta Doni untuk membelikan apa saja yang mereka perlukan. hari itu mereka bersikap normal seperti biasanya, Mereka sibuk dengan Tugas yang di berikan Rendra, mengenai dunia teknologi supaya penerusnya nanti tidak akan Kaget dengan peradaban manusia yang semakin modern, lalu setelah dhuhur mereka belajar mengaji dengan Raisha. untuk sekolah formal, baru bulan depan mereka akan di daftarkan ke taman kanak kanak.

__ADS_1


Sore hari Kejutan akan di mulai, si kembar tiga membuat Raisha sibuk di dapur dengan menu pilihan ketiganya yang beraneka ragam, jadi Raisha sibuk dengan makanan yang akan di siapkan untuk makan malam, sedangkan Triple M, meminta Doni memasukkan pesanan mereka lewat jendela, mereka mengunci kamar Orangtuanya supaya tidak ada yang mengganggu, tugas Dani membuat Perjalanan Rendra lebih lama, dengan membelikan Si triple kue kesukaan mereka. Rendra nurut saja apa yang Dani katakan, karena biasanya memang mereka akan meminta sesuatu saat papa pulang kerja.


Ketiga anak kembar Raisha bekerja sama dengan baik, untuk menciptakan karya yang mirip di google yang mereka lihat tadi malam.


Mika tidak lupa membuat tulisan yang besar untuk di pasang di dinding supaya mama dan papa melihat dan faham dengan kejutan yang mereka siapkan.


Setelah semua beres, mereka mematikan lampu kamat tersebut, dan menguncinya dari luar. Rendra yang sudah pulang dari kantor langsung menuju ke dapur, dia bersandar di dinding dapur melihat Istrinya yang semakin cantik ketika memasak untuk mereka. Rendra meletakkan kue pesanan anak anak nya di meja makan, lalu mendekati Raisha, memeluknya dari belakang.


"Assalamualaikum bidadariku, I love u." Rendra mengucap salam dan mengecup pipi Raisha dari samping.


"Waalaikumsalam, tumben pulangnya agak sore pa?" Tanya Raisha, dia berbalik arah, dan mencium tangan suaminya.


" Mama belum tahu pa dari tadi sibuk ini membuat pesanan mereka, memang ada hari spesial ya pa kok tumben mereka aneh." Jawab Raisha. Terdengar suara Michael memanggilnya.


"Pa kami di mushola, nunggu papa dan mama sholat magrib tu sudah adzan." Teriak Michael. Rendra mendekati ketiganya yang sedang bergantian membaca jus ama.


"Ih pinter ya anak anak papa. Oke papa ma di dulu ya." Jawab Rendra.


"Mandi di kamar mandi sebelah saja, kalau ke kamar kelamaan, dan ini baju ganti papa sudah adik siapkan." Jawab Mika dengan senyum manis. Rendra menautkan alisnya, dia curiga pasti ada yang mereka rencanakan, tapi Rendra menurut saja dari pada mereka nanti kecewa kalau rencana mereka gagal, jadi Dia akan mengikuti semua kemauan anak anaknya.

__ADS_1


Rendra mandi di kamar mandi dekat mushola, setelah itu mereka memanggil Raisha untuk berjamaah.


Saat makan malam ketiganya meminta ijin ke papa dan mama untuk menginap di mansion Ibrahim dengan alasan kangen nenek, dan mereka besok pagi ada janji dengan nenek Kim.


" Pa kami malam ini kami menginap di tempat oma Kim, besok pagi pagi benar ada janji dengan oma." Mike mewakili adik adiknya meminta ijin pada Rendra.


"Oke sayang, nanti sehabis makan malam, kita ke rumah oma bareng bareng." Jawab Rendra.


"Tidaak." ketiganya sama sama menolak.


",Kami diantar Doni saja pa, papa dan mama di rumah saja, kita kan sudah besar iyakan kak?" Ucap Mika sambil meminta dukungan kedua kakaknya.


"Iya adik benar pa, kami mau buat kejutan ke oma dan opa kalau kami sudah besar." Michael membantu adiknya menipu sang papa.


"Oke deh, kalau begitu hati hati ya sayang sayangku." Jawab Rendra.


Setelah mendapat persetujuan Rendra, ketiganya mengambil tas yang sudah disiapkan sebelumnya, dan berangkat ke Mansion Ibrahim, Rendra dan Raisha mengantar ketiganya sampai di luar, dan memberi pesan pada Doni untuk hati hati.


"Don, hati hati, jangan ngebut!" Raisha mengingatkan Doni supaya tidak ngebut.

__ADS_1


"Siap bunda." Jawab Doni.


__ADS_2