
* Clark
Tubuh ku terasa membeku saat melihat Marie sedang berdiri berhadapan dengan seorang pria yang sedang memegang sebuah cincin. Buket bunga yang dengan susah payah ku dapat harus jatuh dan bertebaran di lantai, Jenny menghampiri ku mencoba menebak apa yang telah terjadi.
Jenny : Kak ? ada apa ?
Clark : Jenny, kakak titip Laurent bersama mu untuk beberapa hari. Aku harus keluar negeri untuk bisnis.
Tanpa menunggu jawaban dari Jenny aku pergi meninggalkan mansion Leonard yang tengah mengadakan pesta pertunangan Marie. Dia bahkan tidak meminta persetujuan ku atau memberitahukan pada ku bahwa dia akan bertunangan, sekilas aku mengartikan bahwa senyuman nya pagi ini telah memberi ku jawaban atas tingkah nya sebelum nya.
Mobil ku lajukan dengan kecepatan diatas rata rata, aku tidak tau mengapa aku bisa semarah ini mandapati Marie akan bertunangan. Aku mengajak nya menikah dan dengan tegas dia menolak permintaan ku, apakah aku seburuk itu di pandangan nya ?
Aku mengabaikan umpatan yang di tujukan pengendara lain kepada ku karena kecepatan mobil ku, pikiran ku tidak terlepas dari bayangan Marie di rumah paman Jason.
Bruuaaakkk.....!!!
Tangan ku membanting kemudi mobil saat sebuah truk melaju di pandangan ku, sampai akhirnya pandangan ku mulai gelap.
* Mike
Flassback On
Ponsel ku sejak tadi berusaha menghubungi Clark, aku ingin menanyakan apa yang tengah terjadi pada nya dan Marie.
Pagi ini Papa menghubungi ku dan meminta ku datang bersama Jenny karena Marie akan bertunangan dengan pilihan Papa, awal nya aku berpikir bahwa Clark dan Marie akan bersama sama.
Flassback Off
Pandangan ku beralih melihat Clark yang sudah datang dan berdiri kaku, aku melihat sebuah buket bunga terjatuh dari pegangan nya.
Clark sempat berbicara dengan Jenny istri ku sebelum akhir nya pergi meninggalkan pesta, aku belum menyapa nya dan dia pergi begitu saja meninggalkan puteri nya bersama dengan Jenny.
Pasti ada hal yang tidak ku ketahui sebelum nya, aku melihat Marie dan menghentikan pesta pertunangan.
Jason : ada apa ini Mike ?
Mike : Marie, hentikan dan pulang lah kerumah bersama Jenny. Kalian semua bubarlah !
Kerumunan orang orang pergi meninggalkan rumah tanpa tersisa, aku meminta Rey mengantar Marie dan Jenny pulang. Aku akan menemui Clark !
Aku memasuki mobil dan melaju menuju apartemen Clark, aku harus memastikan apa yang telah terjadi. Jika Clark sudah setuju pada pertunangan ini aku tidak akan menghalangi nya.
Dert.... derttt...
Aku mengernyitkan alis saat melihat Ricci menghubungi ku.
Ricci : datang lah kerumah sakit, ini penting !
Mike : ada apa ?
Ricci : Clark kecelakaan dan sekarang berada di rumah sakit.
degg....
Aku panik dan langsung memutar kemudi menuju rumah sakit tempat yang telah di kirimkan Ricci, otak ku terus berputar mencoba menebak apa yang terjadi pada Clark.
Saat ini aku tidak bisa membuat keluarga gempar dengan keadaan Clark, mereka sudah cukup terkejut saat pertunangan Marie di batalkan. Aku melangkah dan menatap Clark yang terbujur kaku dengan luka bagian kepala nya, Clark tidak pernah bercerita apapun tentang apa yang terjadi pada nya dan Marie.
Ricci menghampiri ku dan mulai mengintrogasi apa yang telah terjadi, perlahan aku mulai menceritakan nya.
Ricci : mungkin Clark mencintai Marie,
Mike : bukan mungkin lagi tapi memang nyata nya mereka saling mencintai, tapi tidak ada yang mengalah
Ricci : dia tidak pernah se sulit ini mendapatkan wanita, bahkan saat mendekati Yustine
__ADS_1
Mike : berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk dia sadar ?
Ricci : mungkin sekitar 2 jam lagi,
Aku merogoh saku celana dan mengambil ponsel, hari ini aku harus menyelesaikan segala nya. Layar ponsel menunjukkan angka angka yang akan ku hubungi, setelah beberapa detik akhir nya sambungan nya terhubung.
Mike : sayang, kalian sudah berada di rumah ?
Jenny : iya. Kami baru saja sampai
Mike : datanglah ke rumah sakit x, Clark kecelakaan..
Jenny : apaa ?? (berteriak)
Sambungan telepon terputus dan aku yakin Jenny akan datang bersama dengan Marie, aku dan Ricci pun berbincang di ruangan nya menunggu Clark sadar. Benturan di kepala nya membuat Ricci harus melakukan operasi kecil untuk menjahit luka nya. Cukup lama kami menunggu Jenny dan Marie, akhir nya mereka datang dengan nafas tersengal sengak.
Jenny : dimana kakak ?
Ricci : ikut aku !
Kami semua berjalan menuju kamar dimana Clark di rawat, air mata Jenny pecah saat melihat kakak nya terbaring dengan balutan perban di kepalanya. Lain hal nya dengan Jenny, Marie hanya terdiam menatap Clark tak berkedip.
Kami semua hanya menjadi penonton di dalam ruangan ini, aku dan Jenny duduk diatas sofa sementara Ricci harus memeriksa pasien lain.
Jenny : Marie, duduk lah. kaki mu akan sakit jika berdiri terus. kakak akan baik baik saja
Marie masih tidak bergeming, tak ada air mata hanya saja tatapan nya tidak pernah beralih dari Clark. Aku yakin Marie menyimpan banyak kata yang ingin di lontar kan pada Clarm yang bertindak bodoh selepas melinggalkan rumah Papa. Kaki ku melangkah mendekati Marie dan menuntun nya agar duduk di sebelah brangkas untuk menjaga Clark.
Mike : Marie, kamu tunggu di sini aku akan membeli kan mu makanan
Marie : tidak kak, aku tidak lapar
Aku dan Jenny meninggalkan Marie dan memilih mencari udara di luar ruangan dengan minum kopi atau cemilan untuk Marie. Kami berdua terhenyak dalam pikiran masing masing dan akhir nya saling tersenyum menyadari apa yang telah terjadi.
Jenny : sayang,,
Mike : hmm
Jenny : aku merasa Marie mencintai Kakak.
Jenny : aku berharap kakak bahagia bersama dengan Marie sayang, dia juga cukup terluka dengan perlakuan keluarga Will.
Mike : iya aku tau itu, minum lah ! nanti kopi nya dingin
Istri ku meneguk kopi nya perlahan dan menampak kan wajah nya yang masih di penuhi tanda tanya, setelah meminum kopi beberapa teguk Jenny kembali membuka suara.
Jenny : sayang, bukan nya Will pernah mengambil berlian kastil kita ?
Mike : aku akan menceritakan nya di rumah sayang,
Jenny : oke baiklah,, jangan lupa ya
Kami berdua tertawa bersama dan menikmati kopi panas yang di sediakan pelayan kafe, minuman ini membuat tubuh menjadi hangat di suasana musim semi seperti ini.
* Marie
Pikiran ku masih bergelut tentang apa yang telah terjadi pada Clark, aku melihat nya beberapa jam lalu datang ke pesta pertunangan ku tetapi langsung pulang tanpa menyapa ku. Seketika saat Clark pulang Mike menghentikan pertunangan dan menyuruh kami pulang, Papa tidak membantah perkataan Mike dan kami pun pulang kerumah bersama dengan Jenny. Untuk berjaga jaga jika diperlukan, Mama ikut bersama kami dan masih terus menggendong Laurent.
Seketika nafas ku sangat berat saat mendengar bahwa Clark kecelakaan, aku dan Jenny bergerak cepat agar sampai di rumah sakit. Posisi ku masih duduk menatap Clark yang belum sadarkan diri, Aku dan Clark terlalu sibuk berdiam diri sampai aku lupa menceritakan bahwa aku akan bertunangan dengan pilihan Papa. Mata ku mulai mengantuk menunggu nya, Mike dan Jenny sudah meminta ijin untuk pulang terlebih dahulu. Kepala ku menunduk dan tertidur di tepian tempat Clark di rawat, mata ku benar benar mengantuk.
Aku tidak menyadari sejak jam berapa aku tertidur, mata ku terbangun saat beberapa perawat datang memeriksa tabung infus Clark. Saat aku terbangun sebuah selimut terjatuh dari tubuh ku, pikiran ku kembali berkecamuk bingung sendiri.
Sangat tidak mungkin Clark menyelimuti ku sementara dia masih tidak sadar, aku menepis pikiran ku dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan wajah ku.
Perut ku mulai perih karena sejak semalam belum makan apa pun, aku meninggalkan Clark dan mencari makanan. Setelah beberapa menit aku mencari makanan akhir nya aku kembali menuju ruangan Clark dan melihat nya sedang berbincang dengan seorang dokter.
Aku berlari kecil menghampiri nya dan melihat keadaan nya yang sudah sadar,
Marie : apa kamu baik baik saja ? kamu lapar ? tunggu... aku akan mengambil makanan
Aku merogoh bungkusan yang ku bawa masuk kedalam ruangan dan membuka nya agar Clark bisa makan secepat nya dan minum obat. Kaki ku berjalan lagi kearah nya dan duduk di sebelah nya, tangan ku yang mulai menyuapi nya di cegat oleh tangan nya...
__ADS_1
Clark : aku tidak apa apa, kenalkan ini Dokter Ricci teman baik ku dan juga kakak mu Mike
Marie : ohh.. maaf tadi aku terlalu panik
sekarang makan lah Clark
Clark : tidak, aku akan makan dari adik ku Jenny dia akan datang bersama dengan Mike. kamu pulanglah, nanti paman dan tunangan mu mencari mu.. kamu pasti lelah semalaman berjaga untuk ku..
Marie : baiklah..
Aku meninggalkan ruangan ku dan mengambil tas ku bergegas meninggalkan Clark dan Ricci, entah mengapa aku begitu bodoh untuk menjelaskan apa yang sebenar nya terjadi. Air mata ku jatuh dan kaki ku berjalan cepat tanpa menghirau kan orang orang di sekitar ku. Tiba tiba aku menabrak di hadapan ku, itu Mike !
Dia mengajak ku kembali ke ruangan Clark dan duduk di sofa bersama dengan Jenny, wajah Mike terlihat datar dan menatap Clark dan Ricci.
Mike : Marie akan mengurus mu, Adik mu Jenny harus merawat Laurent dan Hans..
Clark : tidak perlu aku bisa sendiri, dan kamu Marie bukan nya aku meminta mu pulang ?
Jenny : kak, dia tidak akan pulang.
Mike : baiklah Marie, kumpulkan barang barang mu dan aku akan mengantar mu kembali ke Jepang ! orang yang tidak tau berterima kasih ini begitu keras kepala.
Aku berlari kembali meninggalkan ruangan dan langsung pulang menuju apartemen Clark, aku mengabaikan teriakan Jenny yang meminta ku menunggu nya. Baju baju di dalam lemari sudah di susun kedalam tas besar, aku hanya menunggu petunjuk dari Mike agar aku bisa pulang dan meninggalkan semua ini.
Segala nya ku pendam selama ini dari semua orang, batin ku tersiksa bersama dengan Clark yang begitu egois. Ini pilihan terakhir, yaitu dengan kembali ke Jepang dan memulai segala nya dari awal.
* Jenny
Suasana di dalam kamar begitu canggung, kami bertiga diam tanpa kata. Mike sedang sibuk dengan ponsel nya dan berbincang dengan seseorang di balik ponsel nya. Sekilas aku mendengar perintah Mike menyiapkan penerbangan pribadi untuk Marie, aku terkesiap mendengar penuturan Mike. Kami yang tadi nya diam akhir nya saling memandang dan Kakak mengeluarkan suara nya.
Clark : Mike, jangan bawa Marie
Mike : untuk apa ? kamu tidak perlu menyakiti nya kembali
Clark : aku tidak bisa jauh dari nya, aku telah merusak masa depan nya tanpa ku sengaja...
Aku terperanjat mendengar penuturan Kakak, tangan ku menutup mulut ku seakan tidak percaya dengan apa yang aku dengar. Suami ku hanya terdiam tanpa reaksi sama sekali.
Ricci : apa ?? bagaimana kamu bisa sebejat itu Clark ?
Mike : Ricci ! biarkan dia menjelaskan.
Clark : saat kalian datang ke rumah dan minum bersama, aku dan Marie mabuk dan tidak sengaja melakukan nya. Aku berniat menikahi nya tetapi dia menolak keras. Beberala kali aku mencium nya dan selalu berakhir dengan sikap acuh dan diam dari Marie. Aku tidak bisa menjelaskan apapun, tapu jujur aku tidak bisa jauh dari nya. ku mohon jangan bawa dia. Akan butuh waktu untuk ku dan Marie menyesuaikan diri.
Mendengar penuturan kakak akhir nya Aku dan Mike mengatur rencana untuk mendekat kan mereka berdua.
Mike : Clark ! jika kamu menyakiti nya kamu akan berhadapan dengan ku. ingat ! sekarang dia adik ku dan bagian dari keluarga Leonard
Clark : aku akan berusaha Mike
Jenny : sudah jangan berdebat lagi, Ricci mengatakan kalau kakaka sudah bisa pulang. Ini saat yang bagus untuk kalian berdua saling bicara di rumah.
Mike mengurus berkas kepulangan kakak, sedangkan aku dan kakak menunggu di dalam ruangan. Kami akan pulang dan membiarkan Marie merawat kakak.
Beberapa saat kemudian Mike membantu kakak masuk kedalam mobil dan kami pun meninggalkan rumah sakit, Mike menyetir dan sesekali melirik pada ku dan kakak dari kaca depan.
Butuh waktu 30 menit akhir nya kami sampai di rumah Kakak.
Marie tampak terkejut melihat kami datang, dia segera menjaga jarak dengan kami.
Mike : Marie, aku bukan lagi teman bagi mu. Aku sekarang berstatus kakak mu, jadi untuk itu aku meminta mu untuk merawat Clark.
Marie : tapi kamu sudah berjanji mengirim ku pulang Mike
Mike : panggil aku kakak, dan sebagai kakak aku meminta mu merawat sahabat ku hanya sampai dia pulih. Jika dia sudah pulih kita bisa pergi ke Jepang.
Marie : baiklah ( menunduk )
Aku tidak banyak bicara, aku hanya menatap mereka bersama dengan kakak. Mike pasti bisa membujuk Marie untuk tetap tinggal, mereka datang menghampiri kami berdua.
Clark : Marie, maafkan aku..
Marie : kamu tidak salah jadi tidak perlu minta maaf.
Clark : beri aku kesempatan memperbaiki segala nya, semua akan baik baik saja
Marie : tidak ada yang terjadi diantara kita, jadi kamu tidak perlu memperbaiki apapun.
Marie langsung masuk kedalam kamar nya sedangkan kami hanya menatap punggung nya berlalu dibalik daun pintu. Aku dan suami ku Mike juga meminta ijin pulang, Hans pasti menanyakan kami berdua. Untuk kedepan nya biarlah menjadi urusan pribadi kakak dan Marie.
__ADS_1