Nona CEO & Mr.Mafia

Nona CEO & Mr.Mafia
luka


__ADS_3


Pengawal itu tersenyum setelah apa yang ia dengar, "Reagan, ini adalah kamarmu, dan kamar ini terhubung dengan kamar sebelahnya yaitu kamar Han, jika kau butuh sesuatu buka saja pintu di sampingnya dan cari Han" ucap pengawal yang setelahnya mengelus rambut Reagan.


Pengawal itupun pergi meninggalkan Reagan bersama Han, "kau pergilah" ucap Reagan singkat lalu masuk dan menutup pintu kamar tanpa menunggu jawaban dari Han.


"dia lebih muda dariku kenapa dia sangat tidak sopan" gumam Han dalam hati.


"sudahlah aku juga masuk kamar saja" lanjutnya sambil menuju kamarnya yang berada di sebelah kamar Reagan lalu Hanpun membaringkan dirinya di kasur.


...


Reagan sudah masuk kedalam kamarnya, dan matanya berbinar melihat setiap sudut kamarnya yang sangat indah nan klasik. "pertama-tama aku barus membersihkan diriku" gumam Reagan sambil menuju lemari dan membukanya.


Matanya melihat dari ujung-keujung lemari di depannya itu, ia melihat baju-baju bagus dan matanya mendapati sebuah koper kayu coklat besar di bagian atas lemari, Reagan bertanya-tanya apa itu namun dia mengabaikan saja dan langsung mengambil handuk dan baju ganti yang ada di lemari dan menaruhnya di atas kasur...


Sebelum pergi mandi, hati kanak-kanaknya terus penasaran apa isi dari kotak itu dan akhirnya ia memutuskan untuk melihat isinya dulu. "bagaimana cara mengbilnya yah? tempatnya sangat tinggi" gumamnya pelan.


Matanya melihat kekanan kiri dan ia mendapati gagang besi di sudut ruangan, dan rencana dalam otak Reagan adalah menggunakannya untuk menjatuhkan koper itu.


Ia-pun menyangkutkan ujung tongkat itu ke gagang pegangan koper dan terus menariknya, walau agak kesusahan Reagan terus mencoba dan tidak memadamkan api penasaranya itu. "berat sekali!, apa isinya" gumamnya dalam hati.


Sedikit lagi, dan akhirnya koper itupun jatuh...


Brukkk...

__ADS_1


"aaah" teriak Reagan yang terjatuh akibat menghindari untuk tidak terkena kopernya.


Suara yang ditimbulkan itu menarik perhatian Han yang berada di sebelah, dan karena penasaran akhirnya ia mengintip sedikit di celah pintu yang menghubungkan kamar keduanya.


"apa yang dia lakukan?" gumam Han yang memfokuskan matanya kepada Reagan di balik pintu.


Han melihat Reagan yang sedang membuka koper dan ia juga melihat muka Reagan yang agak kaget saat melihat isi dari koper yang ada di kamarnya itu.


"koper itu rupanya" gumam Han.


"apa-apaan ini!" teriak Reagan yang terkaget, namun ia langsung menutup mulutnya karena takut seseorang datang.


Reagan buru-buru menutup koper itu dan menyimpanya di ujung lemari, mukanya sangat manampakkan kebingungan dan ketakutan, ia menutup lemari dan berdiri di ujung kasur...


Han yang melihat itu malah menampakkan senyumnya di balik pintu itu, "dia imut" gumamnya dalam hati...


"sudahlah nanti aku tanyakan pada seseorang" gumam Reagan.


Reaganpun berbalik dan membuka bajunya lalu melemparnya di bawah kasur...


Namun terlihat Han menampakkan muka yang sangat seram di balik celah pintu itu... matanya membesar, kelopak matanya bergetar, dan menampakkan kerutan di antara alisnya...


"apa-apaan itu?, kenapa itu?, kenapa bisa begitu?" pertanyaan-pertanyaan Han yang terlintas dalam pikirannya setelah melihat tubuh Reagan...


Ia melihat punggung Reagan yang banyak sekali luka memar!, banyak sekali bekas, namun ada juga yang masih terlihat seperti luka baru, dan bekas merah banyak sekali di tangan Reagan yang sebelumnya tertutup oleh baju lengan panjangnya itu...

__ADS_1


"apa yang ia sudah alami!" gumam Han yang langsung membuka pintu pembatas antara kamarnya dan Reagan.


"apa-apaan itu!!!" teriaknya.


Reagan yang akan mengambil handuk di lemari itupun berbalik dan melihat Han yang menampakkan muka yang aneh. "apa?" tanyanya tenang.


"apa? itu kau kenapa!" teriak Han yang matanya melihat punggung dan perutnya dipenuhi dengan bekas luka.


"bukan urusanmu, pergi, aku mau mandi" ucap Reagan yang menampakkan muka yang tidak suka lalu mengbil handuk di lemari.


Han mendekati Reagan dan memegang pergelangan tangannya, namun saat Reagan berbalik ia langsung melepasnya karena tau Reagan kesakitan. "bisa menceritakannya padaku?" tanyanya yang khawatir.


"siapa kau? cepat pergi!" ketus Reagan yang mengabaikan Han dan langsung menuju kamar mandi...


Han terdiam yang hanya melihat kekosongan, kesakitan, dan kekerasan hati yang berada di wajah Reagan. Ia bingung akan kondisi Reagan, ia terlihat sangat baik-baik saja sejak awal bahkan Han bertanya-tanya kenapa dari tadi ia bahkan tidak menyadari Reagan sedang kesakitan....


.


.


Bersambung~



thankyou ❤️

__ADS_1


__ADS_2