
"sudah lama tidak makan mie, jika tuan tau aku tidak bisa membayangkan bagaimana ekspresinya, pasti sangat lucu" gumam Han dalam hati sambil fokus menghabiskan makannya.
"sedang membayangkan apa kau?" tanya Zoe dengan mulut yang penuh dengan makanan.
Lagi-lagi Han tidak menjawabnya dan fokus dengan makanannya yang hampir habis...
"sudah, bereskan semuanya kita berangkat" ucap Han sambil membuka tutup botol lalu meminumnya.
Han pun beranjak sambil membawa botol minumnya dari meja tempat mereka makan lalu memasuki mobilnya, sementara Zoe ia buru-buru memasukkan sisa makanannya yang masih belum habis kedalam mulutnya dengan cepat dan sambil memasangkan wajah kesal...
"aaaahhgk!!!" teriaknya dalam hati sambil menyelesaikan makannya dan membuang semua bekasnya ke dalam sampah.
"tidak jadi menumpang?!" teriak Han dari mobil yang membuka kaca pintu mobilnya.
"tungguu!!!" teriak Zoe dari kejauhan sambil berlari sangat cepat kearah mobil Han dan buru-buru memasukki mobilnya.
"setel arahnya" suruh Han setelah Zoe masuk.
Zoe pun menyetel arah menuju ke rumahnya di monitor mobil milik Han itu, dan Han mengarahkan mobilnya sesuai arah. "jangan tertidur di mobilku" ucap Han yang hanya terdiam.
"tidak" jawab Zoe acuh.
Han pun mengantarkan Zoe sampai rumahnya dan Han langsung pergi setelah Zoe turun dari mobilnya itu. "padahal aku mau membayarnya, jika mau yasudah" ucap Zoe selepas turun dari mobil dan melihat Han langsung bergegas pergi begitu saja.
...
__ADS_1
Di perjalanan untuk pulang telepon Han tiba-tiba berdering, dan Han pun mengangkatnya. "ada apa?" tanya Han.
"tuan, tadi setelah nona Eldpora datang, tuan Reagan juga siuman dan tuan masuk ke dalam kamar tamu tempat nona Eldpora, lalu sepertinya nona Eldpora bangun dan itu... mereka bertengkar, kami tidak bisa masuk kami bingung harus bagaimana" ucap kepala pelayan di telepon.
"kenapa kalian membiarkan tuan Reagan beranjak dari kasur! sudah tau dia sedang sakit! kalian tidak bisa merawatnya apa?!" ucap Reagan marah di telepon, sambil ia mendengar di panggilan barang yang pecah dan suara wanita yang menangis.
"sia*an, dobrak pintu dan pisahkan mereka!!!" perintah Han yang langsung menutup teleponnya dan menambah kecepatan mobilnya.
...
...
"masih merasa tidak bersalah?!" tanya Eldpora di dalam kamar tamu dengan tangan dan kepada yang di perban.
Terlihat kamar tamu yang disiapkan Reagan untuk Eldpora berantakan, vas bunga yang pecah dan wajah Eldpora yang seperti marah besar...
"kenapa kau tidak ma*i saja! breng*ek!" teriak Eldora yang menampar dan memukul-mukul Reagan.
Reagan sedikit terdorong namun ia berhasil memegang kedua tangan Eldora dan menatapnya dengan tatapan yang serius, tapi Eldpora malah terus saja mengeluarkan air mata dan memberontak. "dengarkan aku, itu bukan aku tapi Yuni" ucap Reagan dengan serius namun tentu saja Eldpora tidak percaya akan hal itu.
"hah, malah menyalahkan orang lain?! lepas!! akan aku beritahukan pada dunia pria seperti apa dirimu!" ucap Eldpora yang semakin emosi.
"memangnya pria seperti apa aku?!" tanya Reagan dengan nada yang dingin, dan ia terus mendorong Eldpora sampai ke ujung kasur.
"keluar.." ucap Eldpora.
...
__ADS_1
"kenapa kalian tidak membukanya juga!!!" teriak Han di luar.
"tuan apa anda tidak apa-apa?!" lanjutnya di depan pintu sambil mengetuknya.
"ikut aku!" ucap Reagan sambil menarik Eldpora keluar kamar tamu.
"lepaskan aku! kalian tolong aku!" teriak Eldpora pada orang-orang yang berada di depan kamarnya, namun mereka semua tidak menanggapi dan hanya menundukkan kepala saja.
"bubar, kerjakan pekerjaan kalian" ucap Han pada para pelayan di sana.
Han pun langsung mengikuti Reagan yang menarik Eldpora dari belakang, jalan yang begitu terburu-buru membuat Han sangat penasaran. "ba*ingan! lepaskan!" teriak Eldpora di sepanjang lorong rumah itu.
Reagan berhenti di suatu pintu ruangan yang tidak jauh dari tangga ke kamarnya di lantai tiga, dan Reagan membukakan pintu dan masuk bersama Eldpora. "diamlah disini" ucapnya dingin.
"tuan kamar ini terlalu ..." ucapan Han yang terpotong.
"diam, keluar" ucap Reagan dingin yang membuat Han terdiam dan keluar dari kamar itu lalu menunggu di depan pintu sambil menutupnya.
.
.
Bersambung~
•
terimakasih ❤️
__ADS_1