My Teacher My Dear

My Teacher My Dear
Eps 25. Posesif


__ADS_3


* Jenny



Hari ini terasa berat, Ratna benar benar berbicara keterlaluan di sekolah di depan para siswa lain nya. Hal itu membuat Mike marah dan membongkar kebenaran bahwa aku adalah istri nya, entah kebenaran itu akan membawa ku kemana. Bisa saja kebenaran itu bisa menghentikan para penggemar nya mengusik ku, namun besar kemungkinan kebenaran itu bisa jadi petaka bagi ku jika berhadapan dengan para siswa besok di sekolah.



Pulang dari sekolah aku langsung masuk ke dalam kamar membersih kan diri dan langsung rebahan diatas ranjang. Beberapa kali Mike memanggil ku untuk makan siang namun aku mengabaikan nya, sampai Hans mengetuk pintu kamar dan mrminta ku makan bersama nya.



Saat kami makan siang, Marie sedang menyuapi Laurent. Mata ku hanya bisa memandang nya yang begitu menyayangi Laurent, semenjak kedatangan nya bersama Kakak dia tidak banyak bicara dengan anggota keluarga lain nya. Marie hanya menghabiskan waktu nya dengan merawat Laurent dan kadang membantu ku mengurus rumah. Setelah menyelesaikan makanan ku aku menghampiri Marie yang masih sibuk membujuk Laurent untuk makan.



Jenny : Marie, biarkan aku menggantikan mu. kamu makan lah


Marie : oh tidak apa kok, nanti aku bisa makan setelah menidurkan Laurent.


Jenny : Marie, kamu terlihat canggung sejak kamu datang. Apa kakak memaksa mu untuk ikut dengan nya ? (menatap )


Marie : tidak, aku hanya memikirkan adik ku yang masih berada di Jepang. Dia tinggal bersama paman ku, aku tidak memiliki keluarga lagi jadi harus menumpang pada paman saat aku memilih ikut dengan Tuan Clark.



Terlihat raut kesedihan di wajah Marie, tak lama kemudian Mike dan kakak pun datang.


Clark : berapa usia adik mu Marie ?


Marie : 12 tahun Tuan (menunduk)


Mike : berikan foto dan alamat nya aku akan meminta anak buah ku menjemput nya.


Marie : tapi paman tidak akan mengijinkan nya Tuan, pria itu sangat peduli dengan uang dan menguras gaji ku setiap bulan nya.


Clark : aku akan mengatasi nya..



Kakak memang terlihat sangat dingin, tapi kakak adalah sosok penyayang. Dia tidak akan membuat orang di dekat nya mengalami masalah apalagi Marie sudah merawat Laurent.


Jenny : Marie, jangan begitu canggung kepada kami. Panggil nama saja pada ku.


Mike : dan pada ku juga, Kamu terlihat lebih tua dari ku. Jadi jangan memanggil ku Tuan.



Marie hanya tersenyum saat kakak memutuskan menjemput adik nya, Dia berlalu bersama dengan Laurent. Kini hanya tinggal aku dan Mike, kami saling memandang lalu sibuk dengan ponsel kami masing masing.


Mike : jangan bekerja lagi..


Jenny : apa ?


Mike : aku tidak ingin melihat mu bekerja,


Jenny : kamu tidak punya hak mengatur kehidupan pribadi ku Mike ( nada ketus )


Mike : aku suami mu dan aku berhak atas dirimu.


Jenny : tidak bisa



Aku pergi meninggalkan nya dan langsung masuk kedalam kamar ku, meski aku dan dia masih berstatus suami istri tapi kamu tidak tidur dalam satu kamar. Hans kadang tidur di kamar ku atau pun kamar Mike, malam ini Hans sedang berada di kamar ku.



Hari ini aku harus membuat program mengajar untuk tahun ini, jadi kemungkinan besar akan tidur larut malam.




* Clark



Marie !



Dulu dia hanya lah Sekertaris junior di perusahaan ku, dia baru bekerja 2 minggu saat aku menawarkan untuk ikut bersama ku untuk merawat Laurent dengan gaji yang cukup besar.



Kenapa aku memilih nya ?


Itu karena Marie belum banyak mengetahui tentang perusahaan dan kehidupan pribadi ku.



Aku akan membantu nya dengan membiayai adik nya karena dia sudah banyak membantu ku dalam merawat Laurent, dia terlihat sangat bahagia saat aku menawarkan bantuan pada nya.


Tubuh ku bersandar diatas sandaran sofa kamar ku, sejenak aku mengingat masa lalu ku bersama dengan Yusi. Jika saja dia berada di posisi ku saat itu dia pasti tidak akan sanggup mengucapkan kata kata yang menyakitkan hati ku.



Kehilangan keluarga sejak aku masih kecil membuat ku begitu mencintai Jini adikku lebih dari apa pun, aku hidup sebatang kara selama bertahun tahun dan akhir nya bertemu dengan adik ku setelah sekian lama. Wajar jika merelakan segalanya demi adik ku, bagi ku dia adalah segalanya. Sejak aku mengenal Yusi, aku berpikir dia adalah wanita yang akan menerima semua kekurangan ku dan bisa mengerti keadaan Jini.



Ternyata dia juga sama dengan keluarga nya, aku tidak pernah bercerita dengan Ibu dan Will tentang siapa Jini tapi pada akhir nya mereka mengetahui segala yang telah ku katakan pada Yusi.



Itu arti nya Yusi memberitahukan kepada orang lain tentang keadaan Jini. Kepala ku terasa sangat berat walau hanya memikirkan nya sekilas saja. Saat ini aku hanya berharap Marie bisa melakukan tugas nya merawat Laurent agar putri ku tidak merasa kurang kasih sayang.



__ADS_1


* Mike



Dari informasi yang telah ku dapat dari Marie, aku meminta beberapa orang menjemput adik nya yang bernama Hasio. Aku sudah mengurus semua nya agar Marie bisa bertemu dengan adik nya. Marie menunjukkan kasih sayang nya pada Laurent dengan begitu tulus, aku bisa melihat nya karena tanpa sepengetahuan kami Marie sering mengajak Laurent berjalan jalan.



Jenny sudah rapi pagi ini, saat aku keluar dari kamar membawa koper.


Mike : Jenny, jagan diri mu selama seminggu ini. Aku harus menyelesaikan masalah perusahaan sementara waktu.


Jenny : iya baiklah


Mike : jangan bekerja dulu, aku akan mengurus cuti untuk mu


Jenny : tidak perlu, aku akan tetap bekerja


Mike : kamu masih tetap keras kepala.



Aku berlalu meninggalkan nya dan menghampiri Hans yang juga sedang sarapan.


Mike : Hans, Papi pergi dulu ya. Jaga Mami mu agar tidak dekat dengan laki laki lain.


Hans : oke Papi, tapi ada syarat nya.


Mike : apa itu ?


Hans : Hans mau adik



uhukk..uhukk... Jenny tersedak makanan mendengar permintaan Hans, dia memalingkan wajah nya saat dia meneguk minuman nya.


Mike : Hans, Papi akan pergi. Bye !




Aku pergi meninggalkan rumah, berat meninggalkan mereka tapi Rey sedang membutuh kan ku. Pasti sulit bagi nya mengurus perusahaan saat aku tidak ada, untuk itu aku akan pulang untuk sementara waktu ini.




* Jenny



Beberapa minggu ini aku bisa bernafas lega karena Mike pulang ke Inggris mengurus perusahaan, aku tidak harus bertemu dengan nya atau harus menerima hujatan dari para pengemar nya.


Pria itu tidak tahu malu, sudah ada Hans tapi masih bisa tebar pesona kepada gadis muda.



Baru saja aku meletak kan tas ku di atas meja Ratna datang kedalam ruangan Guru dengan wajah di tekuk, entah apa yang akan di permasalah kan oleh nya kali ini.


Jenny : apa ??



Aku yang masih bingung dengan keadaan pagi ini segera mengambil kopi dan meneguk nya, sementara Ratna masih terus menatap ku seolah ingin memangsa ku.


Jenny : bicaralah dengan jelas Ratna


Ratna : hah.. Ibu masih berpura pura tidak tau apapun. Usaha ayah ku tutup dalam hitungan jam, Ibu pasti berada dibalik ini semua.


Jenny : aku bahkan tidak tau apa pun, bagaimana kamu bisa mengatakan hal seperti itu.


Ratna : sudahlah, anda pasti meminta Bapak Mike melakukan itu semua. Ibu akan menyesal karena telah menghancurkan keluarga saya.




Ratna pergi meninggalkan ruangan Guru dengan wajah kesal, aku tau siapa itu Mike. Pasti dia lah yang berada di balik ini semua, aku meraih ponsel dan mencoba menghubungi nya tetapi tidak tersambung.


Aku sudah melarang nya tapi dia tetap melakukan nya, bagaimana bisa dia se kejam itu menindas siswa.



Sepanjang hari aku mengajar seperti biasa tanpa ada gangguan dari siapapun, mungkin semua orang kini takut pada ku karena kejadian yang menimpa Ratna. Ratna salah satu siswa yang paling di segani di sekolah karena posisi ayah nya, tetapi kali ini tidak ada yang bisa patuh pada nya karena keluarga nya sudah bangkrut.



Aku sudah mencoba menghubungi Mike sejak tadi tapi tidak bisa, apakah dia belum sampai di Inggris ?




~ INGGRIS



* Mike



Setiba nya di Inggris aku langsung bergegas menuju kantor untuk melihat apa yang telah terjadi, aku tidak ingin berlama lama di sini. Meski badan ku sangat lelah karena terlalu lama duduk aku tidak ingin menyia nyiakan waktu dengan bersantai, Jenny pasti akan sangat membutuhkan ku nanti nya.


Setelah melihat kondisi yang sebenar nya aku pun pulang untuk istrahat.



Ada 3 rapat yang harus ku ikuti hari ini, jadi aku harus cepat berangkat menuju kantor. Diperjalanan aku meminta anak buah ku yang berada di Indonesia untuk mengawasi gerak gerik Jenny, aku memang terlihat sangat posesif tapi itu semua ku lakukan untuk melindungi Jenny.



Hari berlalu dengan cepat saat aku sibuk bekerja, aku meminta supir menyiapkan mobil karena hari ini aku ingin pulang ke rumah papa Bram. Meski baru beberapa bulan tapi aku sudah merindukan mereka, saat tiba di Mansion Franklin ternyata Papa ada disana.

__ADS_1


Aku berjalan menuju ruangan yang biasa di pakai untuk menerima tamu.


Mike : Papa disini !


Jason : tidak boleh ?


Mike : bukan begitu pa,


Bram : bagaimana keadaan mu dan Jenny Mike ? kenapa kamu datang.


Mike : kami baik Pa, hanya saja dia belum ingin kembali.


Erlin : tidak masalah, yang pasti dia baik baik saja.



Aku masih bingung apa yang di perbincangkan oleh Papa dengan Papa Bram, mereka terlihat serius saat aku datang. Seperti nya Papa sudah tau keadaan ku dan Jenny, aku duduk bergabung dengan mereka dan mencoba menebak apa yang mereka bicarakan.


Jason : istirahat lah, kami sedang membicarakan bisnis


Mike : asalkan Papa tidak mencoba curang aku akan pergi


Bram : tidak masalah Mike, kamu tidurlah kita akan bicara besok pagi.



Karena mendengar perkataan dari Papa Bram, aku pun harus pergi meninggalkan mereka. Aku yakin Papa akan memberi ku informasi tentang pertemuan mereka malam ini, aku percaya pada papa Bram karena apapun keputusan nya sudah pasti baik untuk ku atau pun Jenny.



Aku sudah lupa jam berapa aku tertidur, mungkin karena aku kelelahan sampai tidak ingat berapa lama aku tertidur. Pagi hari aku bangun dan melihat Papa dan Mama sedang sarapan, aku turun dan bergabung.


Bram : kamu sudah bangun Mike..


Mike : iya Pa, Mam apa kabar ?.


Erlin : jika kamu menjaga Jenny aku akan baik baik saja Mike.


Bram : bagaimana keadaan cucu ku ?


Mike : dia juga baik Pa, hanya sedikit nakal dari ku..


Bram : ha.. ha... ha...


Erlin : kapan kalian kembali ?


Mike : Ma, aku ingin memberi waktu pada Jenny untuk menenangkan diri dari semua kejadian yang sudah menimpa nya. Aku tidak ingin gegabah dan membuat nya terlula lagi.


Bram : saat kalian kembali, aku ingin kalian sudah kembali menikah. Karena Minggu lalu Willson datang lagi mencari Clark dan Jenny


Mike : sungguh ? Dia ternyata masih punya nyali mengusik keluarga ku. Papa tenang aja, aku akan mengurus nya.


Erlin : Mike, jaga Jenny jangan sampai bertemu dengan Will. Aku merasa Willson sedang merencanakan sesuatu yang buruk pada Jenny dan Clark.


Mike : iya Ma, aku akan menangani nya.


kalian jangan terlalu berpikir jauh, tidak akan terjadi apa apa pada mereka.


Bram : berapa lama kamu akan menguris bisnis ?


Mike : secepat nya aku akan pulang ke Indonesia Pa, aku juga tidak bisa berlama lama jauh dari istri ku.




Mata ku masih tertuju pada berkas berkas di atas meja kerja ku, aku meminta Rey menyelidiki Willson secara detail terutama dengan kegiatan nya akhir akhir ini. Aku mengirim Email pada Clark agar memperketat pengawasan pada Jenny karena Willson sudah menyelidiki tentang identitas Jenny.



~JAKARTA



* Clark



Setelah menerima Email dari Mike aku menyewa bodyguard untuk mengawasi gerak gerik Jenny, aku tidak ingin sesuatu terjadi pada Jenny. Jini yang dulu adalah wanita lemah dan sekarang aku tidak ingin sosok itu kembali lagi. Jenny harus bahagia.



Willson !!


Ternyata kamu masih memiliki nyali besar untuk menyelidiki aku sampai sejauh ini, aku tidak menduga kamu bisa se nekat ini. Kamu hanya mengantar diri mu jatuh ke dalam jurang dengan mengambil langkah ini.



Awal nya aku berpikir Will akan menyerah saat aku menghancurkan nya dan meninggalkan nya, ternyata dia juga sangat licik untuk mencari cara membalas dendam pada ku dengan memanfaatkan Jenny.



Tidak seorang pun yang bisa menyakiti Jenny adik ku, meski Jenny sangat risih dengan pengamanan dari ku tapi aku memaksa nya untuk mengikuti permintaan ku.



Bagaimana pun sebelum Mike pulang aku harus menggantikan nya menjaga Jenny dan Hans. Aku pulang lebih cepat untuk memastikan keadaan di rumah baik baij saja, Laurent puteri kecil ku sedang bermain dengan Marie di taman depan rumah. Aku menghampiri nya dan menggendong Laurent..


Clark : Maria, kamu sudah makan ?


Marie : belum Tuan..


Clark : jangan Tuan, tetapi Clark. Aku akan menjaga nya dan pergilah makan setelah itu kamu bisa melanjutkan kerjaan mu jika sudah makan.



Marie meninggalkan ku dengan kepala tertunduk dan berlalu begitu saja, dia gadis yang polos dari segi apapun. Sangat sederhana dan tidak banyak tingkah, aku bangga pada nya yang bisa menemani Laurent sepanjang hari.



Aku tersadar dan menepis pemikiran ku tentang Marie, bagaimana pun dia tetap lah pengasuh untuk Laurent.


__ADS_1




__ADS_2