My Teacher My Dear

My Teacher My Dear
Eps 2. Mengejar pak Guru


__ADS_3

*Mike



Sekolah mengadakan perpisahan untuk tingkat atas yang sudah menyelesaikan ujian nya dengan baik dan nilai yang cukup baik. Sedari tadi aku hanya konsentrasi nelihat gadis keras kepala, dia terlihat sangat dewasa malam ini. Ingin rasa nya menemui nya namun ia akan risih dengan kehadiran ku.



Hanya beberapa pandangan mata ku beralih Jenny tak lagi berdiri ditempat nya berdiri sejak tadi. Kupandangi seluruh lapangan dan mencari Jenny namun tak kutemukan, terlihat Bastian sedang berjalan terburu buru menuju toilet wanita. Aku bergegas mengikuti nya, aku masih hanya memperhatikan gerak gerik nya yang sedang merayu Jenny. Perlakuan Bastian merayu Jenny menurut ku sangat kasar, namun ku urung niat ku menghampiri karena Jenny akan marah jika aku mencampuri urusan nya. Hendak berbalik arah melangkah tiba tiba suara Jenny sedikit serak minta tolong, Bastian sedang memaksa memeluk Jenny. Amarah ku timbul dan kepalan tangan ku mulai membulat siap untuk di layang kan, aku menghampiri dan menonjok pipi tembem nya.



Plokkk..


Hidung Bastian berdarah, dan ingin menghajar ku segera ku tepis dan kembali menghajar nya dengan beberapa pukulan.


Aku melirik Jenny yang sedang ketakutan duduk memeluk kedua kaki nya, ku sudahi pertengkaran kami dan menghampiri Jenny. Jenny bergetar, ku tuntun langkah nya menuju parkiran. Ia masuk kedalam mobil dan aku melajukan mobil secepat mungkin agar Jenny bisa istrahat, ku gendong tubuh kecil nya masuk kedalam rumah. Bik Asih berjalan didepan ku menunjukkan arah kamar Jenny, aku meletakkan tubuh nya perlahan agar ia tetap tenang. Sepanjang perjalanan dia hanya terdiam, saat aku menggendong dia hanya menatap mata ku dengan pandangan teduh. Jenny yang terkesan keras kepala hilang dalam waktu beberapa menit, tubuh nya masih bergetar meski kejadian nya sudah berlalu beberapa jam yang lalu. Aku hendak meninggalkan nya agar ia bisa tenang, tangan ku di cegat dan tiba tiba memeluk ku.



Aku membalas pelukan nya dan mencoba memberi nya ketenangan, dia mulai mengantuk dan tertidur. Setelah lama menunggu akhir nya aku pun tertidur juga.




*Jenny



Perlahan ku buka mataku yang masih perig karena terlalu lama menangis semalam, aku tersadar ternyata pak Mike menunggu ku semalaman sampai tertidur di ranjang ku, "baju ku masih lengkap berarti dia tidak berbuat apapun" batin ku.



Selain kemarahan papa, aku tidak pernah takut akan apapun namun pertengkaran semalam membuat ku sangat ketakutan dan memeluk pak Mike. Ku arah kan tangan ku meraba wajah pak Mike, wajah nya sangat tampan bahkan sangat tampan meski saat tidur. Kemana aku selama ini yang tak menyadari ini semua, tangan nya bergerak dan aku memejam kan mata ku berpura pura tidur.



*Mike



Sedari tadi aku sudah bangun tapi tak ingin mengganggu Jenny dan tetap memejam kan mata ku. Aku merasakan tangan Jenny sedang meraba wajah ku,aku berpura pura memberi kode menggerakkan tangan ku agar ia tau kalau aku bangun.



Aku tau dia pura pura tidur, ku kecup bibir nya.


Plakk....



Spontan Jenny menampar ku dan membuat ku terpaku.



Jenny : Ciuman pertama ku


Mike : Maaf Jenny


Jenny : pak Mike, tolong keluar


kamu keterlaluan


Mike : (berlalu)



Aku sedang konsentrasi memperbaiki keadaan mental dan fisik yang sempat drop karena kejadian dua hari lalu, sekaligus menyiapkan berkas untuk pendaftaran kuliah bulan depan.



Tiba tiba aku terbayang dengan pak Mike, aku berniat ke sekolah lama ku untuk sekedar m


bertegur sapa dengan nya. Alang kah terkejut nya aku karena pak Mike sudah tak mengajar lagi. Ku telusuri lorong sekolah ku dengan sangat geram, " dia marah pada ku tapi keluar dari kerjaan. Kalau marah kan bisa temui aku, dan lagi itu adalah salah nya karena mencium ku. Dasar pria bodoh " bisik ku



Flassback on


Jenny : pak bisa ketemu dengan Pak Mike?


Darto : apa kamu gak tau Jen, pak Mike sudah keluar dari sekolah. Beliau akan berangkat keluar negri mekanjut kan studi nya


Jenny : baik, permisi ya pak


Flassback off



Ku raih handphone ku dan menghubungi papa, ini pertama kali nya aku menghbungi papa selama setahun ini.



Jenny : apa kabar pa?


Bram : Sehat, kamu apa kabar sayang


Jenny : cukup baik pa, lagi ngurusin pendaftaran kuliah


Bram : di Indonesia?


Jenny : belum tau pa, nunggu ijazah keluar dulu


Bram : oke, trus ada apa Nelfon sayang?


Jenny : pa, aku boleh minta anak buah Papa nyelidikin seseorang gak pa?


Bram : (kaget) apa ada yang ganggu kamu Jenny :eh.. bukan pa, Jenny cuma ada perlu banget


Bram : oke nanti papa urus



Anak buah papa benar benar jenius, dalam sehari dia bisa menemukan pak Mike.




*Mike



Setelah kejadian ciuman dirumah Jenny aku merasa sangat bersalah, aku memutus kan untuk kembali ke inggris mengurus perusahaan dan mencoba melupakan semua yang terjadi. Setiap kali mencoba melupakan Jenny batinku berdecak kesal.



dert...


papa menghubungiku, meski aku membenci nya tapi aku tak dapat menghindari nya.

__ADS_1



Jason : kapan kamu akan berangkat?


Mike : ke mungkinan besar lusa pa, karena penerbangan ke inggris belum ada untuk saat ini


Jason : kenapa harus lusa? besok ada penerbangan kelas bisnis . papa akan booking tiket untuk kamu besok


Mike : terserah papa aja (memutus )




Sudah beberapa hari tapi aku masih tetap memikirkan nya sepanjang hari, meski sudah menyibukkan diri dengan urusan keluar sekolah. Rasa bersalah terus saja menghantui ku, ingin rasa nya minta maaf lagi namun tak ku lakukan karna yakin Jenny masih marah.



Melihat nya mengingatkan ku akan sosok Mama, wajah nya sangat mirip dengan Jenny dan sifat nya juga hampir sebanding. Hanya saja Mama wanita tangguh dan ceria.



Sore ini aku akan berangkat ke Inggris, jadi siang ini segera ku kemasi barang barang ku seadanya. Waktu bahkan sangat cepat berlalu hari ini. Aku termenung memandangi sekitas ruangan boarding past, untuk kelas bisnis. Bodoh nya aku bahkan mengharap kan Jenny datang menghampiri ku. Aku tengah berbincang dengan seseorang dengan tujuan yang sama, seorang pebisnis juga di Inggris dan sedang masa pengembangan proyek di Indonesia. Obrolan kami sangat menarik karena bahasan bisnis tidak akan ada habis nya dan akan terus berlanjut. Karena penerbangan delay sampai sejam yang akan datang jadi kami berniat untuk mencari makanan atau minuman disekitar tempat kami menunggu. Ikram pebisnis yang hebat, dari obrolan kami aku dapat menilai nya beliau sangat berkharisma dan tentu sangat bertanggung jawab. Ikram berbaur dalam bisnis produk kosmetik yang sedang di minati di seluruh dunia, setelah kami berbincang cukup lama akhir nya pesawat yang akan kami tumpangi telah siap untuk berangkat. Kami bergegas menuju pesawat.



Aku menuju seat yang telah tertera pada tiket, sementara seat sebelah masih kosong dan penumpang nya belum tiba meski sepuluh menit telah berlalu. Aku mencoba memejamkan mata ku karena perjalanan ini akan sangat membosankan, seorang wanita datang dan sepertinya aku mengenal suara itu.



Jenny !!!




*Jenny



Aku masih tetap menyuruh anak buah papa mengawasi pak Mike, dan terkejut nya aku mendengar kabar bahwa sore ini pak Mike akan berangkat ke inggris. Sangat kebetulan sekali, Papa masih ada di inggris. Aku menghubungi Jos anak buah Papa untuk membantuku memesan tiket.



Jenny : Jos, pesan tiket pesawat kelas bisnis ke inggris untuk sore nanti


Jos : baik non



Aku berbenah seadanya, dan menghubungi papa memberitahukan aku akan kesana. Papa terdengar sangat senang, dan mama (tiri) juga sangat senang aku akan berkunjung. Meski tak melahirkan aku tapi dia lebih menyayangi ku dari pada mama Juni mama kandung ku.



Aku tak tau apa yang terjadi, mendengar pak Mike akan ke Inggris dada ku terasa sangat sesak dan ingin menghalangi nya agar tak pergi. Aku memikirkan cara terbaik membalas dendam pada pak Mike, menggoda nya agar ia merasa bersalah padaku.



Melihat kehadiran ku duduk di seat sebelah nya, sontak pak Mike terkejut.


Mike : sedang apa disini Jenny (heran)


Jenny : jangan bersikap formal Mike ! kamu tak lagi guru ku (mencoba tenang walau sangat gugup)


Mike : baiklah




*Mike



Senang atau sedih, aku tak tau perasaan hatiku saat ini. Bagaimana cara untuk meluluhkan hati nya, dia pasti masih sangat marah padaku.



Meski hanya berdua tapi ini sangat canggung untukku, aku melihat nya tertidur.


Aku pergi menemui pramugari dan meminta nya menyediakan kamar khusus istrahat, agar Jenny bisa istrahat tenang.



Tubuh kecil nya semakin kurus saat ini, dan memudahkan aku mengangkat nya menuju kamar istrahat. Ku baringkan tubuh nya secara perlahan agar ia tak terbangun, aku hendak pergi tapi tangan ku tertarik dan membuat ku jatuh menindih tubuh Jenny. Segera beranjak, namun tertahan.



Jenny : mau kemana Mike ?


Mike : aku akan duduk dan menunggumu diluar


Jenny : kamu mau kabur dari ku lagi?


Mike ! kamu harus tanggung jawab soal waktu itu


Mike : tapi aku tak melakukan apapun waktu itu Jenny


Jenny : tidak melakukan apapun?


Tapi kamu merebut ciuman pertamaku


Mike : maafkan aku Jenny.



Tiba tiba bibir mungil itu mencium ku lembut, namun semakin lama ciuman itu semakin memanas. Kulepas ciuman ku dan dan duduk ditepi ranjang.



Mike : jangan menggoda ku Jenny


Jenny : aku tak menggoda mu Mike, aku hanya ingin memelukmu



Jenny kembali memeluk ku, pelukan nya sangat erat. Kembali bibir mungil nya mencium ku, ciuman yang tadi hanya kecupan biasa berubah menjadi lumatan penuh sensasi. Kamu berpangutan dan saling memandang, Jenny menjadi sangat nakal sejak kutinggal seminggu lalu. Ciuman nya sampai mendarat di leher ku dan mencoba menahan gejolak dari dalam diriku,



ehmm cup..cup.. desahan Jenny membuat ku hilang kendali dan sangat ingin menikmati tubuh nya. Kulucuti baju nya satu persatu, dia diam saja.Alangkah terkejut nya aku memandangi tubuh polos Jenny yang tanpa busana, putih bersih. Dada nya sangat pas dengan ukuran tangan ku, kami masih berpangungutan dengan bibir masih menyatu.


Perlahan aku meremas penuh nafsu, segera alam sadar ku bangkit dan melepas ciuman kami. Aku mencoba memakai kan semua baju yang sudah terlepas tadi.



Mike : jangan menggoda ku lagi Jenny, aku pria dewasa.


Jenny : memang nya kenapa Mike


Mike : aku suka kamu Jenny, atau lebih tepat nya mencintai kamu. Jadi aku tak mau menghancurkan masa depan mu, aku ingin melakukan nya saat kamu utuh menjadi milikku.

__ADS_1


Jenny : sejak kapan kamu mencintaiku Mike?


Mike : sejak kamu menangis ditaman, aku tak memikirkan hal lain kecuali ingin melindungi kamu Jenny



*Jenny



Aku terkejut saat mengetahui Mike mencintai ku, niat ku balas dendam untuk menggoda nya sekilas hilang



Jenny : maafkan aku


Mike : untuk??


Jenny : aku sengaja ingin balas dendam dengan cara menggoda mu, tapi semua ada alasan nya Mike.


Mike :(beranjak)


Jenny : (memeluk) tapi itu karena aku juga sayang. apa kamu mau pergi setelah semua yang aku lakukan sampai sejauh ini?



Kami berpelukan sampai tertidur, perjalanan dari indonesia ke Inggris butuh waktu lama tapi aku tak bosan sama sekali.



*Mike



Aku melihat nya masih tertidur dan tak ingin mengganggu tidur nya, aku mengangkat nya menuju pintu keluar.



Semua orang menatap ku namun tak ku hirau kan, aku menurunkan Jenny saat sudah terbangun.



Mike : selanjut nya kemana?


Jenny : mansion papa


Mike : aku antar, tunggu disini aku akan datang (berlalu)



*Jenny



Kami tiba di bandara, Mike memanggil seseorang mengantar kami menuju Mansion papa ku. Bukan pertama kali nya aku kesini, tapi Mike?



Mike : aku sering kesini karena papaku juga tinggal disini dengan Erlin


Jenny : siapa Erlin?


Mike : selingkuhan papa ku, yang hanya mengincar harta papa(mengalih kan pandangan)


Jenny : Tapi dia tetap mama mu, bagaimana kalo papa mu memberi semua harta nya pada Erlin?


Mike : aku tak peduli, aku punya perusahaan dan bisnis jadi gak peduli dengan harta nya


Jenny : bagaimana deng...


Mike : (mengecup bibir Jenny)


jangan banyak bertanya


Jenny : (mengangguk)



Tiba di mansion papa, aku berlari memeluk papa. Ada dua orang pria disana turut menyaksikan kami berpelukan, ternyata itu adalah om Jason dan Marco. Papa dan adik dari Mike



Jason : kalian saling kenal?


Bram: iya ada apa ini?


Jenny : Mike pernah mengajar disekolah Jenny tapi sekarang kami pacaran



Jason : (terkejut) ada apa ini, kami sudah sepakat kalo Jenny dan Marco akan menikah



Jenny : glek..(menelan ludah) gak bisa kami saling mencintai dan aku tidak setuju.


Mike : saya pamit pulang Om, pa


Mendengar hal itu Mike berlalu begitu saja, aku mengejar nya.




*Mike



Aku cukup lelah, rasa nya ingin tidur setelah mengantar Jenny namun mataku terbelalak dengan mobil yang ada di parkiran mansion Om Bram. Aku melangkah dan mendapati Papa dan Marco disana.


Keributan terjadi dan aku berlalu, Jenny memelukku dari belakang mencegah ku



Jenny : ada apa? bukan nya tadi kamu bilang kamu sayang


Mike : aku sayang Jen, tapi dia adikku. Aku tak ingin merusak semua.(tunduk)


Jenny :apa kamu tak ingin berjuang denganku Mike?


Mike : cobalah mengenal Marco, dia pria baik.


kalau papa melarang hubungan kita aku bisa melawan nya tapi Marco sudah menyetujui pernikahan ini Jenny. Pergilah (berlalu)


Jenny : aku membenci mu Mike (berlari)



Aku mencoba menenangkan pikiran ku, ungkapan pernikahan itu benar benar membuat mu sangat marah. Kulajukan mobil secepat mungkin menuju mansion pribadi ku yang tak jauh dari mansion om Bram. Ku rebahkan tubuhku melepas rasa lelah ku.


__ADS_1


"Jenny akan semakin membenci ku dengan tindakan ku kali ini,apa yang harus aku lakukan? aku tak punya pilihan lain " lirih ku


__ADS_2