My Teacher My Dear

My Teacher My Dear
Eps 27. Segala nya untuk keluarga


__ADS_3



* Jenny



Sudah ber hari hari aku terkurung di dalam ruangan ini, tidak ada yang mengeluarkan aku dari sini. Aku bahkan tidak tau mengapa aku harus di sekap di sini dan tidak tau siapa di balik ini. Entah harus berapa lama aku menunggu untuk menunggu agar di keluarkan dari tempat gelap ini.



Apakah aku tidak pantas mendapat maaf dari Mike ?



kreekkk....



Papa ??



Sangat tidak mungkin Papa menyekap ku selama ini tanpa alasan, pasti ada banyak hal yang sudah terjadi selama ini yang tidak aku ketahui. Papa membuka ikatan tangan ku dan merapikan rambut ku yang berantakan.


Bram : Kamu baik baik saja kan ?



Aku tidak menjawab pertanyaan Papa, aku hanya menangis di pelukan nya.



Jenny : Jenny merindukan mu Pa..



Tak lama kemudian Mike datang, langsung memelukku.



Mike : Maafkan aku Jenny, aku harus menyembunyikan mu untuk keselamatan kita sem...



Belum selesai Mike bicara kepala ku tiba tiba pusing dan....





* Mike



Jenny.... Jenny.....



Tiba tiba Jenny jatuh tak sadarkan diri, meski pun aku telah berteriak memanggil nama nya tapi mata nya masih tertutup rapat.


Tangan ku dengan sigap menggendong nya dan berlari menuju mobil, aku meminta Rey mempercepat kecepatan mobil.




Mungkin aku terlalu keras dengan Jenny, aku bertindak kasar pada nya tanpa mengetahui kebenaran dari kecelakaan Hans.


Aku bahkan tidak memberi nya kesempatan pada ku agar dia bisa menjelaskan apa yang terjadi.



Kaki ku tidak beranjak dari tempat ku berdiri, aku hanya bisa bersandar di luar ruangan saat Ricci memeriksa Jenny.



Aku menyembunyikan Jenny agar Willson tidak menyakiti nya, meski pun tidak mendapat Jenny Willson bahkan ingin mencelakai Hans dan berniat menukar nya dengan Berlian Kastil.



Ricci : apa yang terjadi ?


Mike : aku mengunci nya beberapa hari di dalam gudang, agar Andreas tidak menyakiti nya lagi..


Ricci : Andreas ?


Mike : semalam dia bahkan ingin membuka kastil.


Ricci : masuk lah, nanti kita akan bicara..



Jenny... Bangun lah...



Tangan Jenny sudah bergerak, mata nya terbuka perlahan. Perawat sudah membersihkan tubuh nya sejak sampai dirumah sakit, dia terlihat berantakan selama berada di dalam gudang.



Jenny : Mike..


Mike : maafkan aku Jenny, aku tidak berniat menyakiti mu.


Jenny : tidak apa Mike, dimana Hans ?


Mike : kita akan menemui nya jika kamu sudah pulih, keadaan nya sudah membaik.


Jenny : mengapa kamu tidak pernah datang menemui ku, kamu tau aku ketakutan


Mike : aku harus melakukan nya Jenny, karena Will dan Andreas bersekutu ingin menghancurkan kita. Aku tidak keberatan jika mereka menginginkan MILED tetapi mereka juga menginginkan mu dan Clark. Untuk itu aku tidak bisa diam. Mereka bahkan menginginkan Kastil milik mu.


Jenny : berikan saja Mike.. aku tidak membutuhkan itu. Sejak dulu aku ingin hidup dengan tenang, dan sederhana bersama keluarga ku




Istri ku benar benar luar biasa, tidak seperti wanita pada umum nya yang mengejar harta kekayaan. Aku belum memberitahu nya kalau Kastil belum di kuasai oleh siapapun, aku akan mengatasi nya setelah semua berjalan sesuai dengan rencana ku.



Aku membawa Jenny bertemu dengan Hans, keadaan Hans setelah operasi sudah membaik hanya saja obat bius masih bereaksi di dalam tubuh nya.


Jenny : aku mau pulang Mike, bawa Hans pulang


Mike : baik lah, aku akan mengajak Ricci merawat kalian di rumah.


__ADS_1


Rey sudah mempersiapkan berkas kepulangan Jenny dan Hans, sudah lama Jenny tidak menginjakkan kaki nya di rumah.


Terakhir kali dia datang menjemput Hans dan pergi ke Indonesia dia hanya mampir sebentar ke kantor ku lalu pergi. Kami memang tidak tinggal bersama selama ini tapi kami berstatus suami istri, aku akan berusaha memperbaiki semua masalah yang pernah ada diantara kami.



Sebelum sampai di dalam rumah aku telah mempekerjakan asisten rumah tangga untuk membersih kan rumah, agar Hans dan Jenny nyaman.



Ricci sedang mengontrol keadaan Hans di dalam kamar nya, sedangkan aku dan Jenny menunggu di ruangan tamu. Semakin hari keadaan Jenny telah membaik, dia sudah kembali menjadi Jenny yang dulu. Untuk merayakan kepulangan Jenny, aku mengindang keluarga ku dan Keluarga Jenny untuk makan malam bersama.



Bel masuk ber bunyi, mereka pasti sudah datang untuk makan malam. Kami semua berkumpul di meja makan, dan mulai menikmati makan malam yang telah di siiapkan oleh Jenny.



Setelah kepergian Jenny bertahun tahun lalu, semua keluarga bercerai berai dan tidak pernah berkumpul lagi. Setiap perjamuan makan malam yang meminta salah satu keluarga datang, yang lain pasti akan datang.




* Jenny




Keluarga ku telah berkumpul semua nya, aku merindukan saat saat seperti ini sebelum nya. Hidup terombang ambing membuat ku banyak belajar, bahwa hidup harus banyak berkorban. Jika sebelum nya aku menjalani hidup untuk diri ku sendiri, mulai sekarang aku akan hidup untuk keluarga dan masa depan ku.



Acara makan malam kami berjalan lancar, semua orang sibuk menyantap hidangan makan malam.



Clark... ?


ah iya aku baru ingat bahwa Kakak menjemput Marie dan Laurent ke Indonesia sekalian menyelesaikan kontrak kerja ku dengan pihak sekolah. Dari Kakak lah aku mnegtahui bahwa Mike bekerja tanpa di bayar di sekolah itu hanya untuk mendapat perhatian ku, dulu nya aku berharap akan bekerja sambil mengurus Hans. Ternyata semua nya tak semudah yang aku inginkan, aku ceroboh sampai melukai anak ku sendiri.



Aku merindukan Laurent, dia tumbuh dengan sangat baik meski tanpa kakak Yusi. Aku hanya berharap mereka segera sampai di rumah. Hari berlalu dengan begitu cepat, Hans sudah bisa berangkat ke sekolah baru nya. Aku merapikan tas nya dan membawa nya kedalam mobil, Hans sangat senang jika dia akan pergi kesekolah dengan ku dan Mike.


Mike : ayo Hans, kita akan terlambat nanti nya


Hans : sebentar Pa, aku datang.



Keluarga bahagia, aku akan hidup seperti ini untuk masa depan ku. Tidak hanya Mike, aku juga akan berusaha memperbaiki segalanya, aku memang butuh waktu untuk menerima Mike kembali. Tetapi aku berusaha memperbaiki hati ku agar Hans bahagia, dan aku tidak terluka lebih lama. Kepercayaan yang dulu telah hilang bersama dengan penghianatan Mike sempat membuat ku sulit untuk mengakui bahwa semua itu hanya kepalsuan.



Sepanjang perjalanan menuju sekolah baru Hans selalu berceloteh tentang teman teman nya saat berada di Indonesia,



drt.... drt ....


Ponsel ku bergetar dan nama kakak terlihat di layar Ponsel, aku segera mengangkat nya.


Clark : hey, dimana kalian ?


Jenny : mengantar Hans masuk sekolah baru Kak, apa kalian sudah sampai ?


Clark : tentu saja kami berada di rumah lama ku..


Clark : bawa Hans bersamamu ya, dia akan senang bertemu dengan Laurent


Jenny : baik kak, sampai jumpa !



tutthh...




* Clark



Aku belum menyelesaikan pembicaraan ku Jenny sudah memutus kan sambungan nya, anak itu semakin hari semakin mirip dengan Mike. Padahal aku hanya ingin berbicara dengan Mike sebentar saja, tetapi sudah lah..


Akan ku beri hukuman pada nya malam ini.



Hasio adik dari Marie sedang tidur dengan Laurent, sedang kan Marie sendiri menyiapkan makanan di dapur. Kami baru sampai tadi malam dan seperti nya Marie tidak memiliki titik lemah mengurus rumah tangga, pagi tadi dia sudah pergi ke minimarket untuk belanja keperluan dapur.



Aku menatap nya yang sedang berdiri dengan peluh di dahi nya, aku menghampiri nya dan memberi nya tisu.


Clark : keringat mu..


Marie : ah iya, duduklah aku sangat sibuk Clark. Aku harus menyelesaikan nya sebelum Laurent terbangun dari tidur nya



Kaki ku melangkah mengikuti perintah dari Marie, aku terperdaya oleh perintah nya yang seolah seperti atasan ku.


Clark : Marie, apa kamu memiliki kekasih ?


Marie : kenapa bertanya begitu ?


Clark : aku ingin memberi mu saran, kalau kamu ingin menikah tunggu lah beberapa tahun lagi. jika Laurent sudah bisa ku tangani sendiri kamu boleh pergi


Marie : baiklah, tapi aku tidak akan pergi jika kamu tidak meminta ku pergi.


Clark : mengapa ?


Marie : itu karena kamu atasan ku dan aku sudah berjanji saat kamu menyelamat kan adikku, aku akan selalu setia menjadi pengasuh Laurent. Mungkin aku akan pergi jika melihat Laurent menikah, ha... ha.. ha..


Clark : kamu ini ....



Mendengar Marie membuat ku sedikit terkesima, dia sangat polos dan bekerja keras untuk puteri ku. Sebelum nya Yusi hanya mengurus nya di malam hari, karena dia selalu sibuk di klinik bersama dengan pasien nya. Ternyata Marie bisa dengan mudah menyatu dengan Laurent, aku tidak salah memilih nya menjadi pengasuh untuk Laurent.



Sekitar jam 2 siang kami keluar apartemen untuk membeli beberapa cemilan karena Mike dan Jenny akan datang malam ini, Marie menaruh Laurent di atas stroller bayi dan mendorong nya. Hasio berjalan sejajar dengan kami, dia terlihat menikmati perjalanan kami menelusuri pusat perbelanjaan. Aku membeli nya beberapa barang, karena mulai minggu depan Hasio akan mulai sekolah.



Marie sedang sibuk dengan adik nya akhirnya aku harus mendorong Laurent, mereka terlihat bahagia. Setelah selesai mereka keluar dan kami berjalan lagi, tanpa sadar Marie menggandeng tangan ku.


__ADS_1


Hanya dengan sentuhan kecil di tangan ku membuat jantung ku berdebar seperti orang yang pertama kali jatuh cinta. Cukup lama Marie memegang tangan ku sampai akhir nya dia sadar dan melepas nya sendiri. Setelah mendapat kan semua kebutuhan kami pun segera pulang karena hari sudah mulai sore.



Clark : Marie, selesaikan tugas mu dengan cepat karena Mike akan datang. aku tidak ingin kamu bekerja saat mereka datang


Marie : aku akan langsung masuk ke kamar kalau mereka datang Clark


Clark : bukan itu maksud ku, Kamu juga harus duduk dengan kami..


Marie : ah tidak perlu, aku tidak akan nyaman nanti nya.


Clark : terserah kamu saja.




* Mike



Seperti nya aku melihat Clark dan Marie tadi, tapi kemana mereka ?



Mata ku tertuju ke sebuah toko baju, aku menatap dari kejauhan. Tidak salah lagi itu Clark. Tetapi bagaimana mereka bisa bergandengan tangan ? Mereka berlalu masum kedalam mobil dan keluar dari parkiran pusat perbelanjaan.



Aku berencana bertemu dengan Jini disini karena kami harus membeli peralatan rumah tangga yang perlu di ganti. Ini kebetulan sekali, aku melambaikan tangan ku ke arah Jenny yang sedang mencari ku sejak tadi. Aku membawa barang belanjaan menuju mobil dan langsung memutar kemudi untuk keluar.



Diperjalanan wajah ku terlihat kebingungan, dan sepertinya Jenny menyadari nya.


Jenny : ada apa Mike..


Mike : aku melihat Clark dan Marie tadi sedang belanja juga.


Jenny : oh iya, apa kamu menyapa nya ?


Mike : tidak, aku ragu


Jenny : ragu ?? ada apa ??


Mike : aku melihat Clark dan Marie berpegangan tangan, apa mungkin mereka memiliki hubungan ?


Jenny : baguslah, aku setuju saja. aku ingin Laurent memiliki keluarga lengkap.



Benar saja, aku setuju dengan pandangan Jenny dan aku akan mengetahui semua nya malam ini. Rasa nya ingin sekali menanyakan hal ini pada Clark tapi Jenny melarang ku. Mereka butuh waktu untuk saling mengenal satu sama lain.




* Clark



Marie sudah menyelesaikan semua nya, Mike sudah menghubungi ku mereka sedang dalam perjalanan.


Laurent dan Hasio sedang bermain di kamar dan Marie sedang membersihkan diri, aku hanya menunggu Mike dan Jenny datang. Hanya beberapa menit saja, mereka sudah datang. Hans berlari ke pangkuan ku


Hans : paman aku merindukan mu


Clark : Paman juga, kau pergilah temui adik kecil mu...


Mike : Clark, tadi siang ak....



Mike berusaha menyampaikan seauatu namun di cegat oleh Jenny, kami semua duduk dan menikmati cemilan.


Jenny : kak, dimana Marie ?



Marie.... Jenny mencari mu ! Aku berteriak memanggil nama nya dan dia segera turun...


Jenny : jangan berteriak kak, anak anak akan terganggu dengan suara mu itu



ha... ha... ha...



Marie datang dan duduk dengan jarak yang cukup jauh dari kami bertiga, dia hanya tertunduk saja dan memakan beberapa cemilan.


Jenny : Marie duduk lah di dekatku,


Marie : iya



Marie datang dan duduk di sebelah Jenny, tetapi Jenny pindah lagi sehingga aku dan Marie harus duduk bersebelahan. Kami berbincang dan tertawa bersama sambil menonton film dvd.


Jenny memeriksa anak anam yang sedang bermain dan ternyata mereka sudah tertidur, kami melanjutkan obrolan yang sejak tadi kami geluti.



Jenny dan Mike berencana menikah kembali untuk mengeratkan kembali hubungan mereka, aku bahagia dengan keputusan mereka. Aku yakin Mike tidak akan mengecewakan Jenny untuk kedua kali nya. Marie meneguk bir kalengan yang sejak tadi ada di atas meja, tadi nya hanya aku dan Mike yang meminum nya tapi Marie ingin mencicipi nya. Mike mengajak Jenny pulang dan meninggalkan Hans karena tidak ingin mengganggu nya.



Setelah mereka pulang Marie masih meminum bir yang sejak tadi berada di genggaman nya, aku melepas minuman nya dan berusaha menyadarkan nya.



Clark : hey... Marie sadar lah....



Tangan ku menepuk nepuk pipi nya namun dia tak kunjung sadar.


Marie : Clark, apa kamu tau aku sangat membenci mu !



Mata ku menatap nya, mencoba bertanya mengapa dia membenci ku.


Marie : kamu tidak punya hati, bagaimana kamu bisa bersikap begini ?


kamu tau aku sangat kecewa pada mu. Aku ingin berontak tapi aku tidak berdaya sama sekali jika sudah melihat Laurent. Apa daya ku, puteri kecil mu itu sangat lucu sekali.



Marie tiba tiba memeluk ku dan tertidur, aku sangat penasaran apa yang membuat nya begitu membenci ku.


__ADS_1




__ADS_2