My Teacher My Dear

My Teacher My Dear
Eps 6. Perjuangan Mike


__ADS_3

*Jenny



Sudah beberapa hari kami terkurung diruangan ini tanpa ada kepastian dan tujuan. Entah bagaimana kami dapat bertahan di sini dan tidak tau harus berapa lama. Seseorang datang. Itu Mike..



Aku berlari kecil dan memeluk nya, aroma tubuh nya begitu ku rindukan belakangan ini. Tidak mungkin meminta nya bercerita dalam keadaan seperti ini, melihat nya datang sudah membuat ku bahagia dan tak menginginkan hal lain lagi.


Melihat nya memeluk Papa membuat ku sangat bangga dengan nya, bagaimana pun Mike tetap lah menantu nya dan mereka terlihat dekat.



Suami ku menceritakan semua yang terjadi dan alasan mengapa kami harus bersembunyi,. Juni Aurora ?? Sekejam itu kah Mama?



Ingin rasa nya mencari kebenaran dan membuktikan semua perkataan Mike, tapi itu sangat tidak mungkin karena hal itu akan membuat ku dalam bahaya. Bukan hanya aku keluarga ku juga akan menanggung kebodohan ku jika aku salah dalam melangkah.



Aku tetap berusaha tenang agar Mike tidak kwatir tentang diri ku. Awalnya dia ingin segera pulang namun tidak ia lanjutkan dan tetap menemaniku. Memeluk nya setiap saat ialah hal yang ingin ku lakukan saat hubungan kami telah membaik. Sepanjang malam aku tidur memeluknya sampai tertidur dan tak menemukan nya saat aku terbangun, mungkin saja dia sudah berangkat sejak pagi tadi.




*Mike


Melihatnya teridur dengan mata sayup menenangkan hati ku, Doa selalu kupanjat kan sepanjang malam agar semua rencana yang telah disusun bisa dilaksanakan tanpa membahayakan siapapun.


Subuh tadi aku berangkat untuk menghindari kecurigaan musuh, bagaimana pun pasti mereka juga sudah mengawasi ku sejak dua hari yang lalu.



Semua karyawan memberi hormat pagi ini, pikiran ku masih fokus dengan rencana penyelamatan Jenny. Benar saja, sepagi ini Barak sudah menunggu di Lobi dan meminta waktu untuk berbincang. Barak mengikuti ku dari belakang saat aku menuju ruangan dan mempersilahkan dia duduk



Mike : ada apa mencari ku Tuan Barak?


Barak : seperti yang telah ku dengar Tuan Mike anda sangat tajam dan tidak ber basa basi..(menyungging)


Mike : katakan lah ada banyak hal yang harus di urus selain melayani anda (datar)


Barak: Kami ingin bernegoisasi dengan anda


Mike : bawakan kontrak nya dan pulang lah, saya masih ada rapat ( sibuk dengan laptop)


Barak : baiklah ( sambil berlalu)



Masuk kedalam perangkap !!


Mike : Clark ! ikuti gerak gerik Barak (memerintah)


Clark : baik Tuan



Dasar pria bodoh, ini akan menjadi akhir hidup mu dan kamu akan menyesali karena telah berusaha mengusik Istri ku.



Informan telah melacak keberadaan Barak dan istri nya Juni Aurora, dan siang ini akan ada pembantaian.



Mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan berhenti di sebuah gedung markas Barak, tempat ini ia gunakan juga untuk berbagai transaksi ilegal nya, dan sepertj biasa akan ada barang barang terlarang didalam gedung.


Clark membawa surat kontrak yang sudah ku beri tanda tangan dan menyerahkan nya pada mereka, secepat mungkin mereka mendatangani nya kembali dan memberi salinan kontrak nya pada Clark. Kami pulang dan polisi telah bergerak menuju gedung pertemuan kami.



Kabar tertangkap nya Barak dan istri nya menjadi trending topik dalam dunia bisnis di seluruh penjuru dunia, aku tau A.G akan muncul dan mencari tau apa yang telah terjadi.


Sementara perusahaan Barak sudah di kuasai akan sangat mudah mengendalikan Andreas.



Ternyata Andreas sangat lah licik, dia menggunakan Papa untuk mengancam ku dan meminta untuk bertemu. Aku membuat kesalahan dengan melupakan keluarga ku, sesegera mungkin ku temui Andreas dan membuat kesepakatan. Kesepakatan nya adalah menukar Papa dengan Jenny.



Keputusan yang sangat sulit..


Waktu dua hari yang dia berikan untukku memikir kan solusi nya sangat lah singkat karena ini adalah pilihan yang sangat berat.


Papa atau Istri ku sendiri.



Meski aku tak pernah dekat dengan papa bukan berarti aku merelakan nya tersakiti oleh Andreas. Kebingungan ku masih belum mendapat jawaban, Berlian seperti apakah yang ada didalah tubuh Jenny?



Jenny tengan duduk diatas sofa dan membaca lembar demi lembar berkas yang ada di atas meja, kelelahan menunggu ku dia pun tertidur. Kupandangi wajah nya,



Bagaimana aku sanggup menyerahkan nya pada Andreas ? Baru saja dia pulih dari penyakit nya dan aku telah membuat nya terluka untuk kesekian kali nya.



Air mata menetes memandangi jam tangan yang terus berputar maju tanpa memberiku waktu untuk mencari solusi lain. Sangat buntu ! aku tak bisa berbuat apapun selain pasrah



Aku memasukkan pil tidur kedalam air minum nya untuk mempermudah membawa nya kepada Andreas.


Mereka mengikat Jenny disebuah kursi berdekatan dengan Papa, tak lama kemudian ia pun sadar



Andreas : apa kabar Nyonya?

__ADS_1


Jenny : lepaskan aku...


Andreas : ooh tidak Nyonya. Suami Nyonya sendiri yang telah membawa anda kesini dan menukar nya dengan Tuan Jason.(melihat ke arah Jason)


Jenny : ba..bagaimna bisa ( serak)


Mike : Maafkan aku sayang (tertunduk)


Jenny : baiklah, bunuh lah aku dan miliki Berlian nya



degg...


Andreas : tepat sekali ! kita akan melakukan ith Nyonya



*Jenny



Aku tidak tau apa yang terjadi, Mike membawa ku kekantor nya. Dia menyuruh ku sembunyi dan hari ini tiba tiba membawaku. Ada perubahan diwajah nya sejak pagi tadi, aku tak melihat senyuman nya. Sebuah pil ia jatuhkan kedalam gelas kopi ku saat aku kekamar mandi, aku tau dia merencanakan sesuatu. Akh berpura pura meminum kopi yang telah dicampur pil dan mencoba mengikuti permainan nya.



Aku tau alasan nya, semua rencana nya telah aku ketahui saat aku ber pura pura tertidur.


Seberat itukah beban nya selama ini untuk melindungi ku?



Dalam gedung Mike terlihat sangat kwatir dan tak ingin memandang wajah ku, tapi aku tetap tenang. Mike dan papa masih diam saat mereka melihat ku pergi dengan Andreas. Kemana? tentu saja ke ruangan khusus untuk melakukan operasi dan mengambil Berlian nya.



Tak ada suara, hanya tetesan air mata yang terlihat dalam pandangan ku sekilas. Dokter melakukan beberapa pemeriksaan sekama dua jam, ada hal janggal yang mereka sadari. Berlian nya tidak ada dalam tubuh ku, saat mereka memeriksa tubuh bagian tengah mereka mendapat luka jahitan.



Dokter : apa anda pernah melakukan operasi sebelum nya?


Jenny : ya ! bersama Ibu ku



Dokter keluar dan berbincang dengan Andreas, aku mendengar jeritan sangat kuat dan menyebut Barak dalam ke marahan nya.



Aku berhasil mengelabui mereka dan membuang ku di jalan besar menuju perusahaan Mike.




*Mike


Air mata dan rasa bersalah masih mendekam dalam pikiran ku, aku harus mencari alasan jika Papa menanyakan keberadaan Jenny. Aku menyetir mobil menuju mansion dan menemukan seorang wanita pingsan ditengah jalan, spontan jantung ku berdetak saat mengetahui dia adalah Jenny istri ku.



Kaki ku terus melangkah dengan arah yang sama dan ber ulang ulang, aku ingin segera tau apa yang terjadi sampai Jenny bisa selamat.



Tak lama kemudian dia sadar, aku memberi nya minum untuk mengembalikan kesadaran nya dan perlahan mendekati nya.



Mike : apa kamu baik baik saja?


Jenny : tentu saja, apa aku bisa dapat pelukan karena telah berhasil mengelabui mereka?(senyum)


Mike : (memeluk) aku hampir tiada karena mu sayang,jelaskan apa yang terjadi



Flassback On


Aku melihat Mike memasukkan pil kedalam minuman ku, aku bingung harus berbuat apa. Dengan segera ku buang air yang bercampur pil tersebut dan berpura pura tidur.Aku mendengar semua yang Mike katakan di dekat telingaku sambil mencium kening ku sekilas, saat dia pergi untuk rapat ku gunakan waktu se efisien mungkin untuk menyuruh Clark membeli kan susu kental yang bisa menipu tubuh agar Berlian dapat tertutupi dan tidak terdeteksi saat di ronsen.


Bekas jahitan di perut ku sangat menguntung kan untuk mengelabui mereka dan memanfaat kan Barak yang sudah dipenjara.



Flassback Off



Mike : kamu sungguh berani sayang


Jenny : tentu saja, mulai sekarang jujur lah tentang masalah pribadi mu pada ku sayang aku ingin kita berjuang bersama.


Mike : baik lah sayang




*Mike



Istriku ini sangat lah tanggap mengelabui Andreas, pasti lah saat ini Andreas sedang mencari Barak dan Juni dan akan membunuh nya. Semua orang tau Andreas adalah pembunuh berdarah dingin yang tak peduli dengan apapun.



Keluar dari kamar, aku menghubungi Clark dan memeberi nya perintah untuk mengawasi penjara tempat Juni ditahan. Meskipun dengan sifat nya yang sangat serakah tak dapat di pungkiri dia tetap lah Ibu mertua ku, Ibu kandung dari istri ku sendiri.



Walau kebencian meliputi hati Jenny,namun pandangan mata nya selalu teduh jika menyebut Ibu nya. Masih ada sosok ibu sekejam itu, menjual anak nya demi harta dan kekuasaan.Aku tetap menyelidiki Berlian seperti apa yang ada didalam tubuh Jenny yang membuat Ibu nya menjadi sangat serakah. Dokter Ricci sudah dalam perjalanan untuk membawa Jenny kedalam tahap pemeriksaan.



Beberapa tahap telah dilakukan, dan Ricci gambaran tentang Berlian yang didalam tubuh Jenny. Ricci menggambarkan spesifikasi bentuk nya dan keterikatan nya dengan keluarga Aurora.

__ADS_1



Mike : apa hubungan Berlian dan keluarga Aurora?


Ricci : entah lah Mike aku tidak yakin, namun ada hal yang membuat ku curiga dengan Berlian itu.


Mike : katakan ?


Ricci : dari bentuk dan jenis nya aku seperti mengenali Berlian itu.


Mike : jangan membuat ku semakin bingung, (penasaran)


Ricci :Berlian itu seperti bentuk kunci Kastil Aurora yang sudah ditutup 23 Tahun lalu, dan aku penasaran bagaimana Berlian itu bisa ditubuh Jenny.


Mike :(terkejut) kini aku dapat jawaban nya.


Ricci dengar kan aku. Tolong rencanakan bagaimana cara mengeluarkan Berlian itu tanpa menyakiti Jenny.


Jenny ahli waris dari keluarga Aurora.


Ricci : sungguh ? aku baru mengetahui nya.




*Jenny



Saat ini aku hanya mempercayai Suami ku menyelesaikan masalah ini, mengikuti prosedur yang telah diatur oleh Clark dan Ricci.



Belakangan ini segalanya menjadi sangat rumit setelah kepulangan kami dari Amerika, Suami ku Mike masih harus berjuang menyelesaikan masalah dengan Mama Juni. Sementara Papa mama masih berada di ruang bawah tanah untuk bersembunyi, ahh.. sungguh aku tak pernah membayang kan hal ini akan terjadi.



Aku melangkah di jalan setapak dan menikmati udara pepohonan yang menyejukkan hati dan pikiran, sudah lama aku tak menikmati saat saat seperti ini.



*Mike


Sekitar dua jam yang lalu Jenny sudah berangkat dari ruang bawah tanah dan sampai saat ini belum juga sampai ke rumah. Kemana dia sampai jam segini belum tiba di rumah, harus nya Clark bersama nya tapi bukan istri ku jika dia tidak bersikeras sendiri.



Clark dan yang lain nya sudah mencari namun belum ada kepastian nya, ponsel ku tiba tiba berdering dari nomor tidak dikenal.


drt...



Mr X : ada apa? kau sedang kebingungan?


Mike : kau ?


Mr x : iya siapa lagi yang akan berani mengusik mu selain aku?


Istri mu di tangan ku, kalau bisa selamat kan dia saat aku telah melenyap kan nya.



Mike : Bi***ap kau !


apa yang kau inginkan?


Mr X : hanya Berlian, dan itu cukup untukku.


Mike : aku bisa memberi mu Berlian yang lebih dari itu


Mr X : jangan menawar ku, kau hanya punya satu kesempatan melihat nya. Datang dan lihat lah potongan tubuh istri mu ( ha ha ha)



deg..



Emosi ku sudah tidak bisa ku kontrol, aku bergegas tanpa perencanaan. Clark yang ingin menyampaikan sesuatu terabaikan oleh ku, yang ada di benak ku hanya ingin menyelamat kan Jenny.



Tiba di tempat dimana pertama kali mereka menyekap Papa, Jenny duduk diatas kursi roda dengan mata tertutup. Tanpa perintah pukulan ku beberapa kali melayang dan tendangan kaki ku dengan sigap menghalau musuh yang ingin menyakiti istriku. Semua jatuh tersungkur, aku mencoba melepas ikatan tangan dan penutup mata Jenny mencoba untuk menyelamatkan nya. Dalam aksi ku menyelamat kan Istri ku beberapa kali peluru menembus tubuh ku tanpa kusadari dari mana asal nya, tubuh ku melemah dan berbisik agar Jenny bisa lari secepat mungkin.




*Jenny



Brukk... tubuh Mike jatuh tak berdaya



Aku melihat semua kejadian nya, meski aku tak melihat nya saat menghabisi anak buah Andreas tapi aku menyaksikan sendiri Mama Juni menembak nya dua kali tanpa jeda. Aku meringis, merasa jantung ku sangat sakit. Sekujur ku melemah melihat Mike tersungkur, nafas nya tersengal sengal dan suara nya serak dan kian menghilang.


Mike : lari lah sayangg.. selamat kan diri mu



Aku menatap tajam sosok Mama ku yang dengan sengaja menembak Mike, Ibu kandung yang melahirkan ku tak lain hanyalah seorang Monster yang haus akan kekuasaan. Dia menatap ku, tak ada aura kesedihan terlintas di wajah nya. Tawa kemenangan lah yang kini terdengar di telinga ku sebelum Clark menembak satu persatu dan menghilangkan kesadaran mereka. Clark membawa Mike secepat mungkin ke rumah sakit terdekat untuk pertolongan pertama, aku hanya bisa menunggu apa yang akan terjadi berikut nya.



Bagaimana aku akan hidup tanpa Mike, tolong sembuh kan dia Tuhan. Aku mencintai nya.. sangat Mencintai nya.



Aku berdoa dan terus menerus menyebut nama suami ku, cobaan ini sangat berat. Pundak ku bahkan tak bisa menanggung nya, semua terjadi begitu saja didepan mataku. Tak ada keluarga yang menemaniku, hanya Clark yang setia menemani ku menunggu Mike. Kesetiaan nya bahkan lebih besar dari pada aku, tak selangkah pun dia pergi meninggalkan ku.



Sudah dua hari, Mike masih tidak sadarkan diri. Mike bahkan tidak berpikir dua kali untuk menyelamatkan ku, aku hanya merutuki diri ku sendiri karena sangat ceroboh dalam melangkah. Andai saja aku mengikuti perintah Mike semua ini tidak akan terjadi.

__ADS_1



__ADS_2