Nona CEO & Mr.Mafia

Nona CEO & Mr.Mafia
bola kaca


__ADS_3


Reagan telah menghabiskan makanannya dan ia membuka handphone nya untuk memeriksa sesuatu, sementara Eldpora dia masih fokus pada komputernya itu.


"Apakah seorang investor seni sesibuk itu?" Tanya Reagan.


"Hah?... Eng... Memangnya kenapa?" Jawab gugup Eldpora atas pertanyaan Reagan.


"Aku rasa seorang investor tidak akan sesibuk itu" ucap Reagan.


"Kau saja yang tidak tahu" ucap Eldpora yang agak sedikit tegang.


"benarkah seperti itu? sepertinya aku masih harus banyak belajar" ucap Reagan.


Reagan yang sudah merasa nyaman, apalagi dengan perut yang sudah terisi penuh itupun bersandar di sofa lalu mengangkat kakinya ke maja dan menyilangkannya, dan menutup kedua matanya.


...


Eldpora masih saja fokus pada komputernya sejak tengah malam, dia benar-benar fokus dan tidak sedikitpun membagi sedikit fokusnya terhadap hal lain, dan karena bosan dia mulai memutar-mutar kursi yang dia duduki, dan mendapati wajah Reagan yang sedang tertidur di sofa.


Eldpora melihat seorang pria yang baru saja dia temui itu tertidur di sofa kantornya, Eldpora merasa agak aneh karena Eldpora merasa keberadaan Reagan itu membuatnya tidak kesepian karena kejadian-kejadian kemarin.


Eldpora terus saja memandangi wajah Reagan dari ruang kerjanya selama beberapa menit "wajahnya lumayah juga, dan postur tubuhnya benar-benar ideal" ucap Eldpora dalam hatinya sambil membayangkan sesuatu.

__ADS_1


"Memiliki struktur wajah yang kuat, hidung yang mancung, bibir yang oke, dan rahang yang tegas. Hmmm bagus. Tapi matanya itu...., tatapan matanya itu terlalu tajam, jadi wajahnya terlihat menyeramkan dan biasa saja" ucap Eldpora.


"Jadi... Aku tidak termasuk kedalam kriteria pria idamanmu yah?" Ucap Reagan yang tiba-tiba berbicara tapi tetap tidak mengubah posisinya sama sekali.


"Hah?! Hey?! Kenapa kau tidak tidur!" Ucap Eldpora yang tiba-tiba berdiri karena terkejut, dan dengan refleks mengambil pajangan bola kaca dekat mejanya dan melemparkanya ke arah Reagan.


Pajangan itupun mengenai perut Reagan "Ah! Kau!" Teriak Reagan yang secara spontan terbangun dan menurunkan kakinya dari meja karena kesakitan dan menatap mata Eldpora dengan sangat tajam.


"Eh itu... Aku tidak sengaja! Aku. Aku. Aku akan mengobatinya sekarang, oke?" ucap Eldpora panik lalu dengan cepat mengambil kotak P3K di lemarinya dan duduk di sebelah Reagan.


"Buka kemejamu, aku akan mengobatinya..." Ucap Eldpora yang merasa sedikit malu-malu dan gugup itu.


"Tidak mau aku melihat?! Baiklah, aku akan membalikkan badan ku, kau obati sendiri... Aku akan menunggu" ucap Eldpora yang menatap mata Reagan lalu membalikkan badannya.


"obati aku" ucap Reagan pada Eldpora.


"Benar mau aku obati? Apa tidak akan apa-apa?" Tanya Eldpora.


"Aku tidak suka mengulangi kata-kataku" ucap Reagan yang menaruh kotak P3K nya di meja, lalu dia bersandar lagi di kursi dan memejamkan matanya lagi.


"Baiklah-baiklah" ucap Eldpora sambil membalikkan badannya.


Seketika Eldpora terkejut melihat badan Reagan yang sangat sempurna "astaga apa yang kulihat ini" ucap Eldpora dalam hati sambil malu-malu.

__ADS_1


Diapun melihat bekas dari benda yang dia lempar tadi pada Reagan "ouh, untungnya ini tidak berdarah" ucap Eldpora pelan.


"Apa! Ini berdarah?!" Ucap Reagan terkejut dan seketika membuka matanya.


"Tidak-tidak, ini tidak berdarah, ini hanya sedikit memar, hanya perlu mengompresnya" jelas Eldpora.


"Oh, lakukan" ucap Reagan sambil memejamkan matanya lagi.


"Aku akan mengambil airnya dulu..." Ucap Eldpora sambil beranjak dan berjalan menuju dapur untuk mengambil air.


"Baiklah, dari yang kutahu luka memar baru sebaiknya dikompres menggunakan air dingin terlebih dahulu, lalu di kompres hangat setelah dua hari.." gumam Eldpora pelan sambil mengambil wadah dan menyiapkan airnya.


setelah menyiapkan air dinginnya Eldpora berjalan kembali kedalam ruang tamu dan duduk di sebelah Reagan seperti tadi "aku akan mengompresnya sekarang, jika sakit bilang saja" ucap Eldpora pada Reagan.


"Reagan?, apa kau beneran tertidur?" tanya Eldpora pada Reagan yang sepertinya dia benar-benar tertidur...


.


.


.


Terimakasih sudah membaca❤️ love you😊

__ADS_1


__ADS_2