
* Jenny
Ini pagi yang buruk, kepala ku terasa pening setelah semalaman menemani Mike yang mabuk. Aku segera meneguk air dingin sambil berjalan menuju dapur, Hans menginap di apartemen kakak jadi aku tidak harus terburu buru menyiapkan sarapan.
Mike juga sudah bangun dan keluar dari kamar nya, wajah nya terlihat pucat karena mabuk semalam. Dia duduk dan aku segera menyodorkan mangkok berisi bubur hangat dihadapan nya. Tangan nya dengan sigap meraih dan menyantap bubur buatan ku, aku duduk dihadapan nya memandangi nya yang tengah sibuk menikmati sarapan.
Jenny : bagaimana rasa nya ?
Mike : enak, kamu tidak mau ?
Jenny : aku sudah tadi,
Mike menghentikan kegiatan nya dan memegang tangan ku, tatapan nya sangat dalam membuat ku sedikit gugup.
Mike : Jenny..
Jenny : hmm...
Mike : menikahlah dengan ku,
Jenny : aku bingung Mike, sejak semalam aku bergumul dengan batin ku tentang permintaan mu ini. Ada sediit keraguan Mike, ak...
Mike : Aku paham, aku memang gak bisa memberi mu lamaran seperti pria lain dengan nuansa romantis. Tapi aku Tulus Jenny, aku masih mencintai mu.
Jenny : akan ku pertimbangkan Mike, habiskan makanan mu kita harus menjemput Hans.
Aku meninggalkan Mike dan berlalu di balik pintu kamar ku, aku tidak bisa menentukan pilihan ku secepat ini. Setahun lalu Will melamar ku dengan kejutan yang tidak pernah ku temui seumur hidup, namun kenyataan nya lamaran itu membuat ku hidup diatas bara api.
Kaki ku harus terluka dan hati ku terus meringis jika mengingat lamaran itu, aku terlalu percaya pada nya tanpa menyadari dia perlahan sikap nya menyakiti putera ku.
Tidak masalah Will menyakiti aku, tapi dia tidak berhak menyakiti Hans. Tidak mudah bagi ku memperjuangkan Hans, aku harus melepas segalanya agar tetap bisa hidup bersama nya. Tetapi dengan mudah nya Will mematahkan hati ku dan menyebut Hans anak haram.
Airmata ku menetes tak terbendung lagi di kelopak mataku, aku merutuki takdir hidup ku yang tidak pernah berjalan sesuai keinginanku.
* Clark
Mata ku perlahan terbuka, aku memijit pelipis ku yang terasa berat dan menyadari sebuah tangan melingkar di tubuh ku. Sontak mata ku terbelalak melihat Marie tidur memeluk ku tanpa busana, pakaian berserak di lantai. Ternyata bukan hanya Marie, aku juga dalam keadaan yang sama.
^ Dalam hati Clark
Astagaa..
Clark !!
Bagaimana kamu bisa melakukan hal ini pada Marie ? apa yang harus ku katakan jika Marie sudah sadar ?
Batin ku mengumpat merutuki diri ku sendiri, Marie pasti akan sangat marah padaku. Tangan nya mempererat pelukan nya di tubuh ku, aku melepas pelukan nya dengan perlahan agar tidak membangun kan nya dari tidur nya.
Saat aku beranjak tiba tiba mata ku tertuju pada noda merah di atas ranjang, batin ku semakin berdecak merasa bersalah pada Marie. Sejak tadi aku mencoba mengingat apa yang telah terjadi antara aku dan Marie, aku sudah berusaha tapi aku tidak bisa mengingat apapun.
Kaki ku melangkah menuju dapur dan menyiapkan makanan yang bisa membantu memulihkan Marie, aku harus minta maaf pada nya.
Sempurna !!
Rasa nya tidak buruk.
Aku masuk kedalam kamar ku dan melihat Marie yang sedang berusaha berjalan menuju kamar mandi, mata nya terlihat sembab. Sudah pasti dia akan terkejut melihat keadaan nya hari ini, dengan sigap tangan ku menggendong nya dan membawa nya masuk kedalam kamar mandi.
Marie terlihat terkejut melihat ku, tangan nya mencoba berontak namun aku mencegah nya. Aku menurunkan nya dan membuka kancing piyama dan menyiram tubuh nya dengan air hangat, tangan nya menutupi bagian tubuh nya dan kepala nya menunduk. Melihat tingkah nya yang pemalu membuat ku tersenyum,
Clark : aku sudah melihat nya tadi pagi Marie, kamu tidak perlu menutupi nya
Marie : tadi pagi ? bagaimana dengan tadi malam ?
Clark : aku tidak mengingat apapun meski aku mencoba, maafkan aku soal kejadian itu Marie..
Marie : tidak masalah, sudah cukup aku harus memasak
Clark : aku sudah memasak, dan anak anak sedang bermain di taman dengan bersama dengan Rey dan kekasih nya.
Marie : kekasih nya ?
Clark : iya, ada apa ? kau cemburu karena dia punya kekasih ?
Marie : untuk apa aku cemburu ? aku hanya penasaran, karena aku belum bertemu dengan nya.
Clark : mereka akan pulang malam ini, kau bisa melihat nya
__ADS_1
Setelah membantu Marie mandi kamu berdua makan dengan suasana canggung, sejak tadi dia hanya menunduk saja. Aku menatap nya dan hanya tersenyum sejenak, bagaimana dia bisa sepolos itu ? Bahkan hal semalam pertama kali nya untuk nya.
Clark : Marie, apa kamu menyesal melakukan nya ?
Marie : aku tidak ingat apapun, bagaimana bisa menyesal ?
Mike dan Jenny tiba tiba saja datang dan duduk bersama kami, seketika aku dan Marie menjadi gugup.
Mike : hey, ada apa ? kalian terlihat gugup..
Clark : ah.. tidak kami hanya terkejut melihat kalian datang tiba tiba
Jenny : aku sudah mengirim pesan untuk memberitahu kami akan datang kak
Clark : sungguh, aku belum melihat ponsel ku sejak tadi. aku akan mencari nya
Aku meninggalkan mereka dan mengambil ponsel ku, aku langsung menghampiri mereka dan duduk kembali. Melihat betapa gugup nya Marie, pasti Jenny akan bertanya banyak hal.
* Mike
Hari ini Clark dan Marie terlihat sangat aneh ? Mereka gugup saat aku dan Jenny, suasana nya menjadi canggung dan sangat membosan kan. Untuk mempersingkat waktu aku meminta Jenny memanggil Hans, karena kami akan berkunjung ke rumah Papa. Sudah lama dia merindukan cucu nya,
Clark : Hans, laurent dan Hasio sedang berjalan jalan dengan Rey dan kekasih nya Shela.
Mike : bagaimana bisa bersama mereka ?
Clark : emm tadi mereka datang untuk melihat Laurent dan meminta ijin untuk pergi ke taman hiburan.
Jenny : baiklah, kami bisa menjemput nya. kami akan membawa mereka bertiga untuk menginap di rumah Papa Jason. Kakak tidak keberatan kan ?
Marie : tidak Jenny, Rey akan mengantar Hasio dan Laurent pulang aku tidak ingin merepotkan keluarga kalian.
Jenny : apa kamu tidak termasuk keluarga ? tenang lah aku akan mengatasi nya. aku akan mengajak Shella bersama ku. Sebaik nya kamu istrahat Marie, kamu terlihat kurang sehat.
Clark : iya dia kurang istirahat belakangan ini..
Mike : ayo kita berangkat Jenny..
Aku dan Jenny meninggalkan apartemen Clark, ada yang aneh diantara mereka. Seperti nya Jenny juga memikirkan hal yang sama, tetapi dia menyembunyikan nya dari ku. Kami sudah sampai di taman hiburan yang disebutkan oleh Clark, segera ku hubungi Rey agar dia memberitahu posisi nya. Hans melambaikan tangan nya kepada Jenny, dan kami menghampiri mereka.
Mike : Rey, kebetulan sekali kamu mengajak anak anak berkencan dengan kekasih mu.
Rey : apa Tuan ? mengapa saya membawa anak anak untuk berkencan.
Jenny : tadi kakak mengatakan kalian berdua datang menjemput anak anak pagi ini.
Mike : sudah ku duga, Clark berbohong. he .. he...
Jenny : sudah lah, karena kalian disini bisakah kalian ikut dengan kami ? Shella ! tidak masalah kan ?
Shella : tidak apa Nyonya, saya tidak keberatan..
Jenny : hey, jangan panggil aku dengan sebutan itu. dan kamu Rey, jika berada di luar perusahaan bersikap lah seperti teman atau keluarga. jangan panggil Tuan ataupun Nyonya.
Rey : baik lah
Kami semua berjalan menuju mobil berencana ke rumah Papa dan singgah di pusat perbelanjaan untuk membeli beberapa baju untuk anak anak karena tadi tidak sempat membawa perlengkapan. Hasio sangat akrab dengan Hans, sejak tadi aku selalu memperhatikan mereka berdua.
Mike : Hans, sedang apa ?
Hans : tidak Papi, Hans dan kakak sedang bercerita
Mike : Hasio, kapan kamu sekolah dik ?
Hasio : lusa kak, kakak Clark sudah membeli perlengkapan ku.
Mike : kamu rajin sekolah ya, kalau ada apa apa cerita dengan kakak..
Hasio hanya tersenyum dan mengangguk kecil, sama seperti Marie adik nya juga terlihat sangat polos.
Sesampai dirumah Papa kami disambut oleh Papa dan Marco, sedang kan mama Hiruka menyiapkan makanan. Dia terlihat ahli dalam bersandiwara, meski sudah menghancurkan rumah tangga ku dia masih bisa berpura pura baik.
Hasio berkenalan dengan Papa, Papa terlihat menyukai nya Hasio dan menanyakan keluarga nya. Mendengar penuturan ku Papa langsung tertarik menganggap Hasio sebagai puteri nya.
Jason : Mike, pertemukan papa dengan Marie dan Clark.
Mike : iya pa, nanti akan ku perkenalkan
* Clark
Suasana di rumah menjadi bertambah canggung karena anak anak tidak berada di rumah, sebelum nya Aku dan Marie tidak pernah dalam posisi seperti ini apalagi hanya berduaan saja.
Marie sudah menyelesaikan pekerjaan nya membersihkan rumah, dan sedang sibuk menonton tv di ruang tamu. Sedangkan aku pergi ke ruang baca ku untuk memeriksa beberapa berkas penting untuk kantor, tiba tiba aku teringat dengan cctv di dalam rumah. Aku memasang cctv di seluruh ruangan apartemen kecuali di kamar Marie, karena dia merasa risih jika di awasi. Sementara aku dan Marie terbangun berada di dalam kamar ku, aku bergerak cepat melihat isi rekaman cctv semalam.
Mata ku terbelalak melihat adegan di dalam rekaman, aku dan Marie ternyata dalam keadaan mabuk. Itu arti nya Marie berkata jujur bahwa dia memang tidak mengetahui apapun, aku segera memanggil nya untuk datang ke ruang baca.
__ADS_1
* Jenny
Rutinitas ku saat ini hanya sebagai ibu rumah tangga, sedangkan Mike masih mengurus perusahaan nya dibantu oleh Rey dan kakak.
Awal nya sangat sulit menyesuaikan diri, tapi semakin lama aku menikmati kegiatan ku yang kini lebih banyak menghabiskan waktu didapur.
Mike sudah mengabari ku bahwa dia akan pulang lebih cepat hari ini, jadi aku harus menyiapkan makanan lebih cepat dari sebelumnya. Tepat jam 5 sore Mike sudah pulang, Hans menyambut nya dan langsung naik ke punggung Mike.
Hans : Papi, Hans senang kalau papi bisa pulang cepat setiap hari. jadi aku dan Mami tidak akan kesepian malam hari.
Jenny : Hans ! turun sayang,,, Papi sudah lelah bekerja, jangan membebani nya lagi. Berat badan mu sudah bertambah loh...
Hans : sungguh ?
Jenny : tentu saja, Hans kecil Mami kan sudah besar...
Mike : ayo kita makan Jenny, aku sangat lapar..
Kami makan dan setelah itu berkumpul di sofa menemani Hans bermain game, Mike juga ikut bermain. Meski Hans bahagia saat bersama Will tapi aku melihat Hans lebih bahagia bersama Mike. Ternyata hubungan darah tidak akan pernah tergantikan, awal nya aku berniat membuat Mike menyesal karena telah menelantarkan aku. Ternyata dia malah membuat kehidupan ku menjadi lebih sempurna.
Jenny : Mike, aku ingin bicara
Mike : iya, katakan lah... aku mendengar nya.
Jenny : duduk lah dengan ku...
Mike : Hans, kamu bermain sendiri dulu ya ( bangkit berdiri ) .
Hans : oke
Mike : ada apa Jenny ?
Jenny : aku sudah memikirkan nya Mike, aku bersedia menikah kembali dengan mu.
Mike terlihat bahagia dan memeluk ku, aku hanya berharap dia tidak akan menyakiti ku lagi. Aku memutuskan memberi nya satu kesempatan lagi untuk memperbaiki kesalahan nya dan membahagiakan aku dan Hans.
Mike : kapan kamu bersedia untuk dilamar kembali sayang ?
Jenny : tidak perlu Mike, aku ingin langsung menikah. Dengan cinta tidak dengan paksaan seperti beberapa tahun lalu.
Mike sedang sibuk menghubungi seseorang di balik ponsel nya, jam masih mengarah di angka 8 tetapi Mike sudah bekerja.
Jenny : ayolah Mike, ini masih pagi. Makan lah sarapan mu.
Mike : sayang, aku sudah mempersiapkan pernikahan kita.
Jenny : aku mempercayai mu Mike, beritahu aku kalau kamu butuh bantuan ku.
Mike : aku tidak akan merepotkan mu sayang, percayalah.
Papa dan Mama datang bersama Chello adikku, mereka datang tiba tiba dengan wajah ceria. Aku yakin Mike pasti sudah memberitahukan yang sebenarnya kepada mereka, itu sebab nya mereka datang sepagi ini. Mama datang menghampiri ku dan memeluk ku.
Erlin : selamat sayang, Mama turut bahagia untuk mu. dimana Hans ?
Jenny : Hans masih tertidur Ma,
Marchello : aku akan membangun kan nya...
Papa dan Mike sedang berbincang berduaan, itu sudah kebiasaan mereka kalau sudah bertemu tidak akan lepas dari bisnis dan perusahaan. Aku dan mama menyiapkan makanan untuk siang ini karena keluarga besar Leonard juga akan datang, akan sangat sibuk sekali hari ini.
Shella ?
Karena terlalu sibuk aku sampai lupa bahwa tadi aku sudah menghubungi nya untuk membantu ku dan Mama, ternyata dia sejak tadi sudah duduk bersama Mama.
Jenny : kapan kamu disini Shella ?
Shella : sekitar 16 menit lalu saat kamu sibuk, dan terus berbicara. Akhir nya aku hanya duduk dengan bibi.
Jenny : benarkah ? aku tidak melihat mu ?
Shella : itu karena kamu sibuk menceritakan masa lalu mu.
Jenny : kamu ini...
Erlin : sudah lah, kita mulai memasak atau kita akan terlambat.
Kami bertiga memasak makan siang untuk keluarga besar hari ini, aku tidak tau apa yang di rencanakan Mike. Aku senang bisa berkumpul dengan keluarga di saat bersamaan.
Keluarga Leonard telah sampai dan duduk bersama dengan Mike menunggu kami menyelesaikan pekerjaan kami. Setelah itu semua keluarga berkumpul dan makan bersama,
^Dalam hati Jenny
aku tidak tau tujuan Mike mengumpulkan seluruh keluarga hari ini, semua terjadi dengan begitu cepat dan aku tidak sempat menanyakan nya pada Mike.
Mike !!
Setelah makan siang kami semua berkumpul di ruang tamu, tiba tiba Mike berdiri dan membuka suara.
Mike : aku mengajak kalian makan siang karena aku ingin memberitahukan ada 2 hal penting yang ingin ku sampaikan.
__ADS_1
Yang pertama Aku dan Jenny akan menikah kembali, dan yang kedua akan ku beritahu saat kami sudah menikah.
Jadi untuk itu aku ingin keluarga ku membantu ku mempersiapkan Pernikahan kami.