
Reagan terus meminta makanan yang baru, dan menyuruh Eldpora yang mengantarkannya...
Terus begitu sampai akhirnya makanan baru yang seharusnya di bawa Eldpora tidak kunjung datang ke kamar Reagan. "dimana makananku!" teriak Reagan kesal pada pelayan yang berada di luar kamarnya.
"Maaf tuan saya akan periksa dulu" ucap si pelayan yang berada di luar dan langsung pergi mencari tahu apa yang terjadi.
"Cepat" ucap Reagan.
"Dasar gadis aneh, kadang bertindak seperti anak kecil yang cengeng, kadang seperti preman, kadang sangat dingin, dan kadang sangat dewasa" lanjutnya yang sepertinya agak puas karena sudah menjahili Eldpora.
...
"Tuan, maaf, nona Eldpora tadi pingsan saat mau mengantarkan makanan kemari, jadi saya yang mengantarkan makanannya kemari, apa saya boleh masuk?" ucap si pelayan.
Reagan tidak menjawab dan malah beranjak dari kasur lalu mengambil mantel dan memasangnya di pundaknya.
...
"Tuan anda mau kemana?" ucap si pelayan melihat Reagan di pintu depan kamarnya.
"Dimana dia sekarang?" tanya Reagan.
"Ada di kamar tamu" jawab si pelayan.
Reagan langsung berjalan dan menuju kamar tamu untuk melihat Eldpora dan juga dengan membawa infusannya, "bawa makanannya ke kamar tamu" lanjutnya sambil berjalan.
Pelayan itupun menuruti perintah Reagan dan berjalan di belakangnya sambil membawa makanan miliknya.
..
__ADS_1
"Kenapa dia pingsan?" tanya Reagan yang masuk dan bertanya pada pelayan yang berada di kamar tamu itu. Disusul dengan pelayannya tadi yang membawa makanannya dan ia meletakkannya di meja depan kasur.
"Tuan, dia sepertinya terlalu lelah karena belum sarapan" jawab si pelayan yang agak sedikit kaget akan kehadiran Reagan.
"Kenapa seharian dia tidak makan?, kalian tidak melayaninya hah?" ucap Reagan agak sedikit marah.
"Tidak tuan, hanya, nona seharian hanya tidur dan kami pikir tidak boleh membangunkanya" jelas si pelayan.
"Keluar" ucap Reagan sambil berjalan duduk lalu memakan makanannya, dan si pelayan itupun pergi sambil membungkuk.
...
Reagan perlahan memakan makanannya sedikit demi sedikit dengan tangan yang masih di infus, "dimana Han?" gumamnya dalam hati...
Sebari makan ia sekilas melihat tangannya dan kondisi tubuhnya yang terdapat luka-luka kecil, melihat dengan tatapan kosong tidak berarti apa-apa.
"Setelah aku menjadi CEO dari perusahaan keluarga itu, apa yang akan terjadi selanjunya..." gumam Reagan.
"Lapar" gumam Eldpora.
"Pelayan bawakan makanan" ucap Reagan pada pelayan yang berada di luar kamar siapapun itu yang mendengar.
"Eh, kau sejak kapan ada di sini?"
Reagan tidak menjawab, ia masih membereskan makanan yang baru saja ia makan. Dan ada pelayan yang masuk membawakan makanan lalu meletakkannya di meja dan langsung pergi.
"Makanlah" ucapnya sambil menyenderkan dirinya di sandaran sofa.
Eldpora yang sedari tadi ingin makanpun buru-buru beranjak dari kasur dan duduk di sofa samping Reagan dengan muka yang berbinar-binar, ia langsung semangat melahap makanan yang ada di depannya itu dan matanyapun hanya menatap makanan-makanan itu saja.
Reagan yang melirik Eldpora itupun menampakkan ujung bibirnya yang terangkat sedikit, "jangan menertawaiku!" teriak Eldpora yang melihat wajah Reagan.
__ADS_1
"Tidak ada yang menertawaimu" ucap Reagan dingin.
"Kau tadi menertawaikuu" ucap Eldpora.
"Aku tidak menertawaimu" balas Reagan dengan datar yang mendekat ke Eldpora dan terus menatapnya.
"Lalu apa" balas Eldpora dengan makanan yang masih penuh di mulutnya, dan tidak memerdulikan Reagan.
"Aku mengejek mukamu yang seperti tupai saat makan" ucap Reagan pada Eldpora dengan muka dinginnya yang mengejek.
"Keluar kau dasar aneh" ucap Eldpora yang kesal sambil menyenggol Reagan, dan senggolanya itu tidak sengaja mengenai luka ditangan Reagan.
"Aah" teriak Reagan yang becanda kesakitan, untuk menjahili Eldpora.
Eldpora yang kaget itu pun menaruh mangkuk yang berada di tangannya dan memfokuskan dirinya pada Reagan, "apa sakit?, maaf maaf aku tidak sengaja" ucap Eldpora.
"Kau mau mencari masalah denganku" ucap dingin Reagan sambil menyudutkan Eldpora ke ujung kursi.
"Tidak-tidak, apa sesakit itu?, sepertinya tidak!" ucap Eldpora yang takut sambil menahan tubuh Reagan yang semakin dekat denganya.
"Kalo begitu aku akan buatkan luka yang sama di lenganmu, agar kau bisa merasakannya juga" ucap Reagan sambil menurunkan perlahan kerah baju Eldpora.
.
.
Bersambung~
.
__ADS_1
Terimakasih 🐿️🥰