
Reagan menepikan mobilnya di bawah pohon depan bangunan bekas yang kosong di pinggiran kota. Dan ia tiba-tiba Reagan mengambil koper dari belakang mobilnya yang berisi senjata api lengkap dengan pelurunya.
"Apa yang kau mau lakukan?" tanya Eldpora ketakutan.
"Kau mau menjebakku?" lanjutnya, yang berprasangka ia akan di bunuh oleh Reagan.
Reagan tidak mendengarkan Eldpora dan masih serius menyiapkan senjatanya.
"Dengarkan aku, saat aku keluar kunci mobilnya, dan saat aku datang dan membawa Han, kau harus cepat membuka kuncinya" ucap Reagan yang sangat serius.
"Apa Han di sekap di gedung itu?" tanya Eldpora, Tetapi lagi-lagi Reagan tidak mendengarkannya dan malah menatap Eldpora tajam.
"A'aku mengerti" ucap Eldpora.
"Kau bisa mengendarai mobil dengan cepat?" tanya Reagan.
"Aku bisa" jawab Eldpora.
"Kalau begitu kau ambil alih kemudinya" ucap Reagan dengan muka yang sangat serius.
Eldpora disitu sangat ketakutan, tidak tau apa yang akan terjadi. Tapi firasatnya benar-benar buruk.
"Baiklah" jawabnya. Setelah Eldpora berkata sepeti itu dan Reagan sudah mengiapkan senjatanya ia buru-buru keluar dan menuju gedung kosong itu, dan Eldpora juga segera berpindah tempat duduk segera setelahnya.
__ADS_1
"Hahh, sebenarnya apa yang terjadi, aku benar-benar tidak mengerti" keluh Eldpora didalam mobil.
Eldpora disitu terus memandangi gantungan kunci sambil memegangnya dan memainkannya. Mukanya terlihat sangat kosong...
Setelah beberapa lama memandangi gantungan kunci itu, ia akhirnya mengambilnya dan memasukkannya di dalam saku rok nya.
...
Sudah beberapa menit Eldpora di dalam mobil dan sudah banyak dentuman suara peluru pistol yang ia dengar, tetapi Reagan belum juga keluar dan membawa Han...
"Kenapa lama sekali...?" gumam Eldpora.
Tiba-tiba saat itu Eldpora melihat dari ujung gedung itu ada Reagan dan beberapa pria yang sedang berkelahi. Eldpora sangat panik, namun ia mencoba untuk tenang.
"Dia melawan tujuh pria? itu tidak akan baik" ucap Eldpora sambil menatap terus kearah tempat perkelahian itu.
Dengan luka di kepala yang cukup parah yang mengeluarkan darah yang cukup banyak sampai melumuri bajunya, Reagan terus melawan dan membunuh satu-persatu orang-orang itu.
Satu-persatu Reagan mendorong dan menembaki pria-pria itu. Dan disaat-saat terakhir tiba-tiba Reagan kehabisan pelurunya dan terpaksa harus melawan menggunakan tanyan kosong.
Tapi pria itu dengan cepat menembak kearah Reagan dan mengenai lengannya, Reagan sudah beberapa kali melawan dan akhirnya bisa merebut pistol itu dan mencekik lalu melemparkanya dari atas gedung dan menembakinya dengan sadis.
Dengan tegap Reagan terus melihat orang-orang yang ia bunuh tadi, namun ia tiba-tiba merasa kesakitan di bagian kepalanya dan ter jatuh ke lantai. Dengan nafas yang tidak beraturan.
Dengan kesadaran yang kurang, ia berusaha untuk bangkit dan berjalan menuju Han dan buru-buru membuka rantai yang terpasang pada tubuh Han. "Tuan kau tidak papa?" ucap Han yang langsung membawa Reagan yang terlihat kesakitan. "sial kita dijebak" lanjutnya.
__ADS_1
...
Dari tadi Eldpora terus melihat kearah Reagan yang sedang bertarung dan sama sekali tidak mengedipkan matanya, Eldpora sangat tidak percaya apa yang Reagan lakukan pada orang-orang itu, itu terlihat tidak sangat manusiawi.
"Dia bukan manusia" ucap Eldpora dengan nafas yang panjang.
Dan dari situ, Han membawa Reagan keluar dan Eldporapun membuka mobilnya lalu mereka naik ke kursi belakang mobil.
"Nona Eldpora?" ucap Han yang kaget kenapa Eldpora ada di situ.
"Tolong bukakan borgol ini, aku tidak bisa menyetir" ucap Eldpora kepada Han.
Han hanya melihat sedetik lalu tiba-tiba keluar dari kursi belakang mobil dan membuka pintu mobil depan. "keluar, biar saya yang menyetir" ucap Han.
Eldpora agak takut untuk menolak, jadi akhirnya ia memilih untuk duduk di belakang bersama Reagan.
"Ini sangat parah" gumam Eldpora sangat pelan setelah melihat keadaan Reagan.
Sebenarnya Eldpora sangat kasihan pada Reagan, tetapi tidak tahu kenapa ia tidak memiliki rasa ingin membantu Reagan, karena bukti bahwa Reagan adalah pembu*uh ibunya. Meski belum dipastikan tapi Eldpora benar-benar sudah mendapat bukti yang sangat kongkrit.
.
.
.
__ADS_1
terimakasih 🤗💫