My Teacher My Dear

My Teacher My Dear
Eps 5. Kebahagiaan Sesaat


__ADS_3

*Jenny



Aku tidak tau apa yang Mike rencana kan hari ini, dia membawaku ke sebuah mall dan menyuruhku memilih beberapa dress yang akan aku gunakan malam ini. Beberapa dress yang dipilih kan tak nyaman untuk di pasang kan pada tubuh kecil ku, aku merasa sangat kurus belakangan ini. Badanku sudah mulai pegal karena sedari tadi belum ada yang cocok, aku memilih dress sederhana untuk dipakai malam ini. Walau sederhana namun tetap terlihat elegant jika digunakan untuk sekedar dinner. Melangkah dengan perlahan, kuperhatikan Mike sedang sibuk dengan ponsel nya.



Mike : beautifull !!!


Jenny : (tersenyum) tentu saja



Beberapa menit kemudian Clark berhenti disebuah restoran mewah, ibarat seorang Puteri kerjaaan aku melangkah perlahan dengan harapan sepatu high heels ini bisa di ajak berunding agar tak melakukan kesalahan.



Dewa keberuntungan sedang berpihak padaku, malam ini berjalan lancar tanpa kesalahan. Jika waktu dapat dihentikan, aku ingin melakukan nya agar aku tak perlu melewati hari hari rumit seperti sebelum nya.



Melupakan masa lalu adalah hal yang ingin kulakukan saat ini, aku ingin memulai hal baru dengan Mike tanpa masalah. Jika sebelum nya hubungan kami di awali dari kebencian aku ingin kebahagiaan tetap ada di keluarga kecil ku.


Lusa kami akan pulang ke Inggris, aku merindukan Papa Mama ku. Entah sudah berapa lama aku tak bertemu dengan mereka.


Hari berlalu begitu cepat,aku begitu gugup saat malam tiba. Apa aku dan Mike akan tidur terpisah lagi?



*Mike



Satu satu nya hal yang harus kulakukan untuk mengembalikan keceriaan Jenny adalah dengan membuat nya bahagia, hari ini aku melakukan nya dengan baik.


Aku melihat nya merapikan kamar tidur sebelah, pasti dia berpikir kami akan tidur terpisah lagi.



Menghampiri !!


Mike :(memeluk) apa yang tengah kamu pikirkan istriku?


Jenny : (berbalik) apa kamu akan membiarkan ku tidur dilantai lagi



Keraguan itu masih terlihat dalam pandangan Jenny, aku menuntun nya duduk ditepi ranjang dan menatap nya



Mike : kita akan memulai semua nya dari awal sayang


Jenny : sungguh?


Mike : (mengecup)



Aku memberanikan diri untuk mengecup nya, tak ada penolakan dari Jenny. Namun, dalam keadaan nya saat ini keberanian ku goyah mengingat penderitaan nya dimasa lalu. Kami tertidur saling memeluk, ini kali pertama aku memeluk nya tidur dengan nyaman. Semenjak menikah kami bahkan tak pernah berbincang dari hati ke hati, aku menyiksa nya semenjak malam pertama.



Pukulan demi pukulan dia dapat kan tiap hari tanpa perlawanan, tak pernah terdengar sepatah kata keluhan dari nya. Ahh !! betapa tabah nya istri ku melalui rintangan itu.



Aku telah bersumpah bahwa aku akan membahagiakan istri ku seumur hidup, melupakan masa lalu nya dan menjalani hari tua hanya dengan nya.





*Jenny



Setelah beberapa tahun menikah, ini malam pertama yang paling membahagiakan seumur hidupku. Rangkulan tangan nya masih sama persis ketika dia memeluk ku saat masih ber sekolah di Indonesia. Ah.. aku ingat hal itu ! Mike menyelamatkan ku dari pria bajingan bernama Bastian saat acara perpisahan sekolah.



Aroma tubuh nya juga masih sama, pelukan ku semakin kuat saat menyadari ia akan beranjak. Ada banyak pertanyaan yang ingin ku ketahui, hari ini aku ingin mendapat kan nya.



Jenny : Mike !!


Mike : iya sayang..


Jenny : aku ingin tau alasan mu menyiksa ku beberapa tahun ini (meraba wajah)


Mike : lupakan lah, kita awali semua nya dengan kebahagiaan.


Jenny : tapi aku ingin tau Mike



*Mike



Bagaimana aku menjelaskan hal ini pada Jenny, alasan ku pergi saat pertama kali bertemu Papa Bram dan menyiksa nya semenjak menikah. Harus dari mana memulai cerita kelam ini? Akan kuberitahu saat waktu nya tiba, satu hal yang pasti alasan ku pergi bukan karena kebencian.

__ADS_1



Keberangkatan pulang ke Inggris telah diatur oleh Clark, ini permintaan pertama istriku saat pulih dari penyakit nya yaitu bertemu dengan keluarga nya di Inggris. Kedekatan nya dengan Mama Erlin membuat ku sangat iri, ingin merasakan kasih sayang dari seorang Ibu.



Sepanjang perjalanan Jenny hanya menatap segumpalan awan yang seolah olah berjalan searah dengan pesawat. Beberapa kali melihat ku dia hanya tersenyum tanpa mengeluarkan kata kata, mungkin dia ingin tetap tenang.



Keluarga telah siap siaga menunggu kedatangan kami, seperti biasa aku tak bisa lengah dengan waktu. Permasalahan beberapa waktu telah menguras pikiran ku dan tak akan ku biarkan masalah itu tetap berlanjut.


Mike : sayang, pulang lah bersama Papa aku akan menjemput mu nanti setelah aku pulang dari kantor


Jenny : baiklah, hati hati sayang (memeluk)


Mike : pasti (mengecup)



Semua mata tertuju pada kami berdua, kami tak pernah bertatap muka sebelum nya ini pasti mengejutkan mereka.



*Jenny



Istri tetap lah istri yang hanya bisa menunggu kepulangan suami dan mendengar kan perintah nya. Itulah saat ini yang aku lakukan, aku pulang bersama Mama Erlin menuju mansion Papa menunggu suami ku Mike pulang bekerja dan menjemput ku. Dibalik itu ada rasa syukur terbersit dalam hatiku karena hari ini aku akan menghabiskan hari ku dengan Mama. Jika berbicara tentang Papa itu akan menyakitkan ku, karena Papa sama saja dengan Mike. Pebisnis memang begitu, pekerjaan adalah hal yang paling utama.



Sepanjang perjalanan aku berbincang dengan Mama, sangat menguntungkan memiliki Mama seperti ini yang tidak pernah pilih kasih dengan notabene "anak kandung". Belum sejam setelah dirumah Mama telah memasak makanan kesukaan ku dan berbincang tentang hal yang biasa kami bahas saat sebelum aku menikah dengan Mike.



Jenny : Ma, bagaimana Mama bisa memasak secepat ini?


Mama : saat Mike memberitahu kalian akan pulang Mama sudah memasak tadi pagi dan memanaskan nya saat kita pulang (tersenyum)


Jenny : sebegitu penting nya aku buat Mama ?


Mama : kamu ini bicara apa sayang? tentu saja kamu ini berarti buat Mama karena Mama sayang sama kamu.



Kembali aku teringat tentang salah satu teman ku yang memiliki ibu tiri yang jahat. Dengan ragu kutanyakan hal ini pada Mama



Jenny : Ma, mengapa sangat baik walaupun aku bulan anak kandung Mama.


Mama :Harus kah Mama jelas kan?


Jenny : iya Ma



Jenny :(mengangguk)


Mama : Tapi semenjak kakek mu menikah dengan Nenek mu Ririn, dia tak pernah memperhatikan Mama. Dia hanya sayang dengan anak perempuan kandung nya. Mam tak pernah bersekolah meskipun kakek mu sanggul saat itu, Mam selalu merawat diri sendiri. Sampai akhir nya kakek mu meninggal dan Mama di usir dari rumah oleh Nenek mu. Tinggal lah mereka berdua dan Mama pergi mencari jati diri Mama.


Jenny : Mama pernah bertemu dengan saudara tiri Mama?



Mama tiba tiba menghentikan pembicaraan nya dan berusaha menahan sesuatu dari dalam hati nya, lalu melanjutkan lagi.



Jenny : dimana perempuan itu Ma?


Mama : dia adalah Mama mu. Juni


untuk kebenaran lainnya akan kamu ketahui nanti, saat kamu sudah siap kan hatimu untuk mendengar nya langsung dari Mama mu.


Inti nya itu lah alasan Mama tidak membedakan mu dengan Chello. Karena Mama tidak ingin kamu mengalami nasib yang sama.



Sontak aku terkejut dan menutup mulut ku, bagaimana mungkin kedua Mama mu adalah saudara tiri? sebegitu bejat nya kah Papa ku menikahi dua perempuan bersaudara sekaligus? Sedikit pun aku tak pernah berpiki menanyakan nama belakang mereka yang sama.



Mama tak melanjutkan pembicaraan nya meski aku memohon, kebingungan ku membuat ku sedikit pusing dan ingin ber istirahat.



*Mike


Aku meninggalkan Jenny dengan Mama, entah dia marah atau tidak aku tidak tau. Yang ku ingin kan dia tetap tenang dan tidak mengetahui masalah Mama kandung nya saat ini. Jika aku memberitahu nya kesehatan nya akan memburuk dan aku tak menginginkan hak itu terjadi lagi.



Pikiran ku selalu terganggu oleh nya, aku memutuskan untuk menghubungi nya dan ternyata dia sedang tertidur saat itu. Dengan begitu aku bisa konsentrasi dengan pekerjaan ku hari ini sebelum pulang untuk menjemput nya.



Clark : Tuan, perusahaan A.G menghubungi kita dan mengirimkan kontrak kerja sama yang ingin dia tawarkan dengan kita.


Mike : Selidiki dan buat keputusan secepat nya. Atur rencana menjebak kedua perusahaan itu tanpa harus melibatkan Papa Bram. Semua harus berjalan sesuai rencana agar kita bisa mengetahui tujuan awal mereka.



__ADS_1


Sudah bisa ditebak, mereka hanya ingin menghancurkan Jenny. Aku mengenal nya saat masih di Indonesia, tidak ada musuh bahkan teman pun tidak ada. Bagaimana seorang musuh datang dan balas dendam tanpa sebab? itu sangat tidak mungkin.



Sepertinya aku harus memulai dari Ibu kandung nya, Juni Aurora. Pasti ada solusi jika sudah menemukan titik lemah wanita itu.



Clark sudah membawa laporan penyelidikan nya ke kantor ku, aku mempelajari nya dengan seksama membaca detail demi detail informasi yang kudapat.


Juni Aurora. Puteri dari keluarga Jack Aurora dan Ririn Aurora. Memiliki perusahaan Kosmetik lokal di Inggris, dan berkembang pesat saat sudah bekerja sama dengan A.G


Ada yang hal yang tak yang mengejutkan dari laporan ini, Juni Aurora dan Erlin Aurora saudara tiri. Menikah dengan satu orang pria. Bagaimana mungkin??



Informasi lainnya belum lengkap dan aku menunggu sekitar satu jam untuk mendapatkan nya. Aku menghubungi Mama dan meminta nya menjaga Jenny sampai kebenaran ini terungkap.


Segera ku cek email dan memeriksa info lebih lengkap.



Oh God..!!


Bagaimana ini terjadi?



Aku terlalu sibuk menyiksa Jenny tanpa menyadari ada bahaya lain yang menimpa nya yaitu dari Ibu kandung nya. Aku harus memperketat penjagaan nya, aku tak ingin hal lain terjadi lagi menimpanya. Sudah cukup dia menderita karena ku.



Mike : Clark, arahkan penjagaan ketat di Mansion Papa Bram. Larang mereka keluar dari rumah sampai besok pagi. Setelah itu bawa mereka keruangan bawah tanah Mansion mu.


Clark : baik Tuan



*Jenny



Aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, mengapa ada keributan terjadi di rumah. Aku menuruni anak tangga melihat beberapa asisten rumah tangga sedang membuat beberapa bungkusan perbekalan makanan mentah.



Mama :Jenny sayang, berbenah lah karena kita akan meninggalkan tempat ini.



Masih dengan ekspresi kebingungan aku berbenah seadanya dan tak lupa membawa ponsel ku.


Dibawah semua sudah berkumpul ada Mama, Papa, Chello dan para asisten.


Clark membuat instruksi agar para asisten mengganti baju pelayan dengan baju biasa, Clark juga meminta agar meninggalkan semua ponsel atau alat komunikasi lainnya. Kami mengikut saja dan berjalan menuju mobil dan membawa bekal yang telah disusun. Aku masih tidak mengerti apa yang terjadi, kuberanikan diri bertanya pada Clark.



Jenny : Clark, ada apa?


Clark : ada bahaya yang menimpa keluarga Franklin dan Tuan sedang mengurus nya. Anda tenang lah dan tetap ikuti instruksi saya Nyonya.


Jenny : bagaimana jika dia terluka?


Bram: tenang lah Jen, Papa kenal siapa Mike dia tidak akan melakukan kesalahan dalam bertindak.



*Mike



Ini rencana terbaik untuk memancing mereka dalam bertindak, hal ini telah disembunyikan dari keluargaku. Entah itu hanya pemikiran sekilas, ada rasa curiga pada Hiruka yaitu mama tiri ku yang ikut andil dalam masalah ini.



Menyabotase surat perceraian adalah alasan menyembunyikan Papa Franklin, dan benar saja saat hari kedua saat Keluarga Jenny sembunyi Papa bertanya padaku dan menghubungiku.


Papa : Mike, Bram dan keluarga nya menghilang?


Mike : apa peduli ku Pa, aku dan Jenny sudah bercerai aku akan mengirim surat nya ke mansion Papa dan tolong simpan. Mereka penipu, aku ingin surat itu menjadi bukti jika mereka menyerang ku suatu saat.



Papa semakin bingung, aku tidak peduli karena aku akan memberitahu nya nanti saat semua sudah terbukti. Aku akan membuktikan bahwa istri nya itu hanyalah Monster.



Diam diam aku mengunjungi Jenny di ruang bawah tanah, aku melihat semua diam dan tak melakukan apa apa. Bagaimana mereka akan bertahan satu bulan disini?



Aku memeluk Papa Bram, menyaksikan dia menangis tanpa daya. Seolah memberi isyarat kelemahan nya ada pada Jenny. Aku memandang dan mengecup kening Jenny yang sepertinya ketakutan.


Mike : ada apa sayang? apa kamu merindukan aku?


Jenny : berhentilah berpura pura dan ceritakan apa yang terjadi


Mike : oke. akan ku ceritakan. semua dengarkan dan ikuti saja perintah dari Clark.


Didalam tubuh Jenny ada Berlian pusaka milik keluarga Aurora. Berlian itu diperalat oleh Juni Aurora dan Barak untuk menghancurkan Perusahaan ku dan Franklin Corps. Mereka akan mengambil Berlian itu dan menjualnya. Kalian pasti tau untuk mengambil nya mereka harus Membunuh Jenny. Jadi sementara kalian harus sembunyi, jangan gunakan ponsel yang akan mempermudah mereka melacak lokasi kalian. Bersabar lah semua akan diatasi tanpa masalah.



__ADS_1


Mereka semua terkejut dan memandang Jenny, aku melihat air mata jatuh di pipi nya. Hatiku terpukul melihat nya lemah, tapi apapun yang terjadi aku akan mengatasi nya dengan baik. Semua akan berjalan sesuai rencana. Ku urung kan niat untuk beranjak meninggalkan mereka, aku memilih menemani mereka sementara waktu. Kupeluk tubuh kecil yang membuat ku rindu beberapa hari ini, Lantai kumal tak lagi menjadi penghalang kami saling memeluk dan tertidur. Para asisten masih duduk ditepi ruangan dan sebagian telah tertidur. Suasana nya mengharukan dan menyayat hati, namun apalah daya ini satu satu nya cara agar mereka semua selamat. A.G adalah perusahan yang mempunyai kasus kriminal yang banyak, aku tak ingin membayakan hidup mereka semua karena ulah satu orang. Juni Aurora



__ADS_2