Nona CEO & Mr.Mafia

Nona CEO & Mr.Mafia
chatting...


__ADS_3


Reagan yang terkejut itupun menyekap dan membungkam mulut Eldpora dengan tangannya, "diamlah!" bisik Reagan yang menyeret Eldpora ke dalam mobil.


"Maafkan istriku, ini masalah rumah tangga kami, maaf telah mengganggu" ucap Reagan meminta maaf lalu senyum penuh kebohongan.


Reagan menyeret Eldpora dengan penuh tenaganya itu memasukkan Eldpora ke dalam mobil, "maaf" ucap Reagan lagi kepada orang-orang yang melihatnya dengan muka polos dan pendiam.


"Tuan!, ini pesanan yang istri anda pesan" ucap si pedagang.


Reaganpun mengambil dan membayar makanan itu, lalu buru-buru memasuki mobil dan melempar pesanan Eldpora ke padanya lalu menjalankan mobil keluar dari pelabuhan itu.


"Apa yang kau bicarakan tadi!" teriak Eldpora pada Reagan.


"Bukankah aku yang sepantasnya berkata seperti itu?" ucap Reagan dingin.


"Aku sudah tau lagatmu itu, kau benar ingin menculik dan menyekapku kan" jawab Eldpora.


"Tidak" ucap Reagan dingin.


Eldpora yang mendengarnya masih ketakutan dan panik karena Reagan, matanya tak berhenti bergerak memandang sekitar. "Aku minta maaf jika aku mempunyai salah padamu!" ucap Eldpora tiba-tiba yang menghadap pada Reagan.


Reagan yang melihatnya masih memasang ekspresi yang datar dan masih fokus pada kemudinya. "hey! jawab aku" ucap Eldpora.


"Kau mempunyai salah padaku?" tanya Reagan.


"Itu... aku tidak tahu!, tapi jika aku mempunyai salah padamu aku minta maaf" ucap Eldpora.


"Tolong lepaskan aku!, aku ingin pergi ke kantor polisi dan melaporkanmu!" gumam Eldpora dalam hati.


"Orang bodoh macam apa yang meminta maaf tanpa tau minta maaf untuk dosa yang dia lalukan yang mana" ketus Reagan.


Eldpora yang mendengar itupun menjadi sangat kesal, tetapi ia menahanya karena tidak ingin situasinya menjadi lebih rumit. "kalau begitu cepat jelaskan masalah apa yang membuatmu terus mengikutiku!, jelaskan apa salahku, aku akan langsung menyelesaikannya" ucapnya.


Reagan yang mendengar itu malah tertawa kecil, "kau mempunyai masalah denganku?" tanya Reagan.

__ADS_1


"Hah? apa?, bukanya kau yang bilang saat di apartemen, ada masalah yang ingin kau selesaikan denganku!" ucap Eldpora.


"Sudah selesai" ucap Reagan.


"Apa?, masalah yang mana?" tanya Eldpora.


"Supir untuk menjemput Han?" ucap Reagan.


"Hanya itu?" tanya Eldpora tidak percaya.


"Mmm" jawab Reagan.


"Tidak ada yang lain?" tanya Eldpora lagi.


Reagan tidak mejawabnya dan terus fokus menyetir, dan tak terasa mereka sudah memasuki kota yang sangat ramai....


"Temani aku berlibur" ucap Reagan.


"Hah? apa?" tanya Eldpora yang kebingungan.


"Ta-tapi itu, liburan?" tanya Eldpora kebingungan.


"Tidak, lupakan. Temani aku minum saja" ucap Reagan dingin dan langsung mempercepat mobilnya.


"Sekarang aku tidak bisa" jawab Eldpora.


"Kenapa?" tanya Reagan.


"Harus bagaimana... aku sudah beberapa hari tidak mengerjakan masalah kantor" gumam Eldpora dalam hatinya.


"Banyak hal yang aku harus kerjakan malam ini" ucap Eldpora.


"Mengerjakan apa?" tanya Reagan lagi.


"Tidak semua hal kau harus tau kan?" ucap Eldpora.

__ADS_1


Reaganpun mengarahkan mobilnya ke basement apartemen dan merekapun menaiki lift ke lantai sembilan, Eldpora pun membuka pintu apartemennya dan masuk tapi sebelum menutup Reagan menghalangi pintu itu dengan kakinya. "Masih ada urusan?" tanya Eldpora datar.


"Aku akan menginap" ucap Reagan.


"Apa apartemen mu begitu jauh sehingga harus menginap tuan?" ucap Eldpora kesal.


"AC di apartemenku rusak, aku tidak bisa tidur tanpa AC" ucap Reagan sambil menerobos masuk ke apartemen Eldpora.


"Tuhan? apa kau berpihak padanya agar aku tidak melaporkannya kepolisi?" ucap Eldpora dalam hati dengan muka yang kebingungan.


"Bagus sekali bar di rumahmu" ucap Reagan yang duduk di kursi bar.


"Satu malam, lalu pergi" ucap Eldpora di meja bartender sambil menaruh mie.


"Buatkan aku bir" suruh Reagan pada Eldpora.


"Kau menyuruhku?" tanya Eldpora.


"Anggap saja sebagai balas budi karena aku membayar makananmu" ucap Reagan yang membuat Eldpora tidak bisa menolaknya.


Eldporapun membuatkan bir dengan kadar yang tinggi, bermagsud agar Reagan cepat tertidur...


Setelah selesai Eldporapun langsung menyajikannya kepada Reagan, dan Reaganpun langsung meminumnya. "Dari mana kau belajar meracik bir?" tanyanya.


"Ibuku" jawab Eldpora datar.


"Kau mempunyai ibu?" tanya Eldpora menatap Reagan dengan sangat tajam.


.


.


Bersambung...


__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2